ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS TANAH
KAVLING DAN PROPERTY PADAKOPERASI SYARIAH
KSU BINAUSAHASEJAHTERA
Oleh:
Muhammad Yusuf
41202077
Program Studi Perbankan Syariah
Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI
Depok, Jum’at 17 Februari 2017 M
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Indonesia yang masyarakatnya mayoritas bergama Islam
adalah lahan subur untuk berkembangnya ekonomi syariah.
Sebagai umat islam tentunya ingin menerapkan sistem
syariah dalam kehidupan sehari-harinya termasuk dalam
masalah perekonomiannya yang sesuai dengan petunjuk
islam.
Perkembangan ekonomi islam di indonesia dapat dilihat
dengan menjamurnya lembaga keuangan yang berasas akad-
akad syariah, baik itu lembaga keuangan perbankan atau pun
non perbankan seperti koperasi syariah
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
PENDAHULUAN
LANDASAN TEORI
METODOLOGI PENELITIAN
PEMBAHASAN
PENUTUP
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
PENDAHULUAN
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Latar Belakang
• Perkembangan lembaga keuangan
syariah
Pelaksanaan kegiatan KJKS berdasarkan
No: 91/Kep/M.KUKM/IX/2004
KSU BINA USAHA SEJAHTERA
Perkembangan Bisnis Tanah Kavling
dan Property
BMT/Koperasi Syariah menjadi solusi dan alternativ
• Developer menjual 60% Propertnya pd
tahun 2015
• KSU BUSRA Dalam kurun waktu 5 tahun
hanya 5 Kavling yang terjual
Pembiayaan, ivestasi dan simpanan
Bisnis Tanah Kavling dan Property
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Rumusan Masalah
1
Analisis Strategi Pengembangan
Bisnis Tanah Kavling dan Property
pada KSU BINA USAHA SEJAHTERA
2
Pentingnya KSU Bina Usaha Sejahtera
mengembangkan usahanya dengan
melihat peluang-peluang bisnis yang
ada
3
Tanah Kavling dan Property sebagai
peluang usaha dengan prospek
keuantungan yang menjanjikan
4
Startegi apa yang harus diterapkan
KSU Bina Usaha Sejahtera untuk
mengembangkan bisnis tanah
kavling dan property ?
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Pertanyaan Penelitian dan Tujuan
Penelitian
• Strategi apa yang harus
diterapkan KSU BUSRA untuk
mengembangan bisnis tanah
kavling dan property?
• Mengetahui strategi yang tepat
untuk pengembangan bisnis
tanah kavling dan property
KSU BUSRA
Pertanyaan Tujuan
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Batasan Masalah
di Penelitian ini dilakukan pada Koperasi
Syariah KSU Bina Usaha Sejahtera pada salah
satu jenis usahanya yaitu bisnis tanah kavling
dan property.
Analisis strategi tersebut dengan
menggunakan metode Analisis SWOT
The Power of PowerPoint | thepopp.com 8
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
LANDASAN TEORI
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
LandasanTeori (1) : Manajemen Strategi
Manajemen
Strategi
• Manajemen : kegiatan untuk mencapai tujuan ata sasaran yang telah
ditentukan dengan menggunakan orang lain. (Susanto dan Umam)
• Strategi : sarana bersama dengan tujuan jangka panjang yang hendak
dicapai. (David)
Model
Manajamen
Strategi
Proses
Manajemen
Strategi
Pilihan
Strategi
“Manjemen strategi dapat diartikan sebagai seni dan pengetahuan dalam
merumuskan, mengimplementasikan serta mengevaluasi keputusan-
keputusan lintas-funsional yang memampukan sebuah organisasi
mencapai tujuannya. (David)
Manfaat
Manajamen
Strategi
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
LandasanTeori (2) : Koperasi Syariah
Koperasi
• Koperasi : bangunan organisasi sebagai badan usaha bersama berdasarkan
asas kekeluargaan (Moh. Hatta)
• Koperasi Syariah : koperasi yang kegiatan usahanya sesuai dengan pola
syariah (UU tentang KJKS no 91/Kep/K.KUKM/IX/2004)
Perangkat
Koperasi Syariah
Fungsi
Koperasi
Syariah
Prinsip-prinsip
Koperasi
Syariah
• Rapat Anggota | Pengurus | Pengawas | Manager
• Manajer Investasi | Investor | Sosial
• Ada 7 Prinsip Koperasi berdasaran UU No: 17 Tahun 2012
Jenis Akad Pada
Koperasi Syariah
Sumber Modal
dan
Penghimpunan
Dana
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
LandasanTeori (3) : Strategi Pengembangan Bisnis Property
DUTS • DUTS : Demand (permintaan), Utility (kegunaan), Supplay (pasokan).
| W. Elderd, Phd
1. Tujuan
2.
