PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN
DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA
SMK PARAMITRA
Jl. Kaliurang km 10, Gadingan No.333 Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta 55581
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN KLASIKAL
SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2017/2018
A Komponen Layanan dasar
B Bidang Layanan Pribadi
C Topik / Tema Layanan Percaya diri
D Fungsi Layanan Pemahaman
E Tujuan Umum Peserta didik dapat mengetahui tentang pengertian
kepercayaan diri, macam-macam percaya diri, akibat
kurangnya percaya diri, cara menumbuhkan rasa kepercayaan
diri, manfaat memiliki rasa percaya diri
F Tujuan Khusus 1. Peserta didik memahami tentang pengertian
kepercayaan diri
2. Peserta didik dapat mengetahui macam-macam
percaya diri
3. Peserta didik dapat mengetahui akibat kurangnya
percaya diri
4. Peserta didik dapat mengerti bagaimana cara
menumbuhkan rasa kepercayaan diri
5. Peserta didik mengetahi beberapa manfaat mmiliki
rasa percaya diri.
G Sasaran Layanan Kelas X
H Materi Layanan 1. Pengertiaan kepercayaan diri
2. Macam-macam percaya diri
3. Akibat dari kurangnya rasa percaya diri
4. Cara menumbuhkan rasa kepercayaan diri
5. Manfaat meiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi.
I Waktu 1 Kali Pertemuan x 45 Menit
J Sumber Materi 1.Dra. Hj. Siti Hartinah DS., MM., Konsep dasar
bimbbingan kelompk
2. Jurnal Panduan Operasional Pelaksanaan Bimbingan
Konseling SMA
3.achmad-sk25.mhs.narotama.ac.id/2016/11/04/penipuan-
melalui-media-sosial/
K Metode/Teknik Ceramah
L Media / Alat LCD, laptop, PPT
M Pelaksanaan
1. Tahap Awal
a. pernyataan tujuan 1. Guru bk menyapa peserta didik dan membuka dengan
salam dan berdoa
Guru bk menyampaikan tujuan yang sesuai dengan tujuan
khusus diatas
b. penjelasan tentang
langkah-langah kegiatan
kelompok
Menjelaskan proses pelaksanaan kegiatan bimbingan.
Apabila menggunakan teknik yang sudah dipilih maka,
guru bimbingan dan konseling atau konselor perlu
menjelaskan langkah-langkah kegiatan, tugas dan tanggung
jawab siswa
c. Mengarahkan kegiatan
langkah-langkah
( konsolidasi )
Memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan
dilakukan dan mennayakan kepada pesert didik tentang
kegiatan yang akan dilakukannya
d. Tahap Peralihan
( transisi )
1. Guru Bk melakukan ice breaking
2. Guru bk menanyakan kesiapan kelompok dalam
melaksanakan kegiatan bimbingan kelompok
3. Guru bk memberi kesempatan bertanya tentang
pelaksanaan kegiatan bimbingan kelompok tersebut
4. Guru bk menjelaskan kembali secara singkat dalam
pelaksanaan kegiatan bimbingan kelompok
2. Tahap Inti
1. Setiap kelompok memberikan pertangung jawaban
tentang hasil diskusi tentang penipuan di media sosial
2. Guru Bk menjadi pengarah dalam setiap masalah dalam
layanan bimbingan kelompok
3. Guru bk menjadi pendengar yang baik
4. Guru bk memberikan sebuah penguat/ reward
3. Tahap Penutup 1. Guru BK mengajak peserta didik membuat kesimpulan
yang terkait dengan materi layanan
2. Guru bk melakukan tindak lanjut
3. Guru BK melakukan ice breaking
4. Guru BK mengakhiri kegiatan dengan berdoa dan salam
Evaluasi
M 1. Evaluasi Proses Guru BK atau konselor melakukan evaluasi dengan
memperhatikan proses yang terjadi :
1. Melakukan Refleksi hasil, setiap peserta didik
menuliskan di kertas yang sudah disiapkan.
2. Sikap atau atusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan
3. Cara peserta didik dalam menyampaikan pendapat atau
bertanya
4. Cara peserta didik memberikan penjelasan dari pertanyaan
guru BK
2. Evaluasi Hasil Evaluasi setelah mengikuti kegiatan klasikal, antara lain :
1. Merasakan suasana pertemuan : menyenangkan/kurang
menyenangkan/tidak menyenangkan.
2. Topik yang dibahas : sangat penting/kurang penting/tidak
penting
3. Cara Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor
menyampaikan : mudah dipahami/tidak mudah/sulit
dipahami
4. Kegiatan yang diikuti : menarik/kurang menarik/tidak
menarik untuk diikuti
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Uraian materi
2. Lembar kerja siswa
3. Instrumen penilaian
Tegal , april 2018
Mengetahui
Kepala Sekolah SMK PARAMITRA Guru BK
Drs. Konselor, M.Pd.Kons. Paramitra, S.Pd.,M.Pd.
