Successfully reported this slideshow.

More Related Content

Related Books

Free with a 14 day trial from Scribd

See all

Tot Community Development

  1. 1. PENGENDALIAN & PEMANFAATAN MASYARAKAT SEKITAR KEBUN Ari Raharjo Agus Sutanto PT. Agrimuda Lestari
  2. 2. TUJUAN TRAINING <ul><li>Peserta memahami dasar perilaku masyarakat di sekitar kebun dan mengembangkannya dengan menggunakan sistem kebersamaan </li></ul><ul><li>Peserta mampu meningkatkan kemampuan & keterampilannya dalam proses pendekatan serta komunikasi dengan masyarakat </li></ul><ul><li>Peserta mampu mengunakan alternatif-alternatif metode pengendalian dan pemanfaatan masyarakat dengan sistem kebersamaan. </li></ul>
  3. 3. Intisari <ul><li>Perilaku pengendalian & pemanfaatan masyarakat </li></ul><ul><ul><li>Kendala fisik dan psikis masyarakat sekitar kebun </li></ul></ul><ul><ul><li>Perspektif kita tentang pengembangan komunitas </li></ul></ul><ul><li>Manajemen Pengembangan Masyarakat </li></ul><ul><li>Metodologi pendekatan & komunikasi dengan masyarakat </li></ul><ul><li>Simulasi Dinamika Kelompok </li></ul><ul><li>Perumusan Action Plan </li></ul>
  4. 4. Perspektif Perusahaan Thd Pengembangan Masyarakat <ul><li>Perusahaan sebagai bukan bagian masyarakat </li></ul><ul><ul><li>Perusahaan melihat unsur lain komunitas dalam persepsi yang berbeda kesetaraannya. </li></ul></ul><ul><ul><li>Perusahaan memberikan program pembangunan masyarakat (CD Program) sebagai kompensasi kepada pihak lain terhadap akibat negatif dari investasi (akumulatif, ekspansi dan eksploitatif). </li></ul></ul><ul><li>Perusahaan sebagai bagian masyarakat </li></ul><ul><ul><li>Perusahaan melihat unsur lain yaitu pemerintah daerah, masyarakat dan lembaga masyarakat, sebagai bagian sistem yang setara. </li></ul></ul><ul><ul><li>Perusahaan melakukan inisiatif untuk mendorong melakukan perbaikan terhadap komunitasnya dengan memanfaatkan kontribusi dari semua bagian dari komunitas tersebut. </li></ul></ul>
  5. 5. Simpul-Simpul Pengembangan Masyarakat Masyarakat sekitar kebun PEMERINTAH DAERAH PRSH (SHARE HOLDER) PEKERJA / BURUH Program Pengembangan Masy
  6. 6. Unsur-unsur Pengembangan Masyarakat <ul><li>Membangun hubungan (relationship) sosial antara perusahaan & komunitas yang harmonis beserta seluruh bagian dari masing-masing pihak berbasis pada modal sosial yang kuat. </li></ul><ul><li>Membangun usaha yang dilakukan secara bersama dan menguntungkan secara bersama pula serta berbasis pada motivasi yang besar dari masing-masing pihak untuk berpartisipasi. </li></ul><ul><li>Membangun kelembagaan di dalam maupun antar komunitas yang mempunyai fungsi yang jelas dan efektif untuk dapat memenuhi kebutuhan pengembangan komunitas. </li></ul><ul><li>Membangun sistem & mekanisme yang mudah, aplikatif dan bertujuan jelas sehingga dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. </li></ul>
  7. 7. Martin King Presiden Direktur PT. HM Sampoerna Tbk <ul><li>“ Cara yang paling tepat berinvestasi di Indonesia adalah dengan menjaga perasaan dan kebanggaan lokal, melibatkan masyarakat sekitar dalam pengembangan industrinya dan padat karya” </li></ul><ul><li>(Kompas, 8 Sept 2005) </li></ul>