Mempersiapkan
Investigasi
3. Elemen Nilai
• Menentukan satu program investasi dan strategi pemasaran
• Melakukan studi pasar dan analisis investigasi
• Pengumpulan data property dan pasar selengkap mungkin
4. Menaksir Nilai
5. Memadukan
dan Memutuskan
• 3 macam tehnik pendekatan : perbandingan penjualan,
pendekatan biaya dan pendekatan pendapatan.
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
METODOLOGI
PENELITIAN
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Metodologi Penelitian
• Jenis dan Objek Penelitian
JENIS PENELITIAN : DESKRIPTIF
OBJEK PENELITIAN : KOPERASI SYARIAH KSU BINA USAHA SEJAHTERA
yang beralamat di Jl. Siliwangi No. 15 Pancoran Mas 16431, Depok
• Data Penelitian
 Data yang digunakan bersifat kualitatif yang bersumber dari data primer dan data sekunder
Data primer didapatkan dari hasil wawancara dan pengamatan (observasi)
Data sekunder didapat dari Dokumen
• METODE Analisis DATA
• Pengumpulan data
• Penentuan nilai bobot, rating dan skor
• Analisis SWOT | DIAGRAM SWOT | MATRIKS SWOT
• Tehnik pengambilan keputusan | MATRIKS QSPM
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Matriks dan kuadran SWOTPengambilan Keputusan QSPM
Peluang (O)
Kuadran IV Kuadran I
Kuadran II Kuadran II
Kelemahan (W) Kekuatan (S)
Ancaman (T)
Kuadran Analisis SWOT
Matriks QSPM
Faktor – faktor
Internal
Faktor – faktor
Eksternal
Kekuatan (S) Kelemahan (W)
Peluang (O) Strategi S – O
Membuat strategi
dengan menggunakan
kekuatan untuk
memanfaatkan
peluang
Strategi W – O
Membuat strategi
dengan menggunakan
peluang untuk
mengatasi kelemahan
Ancaman (T) Strategi S – T
Membuat strategi
dengan menggunakan
kekuatan untuk
menghindari ancaman
Strategi W – T
Membuat strategi
dengan
meminimumkan
kelemahan untuk
menghindari ancaman
Matriks SWOT
Faktor-Faktor Utama Bobot
Alternatif Strategi
Alternatif Strategi 1 Alternatif Strategi 2
AS TAS AS TAS
Kekuatan (S) - - - - -
Kelemahan (W) - - - - -
Peluang (O) - - - - -
Ancaman (T) - - - - -
TOTAL - - - - -
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
PEMBAHASAN
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Pembahasan (1): Strategi Pengembangan Bisnis Property
• Profil, Visi Misi, Manajemen Organisasi
Analisis
Lingkuangan
Eksternal
Analisis
Lingkuangan
Internal
Matriks
EFAS
• …..
• …..
• …..
Matriks
IFAS
• …..
Gambaran Umum
Analisis
SWOT
Tahap Pengambilan
Keputusan
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Pembahasan (2) -Teknik Perumusan Strategi
Teknik Perumusan
Strategi
1. Tahap Pengumpulan
data  berisi informasi
input dasar yang
dibutuhkan untuk
merumuskan strategi.
Dengan menggunakan Matriks Internal
Eksternal bertujuan untuk mengetahui
posisi bisnis berada dikuadran mana dan
bagaimana menentukan strategi
pengembangan berdasarkan Evaluasi
Faktor Eksternal (EFE) dan Evaluasi
Faktor Internal (IFE).
2. Tahap Analisis data 
berisi berfokus pada
penciptaan Strategi
alternatif yang masuk akal
dengan memperhatikan
faktor eksternal dan internal
Dengan menggunakan
Kuadran Analisis SWOT dan
Matrik SWOT bertujuan untuk
memberikan gambaran
terhadap kekuatan, kelemahan,
peluang dan tantangan sebuah
perusahaan.
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
The Power of PowerPoint | thepopp.com 19
Pembahasan (3)
Tahap Pengumpulan
Data
Analisis
Lingkungan
Internal
• Analisis
Lingkungan
Eksteral
1. Ekonomi
2. Kebijakan Pemerintah &
hukum
3.Sosial Budaya, Demografi
dan Lingkungan
4. Teknologi
• 1. Produksi
• 2. Manajemen SDM
• 3. Keuangan
• 4. Pemasaran
A. Persaingan Antar Perusahaa
Sejenis
B. Ancaman Masuknya Pesaing
Baru
C. Potensi Pengembangan
Produk Subtitusi
D. Kekuatan Tawar-Menawar
Pemasok
E. Kekuatan Tawar-Menawar
Pembeli
• Kompetisi
SWOTAnalysis
•S •W
•O •T
Kekuatan
1).Tipe dan luas rumah berdasarkan atas
keinginan calon pembeli.
2).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah
kavling yang bervariasi.
3).Lokasi Perumahan yang strategis.
4).Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha
Sejahtera lebih murah.
