Manajemen air badai di kawasan pinggiran kota (exurban) memiliki tantangan karena kawasan ini memiliki infrastruktur yang terbatas. Perencana perlu merancang pembangunan yang memanfaatkan air badai secara berkelanjutan tanpa membangun infrastruktur mahal, seperti menggunakan kolam dan sistem drainase alami. Regulasi juga dibutuhkan untuk membatasi pembangunan di daerah rawan bencana serta melindungi lingkungan.