PSAK 1—REVISI 2009




      Disusun oleh Rahmat Febrianto
      Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
Tujuan
 Dasar-dasar penyajian l/k bertujuan umum
 Agar bisa dibandingkan dengan l/k perioda lain
  atau dengan entitas yang lain
 Syarat penyajian, struktur laporan, dan syarat
  minimum isi l/k




              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Ruang Lingkup
 Tidak berlaku bagi penyusunan dan penyajian
 laporan keuangan entitas syariah




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Definisi
 Catatan atas l/k
 Laba rugi
 Laporan keuangan bertujuan umum
 Material
 Pemilik
 Pendapatan komprehensif yang lain
 Penyesuaian reklasifikasi
 Total laba rugi komprehensif

              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Tujuan laporan keuangan
 Penyajian posisi keuangan dan kinerja keuangan
  suatu entitas
 Tujuan:
   Memberikan info tentang posisi keuangan
   Kinerja keuangan, dan
   Arus kas entitas
 Bermanfaat bagi sebagian besar pengguna l/k
    Untuk pembuatan keputusan ekonomis
 Menjadi pertangungjawaban managemen atas
 penggunaan sumber daya
              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Komponen laporan keuangan
lengkap
   Laporan posisi keuangan pada akhir perioda
   Laporan l/r komprehensif selama perioda
   Laporan perubahan ekuitas selama perioda
   Laporan arus kas selama perioda
   Catatan atas l/k
   Laporan posisi keuangan pada awal perioda
    komparatif
     Jika entitas menerapkan kebijakan akuntansi secara
      retrospektif, atau
     Membuat penyajian kembali pos-pos l/k, atau
     Mereklasifikasi pos-pos dalam l/k-nya

                Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
                Unniversitas Andalas
Tanggung jawab atas laporan
keuangan
 Tanggungjawab penyusunan dan penyajian adalah
 pada managemen entitas




            Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
            Unniversitas Andalas
Karakteristik umum
 Penyajian secara wajar dan kepatuhan terhadap
    SAK
   Kelangsungan usaha
   Dasar akrual
   Materialitas dan agregasi
   Saling hapus
   Frekuensi pelaporan
   Informasi komparatif
   Konsistensi penyajian
                Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
                Unniversitas Andalas
Penyajian secara wajar dan
kepatuhan terhadap SAK
 Penyajian secara jujur atas dampak transaksi,
  peristiwa lain, dan kondisi yang sesuai dengan
  definisi dan kriteria pengakuan yang ada di dalam
  KDPPLK
 Entitas menyatakan kepatuhannya pada SAK di
  dalam CLK




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Kelangsungan usaha
 Managemen membuat penilaian tentang
  kemampuan entitas untuk mempertahankan
  kelangsungan usahanya
 Kecuali hendak dilikuidasi, asumsi managemen
  adalah bahwa perusahaan akan terus hidup
 Jika ada ketidakpastian kelangsungan usaha,
  managemen harus mengungkapkannya.




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Dasar akrual
 Semua L/K, kecuali laporan arus kas




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Materialitas dan agregasi
 Pos yang sejenis dan material disajikan terpisah
 Pos yang memiliki sifat atau fungsi berbeda
 disajikan terpisah, kecuali tidak material




              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Saling hapus
 Aset dan liabilitas tidak bisa saling hapus
 Penghasilan dan beban tidak bisa saling hapus
 Kecuali disyaratkan atau diizinkan oleh suatu
 PSAK




              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Frekuensi pelaporan
 Setidaknya secara tahunan
 Jika perioda pelaporan menjadi lebih panjang atau
 pendek daripada setahun:
   Apa alasannya?
   Bahwa jumlah yang disajikan dalam l/k tidak dapat
    dibandingkan secara keseluruhan




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Informasi komparatif
 Dibandingkan dengan perioda sebelumnya
 Info yang naratif dan deskriptif diungkapkan
  kembali jika relevan untuk pemahaman l/k
  perioda berjalan
 Minimum dua laporan posisi keuangan, dua
  laporan untuk setiap laporan lain, dan catatan atas
  l/k.
 Jika penyajian atau pengklasifikasian diubah, maka
  jumlah komparatif juga harus direklasifikasi