Peluang
1).Jumlah penduduk kota depok semakin
bertambah
2).semakin meningkatnya PDRB per
Kapita Kota Depok
3).Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera
semakin bertambah
Kelemahan
1).Promosi belum optimal
2).Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung
pemasaran bisnis penjualan tanah kavling dan
property.
3).KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman
dalam bisnis property.
4).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka
waktu angsuran selama 24 bulan harus lunas.
Ancaman
1).Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah
kavling dan property
2).Pesaing memberikan DP yang lebih murah
3).Pesaing memberikan harga promo atau diskon
pada waktu tertentu
• Hasil identifikasi kondisi lingkungan internal dan eksternal
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
(Matriks Internal Factors Evaluation/IFE)
No Faktor Internal Bobot Rating Skor
KEKUATAN
1 Tipe dan luas rumah berdasarkan atas keinginan calon pembeli. 0.15 4 0.6
2 KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah kavling yang bervariasi.
0.15 4 0.6
3 Lokasi Perumahan yang strategis. 0.15 3 0.45
4 Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha Sejahtera lebih murah.
0.15 4 0.6
Total 2.25
KELEMAHAN
1 Promosi belum optimal. 0.1 3 0.3
2 Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung pemasaran bisnis
penjualan tanah kavling dan property.
0.1 3 0.3
3 KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman dalam bisnis
property.
0.1 2 0.2
4 KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka waktu angsuran selama
24 bulan harus lunas.
0.1 4 0.4
Total 1.2
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
No Faktor Eksternal Rating Bobot Skor
PELUANG
1 Jumlah penduduk kota Depok semakin bertambah 0.2 4 0.8
2 Semakin meningkatnya PDRB per Kapita kota Depok
0.2 4 0.8
3 Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera semakin bertambah
0.2 4 0.8
Total 2.4
ANCAMAN
1 Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah kavling dan
perumahan
0.15 3 0.45
2 Pesaing memeberikan DP (uang muka) yang lebih murah 0.10 2 0.2
3 Pesaing memberikan harga promo atau diskon pada waktu tertentu 0.10 2 0.2
Total 0.85
(Matriks Eksternal Factors Evaluation/eFE)
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
MatriksAnalisis SWOT
Internal
Eksternal
Kekuatan (Strengths) Kelemahan (Weaknesses)
1. 1).Tipe dan luas rumah berdasarkan atas keinginan calon
pembeli.
2. 2).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah kavling yang
bervariasi.
3. 3).Lokasi Perumahan yang strategis.
4. 4).Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha Sejahtera lebih
murah.
1. 1).Promosi belum optimal
2. 2).Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung pemasaran
bisnis penjualan tanah kavling dan property.
3. 3).KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman dalam
bisnis property.
4. 4).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka waktu
angsuran selama 24 bulan harus lunas.
Peluang (Opportunities)
1).Jumlah penduduk kota depok semakin
bertambah
2).semakin meningkatnya PDRB per Kapita
Kota Depok
3).Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera semakin
bertambah
Strategi S-O
1. Mengoptimalkan promosi usaha dan kelebihan produk
usaha
2. Menentukan target market produk usaha.
3. Menjadikan anggota koperasi sebagai target utama
pemasaran produk usaha
4. Tetap menawarkan harga yang lebih murah dan
bersaing
Strategi W-O
1. Memaksimalkan iklan pemasaran
2. Membentuk devisi khusus yang bertanggung jawab
terhadap perkembangan produk usaha
3. Mengupgrade skill pengelolah dan pengurus koperasi
4. Menambah jangka waktu pemasaran
Ancaman (threats)
1).Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah
kavling dan property
2).Pesaing memberikan DP yang lebih murah
3).Pesaing memberikan harga promo atau diskon pada
waktu tertentu
Strategi S-T
1. Menambah jenis iklan
2. Menurunkan nominal DP (uang muka)
3. Menetapkna harga yang cukup bersaing dan memberikan
diskon
Strategi W-T
1. Memaksimalkan iklan tentang kelebihan produk usaha
2. Pengurus koperasi harus menetapkan DP yang lebih
kompetitif
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Analisis Data
Kuadran Analisis SWOT
Berdasarkan Analisis diatas, maka keadaan bisnis tanah kavling dan property KSU Bina Usaha Sejahtera berada pada
kuadran I yaitu pada posisi kuat dan berpeluang (S-O)
Rekomendasi yang strategi yang diberikan adalah progressive, artinya perusahaan dalam kondisi prima dan mantap
sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara
maksimal.
Kuadran Analisis SWOT diperoleh dari
analisis matriks IFE (Internal Factor
Evaluation) dan matriks EFE (External
Matriks Evaluation) Sentra Jamur
Jampang. Hasil analisis matriks IFE
diperoleh total skor kekuatan sebesar
2.25 dan kelemahan 1.2 ,Sementara
matriks EFE diperoleh total skor peluang
sebesar 2.4 dan ancaman sebesar 0.85.
