Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Organizational Behavior – Teams and Team Building
prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universit...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

TEAM BUILDING by DANIEL DONI SUNDJOJO

3,302 views

Published on

Published in: Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,302
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
220
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

TEAM BUILDING by DANIEL DONI SUNDJOJO

  1. 1. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 1/20 Modul Team and Team Building Tujuan Pembelajaran : Setelah dengan aktif mengikuti modul ini, anda seharusnya mampu : 1. Mendefinisikan team, serta berbagai hal yang relevan dengan team. 2. Menganalisis segala sesuatu yang berkaitan dengan team. 3. Mengaplikasikan konsep team dan team building dalam praktek Metode pembelajaran : Game – Discussion – Active learning – Case Discussion Persiapan pra modul : 1. Membaca buku literatur serta buku penunjang 2. Mencari informasi yang relevan dengan pokok bahasan 3. Menjawab semua pertanyaan yang ada dalam modul ini.
  2. 2. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 2/20 Team dan Team Building Team versus Group Pukul 18.00 WIB, di sebuah restaurant, nampak 5 orang yang makan bersama dalam satu meja, saling bersendau gurau. Dari penampilannya, 5 orang tersebut nampak seperti orang yang baru saja pulang kantor. Mungkin mereka ingin refreshing, makan bersama sambil temu kangen, ataupun alasan lain yang hanya mereka sendiri yang mengetahuinya. Tak jauh dari tempat mereka duduk, ada suatu TV yang cukup besar yang sedang menayangkan pertandingan sepakbola liga Inggris yang menayangkan pertandingan big match Arsenal melawan musuh bebuyutannya, Manchester United. Di lapangan nampak 11 orang dengan kostum Arsenal, 11 orang dengan kostum Manchester United , 1 orang wasit serta 2 hakim garis. Nampak permainan keras dan penuh tackling mewarnai ketatnya pertandingan dua tim papan atas Liga Inggris tersebut. Dari ilustrasi ini, dapatkah anda mengidentifikasi team dan group yang ada dalam cerita itu? 5 orang yang sedang makan bersama : team atau group? Mengapa ? _________________________________________________________ _________________________________________________________ _________________________________________________________ 11 orang yang mengenakan kostum Arsenal dan 11 0rang lain yang mengenakan kostum Manchester United : team atau group? Mengapa? _________________________________________________________ _________________________________________________________ _________________________________________________________
  3. 3. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 3/20 Wasit dan 2 hakim garis : team atau group? Mengapa? _________________________________________________________ _________________________________________________________ _________________________________________________________ Mc Shane and Von Glinow (2003, 226): “ Teams are groups of two or more people who interact and influence each other, are mutually accountable for achieving common objectives, and perceive themselves as social entity within an organization.” Mc Shane and Von Glinow (2003, 227), mendefinisikan group sebagai : “ people with a unifying relationship.” Untuk didiskusikan dengan rekan anda : Semua team itu selalu group, karena selalu terdiri dari 2 orang atau lebih. Namun, setiap group, belum tentu team. T-E-A-M..there is no “ I” in “TEAM” Anonymous
  4. 4. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 4/20 Gambar 1. Work Team versus Work Group Sumber : Robbins, 2003, Organizational Behavior. New Jersey : Pearson Education Share information Neutral (bisa negatif) Individual Random and Collective performance Positive Individuals and mutual Goal Synergy Accountability Skills Work Group Work Team
  5. 5. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 5/20 Gambar 2 : Mechanistic versus Organic Forms Untuk didiskusikan dengan rekan anda : Newstrom and Davis (2002, 315) : “ Teams are more likely to be used within an organics form of organization, because they provide that modern organizations require Life Cycle of a Team Team, seperti layaknya manusia, juga memiliki life cycle. Walaupun tidak selalu saklak, namun ketika beberapa orang tergabung dalam sebuah tim, maka pada umumnya mereka akan melalui tahap-tahap pada model team development menurut B.W. Tuckman (1977) yang dapat dilihat pada gambar 3. Mechanistic Forms ____________________________ ____________________________ ____________________________ Organic Forms _____________________________ _____________________________ _____________________________
