SelfConfidence & Assertiveness
In NEGOTIATION
Introduction
• Setiap individu mempunyai tingkatan kepercayaandirinya (Self-
Confidence) masing-masing.
• Self-Confidence/Kepercayaan diri diyakinisalahsatunya mampu
membuat seseorang berkembang dengan cepat.
• Banyakhal-halyang berhubungan dengan aktivitasindividu yang
menuntut sebuah kepercayaan diri yang baik, agar memberikan
mobilitas baik untukpekerjaan maupun yang lainnya.
Definitionof Confidence
• Confidence is generally described as a state of
being certain either that a hypothesis or
prediction is correct or that a chosen course of
action is the best or most effective. Self-
confidence is having confidence in oneself.
“Whatever we expect with confidence becomes
our own self-fulfilling prophecy.”
Brian Tracy
“Apapun yang kita harapkan apabila kita yakini,
maka akan terwujud”
Pengertian SelfConfidence
• Kepercayaan diri merupakan salahsatu aspek kepribadian yang
berupa keyakinanakankemampuan diri seseorang, sehingga tidak
terpengaruh oleh orang lain dan dapat bertindak sesuaikehendak,
gembira, optimis, cukup toleran, dan bertanggung jawab.
• Kepercayaan diri adalahsikap positif seseorang individu yang
memampukan dirinya untukmengembangkan penilaianpositif, baik
terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan/situasiyang
dihadapinya.
Lauster (dalam Ghufron & Risnawita, 2012)
Pengertian …
• Rasapercaya diri yang tinggi sebenarnya hanya merujuk pada adanya
beberapa aspek dari kehidupan individu tersebut bahwa iamerasa
memiliki kompetensi, yakin mampu dan percaya bahwa dia bisa karena
didukung oleh pengalaman, potensi aktual,prestasi, serta harapan yang
realistik terhadap diri sendiri.
• Percayadiri merupakan suatu keyakinan seseorang yangtumbuh dari
sikap sanggup berdiri sendiri yaitu kesanggupan untuk berbuat baik,
menguasai diri, mengontrol tindakan sendiri, mengatur diri sendiri, dan
bebas dari pengendalian orang lain.
(Fatimah, 2010).
(Puspitaningsih, 2014)
• Kepercayaandiri seseorang yang dapat menerima kenyataan, dapat
mengembangkan kesadaran diri, berpikir positif, memiliki kemandirian,
dan mempunyai kemampuan untuk memiliki serta mencapai segala
sesuatu yangdiinginkan.
• Kepercayaandiri merupakan keyakinan seseorang terhadap segala
kelebihan aspek yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya
merasa mampu untuk bisa untuk mencapai berbagai tujuan di dalam
hidupnya.
Anthony (dalam Ghufron & Risnawita, 2012)
(Syafitri, 2014)
Pengertian …
Aspek-Aspek SelfConfidence
a. Keyakinan Kemampuan Diri
b. Optimis
c. Objektif
d. Bertanggung jawab
e. Rasional dan realistis
• Keyakinankemampuan diriadalah sikappositif seseorang
tentang dirinya. Ia mampu secarasungguh-sungguh akan apa
yang dilakukannya.
a. Keyakinan Kemampuan Diri
• Sikap seseorang yang memandang permasalahan atausesuatu
sesuaidengan kebenaran yang semestinya, bukan menurut
kebenaran pribadi ataumenurut dirinya sendiri.
c. Objektif
• Rasionaldan realistis adalahanalisaterhadap sesuatu masalah,
sesuatu hal,dan suatu kejadiandengan menggunakan pemikiran
yang dapat diterima oleh akaldan sesuaidengan kenyataan.
e. Rasional dan Realistis
Karakteristik Self Confidence
Karakteristik atau ciri individu yang mempunyai rasa percaya diri (self confidence) yang
proporsional, a.l:
a. Percaya akankompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan,
penerimaan, ataupun hormat orang lain.
b. Tidak terdorong untuk menunjukkansikap konformis demi diterima oleh orang lain atau
kelompok.
c. Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain atau berani menjadi diri sendiri.
d. Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil).
e. Memiliki internal locos ofcontrol (memandang keberhasilan atau kegagalan,bergantung
pada usaha diri sendri dan tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak
bergantung/mengharapkan bantuan orang lain.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Self
Confidence
a. Konsep diri
b. Harga diri
c. Pengalaman
d. Pendidikan
• Terbentuknya kepercayaandiri pada diri seseorang diawali
dengan perkembangan konsep diri yang diperoleh dalam
pergaulannya dalam suatukelompok. Hasilyang terjadi akan
menghasilkankonsep diri.
a. Konsep diri
• Pengalaman dapat menjadi faktor munculnya rasa percaya diri.