  8. 8. ANALISA KONDISI MASYARAKAT <ul><li>Fisik </li></ul><ul><ul><li>Kondisi kehidupan kurang baik dari berbagai aspek </li></ul></ul><ul><ul><li>Produktivitas rendah </li></ul></ul><ul><ul><li>Kondisi infrastruktur </li></ul></ul><ul><ul><li>Kondisi akses pelayanan umum </li></ul></ul><ul><li>Psikis </li></ul><ul><ul><li>Mudah curiga & mudah terprovokasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Apatis, pesimis, cenderung negatif terhadap perubahan </li></ul></ul><ul><ul><li>Lambat, motivasi rendah. </li></ul></ul><ul><ul><li>Motivasi & kesempatan hanya dimiliki oleh beberapa orang tertentu. </li></ul></ul>
  9. 9. Metodologi Pengembangan Masyarakat
  10. 10. UNSUR PENGEMBANGAN MASYARAKAT <ul><li>Pemberdayaan Masyarakat sebagai ilmu & seni serta tantangan manajemen. </li></ul><ul><li>Ada tujuan yang jelas dari upaya pengembangan masyarakat tersebut. </li></ul><ul><li>Adanya partisipasi, kontribusi bantuan & aktivitas yang dilakukan oleh semua unsur masyarakat. </li></ul><ul><li>Perlu adanya suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian program yang sederhana dan jelas serta mudah diaplikasikan. </li></ul>
  11. 11. KENALI TUJUAN ANDA ! <ul><li>Apa harapan anda terhadap program Pengembangan Masyarakat ? </li></ul><ul><li>Apa kendala / hambatan yang muncul ? </li></ul><ul><li>POSITIFKAN KENDALA / HAMBATAN !! </li></ul>
  12. 12. PERENCANAAN PROGRAM <ul><li>Pembukaan komunikasi & sosialisasi </li></ul><ul><li>Pengembangan partisipasi, kontribusi & keterlibatan stake holder. </li></ul><ul><li>Jenis-jenis program yang disepakati. </li></ul><ul><li>Aplikasi program </li></ul><ul><li>Pengendalian, monitoring dan evaluasi secara partispatif. </li></ul>
  13. 13. PEMBUKAAN KOMUNIKASI
  14. 14. TUJUAN PEMBUKAAN KOMUNIKASI <ul><li>Menumbuhkan dan memupuk modal sosial antara perusahaan & masyarakat </li></ul><ul><li>Mengubah suatu keadaan, perilaku, motivasi dan komitmen melalui suatu proses pengembangan pemahaman secara partisipatif. </li></ul><ul><li>Menciptakan suatu suasana yang berprinsip dari, oleh dan untuk kita. </li></ul>
  15. 15. NORMA PEMBUKAAN KOMUNIKASI <ul><li>Mengajak, mendorong bukan menginstruksikan </li></ul><ul><li>Meminta pendapat, mengusulkan bukan memutuskan </li></ul><ul><li>Menganalisa sesuatu secara partisipatif bukan memberikan penilaian </li></ul><ul><li>Memberikan kesempatan, memotivasi bukan melaksanakan sendiri </li></ul>
  16. 16. Credo of Rural Reconstruction <ul><li>Go to the community </li></ul><ul><li>Life among them </li></ul><ul><li>Learn from them </li></ul><ul><li>Plan with them </li></ul><ul><li>Start with what they know </li></ul><ul><li>Build on what they have </li></ul><ul><li>Teach by showing, learn by doing </li></ul><ul><li>Not a show case but a pattern </li></ul><ul><li>Not odds or ends but the system </li></ul><ul><li>Not piece meal but an integrated approach </li></ul><ul><li>Not to confirm but to transform </li></ul><ul><li>Not relief but release </li></ul><ul><li>(Philippine Rural Construction Movement) </li></ul>
  17. 17. PROSES PENUMBUHAN KERJASAMA SILATURAHMI Membangun KEBERSAMAAN Menciptakan KEKUATAN Melahirkan KEPERCAYAAN Menumbuhkan Bukan Aku, tapi Kita Bukan Musuh, tapi Teman FISIK POLA PIKIR DIRI SENDIRI PIHAK LAIN KERJASAMA (Ekonomi) PROCESSING KEUANGAN PEMASARAN
  18. 18. ANALISA KEBUTUHAN MASYARAKAT
