Mengapa mobil jeep ini mampu menarik 
sebuah beban yang sangat berat ? 
Karena adanya….
Usaha adalah hasil kali antara gaya konstan F dengan 
perpindahan s. 
W  F cos s 
Keterangan : 
F = gaya (N) 
s = perpindahan yang dilakukan (m) 
 = sudut yang dibentuk oleh gaya dan perpindahan (0)
Sebuah kereta mainan ditarik oleh seorang anak kecil dengan gaya 
sebesar 15 N dengan arah membentuk sudut 30°. Jika kereta 
mainan tersebut bergerak sejauh 10 m, berapakah usaha yang telah 
dilakukan anak kecil tersebut? 
Jawab: 
W = Fs cos θ 
= (15)(10) cos 30° 
= 130 J
Energi kinetik dari suatu benda dengan massa m dan 
laju v, diberikan oleh: 
2 
1 
EK  mv 
2 
Keterangan : 
m = massa benda (kg) 
v = kecepatan benda (m/s)
Sebuah benda bermassa m = 50 kg dilempar dengan kecepatan awal 
sama dengan nol. Berapakah energi kinetik benda pada saat 
kecepatannya 8 m/s? 
Jawab: 
EK = ½mv² 
= ½(50)(8)² 
= 1600 J
Ketika resultan gaya melakukan kerja W pada suatu benda, 
energi kinetik dari benda tersebut berubah dari keadaan 
awal EK0 ke keadaan akhir KEf, Perbedaan antara kedua nilai 
ini sama dengan kerja yang dilakukan 
2 
0 
2 
1 
1 
W  EK f  EK  mv f  mv 
0 2 
2
Energi Potensial Gravitasi (EP) adalah energi yang dipunyai 
oleh benda dengan massa m yang bergantung pada posisi 
relatif terhadap permukaan bumi. Posisi benda tersebut 
diukur pada ketinggian h yang relatif terhadap suatu titik 
acuan 
EP  mgh 
Keterangan : 
m = massa benda (kg) 
g = kecepatan gravitasi (m/s²) 
h = ketinggian benda (m)
Sebuah benda bermassa 12 kg berada pada ketinggian 15 m di atas 
tanah. Berapakah energi potensial gravitasinya? (g = 10 m/s²) 
Jawab: 
Jika dalam soal kita tidak diminta menghitung energi potensial 
gravitasi terhadap bidang acuan tertentu, biasanya bidang acuan 
yang digunakan adalah permukaan tanah 
EP = mgh 
= (12)(10)(15) 
= 180 J
Konsep dari kerja dan teorema kerja-energi telah 
memberikan kesimpulan bahwa suatu benda dapat 
mempunyai dua jenis energi: energi kinetik dan energi 
potensial gravitasi. 
Jumlahan dari kedua jenis energi ini dikenal dengan energi 
mekanik total E, sehingga: 
E = EK + EP 
Teorema kerja-energi dapat dituliskan dalam bentuk 
energi mekanik total: 
Wnc = Ef – E0
Sebuah batu bermassa 5 kg jatuh menggelinding pada suatu lereng 
bukit dengan kecepatan awal nol. Hitung EP dan EK batu ketika 
berada pada ketinggian 20 m, 15 m, 10 m, 5 m, dan di permukaan 
datar. 
Jawab: 
Pada ketinggian h = 20 m, kecepatan batu sama dengan nol, 
sehingga satu-satunya energi mekanik yang dimiliki batu adalah 
energi potensialnya. 
EP20 m = mgh20 m 
= (5)(9,8)(20) 
= 980 J
Energi kinetik EK20 m = 0 karena kecepatan batu sama dengan nol. 
Berarti, pada ketinggian 20 m, energi mekanik batu adalah 
EM = EP + EK 
EM = 980 J 
Pada ketinggian h = 15 m, energi potensial batu adalah 
EP15 m = mgh15 m = (5)(9,8)(15) = 735 J 
Energi kinetik EK15 m dapat kita hitung dengan menggunakan 
persamaan umum untuk energi mekanik 
EM = EP + EK 
EK = EM − EP 
Dengan demikian, 
EK15 m = EM − EP15 m = 980 − 735 = 245 J
Dengan cara yang sama seperti di atas, kita akan peroleh tabel nilai 
EP, EK, dan EM untuk masing-masing ketinggian sebagai berikut 
h EP EK EM = EP + EK 
20 m 980 J 0 J 980 J 
15 m 735 J 245 J 980 J 
10 m 490 J 490 J 980 J 
5 m 245 J 735 J 980 J 
0 m 0 J 980 J 980 J
Daya rata-rata adalah rata-rata perubahan dari kerja W 
yang dilakukan dan diperoleh dengan membagi W dengan 
waktu yang diperlukan untuk melakukan kerja tersebut 
W 
t 
P  
Keterangan : 
w = Usaha (J) 
t = waktu (s)
Karena kerja, energi dan waktu merupakan besaran skalar, 
maka daya juga merupakan besaran skalar. 
