Lembaga Keuangan Non Bank 2 (Non Perbankan)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Lembaga Keuangan Non Bank 2 (Non Perbankan)

on

  • 32,880 views

 

Statistics

Views

Total Views
32,880
Views on SlideShare
31,719
Embed Views
1,161

Actions

Likes
4
Downloads
860
Comments
0

11 Embeds 1,161

http://novalestari94.blogspot.com 1018
http://www.slideshare.net 113
http://asro.wordpress.com 17
http://bankerrifal.blogspot.com 5
http://webcache.googleusercontent.com 2
http://novalestari94.blogspot.de 1
http://novalestari94.blogspot.hk 1
http://novalestari94.blogspot.no 1
http://novalestari94.blogspot.com.au 1
http://novalestari94.blogspot.ca 1
http://novalestari94.blogspot.sg 1
More...

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Lembaga Keuangan Non Bank 2 (Non Perbankan) Lembaga Keuangan Non Bank 2 (Non Perbankan) Presentation Transcript

  • By Ari Raharjo Bank & Lembaga Keuangan Non Bank
  • Bank vs non Bank Bank Non Bank Menyimpan dana pihak ketiga / masyarakat Pasar uang Uang dan / atau barang / modal tidak boleh
  • Kelembagaan
    • Bank
    • Bank sentral
    • Bank umum
    • Bank Perkreditan Rakyat
    • Non Bank
    • Asuransi
    • Leasing
    • Pegadaian
    • Modal ventura
    • Dana Pensiun
    • Pasar Modal
  • Ciri Khusus Lembaga Non Bank
    • Masyarakat
    • Bayar Premi
    • Bayar sewa
    • Barang
    • Perusahaan
    • Dana Investasi
    • Dana investasi
    • Lembaga
    • Proteksi
    • Brg modal
    • Uang Pinjaman
    • Modal usaha
    • Dana pensiun
    • Investasi
    • Non Bank
    • Asuransi
    • Leasing
    • Pegadaian
    • Modal ventura
    • Dana Pensiun
    • Pasar Modal
  • Asuransi
    • Definisi: (UU no 2 thn 1992)
    • Perjanjian antara 2 pihak atau lebih, dg mana
    • penanggung mengikatkan diri kpd tertanggung,
    • dg menerima premi asuransi, utk memberikan
    • penggantian kpd tertanggung krn kerugian,
    • kerusakan, atau kehilangan keuntungan yg
    • diharapkan, atau tanggung jawab hukum kpd
    • pihak ke3 yg mungkin akan diderita tertanggung,
    • yg timbul dr suatu peristiwa yg tdk pasti, atau utk
    • melakukan pembyran yg didasarkan atas
    • meninggal/hidupnya seseorang
  • Peraturan Asuransi
    • UU no. 2 tahun 1992 tentang usaha perasuransian
    • PP no 73 tahun 1992 tentang usaha perasuransian
  • Manfaat asuransi Adanya penyebaran resiko Rasa aman & perlindungan Membantu meningkatkan kegiatan usaha Dpt berfungsi sbg tabungan
  • Jenis resiko
    • Murni : jika resiko terjadi akan merugi, jika tdk terjadi maka tdk merugi dan tdk untung
    • Spekulatif : untung atau rugi
    • Individu :
        • Resiko pribadi
        • Resiko harta
        • Resiko tanggung gugat
  • Strategi Menghindari Resiko
    • Menghindari resiko
    • Mengurangi resiko
    • Menahan resiko (tdk melakukan resiko)
    • Membagi resiko
    • Mentrasfer resiko
  • Prinsip Asuransi
    • Insurable interest (dpt diasuransikan)
      • Ciri:
        • Tidak dpt diperkirakan waktu kejadiannya
        • Kewajaran nilai yg ditanggung
        • Catastrophic (resiko yg terjadi tdk terjadi bersamaan & menimbulkan kerugian yg besar)
        • Homogeneous (byk brg yg serupa)
    • Utmost good faith (itikat baik)
    • Indemnity (kompensasi resiko dg financial)
  • Premi
    • Kewajiban pihak tertanggung kepada penanggung berupa pembayaran uang dalam jumlah tertentu secara periodik
    • Nilai premi tergantung pada:
      • Besarnya resiko