NIP 19640209 199203 1 003 NIP 19990209 201503 1
001
A. Pengertian Kepercayaan Diri.
Dalam bahasa gaul harian, pede yang kita maksudkan adalah percaya diri. Semua
orang sebenarnya punya masalah dengan istilah yang satu ini. Ada orang yang merasa telah
kehilangan rasa kepercayaan diri di hampir keseluruhan wilayah hidupnya. Mungkin terkait
dengan soal krisis diri, depresi, hilang kendali, merasa tak berdaya menatap sisi cerah masa
depan, dan lain-lain. Ada juga orang yang merasa belum pede/percaya diri dengan apa yang
dilakukannya atau dengan apa yang ditekuninya. Ada juga orang yang merasa kurang percaya
diri ketika menghadapi situasi atau keadaan tertentu. Berdasarkan praktek hidup, kita bisa
mengatakan bahwa yang terakhir itu normal dalam arti dialami oleh semua manusia.
Pengertian Percaya Diri percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat
penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka
sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak
terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.
Menurut Thantaway dalam Kamus istilah Bimbingan dan Konseling (2005:87),
percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan
kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan. Orang yang tidak percaya
diri memiliki konsep diri negatif, kurang percaya pada kemampuannya, karena itu sering
menutup diri.
B. Macam-Macam Percaya Diri
Kalau melihat ke literatur lainnya, ada beberapa istilah yang terkait dengan persoalan
pede/percaya diri yaitu ada empat macam, yaitu :
1. Self-concept : bagaiman Anda menyimpulkan diri anda secara keseluruhan, bagaimana
Anda melihat potret diri Anda secara keseluruhan, bagaimana Anda mengkonsepsikan
diri anda secara keseluruhan.
2. Self-esteem : sejauh mana Anda punya perasaan positif terhadap diri Anda, sejauhmana
Anda punya sesuatu yang Anda rasakan bernilai atau berharga dari diri Anda, sejauh
mana Anda meyakini adanya sesuatu yang bernilai, bermartabat atau berharga di dalam
diri Anda.
3. Self efficacy : sejauh mana Anda punya keyakinan atas kapasitas yang Anda miliki untuk
bisa menjalankan tugas atau menangani persoalan dengan hasil yang bagus (to succeed).
Ini yang disebut dengan general self-efficacy. Atau juga, sejauhmana Anda meyakini
kapasitas anda di bidang anda dalam menangani urusan tertentu. Ini yang disebut dengan
specific self-efficacy.
4. Self-confidence: sejauhmana Anda punya keyakinan terhadap penilaian Anda atas
kemampuan Anda dan sejauh mana Anda bisa merasakan adanya “kepantasan” untuk
berhasil. Self confidence itu adalah kombinasi dari self esteem dan self-efficacy (James
Neill, 2005)
Berdasarkan paparan tentang percaya diri, kita juga bisa membuat semacam kesimpulan
bahwa percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis seseorang, dimana individu dapat
mengevaluasi keseluruhan dari dirinya sehingga memberi keyakinan kuat pada kemampuan
dirinya untuk melakukan tindakan dalam mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya.
C. Akibat Kurang Percaya Diri
Ketika ini dikaitkan dengan praktek hidup sehari-hari, orang yang memiliki kepercayaan diri
rendah atau telah kehilangan kepercayaan, cenderung merasa / bersikap sebagai berikut :
a. Tidak memiliki sesuatu (keinginan, tujuan, target) yang diperjuangkan secara sungguh
sungguh.
b. Tidak memiliki keputusan melangkah yang decissive (ngambang)
c. Mudah frustasi atau give-up ketika menghadapi masalah atau kesulitan
d. Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan atau setengah-setengah
e. Sering gagal dalam menyempurnakan tugas-tugas atau tanggung jawab (tidak optimal)
f. Canggung dalam menghadapi orang
g. Tidak bisa mendemonstrasikan kemampuan berbicara dan kemampuan mendengarkan
yang meyakinkan
h. Sering memiliki harapan yang tidak realistis
i. Terlalu perfeksionis
j. Terlalu sensitif (perasa)
Sebaliknya, orang yang mempunyai kepercayaan diri bagus, mereka memiliki perasaan
positif terhadap dirinya, punya keyakinan yang kuat atas dirinya dan punya pengetahuan
akurat terhadap kemampuan yang dimiliki. Orang yang punya kepercayaan diri bagus
bukanlah orang yang hanya merasa mampu (tetapi sebetulnya tidak mampu) melainkan
adalah orang yang mengetahui bahwa dirinya mampu berdasarkan pengalaman dan
perhitungannya.