             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Konsistensi penyajian
 Antar perioda harus konsisten kecuali:
    Terjadi perubahan yang signifikan terhadap sifat
     operasi entitas, atau
    Setelah pengkajian-ulang disimpulkan bahwa
     pengklasifikasian yang lain lebih tepat
    Perubahan diizinkan oleh suatu PSAK




               Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
               Unniversitas Andalas
Identifikasi laporan keuangan
 Harus bisa dibedakan dengan informasi lain dalam
    publikasi yang sama
   Identitas penyusun
   Satu atau kelompok entitas?
   Tanggal akhir perioda pelaporan atau perioda yang
    dicakup
   Mata uang yang digunakan
   Pembulatan dalam penyajian


               Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
               Unniversitas Andalas
Laporan posisi keuangan




      Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
      Unniversitas Andalas
Informasi yang disajikan
dalam LPK
   Aset tetap
   Properti investasi
   Aset tidak berwujud
   Aset keuangan
   Investasi yang menggunakan metoda ekuitas
   Sediaan
   Piutang dagang dan piutang lainnya
   Kas dan setara kas
   Aset total yang diklasifikasi sebagai aset yang dimiliki
    untuk dijual atau aset yang termasuk ke dalam
    kelompok lepasan yang diklasifikasi sebagai dimiliki-
    untuk-dijual sesuai PSAK 58
                 Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
                 Unniversitas Andalas
Informasi yang disajikan
dalam LPK
 Utang dagang dan terutang lainnya
 Provisi
 Liabilitas keuangan
 Liabilitas dan aset untuk pajak kini
 Liabilitas dan aset untuk pajak tangguhan
 Liabilitas yang termasuk ke dalam kelompok lepasan
  yang diklasifikasi sebagai dimiliki-untuk-dijual
 Kepentingan non-pengendali, disajikan sebagai bagian
  dari ekuitas
 Modal saham dan cadangan yang dapat diatribusi
  kepada pemilik entitas induk
              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Pembedaan aset lancar dan
tidak lancar serta liabilitas
jangka pendek dan panjang
 Aset lancar dan tidak lancar; dan liabilitas lancar
  dan tidak lancar disajikan terpisah
 Lancar: tidak lebih daripada 12 bulan setelah
  perioda pelaporan
 Tidak lancar: lebih daripada 12 bulan setelah
  perioda pelaporan

              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Aset lancar
 Diharapkan untuk direalisasi atau dijual atau
  digunakan dalam siklus operasi normal
 Untuk tujuan diperdagangkan
 Untuk direalisasi dalam jangka waktu 12 bulan
  setelah perioda pelaporan
 Kas atau setara kas
   Kecuali jika dibatasi penggunaannya




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Liabilitas jangka pendek
 Diharapkan untuk diselesaikan dalam siklus
  operasi normal
 Dimiliki untuk diperdagangkan
 Akan jatuh tempo dalam jangka waktu kurang
  daripada 12 bulan setelah perioda pelaporan
 Tidak memiliki hak tanpa syarat untuk menunda
  penyelesaian liabilitas selama sekurang-kurangnya
  12 bulan setelah perioda pelaporan


             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Informasi yang disajikan di
dalam LKP dan CLK
 Laporan posisi keuangan
 Subklasifikasi pos-pos yang disajikan
 Diklasifikasi dengan cara yang tepat sesuai dengan
  operasi entitas
 Informasi rinci untuk setiap jenis saham
 Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos
  cadangan dalam ekuitas



             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Laporan L/R komprehensif
 Seluruh pos penghasilan dan beban dalam satu
 perioda disajikan:
   Dalam satu laporan l/r komprehensif, atau
   Dalam bentuk dua laporan:
       yang menunjukkan komponen l/r dan
       yang dimulai dengan laba rugi dan menunjukkan
        komponen pendapatan komprehensif lain