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Alternatif strategi yang tersedia
Matriks SWOT
IFE | EFE
Matriks QSPM
Pengambilan Keputusan
Strategi
S-0 1
Mengoptimalkan pertumbuhan jumlah
penduduk kota depok dengan promosi
usaha dan kelebihan produk usaha
tanah kavling koperasi
S-0 2
Menentukan segmentasi produk
tanah kavling yang sesuai
dengan pendapatan penduduk
kota depok.
S-O 3
Memanfaatkan anggota koperasi
yang semakin bertambah sebagai
target utama pemasaran usaha
tanah kavling dan property
koperasi.
S-O 4
Koperasi harus tetap
menawarkan harga yang lebih
murah dan bersaing.
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Faktor-faktor Strategis Bobot
Alternatif Strategi
S-O 1 S-O 2 S-O 3 S-O 4
AS TAS AS TAS AS TAS AS TAS
Peluang (Opportunities)
Jumlah penduduk kota Depok semakin bertambah 0.15 4 0.6 1 0.15 4 0.6 1 0.15
Semakin meningkatnya PDRB per Kapita kota Depok 0.1 1 0.1 1 0.1 2 0.2 4 0.4
Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera semakin bertambah 0.15 2 0.3 1 0.15 4 0.6 2 0.3
Ancaman (Threats)
Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah kavling dan perumahan 0.2 2 0.4 2 0.4 3 0.6 4 0.8
Pesaing memeberikan DP (uang muka) yang lebih murah 0.2 1 0.2 1 0.2 1 0.2 4 0.8
Pesaing memberikan harga promo atau diskon pada waktu tertentu 0.2 4 0.8 2 0.4 3 0.6 4 0.8
Kekuatan (Strengths)
Tipe dan luas rumah berdasarkan atas keinginan calon pembeli. 0.1 1 0.1 2 0.4 2 0.4 1 0.2
KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah kavling yang bervariasi. 0.1 1 0.1 1 0.1 1 0.1 1 0.1
Lokasi Perumahan yang strategis. 0.15 4 0.6 3 0.45 1 0.15 1 0.15
Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha Sejahtera lebih murah. 0.1 1 0.1 1 0.1 2 0.2 4 0.4
Kelemahan (Weaknesses)
Promosi belum optimal. 0.2 2 0.4 1 0.2 2 0.4 4 0.8
Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung pemasaran bisnis penjualan
tanah kavling dan property.
0.2 1 0.2 1 0.2 2 0.2 2 0.4
KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman dalam bisnis property. 0.15 2 0.3 4 0.6 3 0.45 3 0.45
KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka waktu angsuran selama 24 bulan
harus lunas.
0.1 1 0.1 4 0.4 1 0.1 1 0.1
Total 4.4 3.65 4.6 5.75
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
01
02
03
Alternatif Strategi (S-O)
Koperasi harus tetap menawarkan
harga yang lebih murah dan bersaing.
Total daya tarik : 5,75
Memanfaatkan anggota koperasi
yang semakin bertambah sebagai
target utama pemasaran usaha tanah
kavling dan property koperasi.
Total daya tarik : 4.6
Mengoptimalkan pertumbuhan
jumlah penduduk kota depok dengan
promosi usaha dan kelebihan produk
usaha tanah kavling koperasi.
Total daya tarik : 4.4
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Menentukan segmentasi produk
tanah kavling yang sesuai dengan
pendapatan penduduk kota depok.
Total daya tarik : 3.65
1
2
3
4
PENUTUP
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
1
2
3
4
5
6
SARAN
Koperasi harus tetap menawarkan tanak kavling dan property dengan
harga yang lebih murah dan bersaing.
Memanfaatkan jumlah anggota koperasi yang semakin bertambah
sebagai target utama pemasaran produk usaha tanah kavling dan
property koperasi.
Koperasi harus lebih maksimal dalam iklam pemasaran produk usaha tanah
kavling dan property koperasi.
Memperluas cakupan wilayah pemasaran produk usaha tanah kavling dan
property koperasi.
Depok, Jum’at 17 Februari 2017 M
29
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Mengupgrade skill pengelolah dan pengurus kperasi tentang pemasaran
produk usaha tanah kavling dan property.
Terima Kasih.
• Jl. Raya Bojongsari Pondok Rangga RT /RW: 001/01. Gang
Duren Sari, Kelurahan Curug Kec. Bojog sari, Depok-Jawa
Barat
• Yusuf Darismah • @Muh_yusuef
• yusufmuhammad163@gmail.com
• +6282188141299
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
Mengukur dan
mengevaluasi kinerja
Melakukan Audit Eksternal
Membuat
Pernyataan
Melakukan Audit Internal
Menetapkan Tujuan
jangaka panjang
Meluruskan,
mengevaluasi,
dan memilih
strategi
Implementasi strategi
isu
pemasaran,keuangan,
pengembangan sistem
manajemen
Implementasi
strategi isu
manajemen
Model Manajemen Strategi Komprehensif
Sumber : Fred R David (2008)
STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077

skripsi analisis swot

  • 1.
    ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGANBISNIS TANAH KAVLING DAN PROPERTY PADAKOPERASI SYARIAH KSU BINAUSAHASEJAHTERA Oleh: Muhammad Yusuf 41202077 Program Studi Perbankan Syariah Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI Depok, Jum’at 17 Februari 2017 M STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 2.
    Indonesia yang masyarakatnyamayoritas bergama Islam adalah lahan subur untuk berkembangnya ekonomi syariah. Sebagai umat islam tentunya ingin menerapkan sistem syariah dalam kehidupan sehari-harinya termasuk dalam masalah perekonomiannya yang sesuai dengan petunjuk islam. Perkembangan ekonomi islam di indonesia dapat dilihat dengan menjamurnya lembaga keuangan yang berasas akad- akad syariah, baik itu lembaga keuangan perbankan atau pun non perbankan seperti koperasi syariah STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 3.
  • 4.
    PENDAHULUAN STEI SEBI |MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 5.
    Latar Belakang • Perkembanganlembaga keuangan syariah Pelaksanaan kegiatan KJKS berdasarkan No: 91/Kep/M.KUKM/IX/2004 KSU BINA USAHA SEJAHTERA Perkembangan Bisnis Tanah Kavling dan Property BMT/Koperasi Syariah menjadi solusi dan alternativ • Developer menjual 60% Propertnya pd tahun 2015 • KSU BUSRA Dalam kurun waktu 5 tahun hanya 5 Kavling yang terjual Pembiayaan, ivestasi dan simpanan Bisnis Tanah Kavling dan Property STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 6.
    Rumusan Masalah 1 Analisis StrategiPengembangan Bisnis Tanah Kavling dan Property pada KSU BINA USAHA SEJAHTERA 2 Pentingnya KSU Bina Usaha Sejahtera mengembangkan usahanya dengan melihat peluang-peluang bisnis yang ada 3 Tanah Kavling dan Property sebagai peluang usaha dengan prospek keuantungan yang menjanjikan 4 Startegi apa yang harus diterapkan KSU Bina Usaha Sejahtera untuk mengembangkan bisnis tanah kavling dan property ? STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 7.
    Pertanyaan Penelitian danTujuan Penelitian • Strategi apa yang harus diterapkan KSU BUSRA untuk mengembangan bisnis tanah kavling dan property? • Mengetahui strategi yang tepat untuk pengembangan bisnis tanah kavling dan property KSU BUSRA Pertanyaan Tujuan STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 8.
    Batasan Masalah di Penelitianini dilakukan pada Koperasi Syariah KSU Bina Usaha Sejahtera pada salah satu jenis usahanya yaitu bisnis tanah kavling dan property. Analisis strategi tersebut dengan menggunakan metode Analisis SWOT The Power of PowerPoint | thepopp.com 8 STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 9.
    LANDASAN TEORI STEI SEBI| MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 10.
    LandasanTeori (1) :Manajemen Strategi Manajemen Strategi • Manajemen : kegiatan untuk mencapai tujuan ata sasaran yang telah ditentukan dengan menggunakan orang lain. (Susanto dan Umam) • Strategi : sarana bersama dengan tujuan jangka panjang yang hendak dicapai. (David) Model Manajamen Strategi Proses Manajemen Strategi Pilihan Strategi “Manjemen strategi dapat diartikan sebagai seni dan pengetahuan dalam merumuskan, mengimplementasikan serta mengevaluasi keputusan- keputusan lintas-funsional yang memampukan sebuah organisasi mencapai tujuannya. (David) Manfaat Manajamen Strategi STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 11.
    LandasanTeori (2) :Koperasi Syariah Koperasi • Koperasi : bangunan organisasi sebagai badan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan (Moh. Hatta) • Koperasi Syariah : koperasi yang kegiatan usahanya sesuai dengan pola syariah (UU tentang KJKS no 91/Kep/K.KUKM/IX/2004) Perangkat Koperasi Syariah Fungsi Koperasi Syariah Prinsip-prinsip Koperasi Syariah • Rapat Anggota | Pengurus | Pengawas | Manager • Manajer Investasi | Investor | Sosial • Ada 7 Prinsip Koperasi berdasaran UU No: 17 Tahun 2012 Jenis Akad Pada Koperasi Syariah Sumber Modal dan Penghimpunan Dana STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 12.
    LandasanTeori (3) :Strategi Pengembangan Bisnis Property DUTS • DUTS : Demand (permintaan), Utility (kegunaan), Supplay (pasokan). | W. Elderd, Phd 1. Tujuan 2. Mempersiapkan Investigasi 3. Elemen Nilai • Menentukan satu program investasi dan strategi pemasaran • Melakukan studi pasar dan analisis investigasi • Pengumpulan data property dan pasar selengkap mungkin 4. Menaksir Nilai 5. Memadukan dan Memutuskan • 3 macam tehnik pendekatan : perbandingan penjualan, pendekatan biaya dan pendekatan pendapatan. STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 13.