D. Cara menumbuhkan kepercayaan diri.
1. Rileks
Bersikaplah rileks jangan terlalu formal, jika terlalu formal maka akan menyempitkan
pemikiran anda dan akan membuat kaku suasana. Dengan bersikap rileks, apa yang
sedang dihadapi ataupun dikerjakan akan berjalan dengan suasana santai dan tenang tanpa
ketegangan.
2. Lupakan standar yang ditetapkan orang lain
Lakukanlah sesuatu sesaui dengan standar yang kita miliki, jangan mengikuti standar
orang lain. Orang lain memiliki nilai yang berbeda, dan sekeras apa pun mencoba, kita
tidak pernah bisa memuaskan semua orang. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut
kita gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, ataupun sebutan lainya.
Bertahanlah pada standar yang kita miliki, bukan pada standar yang dimiliki oleh orang
lain. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita kecil tapi
lincah dan cerdas, gendut tapi pintar, membosankan tapi kreatif dan lain sebagainya.
3. Memperbaiki penampilan
Perbaikilah penampilan, memang yang sebenarnya dilihat oleh orang lain untuk
pengenalan lebih lanjut adalah sikap dan kepribadian diri, tapi penampilan juga perlu
untuk ditunjukkan yang lebih baik agar orang bisa tertarik melihat penampilan kita.
Jagalah penampilan yang menarik bukan norak dan berlebihan, potonglah rambut sesuai
dengan selera tapi tidak aneh, pakailah baju yang pas tidak disobek-sobek (he he he
jangan terlalu serius), dan pakailah atribut lain sewajarnya saja.
4. Memperbaiki diri
Perbaikilah diri kita, baik dari segi kepribadian, sikap, karakter dan lain sebagainya.
Demikian pula menggali bakat, skill dan kemampuan agar menjadi manusia yang hebat.
Dengan perbaikan tersebut seseorang akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, selain itu
akan menumbuhan rasa percaya diri.
5. Selalu Berpikir Positif
Dengan berpikir positif kita akan melakukan sesuatu tanpa beban pikiran, akan tumbuh
rasa percaya diri. Oleh karena itu hilangkanlah pemikiran-pemikiran negatif yang ada
pada diri. Kembangkan pikiran-pikiran positif yang akan mempengaruhi tindakan untuk
menjadi pribadi lebih baik lagi.
6. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan
Janganlah minder jika melihat orang lain mempunyai kelebihan, karena dibalik
kelebihannya dia pasti mempunyai kekurangan. Begitupun sebaliknya jangan minder
dengan kekurangan anda karena dibalik itu anda mempunyai kelebihan. Lakukan saja apa
yang bisa anda lakukan dan kerjakan yang terbaik.
7. Coba dan lakukan
Coba saja apa yang ingin anda lakukan, dan lakukan apa yang mesti anda lakukan. Siapa
tahu anda mendapatkan apa yang anda inginkan. Jika gagal berarti anda adalah orang
yang berani untuk mencoba, berbeda dari orang lain yang hanya menjadi penonton.
Lakukan yang terbaik menurut anda, selama itu memang pekerjaan yang baik maka anda
tidak perlu khawatirkan apapun, tindakan yang baik tidak akan membahayakan siapapun
termasuk diri anda sendiri.
8. Tempatkanlah malu pada tempatnya
Jangan salah dalam menempatkan malu pada tempatnya, jika mencuri tidak merasa malu,
jika melanggar aturan dikatakan hebat, tapi jika melakukan kebaikan kita merasa malu
seperti membuka bisnis dan berbuat kebaikan yang lainnya. Jika tidak bisa menempatkan
malu pada tempatnya maka kita akan minder dalam melakukan hal-hal yang baik.
9. Menjadi diri sendiri
Setiap orang sudah diberikan oleh Tuhan kebaikan dan kelebihan, tidak perlu minder
dengan kekurangan diri. Jadilah diri sendiri dengan melakukan yang terbaik, karena orang
lain belum tentu lebih baik dari kita. Kita yang tahu apa yang terbaik untuk kita, oleh
karena itu lakukan yang terbaik dan perbaiki diri serta mengembangkan diri untuk
menjadi lebih baik.
10. Tonjolkan kelebihan
Untuk meningkatkan kepercayaan diri maka tonjolkan kelebihan yang dimiliki, karena
dengan demikian, kita akan percaya dengan kemampuan diri sendiri. Tidak merasa
minder karena kita juga mempunyai kelebihan seperti orang lain yang mempunyai
kelebihan.