                 Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
                 Unniversitas Andalas
Informasi yang disajikan
dalam L/R komprehensif
 Pendapatan
 Biaya keuangan
 Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama
  yang dicatat menggunakan metoda ekuitas
 Beban pajak
 Jumlah dari
   Laba rugi setelah pajak dari operasi yang dihentikan
   Keuntungan atau kerugian setelah pajak yang diakui
    dengan pengukuran nilai wajar dikurangi biaya untuk
    menjual atau dari pelepasan aset atau kelompok yang
    dilepaskan dalam rangka operasi yang dihentikan
               Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
               Unniversitas Andalas
Informasi yang disajikan
dalam L/R komprehensif
 Laba rugi
 Setiap komponen dari pendapatan komprehensif lain yang
  diklasifikasi berdasarkan sifat (selain jumlah dalam huruf h)
 Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan
  ventura bersama yang dicatat menggunakan metoda ekuitas, dan
 Total laba rugi komprehensif
 Penyajian pos-pos laporan laba rugi komprehensif tersebut dibagi
  menjadi:
    Laba rugi perioda berjalan yang dapat diatribusikan kepada
     kepentingan non-pengendali dan pemilik entitas induk, dan
    Total laba rugi komprehensif perioda berjalan yang dapat
     diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali dan pemilik
     entitas induk
 PENTING: Pos-pos luar biasa tidak lagi ada
                  Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
                  Unniversitas Andalas
Laba rugi selama perioda
 Entitas mengakui seluruh pos penghasilan dan
 beban pada suatu perioda ke dalam laba rugi
 kecuali suatu PSAK mensyaratkan atau
 memperkenankan lain




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Pendapatan komprehensif lain
selama perioda
 Komponen pendapatan komprehensif lain:
    Jumlah neto dari dampak pajak terkait atau
    Jumlah sebelum dampak pajak terkait disertai
     dengan total pajak penghasilan yang terkait dengan
     komponen tersebut
 Entitas mengungkapkan penyesuaian reklasifikasi
 yang terkait dengan komponen pendapatan
 komprehensif lain


              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Informasi yang disajikan di
dalam laporan L/R
komprehensif atau CLK
 Jika pos-pos penghasilan dan beban bernilai material,
  maka harus disajikan terpisah, berdasarkan sifat dan
  jumlahnya
 Analisis atas fungsi maupun sifat beban dipilih atas
  dasar mana yang lebih andal dan relevan
   Sifat beban: penyusutan, pembelian bahan baku,
    transportasi, imbalan kerja, biaya iklan
   Fungsi beban: sebagai bagian biaya penjualan, biaya
    aktivitas produksi, atau administratif
 Jika klasifikasi berdasarkan fungsi beban, maka harus
 diungkapkan informasi tambahan tentang sifat beban.
               Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
               Unniversitas Andalas
Laporan perubahan ekuitas
 Total l/r komprehensif selama suatu perioda
 Pengaruh penerapan restrospektif atau penyajian kembali secara
  restrospektif, untuk tiap komponen ekuitas
 Rekonsiliasi antara jumlah tercatat pada awal dan akhir perioda, untuk
  setiap komponen ekuitas, yang mengungkapkan perubahan yang timbul
  atas:
    Laba rugi
    Masing-masing pos pendapatan komprehensif lain, dan
    Transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik, yang
      menunjukkan secara terpisah:
         Kontribusi dari pemilik dan
         Distribusi kepada pemilik dan
         Perubahan hak kepemilikan pada entitas anak yang tidak menyebabkan hilangnya
          pengendalian
 Jumlah dividen yang diakui sebagai distribusi kepada pemilik selama
  perioda, dan nilai dividen per saham
    Bisa juga di catatan atas laporan keuangan

                      Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
                      Unniversitas Andalas
Laporan arus kas
 Lihat PSAK 2




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Catatan atas laporan keuangan




       Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
       Unniversitas Andalas
Struktur CaLK
 Dasar penyusunan l/k dan kebijakan akuntansi
  tertentu
 Informasi yang disyaratkan oleh SAK yang tidak
  disajikan di bagian manapun dalam laporan
  keuangan
 Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun
  di dalam laporan keuangan, namun relevan untuk
  memahami laporan keuangan
 Berisi referensi silang antar laporan jika saling
  berhubungan
             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Pengungkapan kebijakan
akuntansi
 Dasar pengukuran yang digunakan dalam
  menyusun laporan keuangan
 Kebijakan akuntansi lain yang diterapkan yang
  relevan untuk memahami laporan keuangan
   Termasuk pertimbangan yang diambil dalam proses
    penerapan kebijakan akuntansi




             Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
             Unniversitas Andalas
Sumber estimasi
ketidakpastian
 Info tentang asumsi masa depan harus
  diungkapkan dan
 Sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain
  pada akhir perioda pelaporan
   Jika memiliki risiko yang signifikan yang
    mengakibatkan penyeusian material terhadap
    jumlah aset dan liabilitas tercatat di perioda
    berikutnya



