Bahan Perkuliahan Pertemuan 11-15
Dinamika
Kelompok
Advokasi Adopsi Inovasi
Modifikasi
Perilaku
11
Kecenderungan gagal dan tidak mampu untuk meraih kesuksesan
diantaranya karena gagal dalam memahami potensi diri dan
lingkungan yang akan mendukung keberhasilan program
Orang lain tidak
tahu sayapun
tidak tahu
Orang lain tahu
sayapun tahu
Orang lain tahu
saya tidak tahu
Orang lain tidak
tahu saya tahu
Sebuah skema yang
menunjukkan tentang
potensi seseorang yang
laten dan yang nampak
Orang yang
tidak tahu
bahwa dirinya
tidak tahu
Orang yang
tahu bahwa
dirinya tahu
Orang yang
tahu bahwa
dirinya tidak
tahu
Orang yang
tidak tahu
bahwa dirinya
tahu
Melahirkan sebuah
kesadaran
(consciousness)
terhadap potensi
dirinya yang laten
Unknown Area
Open Area Blind Area
Hidden Area
Feed back
Self Discover
Selfdiscourse
Unknown by self
Tell
Ask
Known By
Other
Unknown By Other
Known By Self
Mulailah dengan
membuat list
tentang hal hal yang
disukai atau sering
dilakukan
Potensinya itu
menjadi dasar
penyesuaian diri
untuk
menciptakan
kerjasama yang
solid
dalam pencapaian
tujuan bersama
Kontestasi yang
terjadi lebih
merupakan ajang
untuk menampilkan
potensi terbaik yang
dimiliki untuk sama
sama maju meraih
keberhasilan
12
Advokasi sebaiknya dilakukan sebagai pintu pembuka pada program pembimbingan
atau pembinaan selanjutnya
Bentuk
bentuk
advokasi
Bantuan langsung
konsumtif
Bantuan peralatan kerja
Pelatihan peningkatan
keterampilan kerja
Harapan
dampak
advokasi
Problem
Area
Area
advokasi
Problem
Area
Bantuan langsung tunai
Advokasi ini melahirkan kelas
miskin berikutnya dan tidak
mengubah mindset penerima
bantuan melainkan menetapkan
dirinya sebagai pihak yang imperior
dan oppressed
Pelatihan kerja
Pelatihan dilakukan tanpa studi
pendahuluan mengenai keterampilan
yang diperlukan. Sehingga hanya
menjadi program penyerapan anggaran
dan menciptakan kelompok
penganggran terselubung
Bantuan alat kerja/ternak
Bantuan diberikan tanpa pembinaan
lanjutan, sehingga penerima bantuan
menganggap sebagai hibah yang
tidak perlu dilakukan perguliran
hasil dari bantuan tsb.
PEMAHAMAN YANG BAIK MENGENAI PERMASALAHAN SESUNGGUHNYA MERUPAKAN MODAL DASAR
UNTUK MENENTUKAN SIKAP SELANJUTNYA
13
Teknik adopsi memerlukan role model yang dekat dengan kehidupan
dan persoalan yang dihadapi oleh pemerlu layanan kesejahteraan
sosial
FGD dapat dilakukan
sebagai wahana
Participatory Rural
Apraisal, sehingga dapat
diperoleh gambaran
persoalan dan potensi yang
dimiliki sebagai kerangka
penyelesaian problem sosial
yang dihadapi mereka
Sebagai Motivator
Sebagai motivator berarti
menemukan potensi yang dapat
menjadi jalan penyelesaian atas
problem sosial klien.
Penyuluh sosial mendorong,
membangkitkan keyakinan
klien bahwa mereka sanggup
dan memiliki modal untuk
keluar dari problem sosialnya.
Sebagai Konselor
Penyuluh sosial
membimbing klien dalam
proses adopsi sukses story
dari model yang telah
berhasil mengatasi problem
sosialnya
Sebagai Fasilitator
Penyuluh sosial membantu
klien dalam mencari relasi
yang sesuai dengan
kebutuhan untuk
melengkapi adopsi sukses
story.
Ayam goreng Sabana Martabak Kebab
14
Inovasi dilakukan agar dapat terus bertahan dan
memberikan hal yang terbaik ditengah-tengah kompetisi
Inovasi pada dasarnya dilakukan pada
keadaan/modal/potensi yang sudah ada dan akrab
dengan lingkungan penyandang masalah sosial
Inovasi dilakukan dengan didahului studi kelayakan
Inovasi dilakukan pada bentuk, rasa dan penyajian surabi
Sehingga dikenal adanya surabi imut dengan beragam citarasa dan disajikan
melalui kafe yang diminati anak-anak muda
15
Modifikasi perilaku dimulai dari mind sett dan
bertindak out of the box
MENGUBAH KEBIASAAN
Psikologi Kognitif/fungsionalisme
James
 Proses fisiologis di otak dan di dalam
tubuh manusia adalah representasi
dari proses mental. Hal ini penentu
tingkah laku dan menentukan
bagaimana manusia mempersepsikan
lingkungan.