E. Manfaat Percaya Diri
1. Manfaat Percaya Diri Membuat AndaMampu Menunjukan Jati Diri
Dalam kehidupan bersosial masyarakat, Anda akan dituntut untuk mampu berinteraksi
dengan orang lain. Kebanyakan orang yang memiliki rasa percaya diri rendah akan
merasa dirinya lemah sehingga dalam berinteraksi ia akan berusaha menjadi orang lain
daripada dirinya sendiri. Hal ini tentu suatu bentuk dari kebohongan, dan ingatlah
interaksi sosial mengandalkan kebohongan tidak akan bertahan lama. Dengan rasa
percaya diri akan membuat Anda percaya terhadap kemampuan diri Anda sehingga tidak
akan malu dalam menunjukan jati diri saat berinteraksi dengan orang lain. Percayalah
dengan menjadi diri sendiri, orang akan mampu menerima Anda yang sebenarnya dan
tidak dalam ketidakpuraan.
2. Manfaat Percaya Diri Membuat Anda tidak Mudah Terpengaruh
Zaman yang modern membuat sisem interaksi sosial mudah untuk dipermainkan. Sering
Anda dengarkan tentang Multi Level Marketing (MLM), sebuah bisnis penipuan yang
menjanjikan kesuksesan dengan mudahnya berkembang dengan baik di masyarakat. Hal
ini dipengaruhi oleh lemahnya percaya diri masyarakat sehingga mudah terpengaruh oleh
hal tersebut. Padahal jika Anda memiliki rasa percaya diri yang tinggi, hal yang seperti itu
tidak akan mampu mempengaruhi pikiran Anda. Hal ini dikarenakan orang yang memiliki
rasa percaya diri tinggi mempunyai pikiran yang teguh dan realistis sehingga tidak mudah
terpengaruh dengan orang lain.
3. Manfaat Percaya Diri Membuat Anda Optimis Dalam Setiap Hal
Suka atau tidak setiap manusia pasti akan menghadapi suatu masalah dalam kehidupan,
entah itu yang berhubungan dengan pribadi maupun orang lain. Nah, dalam penyelesaian
masalah inilah yang berbeda-beda setiap orang. Seseorang yang memiliki rasa percaya
diri yang rendah akan susah dalam menyelesaikan masalah daripada yang memiliki
percaya diri tinggi. Ini dikarenakan dengan percaya diri yang tinggi akan membuat Anda
menjadi optimis dalam setiap hal sehingga memudahkan dalam menyelasaikan masalah.
4. Manfaat Percaya Diri Menghilangkan Keraguan
Hati manusia yang dipenuhi keraguan hanya akan membuat mereka takut dalam
mengambil suatu tindakan dalam kehidupan. Sikap keragu-raguan inilah yang menjadikan
mereka gagal dalam setiap kesempatan. Tetapi hal ini akan berbeda jika Anda memiliki
rasa percaya diri, karena dengan rasa percaya diri akan membantu menghilangkan
keraguan yang Anda miliki sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat.
5. Manfaat Percaya Diri Membantu Mengekspresikan Diri
Dalam Anda berinteraksi dengan orang akan sangat ditentukan oleh kemampuan Anda
dalam mengekspresikan diri. Jika ekspresi diri Anda perlihatkan kaku akan membuat
proses interaksi sosial Anda mendapat respon negatif yang berakhir dengan kegagalan.
Dengan rasa percaya diri yang tinggi akan membuat Anda mudah mengekspresikan diri
Anda secara posiif dan leluasa sehingga kehidupan interaksi sosial Anda akan berjalan
lancar.
6. Manfaat Percaya Diri Mampu Berpikir Realistis
Kebanyakan manusia ketika dihadapkan pada dua pilihan selalu memilih hal yang
beresiko lebih tinggi meskipun mereka sudah tahu akan risiko kegagalan yang tinggi.
Tetapi jika Anda memiliki rasa percaya diri akan mampu membuat Anda berpikir realistis
dalam suatu pilihan, setelah menimbang kemampuan dan peluang yang ada barulah Anda
akan membuat pilihan yang tepat.
7. Manfaat Pecaya Diri Meningkatkan Kualitas Pribadi
Kualitas yang dimiliki seseorang akan mempengaruhi bagaimana kehidupan mereka
dalam bermasyarakat. Dengan semua manfaat yang telah disebutkan akan membuat
kualitas diri Anda sendiri meningkat. Dengan kualitas yang meningkat akan memudahkan
Anda dalam menjalani kehidupan dan menggapai tujuan.
8. Manfaat Percaya Diri Membantu Anda Meraih Kesuksesan
Pintu sukses hanya akan terbuka pada mereka yang mau bersusah payah dalam berusaha
dan tidak hanya berdiam diri saja. Orang yang memiliki rasa percaya diri yang rendah
biasanya akan takut dalam berusaha sehingga dapat dipastikan kesuksesan akan
meninggalkan mereka, sedangkan jika Anda memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan
membuat selalu melakukan hal yang positif dalam berusaha menuju kesuksesan.