              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas
Modal
 Mengungkapkan informasi yang memungkinkan
 pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
 tujuan, kebijakan, dan proses pengelolaan
 permodalan oleh entitas




           Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
           Unniversitas Andalas
Pengungkapan lain
 Jumlah dividen yang diusulkan atau diumumkan
  sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan,
  namun tyidak tidak diakui didistribusikan kepada
  pemilik
 Jumlah dividen per saham
 Jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui
 Informasi tentang domisili, bentuk hukum, negara
  tempat pendirian, alamat kantor pusat, sifat operasi
  dan kegiatan utama, nama entitas induk dan entitas
  induk terakhir dalam kelompok usaha, dan informasi
  tentang lama umur entitas.
              Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi
              Unniversitas Andalas

PSAK 1—revisi 2009

  • 1.
    PSAK 1—REVISI 2009 Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 2.
    Tujuan  Dasar-dasar penyajianl/k bertujuan umum  Agar bisa dibandingkan dengan l/k perioda lain atau dengan entitas yang lain  Syarat penyajian, struktur laporan, dan syarat minimum isi l/k Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 3.
    Ruang Lingkup  Tidakberlaku bagi penyusunan dan penyajian laporan keuangan entitas syariah Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 4.
    Definisi  Catatan atasl/k  Laba rugi  Laporan keuangan bertujuan umum  Material  Pemilik  Pendapatan komprehensif yang lain  Penyesuaian reklasifikasi  Total laba rugi komprehensif Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 5.
    Tujuan laporan keuangan Penyajian posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas  Tujuan:  Memberikan info tentang posisi keuangan  Kinerja keuangan, dan  Arus kas entitas  Bermanfaat bagi sebagian besar pengguna l/k  Untuk pembuatan keputusan ekonomis  Menjadi pertangungjawaban managemen atas penggunaan sumber daya Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 6.
    Komponen laporan keuangan lengkap  Laporan posisi keuangan pada akhir perioda  Laporan l/r komprehensif selama perioda  Laporan perubahan ekuitas selama perioda  Laporan arus kas selama perioda  Catatan atas l/k  Laporan posisi keuangan pada awal perioda komparatif  Jika entitas menerapkan kebijakan akuntansi secara retrospektif, atau  Membuat penyajian kembali pos-pos l/k, atau  Mereklasifikasi pos-pos dalam l/k-nya Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 7.
    Tanggung jawab ataslaporan keuangan  Tanggungjawab penyusunan dan penyajian adalah pada managemen entitas Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 8.
    Karakteristik umum  Penyajiansecara wajar dan kepatuhan terhadap SAK  Kelangsungan usaha  Dasar akrual  Materialitas dan agregasi  Saling hapus  Frekuensi pelaporan  Informasi komparatif  Konsistensi penyajian Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 9.
    Penyajian secara wajardan kepatuhan terhadap SAK  Penyajian secara jujur atas dampak transaksi, peristiwa lain, dan kondisi yang sesuai dengan definisi dan kriteria pengakuan yang ada di dalam KDPPLK  Entitas menyatakan kepatuhannya pada SAK di dalam CLK Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 10.
    Kelangsungan usaha  Managemenmembuat penilaian tentang kemampuan entitas untuk mempertahankan kelangsungan usahanya  Kecuali hendak dilikuidasi, asumsi managemen adalah bahwa perusahaan akan terus hidup  Jika ada ketidakpastian kelangsungan usaha, managemen harus mengungkapkannya. Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 11.
    Dasar akrual  SemuaL/K, kecuali laporan arus kas Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 12.
    Materialitas dan agregasi Pos yang sejenis dan material disajikan terpisah  Pos yang memiliki sifat atau fungsi berbeda disajikan terpisah, kecuali tidak material Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 13.
    Saling hapus  Asetdan liabilitas tidak bisa saling hapus  Penghasilan dan beban tidak bisa saling hapus  Kecuali disyaratkan atau diizinkan oleh suatu PSAK Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 14.
    Frekuensi pelaporan  Setidaknyasecara tahunan  Jika perioda pelaporan menjadi lebih panjang atau pendek daripada setahun:  Apa alasannya?  Bahwa jumlah yang disajikan dalam l/k tidak dapat dibandingkan secara keseluruhan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 15.