Karena W = Fs maka daya rata-rata juga dapat dituliskan 
sebagai berikut: 
v F P  
Keterangan : 
F = gaya (N) 
v = kecepatan (m/s)
Sebuah mesin pergerak digunakan untuk mengangkat sebuah benda 
bermassa 100 kg dengan kelajuan konstan 10 cm/s. Berapakah daya 
yang dimiliki oleh mesin tersebut jika dinyatakan dalam satuan watt 
dan hp? 
Jawab: 
P = Fv 
= (100kg)(9,8 m/s²)(10 cm/s) 
= (100 kg)(9,8 m/s²)(0,1 m/s) 
= 98 W 
Dengan faktor konversi 1 hp = 746 watt, maka 
(98 )(1 ) 
  
P 0,13 
hp 
W hp 
W 
(746 )
1. Usaha yang dilakukan oleh gaya sebesar 50 N sewaktu 
menarik beban seperti gambar pada sudut 45ºsejauh 10 m 
adalah … (J) 
a. 100 
b. 150√2 
c. 200 √2 
d. 250 √2 
e. 500
2.Atlet angkat berat sedang mengangkat barbel dengan 
berat 710 N. Pada gambar b ia mengangkat beban sejauh 
0,65 m di atas dadanya. Pada gambar c ia menurunkannya 
dedngan jarak yang sama. Beban dinaikkan dan diturunkan 
dengan kecepatan yang sama. Besar usaha yang dilakukan 
pada barbel ketika diangkat adalah … 
a. 460 J 
b. - 460 J 
c. 300 J 
d. -350 J 
e. 280 J
3. Berdasarkan soal no. 2 besar usaha yang dilakukan pada 
barbel ketika diangkat adalah … 
a. 460 J 
b. - 460 J 
c. 300 J 
d. -350 J 
e. 280 J
Usaha & energi

Usaha & energi

  • 2.
    Mengapa mobil jeepini mampu menarik sebuah beban yang sangat berat ? Karena adanya….
  • 3.
    Usaha adalah hasilkali antara gaya konstan F dengan perpindahan s. W  F cos s Keterangan : F = gaya (N) s = perpindahan yang dilakukan (m)  = sudut yang dibentuk oleh gaya dan perpindahan (0)
  • 4.
    Sebuah kereta mainanditarik oleh seorang anak kecil dengan gaya sebesar 15 N dengan arah membentuk sudut 30°. Jika kereta mainan tersebut bergerak sejauh 10 m, berapakah usaha yang telah dilakukan anak kecil tersebut? Jawab: W = Fs cos θ = (15)(10) cos 30° = 130 J
  • 5.
    Energi kinetik darisuatu benda dengan massa m dan laju v, diberikan oleh: 2 1 EK  mv 2 Keterangan : m = massa benda (kg) v = kecepatan benda (m/s)
  • 6.
    Sebuah benda bermassam = 50 kg dilempar dengan kecepatan awal sama dengan nol. Berapakah energi kinetik benda pada saat kecepatannya 8 m/s? Jawab: EK = ½mv² = ½(50)(8)² = 1600 J
  • 7.
    Ketika resultan gayamelakukan kerja W pada suatu benda, energi kinetik dari benda tersebut berubah dari keadaan awal EK0 ke keadaan akhir KEf, Perbedaan antara kedua nilai ini sama dengan kerja yang dilakukan 2 0 2 1 1 W  EK f  EK  mv f  mv 0 2 2
  • 8.
    Energi Potensial Gravitasi(EP) adalah energi yang dipunyai oleh benda dengan massa m yang bergantung pada posisi relatif terhadap permukaan bumi. Posisi benda tersebut diukur pada ketinggian h yang relatif terhadap suatu titik acuan EP  mgh Keterangan : m = massa benda (kg) g = kecepatan gravitasi (m/s²) h = ketinggian benda (m)
  • 9.