Sebaliknya,pengalaman juga dapat menjadi faktor menurunnya
rasa percaya diri seseorang.
• Pengalaman masa laluadalahhal terpenting untuk
mengembangkan kepribadian yang positif dan sehat.
c. Pengalaman
• Tingkatpendidikan seseorang akanberpengaruh terhadap tingkat
kepercayaan diri seseorang.
• Tingkatpendidikan yang rendah akanmenjadikanorang tersebut
tergantung dan berada dibawah kekuasaanorang lain yang lebih
pandai darinya. Sebaliknya, orang yang mempunyai pendidikan
tingkattinggi akanmemiliki tingkatkepercayaan diriyang lebih
dibandingkan yang berpendidikan rendah.
d. Pendidikan
BUILDING CONFIDENCE
1. Take action: JUST DO IT! – just get it done
- Be present
- Lighten Up
- Find your purpose.
2. Face your fear
- Find the value.
- Get curious
- False Expectations Appearing Real
3. Prepare
4. Understand in what order things happen.
FEAR usually comes first and then the
decision that helps build COURAGE.
5. Realize that failure or being wrong won’t
kill you.
- You will learn.
- You gain valuable experiences.
- You become stronger
- Your chances of success increases
6. Get to know who you are and what you
want out of life.
Go confidently towards the direction of
your dreams. – (Henry David Thoreau)
BUILDING CONFIDENCE …
“If one advances confidently in the direction of his dreams
and endeavors to live the life which he has imagined, he wi
meet with a success unexpected in common hours.”
Thoreau
“Jika seseorang maju dengan percaya diri ke arah yg dia
impikan, dan berusaha untuk menjalani kehidupan yang dia
bayangkan, dia akan bertemu dengan kesuksesan yang tidak
terduga”
Assertiveness
Assertiveness
• Ketegasan adalah keterampilan sosial
yang sangat bergantung pada komunikasi
yang efektif sekaligus menghormati pikiran
dan keinginan orang lain.
• Orang yang tegas dengan jelas dan
hormat mengomunikasikan keinginan,
kebutuhan, posisi, dan batasannya
kepada orang lain.
Assertiveness …
• Individu yang memiliki ketegasan tinggi
tidak menghindar dari mempertahankan
sudut pandang atau tujuan mereka,
bahkan mampu mencoba mempengaruhi
orang lain untuk melihat sisi mereka.
• Mereka terbuka untuk pujian dan kritik
yang membangun.
Why Assertiveness Is Important?
• Seseorang yang tegas mengomunikasikan
keinginannya dengan jelas dan menetapkan
batasan, tetapi tidak menuntut orang lain
atau menyerang jika permintaan tidak
dipenuhi.
• Dengan ketegasan memungkinkan
seseorang untuk membuat tawaran kepada
orang lain dan membela diri sendiri atau
orang lain dengan cara yang tidak agresif. Itu
juga dapat melindungi mereka dari
pengganggu dan predator sosial lainnya.
Why …
• Dari sudut pandang kognitif, orang yang
tegas mengalami lebih sedikit pikiran
cemas, bahkan ketika sedang stres.
• Dari sudut pandang perilaku, orang yang
asertif adalah tegas tanpa berlaku kasar.
Mereka bereaksi terhadap emosi positif
dan negatif, tanpa menjadi agresif dan
tidak bersikap pasif.
Apa Manfaat Bersikap Tegas?
• Bersikap asertif menawarkan sejumlah
manfaat:
 mulai dari mengurangi kecemasan dan
depresi,
 hingga rasa agensi yang lebih besar
dan hubungan yang lebih baik.
• Ketegasan sering dikaitkan dengan harga
diri dan rasa percaya diri yang lebih
tinggi.
How to Be Assertive?
• Orang yang asertif cenderung menunjukkan
kepercayaan diri.
• Mereka menjaga kontak mata, memiliki
postur tubuh yang baik, dan menggunakan
bahasa tubuh secara efektif.
• Mereka mampu mengungkapkan pikiran dan
keyakinan mereka dengan jujur dan masuk
akal — dan mereka mendorong orang lain
untuk melakukan hal yang sama.
How to be …..
• Bersikap tegas berarti membela haknya,
namun tanpa merendahkan hak orang
lain.
• Ini melibatkan pengelolaan stres,
memecahkan masalah saat muncul, dan
tetap tenang terhadap bagaimanapun
reaksi orang lain.