      • Besarnya nilai pertanggungan
  • Penggolongan Asuransi
    • Berdasarkan sifat pelaksanaannya:
      • Sukarela
      • Wajib
    • Berdasarkan jenis usaha per-asuransian
    • Usaha Asuransi
        • Asuransi kerugian (general insurance: kebakaran, pengakutan, aneka)
        • Asuransi Jiwa (life insurance)
        • Reasuransi (reinsurance)
    • Usaha Penunjang
        • Pialang asuransi (mewakili tertanggung)
        • Pialang reasuransi (mewakili prsh asuransi utk reasuransi )
        • Penilai kerugian asuransi
        • Konsultan aktuaria
        • Agen asuransi
    • Asuransi Kredit
      • Memberikan asuransi untuk kredit yang diberikan oleh bank kepada kreditor
    • ASKRINDO: Asuransi Kredit Indonesia
  • Dana pensiun
    • UU no. 11 tahun 1992:
    • Badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun bagi pesertanya.
  • Manfaat
    • Perusahaan:
    • Kewajiban moral
    • Loyalitas
    • Kompetisi pasar tenaga kerja
    • Karyawan:
    • Rasa aman
    • Kompensasi yg lebih baik
  • Fungsi
    • Asuransi jk terjadi kematian sebelum usia pensiun / cacat
    • Tabungan
    • Pensiun
  • Peserta
    • Berusia minimal 18 tahun
    • Atau sudah menikah
    • Memiliki masa kerja minimal 1 thn
    • Memenuhi syarat kepersetaan dr perusahaan
  • Usia Pensiun Pensiun Cacat Pensiun Ditunda Pensiun Normal Pensiun Dipercepat
  • Kelembagaan
    • Dana pensiun pemberi kerja (DPPK)
    • Dana pensiun lembaga keuangan (DPLK)
      • Hanya bank dan prsh asuransi
  • Program Pensiun
    • Iuran pasti
    • Manfaat pasti
    • Berdasarkan keuntungan
  • PEGADAIAN
    • KUHP pasal 1150:
    • Suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak
  • Sejarah
    • Mulai di Italia, Inggris dan Belanda
    • Bank Van Lening oleh kolonial Belanda pd abad 19
    • Dinas Pegadaian thn 1960
    • Thn 1990 menjadi Perusahaan Umum
  • Sumber Dana
    • Pinjaman jangka pendek dari perbankan
    • Pinjaman jangka pendek dari pihak lain
    • Penerbitan obligasi
    • Modal sendiri
      • modal awal,
      • penyertaan pemerintah,
      • laba ditahan
  • Produk & Jasa
    • Pemberian pinjaman atas dasar hukum gadai
    • Penaksiran nilai barang
    • Penitipan barang
    • Jasa lain (penjualan emas dll)
  • Barang yg dpt digadai
    • Tekstil
    • Perhiasan
    • Kendaraan
    • Mesin-mesin
    • Barang elektronik
    • Barang rumah tangga
  • Barang yg tdk bisa digadai
    • Ternak
    • Hasil bumi
    • Brg dagangan dlm jml besar
    • Barang cepat rusak, susut, busuk
    • Barang yg amat kotor
    • Kendaraan sangat besar
    • Barang2 seni
    • Barang2 mudah terbakar
    • Senjata api
    • Brg yg disewabelikan
    • Brg milik pemerintah
    • Barang ilegal
  • Pelelangan
    • Barang gadai dpt dilelang jika:
      • Pada saat jatuh tempo, nasabah tdk dpt menebus brg gadai
      • Pada saat jatuh tempo, nasabah tdk memperpanjang batas waktu pinjaman
    • Hasil lelang digunakan utk:
      • Pokok pinjaman
      • Sewa modal (bunga)
      • Biaya lelang
  • LEASING
    • Disebut juga Sewa Guna Usaha
    • Financial Accounting Standard Board:
      • Suatu perjanjian penyediaan barang modal yg digunakan utk suatu jangka waktu tertentu
  • Ciri2 Khusus
    • Perjanjian antara lessor (penyedia brg modal) dan lessee (penyewa/pengguna)
    • Pengalihan hal penggunaan brg dari lessor ke lessee
    • Pembayaran sewa oleh lessee kpd lessor
    • Pengembalian brg oleh lessee kpd lessor pd akhir masa perjanjian