    Sebuah benda bermassa12 kg berada pada ketinggian 15 m di atas tanah. Berapakah energi potensial gravitasinya? (g = 10 m/s²) Jawab: Jika dalam soal kita tidak diminta menghitung energi potensial gravitasi terhadap bidang acuan tertentu, biasanya bidang acuan yang digunakan adalah permukaan tanah EP = mgh = (12)(10)(15) = 180 J
  • 10.
    Konsep dari kerjadan teorema kerja-energi telah memberikan kesimpulan bahwa suatu benda dapat mempunyai dua jenis energi: energi kinetik dan energi potensial gravitasi. Jumlahan dari kedua jenis energi ini dikenal dengan energi mekanik total E, sehingga: E = EK + EP Teorema kerja-energi dapat dituliskan dalam bentuk energi mekanik total: Wnc = Ef – E0
  • 11.
    Sebuah batu bermassa5 kg jatuh menggelinding pada suatu lereng bukit dengan kecepatan awal nol. Hitung EP dan EK batu ketika berada pada ketinggian 20 m, 15 m, 10 m, 5 m, dan di permukaan datar. Jawab: Pada ketinggian h = 20 m, kecepatan batu sama dengan nol, sehingga satu-satunya energi mekanik yang dimiliki batu adalah energi potensialnya. EP20 m = mgh20 m = (5)(9,8)(20) = 980 J
  • 12.
    Energi kinetik EK20m = 0 karena kecepatan batu sama dengan nol. Berarti, pada ketinggian 20 m, energi mekanik batu adalah EM = EP + EK EM = 980 J Pada ketinggian h = 15 m, energi potensial batu adalah EP15 m = mgh15 m = (5)(9,8)(15) = 735 J Energi kinetik EK15 m dapat kita hitung dengan menggunakan persamaan umum untuk energi mekanik EM = EP + EK EK = EM − EP Dengan demikian, EK15 m = EM − EP15 m = 980 − 735 = 245 J
  • 13.
    Dengan cara yangsama seperti di atas, kita akan peroleh tabel nilai EP, EK, dan EM untuk masing-masing ketinggian sebagai berikut h EP EK EM = EP + EK 20 m 980 J 0 J 980 J 15 m 735 J 245 J 980 J 10 m 490 J 490 J 980 J 5 m 245 J 735 J 980 J 0 m 0 J 980 J 980 J
  • 14.
    Daya rata-rata adalahrata-rata perubahan dari kerja W yang dilakukan dan diperoleh dengan membagi W dengan waktu yang diperlukan untuk melakukan kerja tersebut W t P  Keterangan : w = Usaha (J) t = waktu (s)
  • 15.
    Karena kerja, energidan waktu merupakan besaran skalar, maka daya juga merupakan besaran skalar. Karena W = Fs maka daya rata-rata juga dapat dituliskan sebagai berikut: v F P  Keterangan : F = gaya (N) v = kecepatan (m/s)
  • 16.
    Sebuah mesin pergerakdigunakan untuk mengangkat sebuah benda bermassa 100 kg dengan kelajuan konstan 10 cm/s. Berapakah daya yang dimiliki oleh mesin tersebut jika dinyatakan dalam satuan watt dan hp? Jawab: P = Fv = (100kg)(9,8 m/s²)(10 cm/s) = (100 kg)(9,8 m/s²)(0,1 m/s) = 98 W Dengan faktor konversi 1 hp = 746 watt, maka (98 )(1 )   P 0,13 hp W hp W (746 )
  • 17.
    1. Usaha yangdilakukan oleh gaya sebesar 50 N sewaktu menarik beban seperti gambar pada sudut 45ºsejauh 10 m adalah … (J) a. 100 b. 150√2 c. 200 √2 d. 250 √2 e. 500
  • 18.
    2.Atlet angkat beratsedang mengangkat barbel dengan berat 710 N. Pada gambar b ia mengangkat beban sejauh 0,65 m di atas dadanya. Pada gambar c ia menurunkannya dedngan jarak yang sama. Beban dinaikkan dan diturunkan dengan kecepatan yang sama. Besar usaha yang dilakukan pada barbel ketika diangkat adalah … a. 460 J b. - 460 J c. 300 J d. -350 J e. 280 J
  • 19.
    3. Berdasarkan soalno. 2 besar usaha yang dilakukan pada barbel ketika diangkat adalah … a. 460 J b. - 460 J c. 300 J d. -350 J e. 280 J