Manusia purba

  • 32,089 views
Uploaded on

Presentasi tentang berbagai jenis dan ciri manusia purba

Presentasi tentang berbagai jenis dan ciri manusia purba

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • maternya cukup bagus unuk memperluas wawasan, semoga ada materi lain yang bisa diunduh lagi, thank.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
No Downloads

Views

Total Views
32,089
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
481
Comments
1
Likes
4

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. SEJARAH Oleh Fairuz Ikbar Wikantyo (09)
  • 2. Manusia Purba Penemuan Manusia Purba Perbedaan Fosil Manusia Purba EXIT
  • 3. Penemuan Manusia Purba Di Indonesia Di Luar Indonesia Back
  • 4. Perbedaan Fosil Manusia Purba 1. Meganthropus  Rahang atas dan bawah yang kuat  Badan tegap  Memiliki tulang pipi yang kuat  Kening dan bagian belakang yang menonjol  Tinggi ±210 cm  Volume otak antara 600 – 900 cc  Pemakan daun dan buah – buahan Back Home Next
  • 5. 2. Pithecanthropus  Tonjolan pada kening  Hidung Lebar  Tulang pipi kuat dan menonjol  Tinggi 165 – 180 cm  Volume otak antara 750 – 1300 cc  Pemakan Segala (Omnivora) Back Home Next
  • 6. 3. Homo  Tulang dahi masih menonjol  Bentuk muka lebar  Hidung lebar dan besar  Tinggi 130 – 210 cm  Volume otak 1000 – 1200 cc  Berat 30 – 150 kg  Pemakan Segala (Omnivora)  Food producing Back Home Next
  • 7. 4. Homo Sapiens Pengertian atau arti definisi manusia modern adalah manusia yang termasuk ke dalam spesies homo sapiens dengan isi otak kira-kira 1450 cc hidup sekitar 15.000 hingga 150.000 tahun yang lalu. Manusia modern disebut modern karena hampir mirip atau menyerupai manusia yang ada pada saat ini atau sekarang. Manusia purba ini memiliki tinggi badan 130 – 210 cm dan berat badan 30 – 159 kg. Back Home Next
  • 8. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa perbedaan antara jenis Pithecanthropus Erectus dengan Homo Sapiens. Kamu dapat melihat perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut. • Tulang kening Pithecanthropus lebih menonjol ke depan. • Tulang rahang bawah Pithecanthropus lurus ke depan sehingga tidak berdagu, sedangkan Homo sapiens berdagu. • Tulang rahang dan gigi Pithecanthropus lebih besar dan kuat dari pada tulang rahang Homo sapiens. • Tinggi dan berat badan Homo Sapiens lebih besar yaitu 130-210 cm dan 30-150 kg. • Ruang tengkorak Pithecanthropus lebih kecil dibandingkan Homo Sapiens, sehingga volume otaknya juga lebih kecil. Ruang tengkorak Pithecanthropus kurang dari 1000 cc, sedangkan ruang tengkorak Homo Sapiens lebih dari 1000 cc. Back Home Next
  • 9. Meganthropus Homo Pithecanthropus Back Home Next
  • 10. Penemuan Manusia Purba di Indonesia 1. Meganthropus Fosil primitif yang pernah ditemukan di Indonesia disebut Meganthropus Paleojavanicus oleh Koenigswald dan Weindenreich. Fragmen – fragmen rahang bawah dan atas di temukan oleh Von Koenigswald antara tahun 1936 – 1941 di Formasi Pucangan, Sangiran. Fragmen rahang bawah lain ditemukan oleh Marks pada tahun 1952 di lapisan terbawah Formasi Kabuh. Rahang bawah Meganthropus mempunyai batang yang tegap dan geraham yang besar. Otot – otot kunyahnya sangat kokoh, karena itu mukanya di perkirakan masif dengan tulang pipi yang tebal, tonjolan kening yang menyolok dan tonjolan belakang kepala yang tajam serta tempat pelekatan yang besar. Meganthropus tidak memiliki dagu, perawakan tubuhnya tegap. Meganthropus di perkirakan makan tumbuhan. Back Home Next
