Your SlideShare is downloading. ×
Modul 8 biologi kb 1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Modul 8 biologi kb 1

1,327
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,327
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Mikrobiologiadalahilmu yang mempelajaritentangmikroorganisme yang sangatkecil,
  • Sebagianbesarbakterimerupakansaprofit yang hidup di tanahdan air, sebagianbesarmemilikikemampuanmenimbulkaninfeksi
  • Bakterimemilikiempatbentuk
  • Jenis bakteri
  • Untukmenimbulkaninfeksi, suatumikro-organismevirulenharusbertemudenganpenjamu yang rentan
  • Bakteri pathogen
  • Faktor-faktor yang berpengaruhterhadapkehidupanbakteriadalah
  • Beberapabakteri yang menimbulkanpenyakitpadamanusia
  • Virus diketahuisebagaimikro-organismeterkecil
  • Virus yang memiliki DNA dan Virus yang memilikiRNA
  • Virus masukkedalamselmelaluiendositosisdandiangkutkesitoplasmadalamsuatuvakuolamelaluimembransel
  • Tempat berkembangbiak virus
  • Reaksi virus terhadap agen fisika dan kimia seperti
  • Pengertian Jamur
  • Sifat Jamur
  • Terdapat 5 jenismikosisutama
  • Parasitpadainangmanusia
  • Parasit protozoa
  • Parasitcacing
  • antropoda
  • Transcript

    • 1. Modul 8 Biologi Kegiatan Belajar 1 Mikrobiologi: Dasar-dasar Mikrobiologi Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Jakarta 2013 http://medstudenthelp.com/wp-content/uploads/2013/01/20-b-w-neurons-1680x1050-3d-wallpaper.jpg
    • 2. Tahukah Kamu Pengertian dari Mikrobiologi
    • 3. Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme yang sangat kecil, yang hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop. Dalam hal ini, mikroorganisme yang kita pelajari adalah bakteri, virus, jamur, protozoa yang paling sering menginfeksi manusia, terutama yang berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi.
    • 4. Bakteri
    • 5. http://www.merdeka.com/sehat/6-cara-terbaik-mengatasi-radang-tenggorokan.html Sebagian besar bakteri merupakan saprofit yang hidup di tanah dan air, sebagian besar memiliki kemampuan menimbulkan infeksi. Infeksi terjadi pada orang yang keadaan imunnya menurun.
    • 6. Bentuk Bakteri Kokus, Basil, Vibrio, Spirochaeta. http://www.localhero.org.uk/wp-content/uploads/2011/06/ffteas1.jpg
    • 7. Jenis bakteri berdasarkan kebutuhan oksigen adalah aerob, anaerob, dan fakultatif, sedangkan berdasarkan cara mendapatkan makanan dibagi menjadi bakteri heterotroph dan autotroph. http://www.indonesianconsulategeneral.vn/upload/news/FebriVN.jpg
    • 8. Untuk menimbulkan infeksi, suatu mikroorganisme virulen harus bertemu dengan penjamu yang rentan, selanjutnya melakukan invasi. https://sphotos-b-ord.xx.fbcdn.net/hphotos-ash3/p480x480/1235939_608878339155269_169551075_n.jpg
    • 9. Bakteri pathogen dapat membuat toksin yang tergantung pada mekanisme pembentukan dan sekresinya yaitu endotoksin dan eksotoksin. http://peer.tamu.edu/curriculum_modules/Properties/module_1/images/bacteria.jpg
    • 10. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Kehidupan Bakteri air sumber energi keasaman suhu sinar ultraviolet http://momitforward.com/wp-content/uploads/2011/02/steve-spangler-bacteria-growing-kit-science-fair-ideas.jpg
    • 11. http://molluscum-contagiosum.us/wp-content/uploads/2012/02/mollusk_kontagioznii-41-a-foto.jpg Beberapa bakteri yang menimbulkan penyakit pada manusia, seperti Salmonella typhi menyebabkan demam tifoid, triponema palidum menyebabkan sifilis, dll.
    • 12. Virus
    • 13. Virus diketahui sebagai mikro-organisme terkecil yang menyebabkan infeksi. Virus ini memiliki ukuran bervariasi antara 10 dan 300 nm. http://www.armageddononline.org/image/virus2.JPG
    • 14. Virus yang memiliki DNA diantaranya adalah papovavirus, adenovirus, herpes, sedangkan virus yang memiliki RNA diantaranya adalah pikornavirus, togavirus, dan reovirus. http://images.sciencedaily.com/2010/01/100107103621-large.jpg
    • 15. http://media.web.britannica.com/eb-media/17/95417-034-34ECC2D5.jpg Virus masuk ke dalam sel melalui endositosis dan diangkut ke sitoplasma dalam suatu vakuola melalui membran sel (membran plasma) dengan meninggalkan kapsul proteinnya di permukaan sel.