  6. 6. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 6/20 Gambar 3. Life Cycle of a Team Untuk didiskusikan dengan rekan anda : Apa arti panah putus-putus pada gambar 3? 3. Norming (sudah mulai terjalin kepercayaan diantara anggota, tim sudah mulai kohesif) 4. Performing (Tim sudah berfungsi untuk mencapai tujuan) 5. Adjoining (Pengembangan tim dan peningkatan komitmen anggotanya) 2. Storming (mulai terjadi konflik) 1. Forming (tahap awal, uncertainty)
  7. 7. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 7/20 Mc Shane and Von Glinow (2003, 238) : “ The team development model is a useful framework for thinking about how teams develop. At the same time, we must keep in mind that it is not a perfect representation of the dynamics of development. The model does not explicitly show that some team remain in a particular stage longer than other and that team development is an ongoing process. As membership changes and new conditions emerge, teams cycle back to earlier stages in the developmental process to regain the equilibrium or balance lost by change. “ The brain said : “ I’m the smartest organ in the body.” The heart said : “ Who told you? ” Anonymous Team norms Setiap team, selalu memiliki norma-norma , yang disepakati dan dilaksanakan oleh anggota team tersebut. Sebuah team penjualan, misalnya, memberlakukan aturan untuk memberlakukan denda bagi anggotanya yang terlambat pada pertemuan mereka, dan bagi yang tidak datang, ada kewajiban untuk mencari tahu notulen pertemuan, kemudian membuat usulan mengenai masalah yang dibahas pada pertemuan tersebut. Mc Shane and Von Glinow (2003, 236) mendefinisikan norms sebagai : “The informal rules and expectations that groups establish to regulate the behavior of their
  8. 8. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 8/20 members.” Dalam hal ini, ada penekanan pada “ to regulate the behavior”, sehingga norma, ditekankan untuk mengatur hal-hal yang berkaitan dengan behavior anggota organisasinya selama berproses di team, misalnya : disiplin, interaksi antar anggota dan sebagainya, sehingga, norma tidaklah mengatur hal-hal yang bersifat pribadi, seperti feeling anggota organisasinya. Mc Shane and Von Glinow (2003, 239) : “ Norms develop as team members learn that certain behavior help them function more effectively. “ Untuk didiskusikan dengan rekan anda : Menurut anda, apakah norma selalu sejalan dengan organizational objectives? Paradoks dalam membentuk team Ketika anda ingin membentuk suatu team dalam organisasi anda, ada beberapa paradoks yang perlu anda perhatikan, agar anda dapat membentuk suatu tim yang kreatif dan tangguh. Paradoks itu diantaranya :
  9. 9. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 9/20 1. Beginner’s Mind – Experience. Di satu sisi, untuk membentuk suatu tim yang kreatif, anda memerlukan anggota yang masih fresh, dengan pemikiran yang masih jernih, segar, dan tidak terpengaruh oleh culture organisasi, ataupun keberhasilan dan kegagalan organisasi di masa lalu. Dengan demikian, dia dapat memberikan kontribusi yang optimal dan feedback yang obyektif bagi perusahaan. Namun di sisi lain, tetap diperlukan anggota tim yang memilik experiences, untuk memilah-milah ide yang dapat diimplementasikan dan ide mana yang tidak dapat atau sulit diimplementasikan. Hal yang perlu dilakukan adalah bagaimana kita, sedapat mungkin menjaga keseimbangan antara pihak beginner’s mind dan pihak yang expert. Karena pihak yang expert seringkali melemahkan pihak beginner’s mind dengan paradigma status quo nya. Beberapa organisasi seringkali mengantisipasi hal ini dengan menempatkan pihak yang expert ke dalam tim pengarah (steering commintte) atau advisor, sehingga sifatnya hanya memberi masukan. 2. Freedom – Discipline. Di satu sisi, tim anda dituntut untuk bekerja sesuai dengan target untuk mencapai tujuan organisasi, sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Sehingga, tim ini tetap harus disiplin dalam etos
  10. 10. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 10/20 kerja, namun di sisi lain, mereka harus merdeka, untuk menuangkan ide-idenya, merdeka dari perasaan takut diintimidasi, dan merdeka untuk menentukan sendiri bagaimana untuk mencapai target yang diberikan untuk mereka. 3. Play – Professionalism. Di satu sisi, tim yang kreatif dituntut untuk playfulness, sehingga dapat berkreasi dengan baik. Namun disisi lain tim dituntut untuk profesional terhadap organisasi bisnis yang menaunginya. Untuk itu, perlu diklarifikasikan waktu dan tempat yang tepat untuk “bermain”. 4. Improvisation – Planning. Di satu sisi, tim dituntut untuk memiliki planning yang jelas. Namun, di sisi lain, tim harus siap melakukan improvisasi manakala suatu proyek tidak berjalan sesuai dengan rencananya. “Always have plan B,” begitu motto yang sering diucapkan oleh agent rahasia Inggris rekaan Ian Flemming, James Bond . Team cohesiveness Ketika suatu team dibentuk, bisa jadi team ini bertahan dengan komposisi yang sama dalam waktu yang panjang, namun bisa saja komposisi team mengalami bongkar pasang, lantaran terdapat banyak hal, misalnya ketidak