  • 11. 2. Pithecanthropus Fosil ini banyak ditemukan di Perning, Kedung Rubus, Trinil, Sangiran, Sambungmacan dan Ngandong. Cirinya adalah tonjolan pada kening, hidungnya lebar dengan tulang pipi yang kuat dan menonjol. Mereka hidup antara 2,5 sampai 1,5 juta tahun yang lalu. Spesies yang paling banyak ditemukan di Indonesia antara lain : Pithecanthropus Mojokertensis, Pithecanthropus Soloensis, dan Pithecanthropus Erectus. Volume otak antara 750 – 1300 cc. Pithecanthropus adalah pemakan segala (omnivora). Back NextHome
  • 12. 3. Homo Fosil manusia dari genus Homo yang ditemukan berupa rangka Wajak, Jawa Timur dan juga beberapa tulang paha dari Trinil. Fosil Homo pertama kali ditemukan di dekat Campur Darat, Tulungagung, Jawa Timur adalah Homo Sapiens oleh Van Rietschoten pada tahun 1889. Back NextHome
  • 13. 4. Homo Sapiens Jenis – jenis manusia purba lengkap - Homo Sapiens memiliki arti manusia cerdas.Manusia purba jenis ini memiliki bentuk tubuh yang sama dengan manusia sekarang.Dibandingkan manusia purba sebelumnya,homo sapiens lebih banyak meninggalkan benda – benda berbudaya.Diduga,inilah yang menjadi nenek moyang bangsa – bangsa di dunia.Fosil homo sapiens di Indonesia ditemukan di wajak,dekat Tulungagung,Jawa Timur oleh Von Rietschoten pada tahun 1889.Fosil ini merupakan fosil yang pertama ditemukan di Indonesia yang diberi nama Homo wajakensis atau manusia dari wajak.Fosil ini kemudia diteliti ulang oleh Eugene Dubois.Manusia purba ini memiliki tinggi badan 130 – 210 cm,berat badan 30 – 159 kg,dan volume otak 1350 – 1450.Homo wajakensis diperkirakan hidup antara 25.000 – 40.000 tahun yang lalu.Homo wajakensis memiliki persamaan dengan Australia purba ( Austroloid ). Back NextHome
  • 14. Penemuan Manusia Purba di Luar Indonesia 1. Manusia purba di Cina Manusia purba yang ditemukan di Cina disebut Homo Pekinensis, yang berarti “manusia dari Peking” (sekarang Beijing). Homo Pekinensis ditemukan di Gua Choukoutien sekitar 40 km dari Peking. Fosil ini ditemukan oleh seorang sarjana dari Kanada bernama Devidson Black. Berdasarkan penyelidikan, kerangka jenis manusia purba ini menyerupai kerangka Pithecanthropus Erectus. Oleh karena itu, para ahli menyebutnya juga dengan nama Pithecanthropus Pekinensis atau Sinanthropus Pekinensis yang berarti “manusia kera dari Peking”. Back NextHome
  • 15. 2. Manusia purba di Afrika Manusia purba yang ditemukan di afrika disebut Homo Africanus yang berarti “manusia dari Afrika”. Fosilnya ditemukan oleh Reymond Dart. Fosil ini ditemukan di dekat sebuah pertambangan Taung Bostwana, tahun 1924. Setelah direkonstruksi ternyata membentuk kerangka seorang anak yang berusia sekitar 5 sampai 6 tahun. Fosil ini di beri nama Australopithecus Africanus, karena hampir mirip dengan penduduk asli Australia. Selanjutnya, Robert Broom menemukan fosil serupa yang berupa tengkorak orang dewasa di tempat yang sama. Back NextHome
  • 16. 3. Manusia purba di Eropa Manusia purba yang ditemukan di Eropa disebut Homo Neandherthalensis. Nama itu mengandung arti “manusia Neanderthal”. Manusia jenis ini ditemukan oleh Rudolf Virchow di lembah Neander, Dusseldorf, Jerman Barat tahun 1856. Selain di Jerman, juga ditemukan di Gua Spy Belgia. Di Prancis ditemukan manusia purba yang disebut Homo Cro Magnon. Back NextHome Homo Neandherthalensis Homo Cro Magnon