    METODOLOGI PENELITIAN STEI SEBI |MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 14.
    Metodologi Penelitian • Jenisdan Objek Penelitian JENIS PENELITIAN : DESKRIPTIF OBJEK PENELITIAN : KOPERASI SYARIAH KSU BINA USAHA SEJAHTERA yang beralamat di Jl. Siliwangi No. 15 Pancoran Mas 16431, Depok • Data Penelitian  Data yang digunakan bersifat kualitatif yang bersumber dari data primer dan data sekunder Data primer didapatkan dari hasil wawancara dan pengamatan (observasi) Data sekunder didapat dari Dokumen • METODE Analisis DATA • Pengumpulan data • Penentuan nilai bobot, rating dan skor • Analisis SWOT | DIAGRAM SWOT | MATRIKS SWOT • Tehnik pengambilan keputusan | MATRIKS QSPM STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 15.
    Matriks dan kuadranSWOTPengambilan Keputusan QSPM Peluang (O) Kuadran IV Kuadran I Kuadran II Kuadran II Kelemahan (W) Kekuatan (S) Ancaman (T) Kuadran Analisis SWOT Matriks QSPM Faktor – faktor Internal Faktor – faktor Eksternal Kekuatan (S) Kelemahan (W) Peluang (O) Strategi S – O Membuat strategi dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang Strategi W – O Membuat strategi dengan menggunakan peluang untuk mengatasi kelemahan Ancaman (T) Strategi S – T Membuat strategi dengan menggunakan kekuatan untuk menghindari ancaman Strategi W – T Membuat strategi dengan meminimumkan kelemahan untuk menghindari ancaman Matriks SWOT Faktor-Faktor Utama Bobot Alternatif Strategi Alternatif Strategi 1 Alternatif Strategi 2 AS TAS AS TAS Kekuatan (S) - - - - - Kelemahan (W) - - - - - Peluang (O) - - - - - Ancaman (T) - - - - - TOTAL - - - - - STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 16.
    PEMBAHASAN STEI SEBI |MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 17.
    Pembahasan (1): StrategiPengembangan Bisnis Property • Profil, Visi Misi, Manajemen Organisasi Analisis Lingkuangan Eksternal Analisis Lingkuangan Internal Matriks EFAS • ….. • ….. • ….. Matriks IFAS • ….. Gambaran Umum Analisis SWOT Tahap Pengambilan Keputusan STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 18.
    Pembahasan (2) -TeknikPerumusan Strategi Teknik Perumusan Strategi 1. Tahap Pengumpulan data  berisi informasi input dasar yang dibutuhkan untuk merumuskan strategi. Dengan menggunakan Matriks Internal Eksternal bertujuan untuk mengetahui posisi bisnis berada dikuadran mana dan bagaimana menentukan strategi pengembangan berdasarkan Evaluasi Faktor Eksternal (EFE) dan Evaluasi Faktor Internal (IFE). 2. Tahap Analisis data  berisi berfokus pada penciptaan Strategi alternatif yang masuk akal dengan memperhatikan faktor eksternal dan internal Dengan menggunakan Kuadran Analisis SWOT dan Matrik SWOT bertujuan untuk memberikan gambaran terhadap kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan sebuah perusahaan. STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 19.
    The Power ofPowerPoint | thepopp.com 19 Pembahasan (3) Tahap Pengumpulan Data Analisis Lingkungan Internal • Analisis Lingkungan Eksteral 1. Ekonomi 2. Kebijakan Pemerintah & hukum 3.Sosial Budaya, Demografi dan Lingkungan 4. Teknologi • 1. Produksi • 2. Manajemen SDM • 3. Keuangan • 4. Pemasaran A. Persaingan Antar Perusahaa Sejenis B. Ancaman Masuknya Pesaing Baru C. Potensi Pengembangan Produk Subtitusi D. Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok E. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli • Kompetisi
  • 20.
    SWOTAnalysis •S •W •O •T Kekuatan 1).Tipedan luas rumah berdasarkan atas keinginan calon pembeli. 2).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah kavling yang bervariasi. 3).Lokasi Perumahan yang strategis. 4).Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha Sejahtera lebih murah. Peluang 1).Jumlah penduduk kota depok semakin bertambah 2).semakin meningkatnya PDRB per Kapita Kota Depok 3).Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera semakin bertambah Kelemahan 1).Promosi belum optimal 2).Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung pemasaran bisnis penjualan tanah kavling dan property. 3).KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman dalam bisnis property. 4).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka waktu angsuran selama 24 bulan harus lunas. Ancaman 1).Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah kavling dan property 2).Pesaing memberikan DP yang lebih murah 3).Pesaing memberikan harga promo atau diskon pada waktu tertentu • Hasil identifikasi kondisi lingkungan internal dan eksternal STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 21.