• Ketegasan dapat ditingkatkan melalui
latihan dan pengalaman praktis.
www.slideshare.net/kenkanaidi
(Narasumber)
www.ken-spektakuler.blogspot.com
e-mail: kanaidi63@gmail.com
Fax. 022-4267749 HP. 0812 2353 284
WA. 0877 5871 1905
www.antawijaya.com

Self Confidence & Assertiveness in Negotiation

  • 1.
  • 2.
    Introduction • Setiap individumempunyai tingkatan kepercayaandirinya (Self- Confidence) masing-masing. • Self-Confidence/Kepercayaan diri diyakinisalahsatunya mampu membuat seseorang berkembang dengan cepat. • Banyakhal-halyang berhubungan dengan aktivitasindividu yang menuntut sebuah kepercayaan diri yang baik, agar memberikan mobilitas baik untukpekerjaan maupun yang lainnya.
  • 4.
    Definitionof Confidence • Confidenceis generally described as a state of being certain either that a hypothesis or prediction is correct or that a chosen course of action is the best or most effective. Self- confidence is having confidence in oneself. “Whatever we expect with confidence becomes our own self-fulfilling prophecy.” Brian Tracy “Apapun yang kita harapkan apabila kita yakini, maka akan terwujud”
  • 5.
    Pengertian SelfConfidence • Kepercayaandiri merupakan salahsatu aspek kepribadian yang berupa keyakinanakankemampuan diri seseorang, sehingga tidak terpengaruh oleh orang lain dan dapat bertindak sesuaikehendak, gembira, optimis, cukup toleran, dan bertanggung jawab. • Kepercayaan diri adalahsikap positif seseorang individu yang memampukan dirinya untukmengembangkan penilaianpositif, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan/situasiyang dihadapinya. Lauster (dalam Ghufron & Risnawita, 2012)
  • 6.
    Pengertian … • Rasapercayadiri yang tinggi sebenarnya hanya merujuk pada adanya beberapa aspek dari kehidupan individu tersebut bahwa iamerasa memiliki kompetensi, yakin mampu dan percaya bahwa dia bisa karena didukung oleh pengalaman, potensi aktual,prestasi, serta harapan yang realistik terhadap diri sendiri. • Percayadiri merupakan suatu keyakinan seseorang yangtumbuh dari sikap sanggup berdiri sendiri yaitu kesanggupan untuk berbuat baik, menguasai diri, mengontrol tindakan sendiri, mengatur diri sendiri, dan bebas dari pengendalian orang lain. (Fatimah, 2010). (Puspitaningsih, 2014)
  • 7.
    • Kepercayaandiri seseorangyang dapat menerima kenyataan, dapat mengembangkan kesadaran diri, berpikir positif, memiliki kemandirian, dan mempunyai kemampuan untuk memiliki serta mencapai segala sesuatu yangdiinginkan. • Kepercayaandiri merupakan keyakinan seseorang terhadap segala kelebihan aspek yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa untuk mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. Anthony (dalam Ghufron & Risnawita, 2012) (Syafitri, 2014) Pengertian …
  • 8.
    Aspek-Aspek SelfConfidence a. KeyakinanKemampuan Diri b. Optimis c. Objektif d. Bertanggung jawab e. Rasional dan realistis
  • 9.
    • Keyakinankemampuan diriadalahsikappositif seseorang tentang dirinya. Ia mampu secarasungguh-sungguh akan apa yang dilakukannya. a. Keyakinan Kemampuan Diri
  • 10.
    • Sikap seseorangyang memandang permasalahan atausesuatu sesuaidengan kebenaran yang semestinya, bukan menurut kebenaran pribadi ataumenurut dirinya sendiri. c. Objektif
  • 11.
    • Rasionaldan realistisadalahanalisaterhadap sesuatu masalah, sesuatu hal,dan suatu kejadiandengan menggunakan pemikiran yang dapat diterima oleh akaldan sesuaidengan kenyataan. e. Rasional dan Realistis
  • 12.
    Karakteristik Self Confidence Karakteristikatau ciri individu yang mempunyai rasa percaya diri (self confidence) yang proporsional, a.l: a. Percaya akankompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan, penerimaan, ataupun hormat orang lain. b. Tidak terdorong untuk menunjukkansikap konformis demi diterima oleh orang lain atau kelompok. c. Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain atau berani menjadi diri sendiri. d. Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil). e. Memiliki internal locos ofcontrol (memandang keberhasilan atau kegagalan,bergantung pada usaha diri sendri dan tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak bergantung/mengharapkan bantuan orang lain.
  • 13.
    Faktor-faktor yang MempengaruhiSelf Confidence a. Konsep diri b. Harga diri c. Pengalaman d. Pendidikan
  • 14.