  11. 11. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 11/20 cocokan antar personil, permasalahan yang tidak mampu diselesaikan oleh anggota team ini atau yang lebih parah, team ini tidak mampu memberikan alasan bagi anggotanya untuk tetap bertahan di team itu. Seringkali, sebuah team, tidak dapat memberikan manfaat, suasana, status, relationship, ataupun hal lain yang diinginkan anggotanya, sehingga banyak anggota yang mengundurkan diri dari keangotaan team. Adanya sesuatu yang dapat membuat anggota team tertarik untuk senantiasa komit terhadap teamnya itulah yang disebut team cohesiveness. Mc Shane and Von Glinow (2003, 241) mendefinisikan team cohesiveness sebagai : “ The degree of attraction people feel toward the team and their motivation to remain members.” Mc Shane and Von Glinow, menjabarkan beberapa hal yang mempengaruhi team cohesiveness, yaitu : 1. Member Similarity 2. Team size 3. Member interaction 4. Somewhat difficult entry 5. Team success 6. External competition and change.
  12. 12. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 12/20 Dapatkah anda menganalisis mengapa ke 6 faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap team cohesiveness? Mc Shane and Von Glinow (2003, 241): “ Cohesiveness is an emotional experience, not just calculation of whether to stay with or leave the team.” Untuk didiskusikan dengan rekan anda : Bagaimana keterkaitan antara team cohesiveness, performance, team norms, company goals? Dahulu kala, hiduplah dua sahabat sejati, Yin dan Yang. Yin pandai memainkan kecapi, sedangkan Yang selalu memberikan narasi dari permainan kecapi Yin. Ketika Yin memainkan kecapinya dan menghasilkan suara gemuruh badai, Yang dapat memberikan narasi yang membuat suara tadi menjadi hidup. Suatu saat, Yang sakit keras dan akhirnya meninggal. Yin, karena kesedihannya, dia memilih untuk merusak kecapinya, memotong senar kecapinya dan sejak saat itu, Yin berhenti bermain kecapi. ( Cerita rakyat Cina Kuno ) Hal- hal yang dapat menjadi problem bagi kelangsungan team : 1. Changing Composition Contoh : ____________________________________________________ ____________________________________________________
  13. 13. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 13/20 Mengapa menjadi problem bagi team : ____________________________________________________ ____________________________________________________ Bagaimana mengatasinya ? : ____________________________________________________ ____________________________________________________ 2. Process lossess Definisi : Resources (including time and energy ) expended toward team development and maintenance rather than the task. Contoh : ____________________________________________________ ____________________________________________________ Mengapa menjadi problem bagi team : ____________________________________________________ ____________________________________________________ Bagaimana mengatasinya ? : ____________________________________________________ ____________________________________________________
  14. 14. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 14/20 3. Social Loafing : A situation in which people exert less effort (and usually perform at a lower level) when working in groups than when working alone Contoh : ____________________________________________________ ____________________________________________________ Mengapa menjadi problem bagi team : ____________________________________________________ ____________________________________________________ Bagaimana mengatasinya ? : ____________________________________________________ ____________________________________________________ Team Building Mc Shane and Von Glinow (2003, 247) : Team building is any formal activity intended to improve the development and functioning of work team
  15. 15. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 15/20 Gambar 4. Team Building dalam situasi yang Uncontrollable dan unpredictable Untuk didiskusikan dengan rekan anda : Bagaimana agar team building efektif? Management in Action : Bagaimana agar system yang berlaku dalam suatu team dapat berjalan baik dan kontinyu?
  16. 16. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 16/20 Case Discussion Kasus The One Adventure The One Adventure berawal dari sekelompok Pecinta alam yang ingin membentuk suatu bisnis bersama. Kebetulan mereka terdiri dari pecinta alam yang berasal dari berbagai minat seperti arung jeram, panjat tebing, serta berbagai macam aktivitas outdoor lainnya. Dengan modal awal yang mereka miliki, mereka akhirnya membentuk suatu adventure provider yang berkonsep pada one stop outdoor activity. Mulai dari panjat tebing, bersepeda, arung jeram, paintball hingga outdoor training management. Dengan modal itu, mereka mampu menjadikan The One Adventure sebagai operator outdoor activity yang memiliki banyak pelanggan, baik dari segmen perorangan maupun corporate. Namun seiring dengan munculnya banyak kompetitor dengan modal yang jauh lebih kuat serta dikelola oleh profesional yang kaya akan inovasi dan strategi, pelan namun pasti pamor The One Adventure mulai redup, hal ini dikarenakan The One Adventure tidak memiliki pengalaman dalam mengelola perusahaan secara profesional, mengingat semua fungsionaris The One