  • Leasing di Indonesia
    • 1974
    • Perijinan usaha leasing oleh Menperindag
    • Modal Pershn leasing:
    • Swasta Rp. 3 M
    • Patungan Rp. 10 M
    • Koperasi Rp. 3 M
  • Pihak Terkait dlm leasing
    • Lessor
    • Lessee
    • Supplier (Vendor)
    • Bank
    Lessee Lessor Supplier
  • Model Pembiayaan
    • Finance Lease:
      • Selama masa sewa, lessee membyr sewa kpd lessor
      • Lessee memp. hak opsi utk membeli brg modal pd akhir masa sewa berdsrkan nilai sisa yg disepakati
      • Bentuk transaksi;
      • Direct finance lease : lessor lgs membeli brg & lgs disewakan kpd lessee
      • Sale & lease back : lessee menjual brg kpd lessor & disewa kembali oleh lessee
      • Leverage lease : ada pihak ke3 yg ikut spt bank
      • Syndicated lease : lebih dr 1 lessor (resiko / terlalu mahal
      • Vendor Program : dear menjual brg kpd konsumen dg menggunakan fasilitas leasing (lessor)
  • Model Pembiayaan
    • Operating lease:
      • Lessor membeli brg atas kemauan sendiri dan kemudian disewakan
      • Lessor dpt membatalkan kontrak sbm masa kontrak berakhir (pd finance lease tdk boleh)
      • Lessee tdk memp. hak opsi utk membeli brg
  • Manfaat Leasing
    • Menghemat modal
    • Diversifikasi sumber2 pembiayaan
    • Persyaratan lebih mudah & fleksibel
    • Biaya lebih murah (NPV)
    • Off balance sheet
    • Menguntungkan arus kas
    • Proteksi thd inflasi
    • Brg tidak ketinggalan jaman
  • Biaya Sewa
    • Tergantung pada:
    • Nilai brg modal
    • Uang Jaminan
    • Nilai sisa brg
    • Jangka waktu
    • Tingkat bunga
  • MODAL VENTURA
    • Suatu pembiayaan oleh sebuah perusahaan kpd perusahaan lain dlm bentuk penyertaan modal
    • Perusahaan Modal Ventura : prsh yg melakukan penyertaan modal
    • Perusahaan Investee : prsh yg menerima pernyertaan modal
  • Sejarah
    • 1920 – 1930
    • Ford, Rockefeller m’bentuk lembaga pendanaan
    • 1988
    • Indonesia: Pakdes 20
  • Bentuk pembiayaan
    • Obligasi
    • Pinjaman
    • Yg mempunyai syarat pengembalian lebih lunak spt:
      • Bagi hasil
      • Pengembalian pinjaman jika investee sdh mencapai tk laba tertentu
      • Pinjaman dikonversi ke saham
  • Jenis2 prsh M V
    • Cara pemberian bantuan:
    • Single tier approach: PMV memberikan bantuan dana + mgt
    • Two tier approach: beberapa PMV memberikan bantuan dana + mgt
    • Cara Penghimpunan dana:
    • Leverage venture capital: sebagian besar dana dr pinjaman
    • Equity venture capital: sebagian besar dana dari modal sendiri
  • Jenis2 prsh M V
    • Berdasarkan Kepemilikan
    • Private Venture capital: Swasta
    • Public Venture capital: Go Public
    • Bank affiliate Venture capital: Bank2
    • Conglomerate Venture capital: Konglo merat2
  • PEMBIAYAAN KONSUMEN
    • Suatu pinjaman / kredit kepada debitur yg diberikan oleh suatu perusahaan utk pembelian brg yg lgs dikonsumsi oleh debitur dan tidak digunakan utk produksi maupun distribusi
    • Manfaat:
    • Meningkatkan penjualan bagi supplier atau anak perusahaan
    • Meringankan konsumen
  • Jenis-jenis P K
    • Pershan PK yg mrpk anak persh supplier (produk hy dr induk persh)
    • Pershan PK yg satu group dg persh supplier (produk lebih dari satu: dr pershan lain dlm group)
    • Pershn PK yg tdk memp kaitan kepemilikan dg supplier
  • ANJAK PIUTANG
    • Sk MenKeu no. 1251/KMK.013/1988:
    • Badan usaha yg melakukan kegiatan pembiayaan dlm bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dlm atau luar negeri