    Informasi komparatif  Dibandingkandengan perioda sebelumnya  Info yang naratif dan deskriptif diungkapkan kembali jika relevan untuk pemahaman l/k perioda berjalan  Minimum dua laporan posisi keuangan, dua laporan untuk setiap laporan lain, dan catatan atas l/k.  Jika penyajian atau pengklasifikasian diubah, maka jumlah komparatif juga harus direklasifikasi Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 16.
    Konsistensi penyajian  Antarperioda harus konsisten kecuali:  Terjadi perubahan yang signifikan terhadap sifat operasi entitas, atau  Setelah pengkajian-ulang disimpulkan bahwa pengklasifikasian yang lain lebih tepat  Perubahan diizinkan oleh suatu PSAK Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 17.
    Identifikasi laporan keuangan Harus bisa dibedakan dengan informasi lain dalam publikasi yang sama  Identitas penyusun  Satu atau kelompok entitas?  Tanggal akhir perioda pelaporan atau perioda yang dicakup  Mata uang yang digunakan  Pembulatan dalam penyajian Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 18.
    Laporan posisi keuangan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 19.
    Informasi yang disajikan dalamLPK  Aset tetap  Properti investasi  Aset tidak berwujud  Aset keuangan  Investasi yang menggunakan metoda ekuitas  Sediaan  Piutang dagang dan piutang lainnya  Kas dan setara kas  Aset total yang diklasifikasi sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau aset yang termasuk ke dalam kelompok lepasan yang diklasifikasi sebagai dimiliki- untuk-dijual sesuai PSAK 58 Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 20.
    Informasi yang disajikan dalamLPK  Utang dagang dan terutang lainnya  Provisi  Liabilitas keuangan  Liabilitas dan aset untuk pajak kini  Liabilitas dan aset untuk pajak tangguhan  Liabilitas yang termasuk ke dalam kelompok lepasan yang diklasifikasi sebagai dimiliki-untuk-dijual  Kepentingan non-pengendali, disajikan sebagai bagian dari ekuitas  Modal saham dan cadangan yang dapat diatribusi kepada pemilik entitas induk Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 21.
    Pembedaan aset lancardan tidak lancar serta liabilitas jangka pendek dan panjang  Aset lancar dan tidak lancar; dan liabilitas lancar dan tidak lancar disajikan terpisah  Lancar: tidak lebih daripada 12 bulan setelah perioda pelaporan  Tidak lancar: lebih daripada 12 bulan setelah perioda pelaporan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 22.
    Aset lancar  Diharapkanuntuk direalisasi atau dijual atau digunakan dalam siklus operasi normal  Untuk tujuan diperdagangkan  Untuk direalisasi dalam jangka waktu 12 bulan setelah perioda pelaporan  Kas atau setara kas  Kecuali jika dibatasi penggunaannya Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 23.
    Liabilitas jangka pendek Diharapkan untuk diselesaikan dalam siklus operasi normal  Dimiliki untuk diperdagangkan  Akan jatuh tempo dalam jangka waktu kurang daripada 12 bulan setelah perioda pelaporan  Tidak memiliki hak tanpa syarat untuk menunda penyelesaian liabilitas selama sekurang-kurangnya 12 bulan setelah perioda pelaporan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 24.
    Informasi yang disajikandi dalam LKP dan CLK  Laporan posisi keuangan  Subklasifikasi pos-pos yang disajikan  Diklasifikasi dengan cara yang tepat sesuai dengan operasi entitas  Informasi rinci untuk setiap jenis saham  Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 25.
    Laporan L/R komprehensif Seluruh pos penghasilan dan beban dalam satu perioda disajikan:  Dalam satu laporan l/r komprehensif, atau  Dalam bentuk dua laporan:  yang menunjukkan komponen l/r dan  yang dimulai dengan laba rugi dan menunjukkan komponen pendapatan komprehensif lain Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 26.
    Informasi yang disajikan dalamL/R komprehensif  Pendapatan  Biaya keuangan  Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama yang dicatat menggunakan metoda ekuitas  Beban pajak  Jumlah dari  Laba rugi setelah pajak dari operasi yang dihentikan  Keuntungan atau kerugian setelah pajak yang diakui dengan pengukuran nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau dari pelepasan aset atau kelompok yang dilepaskan dalam rangka operasi yang dihentikan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 27.