  17. 17. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 17/20 Adventure berasal dari pecinta alam yang pada awalnya menganggap bisnis ini sebagai suatu wahana bagi mereka untuk mempererat persaudaraan diantara pecinta alam, dan tidak siap untuk menghadapi lingkungan bisnis yang kompetitif. Akibatnya, dengan pengelolaan yang kurang professional dan semakin kompetitifnya persaingan di dunia outdoor activity, lama kelamaan perusahaan pun merugi. Dalam keadaan ini, timbul pemikiran dari mereka agar merekrut seorang profesional sebagai pimpinan mereka. Proses perekrutan pun dilakukan, mereka merekrut seorang General Manager dari kalangan profesional. Namun General Manager ini mengalami kesulitan dalam mengelola perusahaan tersebut. Mulai dari tidak jelasnya sistem administrasi, keuangan, operasional serta berbagai sistem penting lainnya, ada hal yang sangat sulit dirubah, yaitu kultur perusahaan yang lebih mirip sebagai organisasi pecinta alam daripada sebuah perusahaan profesional. Bahkan seolah olah, mereka menganggap kantor lebih sebagai suatu sekretariat pecinta alam dibanding dengan kantor, tak heran jika suasana kantor itu juga seperti suasana pecinta alam, banyak yang mendengarkan musik, bermain gitar, atau tidur-tiduran saat jam kantor. Hal yang sulit disangkal adalah persaudaraan mereka yang sangat kuat, lebih kuat dari segalanya. Masalah yang menimpa satu orang selalu dianggap masalah bagi kelompok mereka. Hal inilah yang membuat
  18. 18. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 18/20 General Manager yang direkrut menjadi frustasi. Dia tidak tahu harus mulai dari mana, semuanya bagai benang kusut yang saling berhubungan satu sama lain. Setiap dia mau mengeluarkan seseorang karena dianggap tidak produktif, atau melanggar peraturan perusahan, pasti mengalami penolakan dari yang lain. Setiap kali dia berniat mengeluarkan kebijakan, yang berimplikasi pada perubahan kultur perusahaan tersebut, selalu mengalami hambatan dari mereka. Intinya, mereka sebenarnya tidak siap untuk meninggalkan kultur pecinta alamnya menjadi kultur profesional. Pertanyaan untuk Diskusi : • Menurut pendapat anda, apakah anggota organisasi “The One Adventure “ , sudah menjadi sebuah team? Apabila belum, bagaimana untuk membentuk anggota organisasi itu menjadi sebuah team yang tangguh? Apabila sudah, apa yang salah dalam team itu, sehingga tidak ada kultur profesional dalam “The One Adventure?” • Andaikata General Manager menggunakan jasa konsultan manajemen untuk mengatasi hal tersebut, dan kebetulan Anda yang dipilih menjadi konsultan, apa yang anda lakukan?
  19. 19. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 19/20 Referensi Barker, A. 2000. How to better at managing people. London : Kogan Page, Ltd. Barrett, D. The Paradox Process. 1997. New York : AMACOM. Covey, S.R. 2004. The 8th Habit : From Effectiveness to Greatness. London : FranklinCovey Co Harris, M. 1997. Human Resource Management : A Practical Approach. Orlando: Harcourt Brace & Company. Harvard Bussiness School Publishing. 2003. Harvard Bussiness Essentials on Managing Creativity and Innovation. Boston : Harvard Bussiness School Publishing Greene, R. 2006. The 33 Strategies of War. London : Penguin Book Ltd. Kleiman, L.S. 1997. Human Resource Management : A Tool for Competitive Advantage. St. Paul: West Publishing Company McClelland, D.C., and Burnham, D. H.. 2003. Power is the Great Motivator.. Harvard Bussiness Review on Motivating People. (January) ; 103-130. Mc Shane, S.L., and M. Von Glinow. 2003. Organizational Behavior. New York: The McGraw – Hill Company, Inc. Newstrom, J. W., and Davis, K. 2002. Organizational Behavior : Human Behavior at Work. New York : The McGraw- Hill Company, Inc. Robbins, S. P. 2003. Organizational Behavior. New Jersey : Prentice Hall Shani, A.B., and Lau, J.B. 2005. Behavior in Organization : an Experiential Approach. New York : Mc Graw - Hill. Stacey, R. D. 2000. Strategic Management and Organizational Dynamics: The Challenge of Complexity. Harlow: Pearson Education Limited.
  20. 20. Organizational Behavior – Teams and Team Building prepared by : Daniel Doni Sundjojo- Program Magister Manajemen Universitas Airlangga 20/20 Wilson, J. P. (Edit).1999. Human Resources Development. London: Kogan Page Limited.

×