    (Matriks Internal FactorsEvaluation/IFE) No Faktor Internal Bobot Rating Skor KEKUATAN 1 Tipe dan luas rumah berdasarkan atas keinginan calon pembeli. 0.15 4 0.6 2 KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah kavling yang bervariasi. 0.15 4 0.6 3 Lokasi Perumahan yang strategis. 0.15 3 0.45 4 Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha Sejahtera lebih murah. 0.15 4 0.6 Total 2.25 KELEMAHAN 1 Promosi belum optimal. 0.1 3 0.3 2 Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung pemasaran bisnis penjualan tanah kavling dan property. 0.1 3 0.3 3 KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman dalam bisnis property. 0.1 2 0.2 4 KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka waktu angsuran selama 24 bulan harus lunas. 0.1 4 0.4 Total 1.2 STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 22.
    No Faktor EksternalRating Bobot Skor PELUANG 1 Jumlah penduduk kota Depok semakin bertambah 0.2 4 0.8 2 Semakin meningkatnya PDRB per Kapita kota Depok 0.2 4 0.8 3 Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera semakin bertambah 0.2 4 0.8 Total 2.4 ANCAMAN 1 Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah kavling dan perumahan 0.15 3 0.45 2 Pesaing memeberikan DP (uang muka) yang lebih murah 0.10 2 0.2 3 Pesaing memberikan harga promo atau diskon pada waktu tertentu 0.10 2 0.2 Total 0.85 (Matriks Eksternal Factors Evaluation/eFE) STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 23.
    MatriksAnalisis SWOT Internal Eksternal Kekuatan (Strengths)Kelemahan (Weaknesses) 1. 1).Tipe dan luas rumah berdasarkan atas keinginan calon pembeli. 2. 2).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah kavling yang bervariasi. 3. 3).Lokasi Perumahan yang strategis. 4. 4).Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha Sejahtera lebih murah. 1. 1).Promosi belum optimal 2. 2).Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung pemasaran bisnis penjualan tanah kavling dan property. 3. 3).KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman dalam bisnis property. 4. 4).KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka waktu angsuran selama 24 bulan harus lunas. Peluang (Opportunities) 1).Jumlah penduduk kota depok semakin bertambah 2).semakin meningkatnya PDRB per Kapita Kota Depok 3).Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera semakin bertambah Strategi S-O 1. Mengoptimalkan promosi usaha dan kelebihan produk usaha 2. Menentukan target market produk usaha. 3. Menjadikan anggota koperasi sebagai target utama pemasaran produk usaha 4. Tetap menawarkan harga yang lebih murah dan bersaing Strategi W-O 1. Memaksimalkan iklan pemasaran 2. Membentuk devisi khusus yang bertanggung jawab terhadap perkembangan produk usaha 3. Mengupgrade skill pengelolah dan pengurus koperasi 4. Menambah jangka waktu pemasaran Ancaman (threats) 1).Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah kavling dan property 2).Pesaing memberikan DP yang lebih murah 3).Pesaing memberikan harga promo atau diskon pada waktu tertentu Strategi S-T 1. Menambah jenis iklan 2. Menurunkan nominal DP (uang muka) 3. Menetapkna harga yang cukup bersaing dan memberikan diskon Strategi W-T 1. Memaksimalkan iklan tentang kelebihan produk usaha 2. Pengurus koperasi harus menetapkan DP yang lebih kompetitif STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 24.
    Analisis Data Kuadran AnalisisSWOT Berdasarkan Analisis diatas, maka keadaan bisnis tanah kavling dan property KSU Bina Usaha Sejahtera berada pada kuadran I yaitu pada posisi kuat dan berpeluang (S-O) Rekomendasi yang strategi yang diberikan adalah progressive, artinya perusahaan dalam kondisi prima dan mantap sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal. Kuadran Analisis SWOT diperoleh dari analisis matriks IFE (Internal Factor Evaluation) dan matriks EFE (External Matriks Evaluation) Sentra Jamur Jampang. Hasil analisis matriks IFE diperoleh total skor kekuatan sebesar 2.25 dan kelemahan 1.2 ,Sementara matriks EFE diperoleh total skor peluang sebesar 2.4 dan ancaman sebesar 0.85. STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 25.
    Alternatif strategi yangtersedia Matriks SWOT IFE | EFE Matriks QSPM Pengambilan Keputusan Strategi S-0 1 Mengoptimalkan pertumbuhan jumlah penduduk kota depok dengan promosi usaha dan kelebihan produk usaha tanah kavling koperasi S-0 2 Menentukan segmentasi produk tanah kavling yang sesuai dengan pendapatan penduduk kota depok. S-O 3 Memanfaatkan anggota koperasi yang semakin bertambah sebagai target utama pemasaran usaha tanah kavling dan property koperasi. S-O 4 Koperasi harus tetap menawarkan harga yang lebih murah dan bersaing. STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 26.
