Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Landasan filosofi sistem ekonomi indonesia

1,080 views

Published on

Landasan filosofi sistem ekonomi indonesia

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Landasan filosofi sistem ekonomi indonesia

  1. 1. Landasan Filosofi Sistem Ekonomi Indonesia
  2. 2. Nilai Ideologis Bangsa Indonesia Ada dua konsep pendekatan yang dapat digunakan pendekatan fungsionalisme struktural dan pendekatan konflik. Pendekatan pertama digunakan untuk menjelaskan mengapa terjadi keserasian sosial padahal masyarakat bersifat majemuk Pendekatan kedua digunakan untuk menjelaskan konflik – konflik sosial yang terjadi di Indonesia
  3. 3. Peran Pancasila dalam Bangsa Indonesia Sebagai kesepakatan bersama untuk menyatukan kemajemukan Indonesia tentang toleransi timbal balik antar warga negara dalam hal agama, suku, ras, kedaerahan dan tingkatan sosial. Diharapkan bangsa Indonesia dapat hidup berdampingan. Sebagai konsensus bersama menyelenggarakan kehidupan bersama bagi bangsa Indonesia di atas nilai – nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan
  4. 4. Penyebab Konflik Sosial yang Terdapat di Indonesia Pertama, Pancasila merupakan konsensus bersama tetapi belum sepenuhnya dipahami oleh semua warga negara. Kedua, ketika berbicara mengenai pendekatan konflik, kekacauan yang selama ini terjadi disebabkan oleh penyelenggaraan kehidupan bernegara yang tidak sepenuhnya bersesuaian dengan nilai – nilai Pancasila.
  5. 5. Asas Sistem Ekonomi Indonesia : Kebersamaan dan Kekeluargaan Dalam sistem ekonomi Indonesia, bekerja merupakan instrument untuk mengukur penghargan dan penghormatan kepada seorang individu ketika ia terlibat dalam usaha bersama.
  6. 6. Bentuk Asas Kekeluargaan dalam Kehidupan Sehari - Hari Kepentingan dan kesejahteraan bersamalah yang harus diutamakan, dan bukan kepentingan atau kesejahteraan orang – seorang. Antar pemimpin dan para anggotanya ada persatuan dan kesatuan di dalam rasa dan karya untuk melakukan segala sesuatu oleh semua dan untuk semua. Dalam semua usaha dan karya, kasih sayang dan kewajibanlah yang menjadi pendorong dan penggeraknya bukan hak serta nafsu tuntutan yang berkuasa.
  7. 7. Sendi – Sendi Sistem Ekonomi Indonesia
  8. 8. Sendi Ketuhanan Dengan adanya sendi ini, ini yang membedakan sistem ekonomi Indonesia dengan negara kapitalis ataupun sosialis. Bagi individu yang beragama, kemanfaatan ketika berekonomi tidak hanya untuk kepentingan dirinya, namun juga untuk kepentingan orang lain pada umumnya. Kepemilikan individu terlahir dari karya yang individu hasilkan dan tidak pernah menjadi kepemilikan hakiki atas kekayaan yang bersifat God Given Tujuan dari kemakmuran tidak hanya terbatas pada kehidupan di dunia saja, tetapi juga kemakmuran diakhirat
  9. 9. Sendi Kemanusiaan Sendi ini berusaha menempatkan manusia sesuai dengan derajat kemanusiaannya. Ketergantungan antar pelaku ekonomi mengisyaratkan bahwa kegiatan ekonomi perlu diselenggarakan dengan semangat kerja sama yang saling menguntungkan
  10. 10. Sendi Persatuan/Kebangsaan Penyelenggaraaan ekonomi harus menyertakan semua orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan perekonomian sehingga Indonesia menjadi rumah bagi semua masyarakt Indonesia. Penyelenggaraan pembangunan ekonomi harus dilaksanakan secara integral. Kegiatan ekonomi terselenggara merata di semua sektor, wilayah dan semua lapisan ekonomi. Penguasaan sumber daya ekonomi dan keuangan harus terdistribusi secara merata dan adil diantara pelaku ekonomi yang tersebar di seluruh nusantara
  11. 11. Sendi Kerakyatan Semua pelaku ekonomi memiliki kesempatan yang sama. Karena kemampuan setiap individu berbeda pada setiap pelaku ekonomi, maka harus terdapat pembagian kerja. Negara dan pemerintah mengolah cabang – cabang ekonomi yang strategis, sedangkan koperasi dan swasta dipersilahkan memasuki sektor – sektor yang tidak dikuasai oleh negara.
  12. 12. Prinsip – Prinsip Penyelenggarakan Sistem Ekonomi Indonesia
  13. 13. Prinsip Keadilan • Keadilan akan termanifestasi pada tiga hal: 1. Dalam bentuk hubungan antar manusia Hubungan orang dengan sesamanya, keadilan menampakkan diri untuk senantiasa memberikan kepada sesamanya segala sesuatu yang menjadi hak pihak lain, hingga nantinya lahirnya konsep saling memberi dan saling menerima.
  14. 14. 2. Dalam bentuk hubungan antar manusia dengan masyarakat Keadilan menampakkan diri untuk senantiasa memberi dan melaksanakan segala sesuatu yang memajukan kemakmuran untuk kesejahteraan bersama sebagai tujuan mutlak dari masyarakat, sehingga lahir keadilan sosial 3. Dalam bentuk hubungan antara masyarakat dengan para warganya Keadilan menampakkan diri untuk membagi segala kenikmatan dan beban secara merata menurut keselarasan sifat dan tingkat perbedaan para warganya. Ini yang disebut keadilan dalam membagi
  15. 15. Prinsip Kemanfaatan Bagi Indonesia kemanfaatan mampu ditafsirkan luas. Pemanfaatan disini mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri, orang lain, generasi sekarang dan yang akan datang dan bagi alam semesta dengan tujuan akhir kesejahteraan bersama
  16. 16. Harmonisasi Sistem Ekonomi Dengan Sistem Politik dan Sosial
  17. 17. Kaitan antara Ekonomi, Politik dan Sosial Munculnya fenomena ekonomi tidak hanya terkait dengan faktor ekonomi saja, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial dan politik. Pengaruh yang terjadi antara ketiganya tidak hanya pengaruh yang searah, tetapi juga timbal balik.
  18. 18. Keserasian Nilai dalam Sistem Ekonomi, Politik, dan Sosial SISTEM EKONOMI: Landasan : Kekeluargaan Tujuan: Kemakmuran TUJUAN NASIONAL: Kesejahteraan yang berkeadilan sosial SISTEM SOSIAL: Landasan : Gotong Royong Tujuan : Keharmonisan SISTEM POLITIK: Landasan : Musyawarah Tujuan : Keadilan

×