379137187 rpl-bidang-pribadi

  • 1.
    PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN DINASPENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA SMK PARAMITRA Jl. Kaliurang km 10, Gadingan No.333 Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta 55581 RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL) BIMBINGAN KLASIKAL SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2017/2018 A Komponen Layanan dasar B Bidang Layanan Pribadi C Topik / Tema Layanan Percaya diri D Fungsi Layanan Pemahaman E Tujuan Umum Peserta didik dapat mengetahui tentang pengertian kepercayaan diri, macam-macam percaya diri, akibat kurangnya percaya diri, cara menumbuhkan rasa kepercayaan diri, manfaat memiliki rasa percaya diri F Tujuan Khusus 1. Peserta didik memahami tentang pengertian kepercayaan diri 2. Peserta didik dapat mengetahui macam-macam percaya diri 3. Peserta didik dapat mengetahui akibat kurangnya percaya diri 4. Peserta didik dapat mengerti bagaimana cara menumbuhkan rasa kepercayaan diri 5. Peserta didik mengetahi beberapa manfaat mmiliki rasa percaya diri. G Sasaran Layanan Kelas X H Materi Layanan 1. Pengertiaan kepercayaan diri 2. Macam-macam percaya diri 3. Akibat dari kurangnya rasa percaya diri 4. Cara menumbuhkan rasa kepercayaan diri 5. Manfaat meiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi. I Waktu 1 Kali Pertemuan x 45 Menit J Sumber Materi 1.Dra. Hj. Siti Hartinah DS., MM., Konsep dasar bimbbingan kelompk 2. Jurnal Panduan Operasional Pelaksanaan Bimbingan Konseling SMA 3.achmad-sk25.mhs.narotama.ac.id/2016/11/04/penipuan- melalui-media-sosial/ K Metode/Teknik Ceramah L Media / Alat LCD, laptop, PPT M Pelaksanaan
  • 2.
    1. Tahap Awal a.pernyataan tujuan 1. Guru bk menyapa peserta didik dan membuka dengan salam dan berdoa Guru bk menyampaikan tujuan yang sesuai dengan tujuan khusus diatas b. penjelasan tentang langkah-langah kegiatan kelompok Menjelaskan proses pelaksanaan kegiatan bimbingan. Apabila menggunakan teknik yang sudah dipilih maka, guru bimbingan dan konseling atau konselor perlu menjelaskan langkah-langkah kegiatan, tugas dan tanggung jawab siswa c. Mengarahkan kegiatan langkah-langkah ( konsolidasi ) Memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan dan mennayakan kepada pesert didik tentang kegiatan yang akan dilakukannya d. Tahap Peralihan ( transisi ) 1. Guru Bk melakukan ice breaking 2. Guru bk menanyakan kesiapan kelompok dalam melaksanakan kegiatan bimbingan kelompok 3. Guru bk memberi kesempatan bertanya tentang pelaksanaan kegiatan bimbingan kelompok tersebut 4. Guru bk menjelaskan kembali secara singkat dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan kelompok 2. Tahap Inti 1. Setiap kelompok memberikan pertangung jawaban tentang hasil diskusi tentang penipuan di media sosial 2. Guru Bk menjadi pengarah dalam setiap masalah dalam layanan bimbingan kelompok 3. Guru bk menjadi pendengar yang baik 4. Guru bk memberikan sebuah penguat/ reward 3. Tahap Penutup 1. Guru BK mengajak peserta didik membuat kesimpulan yang terkait dengan materi layanan 2. Guru bk melakukan tindak lanjut 3. Guru BK melakukan ice breaking 4. Guru BK mengakhiri kegiatan dengan berdoa dan salam Evaluasi M 1. Evaluasi Proses Guru BK atau konselor melakukan evaluasi dengan memperhatikan proses yang terjadi : 1. Melakukan Refleksi hasil, setiap peserta didik menuliskan di kertas yang sudah disiapkan. 2. Sikap atau atusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan 3. Cara peserta didik dalam menyampaikan pendapat atau bertanya 4. Cara peserta didik memberikan penjelasan dari pertanyaan guru BK
  • 3.