    Faktor-faktor Strategis Bobot AlternatifStrategi S-O 1 S-O 2 S-O 3 S-O 4 AS TAS AS TAS AS TAS AS TAS Peluang (Opportunities) Jumlah penduduk kota Depok semakin bertambah 0.15 4 0.6 1 0.15 4 0.6 1 0.15 Semakin meningkatnya PDRB per Kapita kota Depok 0.1 1 0.1 1 0.1 2 0.2 4 0.4 Anggota KSU Bina Usaha Sejahtera semakin bertambah 0.15 2 0.3 1 0.15 4 0.6 2 0.3 Ancaman (Threats) Banyaknya pesaing dalam bisnis penjualan tanah kavling dan perumahan 0.2 2 0.4 2 0.4 3 0.6 4 0.8 Pesaing memeberikan DP (uang muka) yang lebih murah 0.2 1 0.2 1 0.2 1 0.2 4 0.8 Pesaing memberikan harga promo atau diskon pada waktu tertentu 0.2 4 0.8 2 0.4 3 0.6 4 0.8 Kekuatan (Strengths) Tipe dan luas rumah berdasarkan atas keinginan calon pembeli. 0.1 1 0.1 2 0.4 2 0.4 1 0.2 KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan tanah kavling yang bervariasi. 0.1 1 0.1 1 0.1 1 0.1 1 0.1 Lokasi Perumahan yang strategis. 0.15 4 0.6 3 0.45 1 0.15 1 0.15 Harga yang ditawarkan KSU Bina Usaha Sejahtera lebih murah. 0.1 1 0.1 1 0.1 2 0.2 4 0.4 Kelemahan (Weaknesses) Promosi belum optimal. 0.2 2 0.4 1 0.2 2 0.4 4 0.8 Belum ada devisi khusus yang menjadi penanggung pemasaran bisnis penjualan tanah kavling dan property. 0.2 1 0.2 1 0.2 2 0.2 2 0.4 KSU Bina Usaha Sejahtera belum ada pengalaman dalam bisnis property. 0.15 2 0.3 4 0.6 3 0.45 3 0.45 KSU Bina Usaha Sejahtera menawarkan jangka waktu angsuran selama 24 bulan harus lunas. 0.1 1 0.1 4 0.4 1 0.1 1 0.1 Total 4.4 3.65 4.6 5.75 STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 27.
    01 02 03 Alternatif Strategi (S-O) Koperasiharus tetap menawarkan harga yang lebih murah dan bersaing. Total daya tarik : 5,75 Memanfaatkan anggota koperasi yang semakin bertambah sebagai target utama pemasaran usaha tanah kavling dan property koperasi. Total daya tarik : 4.6 Mengoptimalkan pertumbuhan jumlah penduduk kota depok dengan promosi usaha dan kelebihan produk usaha tanah kavling koperasi. Total daya tarik : 4.4 STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077 Menentukan segmentasi produk tanah kavling yang sesuai dengan pendapatan penduduk kota depok. Total daya tarik : 3.65 1 2 3 4
  • 28.
    PENUTUP STEI SEBI |MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 29.
    1 2 3 4 5 6 SARAN Koperasi harus tetapmenawarkan tanak kavling dan property dengan harga yang lebih murah dan bersaing. Memanfaatkan jumlah anggota koperasi yang semakin bertambah sebagai target utama pemasaran produk usaha tanah kavling dan property koperasi. Koperasi harus lebih maksimal dalam iklam pemasaran produk usaha tanah kavling dan property koperasi. Memperluas cakupan wilayah pemasaran produk usaha tanah kavling dan property koperasi. Depok, Jum’at 17 Februari 2017 M 29 STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077 Mengupgrade skill pengelolah dan pengurus kperasi tentang pemasaran produk usaha tanah kavling dan property.
  • 30.
    Terima Kasih. • Jl.Raya Bojongsari Pondok Rangga RT /RW: 001/01. Gang Duren Sari, Kelurahan Curug Kec. Bojog sari, Depok-Jawa Barat • Yusuf Darismah • @Muh_yusuef • yusufmuhammad163@gmail.com • +6282188141299 STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077
  • 31.
    Mengukur dan mengevaluasi kinerja MelakukanAudit Eksternal Membuat Pernyataan Melakukan Audit Internal Menetapkan Tujuan jangaka panjang Meluruskan, mengevaluasi, dan memilih strategi Implementasi strategi isu pemasaran,keuangan, pengembangan sistem manajemen Implementasi strategi isu manajemen Model Manajemen Strategi Komprehensif Sumber : Fred R David (2008) STEI SEBI | MPS | Muhammad Yusuf | 41202077