  • Kasus
    • Pershn A menjual produk secara kredit dan memp byk customer
    • Maka pershn A memerlukan modal lebih besar
    • dan administrasi kredit lebih rumit
  • Pihak2 terkait
    • Factoring (persh anjak piutang)
    • Klien: persh yg menerima jasa anjak piutang dan menjual brg/jasa secara kredit kpd customer
    • Customer: pihak yg membeli brg/jasa dr klien & memp kewajiban hutang jk pendek kpd klien
  • Manfaat
    • Klien:
      • Peningkatan penjualan
      • Kelancaran modal kerja
      • Pengurangan resiko atas piutang tdk tertagih
      • Memudahkan penagihan piutang
      • Efisiensi usaha
      • Peningkatan kualitas piutang
      • Memudahkan perencanaan cash flow
    • Factor:
      • Fee dr klien
    • Customer:
      • Kesempatan utk membeli secara kredit
      • Pelayanan penjualan yg lebih baik
  • PASAR MODAL Capital Market
    • Adl pasar uang utk dana-dana jk panjang
    • Memperdagangkan efek (srt berharga yg diterbitkan pershn)
    • Contoh efek: srt pengakuan hutang, commercial paper, saham, obligasi, tanda bukti hutang, right issue, warran
  • Sejarah
    • 1912: Pershn Belanda menerbitkan saham & obligasi
    • 1950: Pemerintah RI menerbitkan obligasi pemerintah (UU darurat bursa no. 13 thn 1951 & UU no. 15 thn 1952)
    • Bapepam (Badan Pelaksana Pasar Modal)
    • Deregulasi keuangan pemerintah thn 1988: kemudahan syarat go public, bursa paralel, investor asing boleh ikut dll
  • Lembaga terkait
    • Bapepam
    • Lembaga Penunjang Pasar Perdana:
      • Penjamin emisi efek, akuntan publik, konsultan hukum, notaris, agen penjual, pershn penilai.
    • Lembaga Penujang dlm emisi obligasi
      • Wali amanat (trustee), Penanggung (guarantor), agen pembayaran
    • Lembaga Penunjang Pasar Skunder:
      • Pedagang efek, broker, pershn efek (underwriter, broker, mgr investasi, konsultan efek), biro adm efek, reksa dana
  • Mengapa Go Public?
    • Utk mendptkan dana besar dan sekaligus
    • Proses go public relatif lebih mudah
    • Mendorong pengelolaan pershn lebih profesional & terbuka
    • Mengajak masy utk ikut memiliki pershn
    • Media promosi bagi emiten
  • Produk
    • Reksa dana
    • Saham
    • Saham preferen
    • Obligasi
    • Obligasi konversi (convertible bond)
    • Waran
    • Right issue
  • Reksa dana
    • Disebut juga mutual fund
    • Sumber keuntungan:
      • Deviden
      • Capital gain
      • NAB (Nilai aktiva bersih): perbandingan total nilai investasi dengan total volume reksa dana yg diterbitkan
    • Reksadana terbuka: akan dibeli kembali oleh penerbitnya dg harga NAB baru
    • Reksadana tertutup: tidak akan dibeli
  • Saham
    • Tanda penyertaan atau pemilikan seseorang / badan hukum dlm suatu perusahaan
    • Sumber Keuntungan :
      • Capital gain
      • Deviden
    • Keuntungan tak terhingga!
  • Saham Preferen
    • Memiliki karakteristik saham dan obligasi
    • Pemegang saham memiliki hak tertentu dlm pembagian deviden mis: didahulukan, deviden tetap per tahun
    • Harga saham preferen dg deviden tetap per tahun tdk berubah walaupun pershn mendptkan laba besar  tdk ada capital gain
  • Obligasi
    • Srt yg menyatakan bhw pemilik srt itu memberikan pinjaman kepada pershn yg menerbitkan obligasi
    • Obligasi dpt diperdagangkan
    • Resiko:
      • memprediksi tk suku bunga  jika suku bunga bank naik, pemilik obligasi rugi
      • Capability (pelunasan sblm jatuh tempo)