  19. 19. PROSES PEMAHAMAN KEBUTUHAN <ul><li>Bersikaplah terbuka & positif </li></ul><ul><li>Pahami aspek-aspek kehidupan masyarakat sebanyak-banyaknya. </li></ul><ul><li>Bukakan logika masyarakat secara rasional, disesuaikan dengan pemahaman masyarakat pada saat itu. </li></ul><ul><li>Berusahalah untuk mendapatkan opini secara partisipatif mengenai kesimpulan kita. </li></ul><ul><li>Buatlah kesepakatan atau pemahaman bersama dengan masyarakat mengenai kebutuhan mereka yang sebenarnya. </li></ul>
  20. 20. ASPEK KEHIDUPAN MASYARAKAT <ul><li>Tujuan hidup masyarakat </li></ul><ul><li>Permasalahan yang terjadi di dalam masyarakat </li></ul><ul><li>Bagaimana masyarakat menyelesaikan permasalahan tersebut & mengembangkan logika. </li></ul><ul><li>Bagaimana masyarakat mengelola & menggunakan sumber daya di sekitar mereka. </li></ul><ul><li>Kemampuan masyarakat dalam berkomunikasi dan mengembangkan jaringan. </li></ul><ul><li>Pengalaman & kejadian penting dalam hidup mereka. </li></ul>
  21. 21. JENIS KEBUTUHAN MASYARAKAT <ul><li>Pemenuhan kebutuhan pokok </li></ul><ul><li>Kebutuhan pengembangan usaha </li></ul><ul><li>Kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan & teknologi aplikatif </li></ul><ul><li>Kebutuhan optimalisasi, pengembangan & pengelolaan sumber daya. </li></ul><ul><li>Kebutuhan akses sarana umum </li></ul><ul><li>Kebutuhan untuk berkomunitas dalam aspek sosial & ekonomi </li></ul><ul><li>Kebutuhan untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan </li></ul>
  22. 22. PENGEMBANGAN PARTISIPASI
  23. 23. PARAMETER PARTISIPASI <ul><li>Siapa yang memunculkan ide & gagasan ? </li></ul><ul><li>Siapa yang mengambil keputusan ? </li></ul><ul><li>Siapa yang menyusun action plan ? </li></ul><ul><li>Siapa yang melaksanakan, mengorganisasikan dan mengkoordinir kegiatan ? </li></ul><ul><li>Siapa yang menilai, mengevaluasi dan mengendalikan ? </li></ul>
  24. 24. FAKTOR PENDORONG PARTISIPASI <ul><li>Kesadaran terhadap adanya potensi pada masing-masing individu. </li></ul><ul><li>Adanya kesempatan yang dibagi rata bagi setiap level dan tidak ada dominasi oleh sebagian kecil pihak. </li></ul><ul><li>Adanya kejelasan program dan rencana yang akan diaplikasikan. </li></ul><ul><li>Adanya pemahaman, kepercayaan diri & kepastian dari setiap pihak bahwa hasilnya yang akan dinikmati bersama. </li></ul><ul><li>Dimulai perlahan-lahan dan dimulai kecil-kecilan, sesuai dengan kapasitas para pihak. </li></ul>
  25. 25. PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT POTENSI ALAM MANUSIA LAHAN KEBUN AKAL (Pola Pikir) KALBU (Moral) FISIK KEBERSAMAAN DLM ORGANISASI PRODUKTIVITAS
  26. 26. PROSES PENGEMBANGAN MASYARAKAT
  27. 27. TAHAPAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT <ul><li>Pengembangan komunikasi. </li></ul><ul><ul><li>Masyarakat & tokoh-tokoh masyarakat. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pemerintah daerah </li></ul></ul><ul><li>Pengembangan motivasi & social capital. </li></ul><ul><ul><li>Motivasi pengembangan diri </li></ul></ul><ul><ul><li>Jujur, sabar & terbuka </li></ul></ul><ul><li>Pengembangan kebersamaan & organisasi usaha. </li></ul><ul><ul><li>Saling percaya dan saling menghormati </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengembangan manajemen kolektif dari kelompok sampai dengan koperasi. </li></ul></ul><ul><li>Pengembangan manajemen operasi. </li></ul><ul><ul><li>Manajemen organisasi, keuangan dan kendali mutu. </li></ul></ul><ul><ul><li>Networking & marketing. </li></ul></ul>