    • Terbentuknya kepercayaandiripada diri seseorang diawali dengan perkembangan konsep diri yang diperoleh dalam pergaulannya dalam suatukelompok. Hasilyang terjadi akan menghasilkankonsep diri. a. Konsep diri
  • 15.
    • Pengalaman dapatmenjadi faktor munculnya rasa percaya diri. Sebaliknya,pengalaman juga dapat menjadi faktor menurunnya rasa percaya diri seseorang. • Pengalaman masa laluadalahhal terpenting untuk mengembangkan kepribadian yang positif dan sehat. c. Pengalaman
  • 16.
    • Tingkatpendidikan seseorangakanberpengaruh terhadap tingkat kepercayaan diri seseorang. • Tingkatpendidikan yang rendah akanmenjadikanorang tersebut tergantung dan berada dibawah kekuasaanorang lain yang lebih pandai darinya. Sebaliknya, orang yang mempunyai pendidikan tingkattinggi akanmemiliki tingkatkepercayaan diriyang lebih dibandingkan yang berpendidikan rendah. d. Pendidikan
  • 17.
    BUILDING CONFIDENCE 1. Takeaction: JUST DO IT! – just get it done - Be present - Lighten Up - Find your purpose. 2. Face your fear - Find the value. - Get curious - False Expectations Appearing Real 3. Prepare 4. Understand in what order things happen. FEAR usually comes first and then the decision that helps build COURAGE.
  • 18.
    5. Realize thatfailure or being wrong won’t kill you. - You will learn. - You gain valuable experiences. - You become stronger - Your chances of success increases 6. Get to know who you are and what you want out of life. Go confidently towards the direction of your dreams. – (Henry David Thoreau) BUILDING CONFIDENCE …
  • 19.
    “If one advancesconfidently in the direction of his dreams and endeavors to live the life which he has imagined, he wi meet with a success unexpected in common hours.” Thoreau “Jika seseorang maju dengan percaya diri ke arah yg dia impikan, dan berusaha untuk menjalani kehidupan yang dia bayangkan, dia akan bertemu dengan kesuksesan yang tidak terduga”
  • 20.
  • 21.
    Assertiveness • Ketegasan adalahketerampilan sosial yang sangat bergantung pada komunikasi yang efektif sekaligus menghormati pikiran dan keinginan orang lain. • Orang yang tegas dengan jelas dan hormat mengomunikasikan keinginan, kebutuhan, posisi, dan batasannya kepada orang lain.
  • 22.
    Assertiveness … • Individuyang memiliki ketegasan tinggi tidak menghindar dari mempertahankan sudut pandang atau tujuan mereka, bahkan mampu mencoba mempengaruhi orang lain untuk melihat sisi mereka. • Mereka terbuka untuk pujian dan kritik yang membangun.
  • 23.
    Why Assertiveness IsImportant? • Seseorang yang tegas mengomunikasikan keinginannya dengan jelas dan menetapkan batasan, tetapi tidak menuntut orang lain atau menyerang jika permintaan tidak dipenuhi. • Dengan ketegasan memungkinkan seseorang untuk membuat tawaran kepada orang lain dan membela diri sendiri atau orang lain dengan cara yang tidak agresif. Itu juga dapat melindungi mereka dari pengganggu dan predator sosial lainnya.
  • 24.
    Why … • Darisudut pandang kognitif, orang yang tegas mengalami lebih sedikit pikiran cemas, bahkan ketika sedang stres. • Dari sudut pandang perilaku, orang yang asertif adalah tegas tanpa berlaku kasar. Mereka bereaksi terhadap emosi positif dan negatif, tanpa menjadi agresif dan tidak bersikap pasif.
  • 25.
    Apa Manfaat BersikapTegas? • Bersikap asertif menawarkan sejumlah manfaat:  mulai dari mengurangi kecemasan dan depresi,  hingga rasa agensi yang lebih besar dan hubungan yang lebih baik. • Ketegasan sering dikaitkan dengan harga diri dan rasa percaya diri yang lebih tinggi.
  • 26.
    How to BeAssertive? • Orang yang asertif cenderung menunjukkan kepercayaan diri. • Mereka menjaga kontak mata, memiliki postur tubuh yang baik, dan menggunakan bahasa tubuh secara efektif. • Mereka mampu mengungkapkan pikiran dan keyakinan mereka dengan jujur dan masuk akal — dan mereka mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.
  • 27.
    How to be….. • Bersikap tegas berarti membela haknya, namun tanpa merendahkan hak orang lain. • Ini melibatkan pengelolaan stres, memecahkan masalah saat muncul, dan tetap tenang terhadap bagaimanapun reaksi orang lain. • Ketegasan dapat ditingkatkan melalui latihan dan pengalaman praktis.
  • 28.