    2. Evaluasi HasilEvaluasi setelah mengikuti kegiatan klasikal, antara lain : 1. Merasakan suasana pertemuan : menyenangkan/kurang menyenangkan/tidak menyenangkan. 2. Topik yang dibahas : sangat penting/kurang penting/tidak penting 3. Cara Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor menyampaikan : mudah dipahami/tidak mudah/sulit dipahami 4. Kegiatan yang diikuti : menarik/kurang menarik/tidak menarik untuk diikuti LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Uraian materi 2. Lembar kerja siswa 3. Instrumen penilaian Tegal , april 2018 Mengetahui Kepala Sekolah SMK PARAMITRA Guru BK Drs. Konselor, M.Pd.Kons. Paramitra, S.Pd.,M.Pd. NIP 19640209 199203 1 003 NIP 19990209 201503 1 001
  • 4.
    A. Pengertian KepercayaanDiri. Dalam bahasa gaul harian, pede yang kita maksudkan adalah percaya diri. Semua orang sebenarnya punya masalah dengan istilah yang satu ini. Ada orang yang merasa telah kehilangan rasa kepercayaan diri di hampir keseluruhan wilayah hidupnya. Mungkin terkait dengan soal krisis diri, depresi, hilang kendali, merasa tak berdaya menatap sisi cerah masa depan, dan lain-lain. Ada juga orang yang merasa belum pede/percaya diri dengan apa yang dilakukannya atau dengan apa yang ditekuninya. Ada juga orang yang merasa kurang percaya diri ketika menghadapi situasi atau keadaan tertentu. Berdasarkan praktek hidup, kita bisa mengatakan bahwa yang terakhir itu normal dalam arti dialami oleh semua manusia. Pengertian Percaya Diri percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya. Menurut Thantaway dalam Kamus istilah Bimbingan dan Konseling (2005:87), percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan. Orang yang tidak percaya diri memiliki konsep diri negatif, kurang percaya pada kemampuannya, karena itu sering menutup diri. B. Macam-Macam Percaya Diri Kalau melihat ke literatur lainnya, ada beberapa istilah yang terkait dengan persoalan pede/percaya diri yaitu ada empat macam, yaitu : 1. Self-concept : bagaiman Anda menyimpulkan diri anda secara keseluruhan, bagaimana Anda melihat potret diri Anda secara keseluruhan, bagaimana Anda mengkonsepsikan diri anda secara keseluruhan. 2. Self-esteem : sejauh mana Anda punya perasaan positif terhadap diri Anda, sejauhmana Anda punya sesuatu yang Anda rasakan bernilai atau berharga dari diri Anda, sejauh mana Anda meyakini adanya sesuatu yang bernilai, bermartabat atau berharga di dalam diri Anda. 3. Self efficacy : sejauh mana Anda punya keyakinan atas kapasitas yang Anda miliki untuk bisa menjalankan tugas atau menangani persoalan dengan hasil yang bagus (to succeed). Ini yang disebut dengan general self-efficacy. Atau juga, sejauhmana Anda meyakini kapasitas anda di bidang anda dalam menangani urusan tertentu. Ini yang disebut dengan specific self-efficacy. 4. Self-confidence: sejauhmana Anda punya keyakinan terhadap penilaian Anda atas kemampuan Anda dan sejauh mana Anda bisa merasakan adanya “kepantasan” untuk berhasil. Self confidence itu adalah kombinasi dari self esteem dan self-efficacy (James Neill, 2005) Berdasarkan paparan tentang percaya diri, kita juga bisa membuat semacam kesimpulan bahwa percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis seseorang, dimana individu dapat mengevaluasi keseluruhan dari dirinya sehingga memberi keyakinan kuat pada kemampuan dirinya untuk melakukan tindakan dalam mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya.
  • 5.