    • 16. Virus hanya dapat berkembang biak dalam sel hidup http://sarsvirus.com/wp-content/uploads/2013/05/virus-in-human.jpg
    • 17. Virus juga bereaksi terhadap agen fisika maupun kimia, seperti suhu, pH, radiasi, eter, deterjen, formaldehida, antibiotik dan antibakteri lainnya http://www.med.uio.no/imb/forskning/aktuelt/aktuelle-saker/2012/bilder/colourbox-virus-507.jpg
    • 18. Jamur
    • 19. http://www.microbe.net/wp-content/uploads/2012/08/Scanning+electron+micrograph+of+Aspergillus+fungal+fruiting+body.jpg Jamur diklasifikasikan terpisah dari tumbuhan dan hewan. Lebih dari 300.000 spesies diketahui tetapi seperti bakteri, sebagian besar adalah saprofit yang tidak berbahaya. Sekitar 200 spesies menyebabkan penyakit pada manusia. Seperti mikro-organisme lainnya, sebagian jamur dapat menyebabkan infeksi oportunistik pada orang yang mengalami gangguan kekebalan.
    • 20. http://2.bp.blogspot.com/-OnjSKJSjp0o/UAJMRgE4gAI/AAAAAAAAAK0/e0_UMaUqWPQ/s1600/sel5.jpg Semua jamur bersifat eukariotik, dan karena kemiripan antara sel jamur dengan mamalia.
    • 21. Jenis Mikosis Utama Mikosis Superfisial terjadi apabila infeksi terletak superfisial atau terbatas di kulit dan apendiksnya (rambut dan kuku). Mikosis Subkutis mengenai kulit, jaringan subkutis, dan tulang. Kelainan ini disebabkan oleh jamur yang tumbuh dalam tanah atau pada tanaman yang membusuk, kemudian masuk ke dalam jaringan subkutan. Mikosis Kutan disebabkan oleh jamur yang hanya menginvasi jaringan superfisial yang terkeratinasi (kulit, rambut, dan kuku) dan tidak ke jaringan yang lebih dalam. Mikosis Sistemik terbentuk bila hifa menembus jaringan yang lebih dalam. Pada lingkungan dengan cuaca sedang, mikosis sistemik jarang terjadi kecuali pada pasien dengan gangguan sistem kekebalan. Jamur Oportunistik. Jamur yang biasanya sebagai flora normal pada tubuh, tetapi menimbulkan penyakit karena mekanisme pertahanannya terganggu.
    • 22. Parasit
    • 23. Parasit pada inang manusia terdiri-dari tiga kelompok yaitu parasit protozoa, cacing, dan antropoda. http://view.stern.de/de/original/1555212/blutsauger-Mikrofotografie-Parasit-Floh-Vogelfloh-Floh-DSCN8729-02.jpg
    • 24. http://grouptenpengkom.files.wordpress.com/2012/04/hal-41.jpg Parasit Protozoa yang sering ditemukan, yaitu mastigofora atau flagelata, sarkodina, sporozoa, dan Siliofora
    • 25. Genus Plasmodium merupakan amaeboid intrasel vertebrata yang menyerang sel darah merah. Penularan ke manusia melalui gigitan nyamuk betina dari genus anopheles yang menyebabkan penyakit malaria. http://www.doh.state.fl.us/environment/medicine/arboviral/images/malaria.jpg
    • 26. http://blog.uad.ac.id/miftahulnurfitriyah/files/2011/12/nema-1.jpg Parasit Cacing pada manusia dibagi dua fila, yaitu Platyhelmintes (cacing pipih) dan Nematelmintes (cacing bulat).
    • 27. http://o.quizlet.com/.cMsQSCkzE6LcAAr96Il0A_m.jpg Antropoda menimbulkan gangguan kesehatan karena gigitan, tusukan, sengatan racunnya, maupun perannya sebagai vector penyakit. Racun/toksin masuk ke dalam tubuh hospes, seperti kontak langsung ulat bulu, gigitan laba-laba, sengatan lebah, tusukan kalajengking.
    • 28. http://www.merdeka.com/sehat/serangga-mikrobiota-lindungi-kulit-dari-infeksi.html Mikrobiota normal tubuh manusia bersifat komensal dengan memanfaatkan hubungan dengan inang, tetapi inangnya tidak terpengaruh. Mikrobiota memperoleh makanan dari sekresi dan produk buangan tubuh manusia, sedangkan inangnya sendiri mendapat keuntungan, diantaranya memperoleh vitamin B, E dan K; dan cenderung meniadakan mikroorganisme pathogen yang masuk ke tubuh.