 Adanya proses habituasi yang
otomatis dan semakin tidak disadari,
meskipun meninggalkan jejak dalam
benak manusia.
 Proses mind lebih penting daripada
elemen-elemen mind itu sendiri.
Psikologi behaviorisme
Skinner
 reward dan reinforcement merupakan
faktor penting dalam modifikasi perilaku.
Seorang penyuluh sosial menggunakan
jaminan reward berupa keberhasilan/laba,
maka klien akan lebih tertarik dan
termotivasi untuk berubah.
 Teori ini juga disebut dengan operant
conditioning, yang menjamin respon
terhadap stimuli. Bila tidak menunjukkan
stimuli maka penyuluh tidak dapat
membimbing klien untuk mengarahkan
tingkah lakunya. penyuluh memiliki peran
dalam mengontrol dan mengarahkan klien
dalam proses penyuluhan sehingga
tercapai tujuan yang diinginkan
Kegagalan perubahan, mungkin karena belum menemukan cara atau orang yang
tepat dalam membantu untuk berubah
Autoplastist
Seorang penyuluh mengubah
cara interaksinya dengan
sasaran bina sehingga moda
interaksinya berjalan lebih
baik lagi dan efesien sehingga
tujuan penyuluhan dapat
dicapai.
•memiliki empati yang tinggi
•mengenal sungguh-sungguh
keadaan pribadinya sendiri
Alloplastist
Perubahan yang dilakukan
pada lingkungan interaksi
itu berlangsung, termasuk
kondisi sasaran bina seperti
sikap mereka. Sementara itu
hal lainnya meliputi metode,
waktu maupun situasi
penyuluhan
•telah mengenal betul kondisi sasaran
•merupakan upaya aktif dari penyuluh
Auto-alloplastist
Perubahan yang dilakukan
meliputi perubahan diri
sendiri dan perubahan
lingkungan. Kadar perubahan
kedua belah pihak perlu
disesuaikan dengan
kebutuhan, apakah lebih
dominan pada diri penyuluh
agama atau dominan pada
lingkungan dan sasaran bina,
atau boleh jadi berimbang.
Pada prinsipnya teknik-teknik dapat digabung sekaligus sebagai strategi untuk
keluar dari problem sosial klien
© firmanugraha 2017

3. keterampilan penyuluhan sosial

  • 1.
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    Kecenderungan gagal dantidak mampu untuk meraih kesuksesan diantaranya karena gagal dalam memahami potensi diri dan lingkungan yang akan mendukung keberhasilan program
  • 5.
    Orang lain tidak tahusayapun tidak tahu Orang lain tahu sayapun tahu Orang lain tahu saya tidak tahu Orang lain tidak tahu saya tahu Sebuah skema yang menunjukkan tentang potensi seseorang yang laten dan yang nampak
  • 6.
    Orang yang tidak tahu bahwadirinya tidak tahu Orang yang tahu bahwa dirinya tahu Orang yang tahu bahwa dirinya tidak tahu Orang yang tidak tahu bahwa dirinya tahu Melahirkan sebuah kesadaran (consciousness) terhadap potensi dirinya yang laten
  • 7.
    Unknown Area Open AreaBlind Area Hidden Area Feed back Self Discover Selfdiscourse Unknown by self Tell Ask Known By Other Unknown By Other Known By Self
  • 8.
    Mulailah dengan membuat list tentanghal hal yang disukai atau sering dilakukan
  • 9.
    Potensinya itu menjadi dasar penyesuaiandiri untuk menciptakan kerjasama yang solid dalam pencapaian tujuan bersama
  • 10.
    Kontestasi yang terjadi lebih merupakanajang untuk menampilkan potensi terbaik yang dimiliki untuk sama sama maju meraih keberhasilan
  • 11.
  • 12.
    Advokasi sebaiknya dilakukansebagai pintu pembuka pada program pembimbingan atau pembinaan selanjutnya
  • 13.
    Bentuk bentuk advokasi Bantuan langsung konsumtif Bantuan peralatankerja Pelatihan peningkatan keterampilan kerja
  • 14.
  • 15.
    Bantuan langsung tunai Advokasiini melahirkan kelas miskin berikutnya dan tidak mengubah mindset penerima bantuan melainkan menetapkan dirinya sebagai pihak yang imperior dan oppressed Pelatihan kerja Pelatihan dilakukan tanpa studi pendahuluan mengenai keterampilan yang diperlukan. Sehingga hanya menjadi program penyerapan anggaran dan menciptakan kelompok penganggran terselubung Bantuan alat kerja/ternak Bantuan diberikan tanpa pembinaan lanjutan, sehingga penerima bantuan menganggap sebagai hibah yang tidak perlu dilakukan perguliran hasil dari bantuan tsb.