    C. Akibat KurangPercaya Diri Ketika ini dikaitkan dengan praktek hidup sehari-hari, orang yang memiliki kepercayaan diri rendah atau telah kehilangan kepercayaan, cenderung merasa / bersikap sebagai berikut : a. Tidak memiliki sesuatu (keinginan, tujuan, target) yang diperjuangkan secara sungguh sungguh. b. Tidak memiliki keputusan melangkah yang decissive (ngambang) c. Mudah frustasi atau give-up ketika menghadapi masalah atau kesulitan d. Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan atau setengah-setengah e. Sering gagal dalam menyempurnakan tugas-tugas atau tanggung jawab (tidak optimal) f. Canggung dalam menghadapi orang g. Tidak bisa mendemonstrasikan kemampuan berbicara dan kemampuan mendengarkan yang meyakinkan h. Sering memiliki harapan yang tidak realistis i. Terlalu perfeksionis j. Terlalu sensitif (perasa) Sebaliknya, orang yang mempunyai kepercayaan diri bagus, mereka memiliki perasaan positif terhadap dirinya, punya keyakinan yang kuat atas dirinya dan punya pengetahuan akurat terhadap kemampuan yang dimiliki. Orang yang punya kepercayaan diri bagus bukanlah orang yang hanya merasa mampu (tetapi sebetulnya tidak mampu) melainkan adalah orang yang mengetahui bahwa dirinya mampu berdasarkan pengalaman dan perhitungannya. D. Cara menumbuhkan kepercayaan diri. 1. Rileks Bersikaplah rileks jangan terlalu formal, jika terlalu formal maka akan menyempitkan pemikiran anda dan akan membuat kaku suasana. Dengan bersikap rileks, apa yang sedang dihadapi ataupun dikerjakan akan berjalan dengan suasana santai dan tenang tanpa ketegangan. 2. Lupakan standar yang ditetapkan orang lain Lakukanlah sesuatu sesaui dengan standar yang kita miliki, jangan mengikuti standar orang lain. Orang lain memiliki nilai yang berbeda, dan sekeras apa pun mencoba, kita tidak pernah bisa memuaskan semua orang. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut kita gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, ataupun sebutan lainya. Bertahanlah pada standar yang kita miliki, bukan pada standar yang dimiliki oleh orang lain. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita kecil tapi lincah dan cerdas, gendut tapi pintar, membosankan tapi kreatif dan lain sebagainya. 3. Memperbaiki penampilan Perbaikilah penampilan, memang yang sebenarnya dilihat oleh orang lain untuk pengenalan lebih lanjut adalah sikap dan kepribadian diri, tapi penampilan juga perlu untuk ditunjukkan yang lebih baik agar orang bisa tertarik melihat penampilan kita. Jagalah penampilan yang menarik bukan norak dan berlebihan, potonglah rambut sesuai
  • 6.
    dengan selera tapitidak aneh, pakailah baju yang pas tidak disobek-sobek (he he he jangan terlalu serius), dan pakailah atribut lain sewajarnya saja. 4. Memperbaiki diri Perbaikilah diri kita, baik dari segi kepribadian, sikap, karakter dan lain sebagainya. Demikian pula menggali bakat, skill dan kemampuan agar menjadi manusia yang hebat. Dengan perbaikan tersebut seseorang akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, selain itu akan menumbuhan rasa percaya diri. 5. Selalu Berpikir Positif Dengan berpikir positif kita akan melakukan sesuatu tanpa beban pikiran, akan tumbuh rasa percaya diri. Oleh karena itu hilangkanlah pemikiran-pemikiran negatif yang ada pada diri. Kembangkan pikiran-pikiran positif yang akan mempengaruhi tindakan untuk menjadi pribadi lebih baik lagi. 6. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan Janganlah minder jika melihat orang lain mempunyai kelebihan, karena dibalik kelebihannya dia pasti mempunyai kekurangan. Begitupun sebaliknya jangan minder dengan kekurangan anda karena dibalik itu anda mempunyai kelebihan. Lakukan saja apa yang bisa anda lakukan dan kerjakan yang terbaik. 7. Coba dan lakukan Coba saja apa yang ingin anda lakukan, dan lakukan apa yang mesti anda lakukan. Siapa tahu anda mendapatkan apa yang anda inginkan. Jika gagal berarti anda adalah orang yang berani untuk mencoba, berbeda dari orang lain yang hanya menjadi penonton. Lakukan yang terbaik menurut anda, selama itu memang pekerjaan yang baik maka anda tidak perlu khawatirkan apapun, tindakan yang baik tidak akan membahayakan siapapun termasuk diri anda sendiri. 8. Tempatkanlah malu pada tempatnya Jangan salah dalam menempatkan malu pada tempatnya, jika mencuri tidak merasa malu, jika melanggar aturan dikatakan hebat, tapi jika melakukan kebaikan kita merasa malu seperti membuka bisnis dan berbuat kebaikan yang lainnya. Jika tidak bisa menempatkan malu pada tempatnya maka kita akan minder dalam melakukan hal-hal yang baik. 9. Menjadi diri sendiri Setiap orang sudah diberikan oleh Tuhan kebaikan dan kelebihan, tidak perlu minder dengan kekurangan diri. Jadilah diri sendiri dengan melakukan yang terbaik, karena orang lain belum tentu lebih baik dari kita. Kita yang tahu apa yang terbaik untuk kita, oleh karena itu lakukan yang terbaik dan perbaiki diri serta mengembangkan diri untuk menjadi lebih baik. 10. Tonjolkan kelebihan Untuk meningkatkan kepercayaan diri maka tonjolkan kelebihan yang dimiliki, karena dengan demikian, kita akan percaya dengan kemampuan diri sendiri. Tidak merasa minder karena kita juga mempunyai kelebihan seperti orang lain yang mempunyai kelebihan. E. Manfaat Percaya Diri 1. Manfaat Percaya Diri Membuat AndaMampu Menunjukan Jati Diri
  • 7.