    Informasi yang disajikan dalamL/R komprehensif  Laba rugi  Setiap komponen dari pendapatan komprehensif lain yang diklasifikasi berdasarkan sifat (selain jumlah dalam huruf h)  Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan ventura bersama yang dicatat menggunakan metoda ekuitas, dan  Total laba rugi komprehensif  Penyajian pos-pos laporan laba rugi komprehensif tersebut dibagi menjadi:  Laba rugi perioda berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali dan pemilik entitas induk, dan  Total laba rugi komprehensif perioda berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali dan pemilik entitas induk  PENTING: Pos-pos luar biasa tidak lagi ada Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 28.
    Laba rugi selamaperioda  Entitas mengakui seluruh pos penghasilan dan beban pada suatu perioda ke dalam laba rugi kecuali suatu PSAK mensyaratkan atau memperkenankan lain Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 29.
    Pendapatan komprehensif lain selamaperioda  Komponen pendapatan komprehensif lain:  Jumlah neto dari dampak pajak terkait atau  Jumlah sebelum dampak pajak terkait disertai dengan total pajak penghasilan yang terkait dengan komponen tersebut  Entitas mengungkapkan penyesuaian reklasifikasi yang terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lain Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 30.
    Informasi yang disajikandi dalam laporan L/R komprehensif atau CLK  Jika pos-pos penghasilan dan beban bernilai material, maka harus disajikan terpisah, berdasarkan sifat dan jumlahnya  Analisis atas fungsi maupun sifat beban dipilih atas dasar mana yang lebih andal dan relevan  Sifat beban: penyusutan, pembelian bahan baku, transportasi, imbalan kerja, biaya iklan  Fungsi beban: sebagai bagian biaya penjualan, biaya aktivitas produksi, atau administratif  Jika klasifikasi berdasarkan fungsi beban, maka harus diungkapkan informasi tambahan tentang sifat beban. Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 31.
    Laporan perubahan ekuitas Total l/r komprehensif selama suatu perioda  Pengaruh penerapan restrospektif atau penyajian kembali secara restrospektif, untuk tiap komponen ekuitas  Rekonsiliasi antara jumlah tercatat pada awal dan akhir perioda, untuk setiap komponen ekuitas, yang mengungkapkan perubahan yang timbul atas:  Laba rugi  Masing-masing pos pendapatan komprehensif lain, dan  Transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik, yang menunjukkan secara terpisah:  Kontribusi dari pemilik dan  Distribusi kepada pemilik dan  Perubahan hak kepemilikan pada entitas anak yang tidak menyebabkan hilangnya pengendalian  Jumlah dividen yang diakui sebagai distribusi kepada pemilik selama perioda, dan nilai dividen per saham  Bisa juga di catatan atas laporan keuangan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 32.
    Laporan arus kas Lihat PSAK 2 Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 33.
    Catatan atas laporankeuangan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 34.
    Struktur CaLK  Dasarpenyusunan l/k dan kebijakan akuntansi tertentu  Informasi yang disyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan  Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun di dalam laporan keuangan, namun relevan untuk memahami laporan keuangan  Berisi referensi silang antar laporan jika saling berhubungan Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 35.
    Pengungkapan kebijakan akuntansi  Dasarpengukuran yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan  Kebijakan akuntansi lain yang diterapkan yang relevan untuk memahami laporan keuangan  Termasuk pertimbangan yang diambil dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 36.
    Sumber estimasi ketidakpastian  Infotentang asumsi masa depan harus diungkapkan dan  Sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir perioda pelaporan  Jika memiliki risiko yang signifikan yang mengakibatkan penyeusian material terhadap jumlah aset dan liabilitas tercatat di perioda berikutnya Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 37.
    Modal  Mengungkapkan informasiyang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi tujuan, kebijakan, dan proses pengelolaan permodalan oleh entitas Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas
  • 38.
    Pengungkapan lain  Jumlahdividen yang diusulkan atau diumumkan sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan, namun tyidak tidak diakui didistribusikan kepada pemilik  Jumlah dividen per saham  Jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui  Informasi tentang domisili, bentuk hukum, negara tempat pendirian, alamat kantor pusat, sifat operasi dan kegiatan utama, nama entitas induk dan entitas induk terakhir dalam kelompok usaha, dan informasi tentang lama umur entitas. Disusun oleh Rahmat Febrianto Fakultas Ekonomi Unniversitas Andalas