  • 16.
    PEMAHAMAN YANG BAIKMENGENAI PERMASALAHAN SESUNGGUHNYA MERUPAKAN MODAL DASAR UNTUK MENENTUKAN SIKAP SELANJUTNYA
  • 17.
  • 18.
    Teknik adopsi memerlukanrole model yang dekat dengan kehidupan dan persoalan yang dihadapi oleh pemerlu layanan kesejahteraan sosial
  • 19.
    FGD dapat dilakukan sebagaiwahana Participatory Rural Apraisal, sehingga dapat diperoleh gambaran persoalan dan potensi yang dimiliki sebagai kerangka penyelesaian problem sosial yang dihadapi mereka
  • 20.
    Sebagai Motivator Sebagai motivatorberarti menemukan potensi yang dapat menjadi jalan penyelesaian atas problem sosial klien. Penyuluh sosial mendorong, membangkitkan keyakinan klien bahwa mereka sanggup dan memiliki modal untuk keluar dari problem sosialnya. Sebagai Konselor Penyuluh sosial membimbing klien dalam proses adopsi sukses story dari model yang telah berhasil mengatasi problem sosialnya Sebagai Fasilitator Penyuluh sosial membantu klien dalam mencari relasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk melengkapi adopsi sukses story.
  • 21.
    Ayam goreng SabanaMartabak Kebab
  • 22.
  • 23.
    Inovasi dilakukan agardapat terus bertahan dan memberikan hal yang terbaik ditengah-tengah kompetisi
  • 24.
    Inovasi pada dasarnyadilakukan pada keadaan/modal/potensi yang sudah ada dan akrab dengan lingkungan penyandang masalah sosial
  • 25.
    Inovasi dilakukan dengandidahului studi kelayakan
  • 26.
    Inovasi dilakukan padabentuk, rasa dan penyajian surabi Sehingga dikenal adanya surabi imut dengan beragam citarasa dan disajikan melalui kafe yang diminati anak-anak muda
  • 27.
  • 28.
    Modifikasi perilaku dimulaidari mind sett dan bertindak out of the box
  • 29.
  • 30.
    Psikologi Kognitif/fungsionalisme James  Prosesfisiologis di otak dan di dalam tubuh manusia adalah representasi dari proses mental. Hal ini penentu tingkah laku dan menentukan bagaimana manusia mempersepsikan lingkungan.  Adanya proses habituasi yang otomatis dan semakin tidak disadari, meskipun meninggalkan jejak dalam benak manusia.  Proses mind lebih penting daripada elemen-elemen mind itu sendiri. Psikologi behaviorisme Skinner  reward dan reinforcement merupakan faktor penting dalam modifikasi perilaku. Seorang penyuluh sosial menggunakan jaminan reward berupa keberhasilan/laba, maka klien akan lebih tertarik dan termotivasi untuk berubah.  Teori ini juga disebut dengan operant conditioning, yang menjamin respon terhadap stimuli. Bila tidak menunjukkan stimuli maka penyuluh tidak dapat membimbing klien untuk mengarahkan tingkah lakunya. penyuluh memiliki peran dalam mengontrol dan mengarahkan klien dalam proses penyuluhan sehingga tercapai tujuan yang diinginkan
  • 31.
    Kegagalan perubahan, mungkinkarena belum menemukan cara atau orang yang tepat dalam membantu untuk berubah
  • 32.
    Autoplastist Seorang penyuluh mengubah carainteraksinya dengan sasaran bina sehingga moda interaksinya berjalan lebih baik lagi dan efesien sehingga tujuan penyuluhan dapat dicapai. •memiliki empati yang tinggi •mengenal sungguh-sungguh keadaan pribadinya sendiri Alloplastist Perubahan yang dilakukan pada lingkungan interaksi itu berlangsung, termasuk kondisi sasaran bina seperti sikap mereka. Sementara itu hal lainnya meliputi metode, waktu maupun situasi penyuluhan •telah mengenal betul kondisi sasaran •merupakan upaya aktif dari penyuluh Auto-alloplastist Perubahan yang dilakukan meliputi perubahan diri sendiri dan perubahan lingkungan. Kadar perubahan kedua belah pihak perlu disesuaikan dengan kebutuhan, apakah lebih dominan pada diri penyuluh agama atau dominan pada lingkungan dan sasaran bina, atau boleh jadi berimbang.
  • 33.
    Pada prinsipnya teknik-teknikdapat digabung sekaligus sebagai strategi untuk keluar dari problem sosial klien
  • 34.