    Dalam kehidupan bersosialmasyarakat, Anda akan dituntut untuk mampu berinteraksi dengan orang lain. Kebanyakan orang yang memiliki rasa percaya diri rendah akan merasa dirinya lemah sehingga dalam berinteraksi ia akan berusaha menjadi orang lain daripada dirinya sendiri. Hal ini tentu suatu bentuk dari kebohongan, dan ingatlah interaksi sosial mengandalkan kebohongan tidak akan bertahan lama. Dengan rasa percaya diri akan membuat Anda percaya terhadap kemampuan diri Anda sehingga tidak akan malu dalam menunjukan jati diri saat berinteraksi dengan orang lain. Percayalah dengan menjadi diri sendiri, orang akan mampu menerima Anda yang sebenarnya dan tidak dalam ketidakpuraan. 2. Manfaat Percaya Diri Membuat Anda tidak Mudah Terpengaruh Zaman yang modern membuat sisem interaksi sosial mudah untuk dipermainkan. Sering Anda dengarkan tentang Multi Level Marketing (MLM), sebuah bisnis penipuan yang menjanjikan kesuksesan dengan mudahnya berkembang dengan baik di masyarakat. Hal ini dipengaruhi oleh lemahnya percaya diri masyarakat sehingga mudah terpengaruh oleh hal tersebut. Padahal jika Anda memiliki rasa percaya diri yang tinggi, hal yang seperti itu tidak akan mampu mempengaruhi pikiran Anda. Hal ini dikarenakan orang yang memiliki rasa percaya diri tinggi mempunyai pikiran yang teguh dan realistis sehingga tidak mudah terpengaruh dengan orang lain. 3. Manfaat Percaya Diri Membuat Anda Optimis Dalam Setiap Hal Suka atau tidak setiap manusia pasti akan menghadapi suatu masalah dalam kehidupan, entah itu yang berhubungan dengan pribadi maupun orang lain. Nah, dalam penyelesaian masalah inilah yang berbeda-beda setiap orang. Seseorang yang memiliki rasa percaya diri yang rendah akan susah dalam menyelesaikan masalah daripada yang memiliki percaya diri tinggi. Ini dikarenakan dengan percaya diri yang tinggi akan membuat Anda menjadi optimis dalam setiap hal sehingga memudahkan dalam menyelasaikan masalah. 4. Manfaat Percaya Diri Menghilangkan Keraguan Hati manusia yang dipenuhi keraguan hanya akan membuat mereka takut dalam mengambil suatu tindakan dalam kehidupan. Sikap keragu-raguan inilah yang menjadikan mereka gagal dalam setiap kesempatan. Tetapi hal ini akan berbeda jika Anda memiliki rasa percaya diri, karena dengan rasa percaya diri akan membantu menghilangkan keraguan yang Anda miliki sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat. 5. Manfaat Percaya Diri Membantu Mengekspresikan Diri Dalam Anda berinteraksi dengan orang akan sangat ditentukan oleh kemampuan Anda dalam mengekspresikan diri. Jika ekspresi diri Anda perlihatkan kaku akan membuat proses interaksi sosial Anda mendapat respon negatif yang berakhir dengan kegagalan. Dengan rasa percaya diri yang tinggi akan membuat Anda mudah mengekspresikan diri Anda secara posiif dan leluasa sehingga kehidupan interaksi sosial Anda akan berjalan lancar. 6. Manfaat Percaya Diri Mampu Berpikir Realistis Kebanyakan manusia ketika dihadapkan pada dua pilihan selalu memilih hal yang beresiko lebih tinggi meskipun mereka sudah tahu akan risiko kegagalan yang tinggi. Tetapi jika Anda memiliki rasa percaya diri akan mampu membuat Anda berpikir realistis
  • 8.
    dalam suatu pilihan,setelah menimbang kemampuan dan peluang yang ada barulah Anda akan membuat pilihan yang tepat. 7. Manfaat Pecaya Diri Meningkatkan Kualitas Pribadi Kualitas yang dimiliki seseorang akan mempengaruhi bagaimana kehidupan mereka dalam bermasyarakat. Dengan semua manfaat yang telah disebutkan akan membuat kualitas diri Anda sendiri meningkat. Dengan kualitas yang meningkat akan memudahkan Anda dalam menjalani kehidupan dan menggapai tujuan. 8. Manfaat Percaya Diri Membantu Anda Meraih Kesuksesan Pintu sukses hanya akan terbuka pada mereka yang mau bersusah payah dalam berusaha dan tidak hanya berdiam diri saja. Orang yang memiliki rasa percaya diri yang rendah biasanya akan takut dalam berusaha sehingga dapat dipastikan kesuksesan akan meninggalkan mereka, sedangkan jika Anda memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan membuat selalu melakukan hal yang positif dalam berusaha menuju kesuksesan.