  28. 28. TAHAPAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT <ul><li>Sosialisasi </li></ul><ul><ul><li>Cara : Formal & informal </li></ul></ul><ul><ul><li>Target : komunitas, tokoh masyarakat & pemerintah daerah </li></ul></ul><ul><li>Komunikasi </li></ul><ul><ul><li>Pemahaman program </li></ul></ul><ul><ul><li>Pembacaan motivasi kolektif </li></ul></ul><ul><li>Perencanaan Bersama </li></ul><ul><ul><li>Penentuan tujuan & indikator </li></ul></ul><ul><ul><li>Penentuan pihak yang berpartisipasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Penentuan sistem aplikasi, koordinasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Penentuan sistem pengendalian </li></ul></ul><ul><li>Pelaksanaan program bersama </li></ul><ul><ul><li>Pelaksanaan secara partisipatif </li></ul></ul><ul><ul><li>Monitoring bersama secara partisipatif </li></ul></ul><ul><ul><li>Sistem kerja yang efektif dan terbuka (transparan) </li></ul></ul><ul><li>Evaluasi bersama </li></ul><ul><ul><li>Pemahaman bersama kepada indikator </li></ul></ul><ul><ul><li>Pemahaman bersama pada kondisi program saat itu </li></ul></ul>
  29. 29. Simulasi Dinamika Kelompok
  30. 30. JENIS MEDIA FASILITASI <ul><li>Media Membangun Keakraban </li></ul><ul><ul><li>Membuat masyarakat menjadi lebih akrab dan mulai menghilangkan kecurigaan dan barrier lain. </li></ul></ul><ul><li>Media Membangun Keterbukaan </li></ul><ul><ul><li>Mendorong masyarakat untuk lebih terbuka dalam berdiskusi sehingga proses pendekatan menjadi lebih baik. </li></ul></ul><ul><li>Media Pembangkit Motivasi </li></ul><ul><ul><li>Masyarakat mulai mendapatkan kejelasan mengenai apa yang menjadi tujuan hidup, bagaimana mensikapi masalah dan terdorong untuk memperbaiki hidup. </li></ul></ul><ul><li>Media Penguat Kebersamaan </li></ul><ul><ul><li>Masyarakat mulai memahami bahwa untuk mencapai tujuan hidup yang optimal, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri tetapi harus bersama. </li></ul></ul>
  31. 31. CONTOH MEDIA <ul><li>Lagu </li></ul><ul><ul><li>Lagu Selamat Jumpa </li></ul></ul><ul><li>Permainan </li></ul><ul><ul><li>Zip-zap </li></ul></ul><ul><ul><li>Angin Bertiup </li></ul></ul><ul><ul><li>Matrik Situasi Saya </li></ul></ul><ul><li>Cerita Bergambar </li></ul><ul><ul><li>Cerita Monyet & Dua Ekor Ikan </li></ul></ul><ul><ul><li>Cerita Pancing </li></ul></ul><ul><li>Studi Kasus </li></ul><ul><ul><li>Kasus Pembayaran Panen </li></ul></ul>
  32. 32. LAGU SLAMAT JUMPA Slamat Jumpa 2 x Slamat Jumpa Kawanku Apa kabar 2x Apa Kabar Kawanku Gembira …. Gembira Yae … yae …. Senenge… Senenge Dung …. Dung … Ecek … Ecek 2 x Ole… Ole …. Ole …. Ole ….. 2 x
  33. 33. MATRIK SITUASI SAYA KALAU SAYA TAK KENAL MUSUH TEMAN
  34. 34. CERITA MONYET & 2 EKOR IKAN
  35. 35. CERITA WARISAN PANCING
  36. 36. PERENCANAN PROGRAM <ul><li>Identifikasi kebutuhan masyarakat. </li></ul><ul><li>Identifikasi pihak-pihak yang diharapkan berpartisipasi </li></ul><ul><li>Pembukaan komunikasi & sosialisasi </li></ul><ul><li>Identifikasi sumber daya yang ada </li></ul><ul><li>Identifikasi & penyusunan jenis-jenis program pengembangan masyarakat secara partisipatif. </li></ul><ul><li>Pengendalian, monitoring dan evaluasi secara partispatif. </li></ul>

×