BaB 1

          ZaT PaDaT
IKaTaN aTOMIK DaLaM
             KRISTaL
Zat padat dapat dibedakan menjadi:
 Kristal yaitu bila atom atau molekul penyusun tersusun dalam
bentuk pengulangan kontinu untuk rentang yang panjang,
terbentuk dari larutan, lelehan, uap, atau gabungan dari
ketiganya.
Kristal dapat terbentuk dalam;
 - Kristal tunggal
 - Polikristal
 - Mikrokristal
 - Nanokristal

 Amorf yaitu zat padat yang tidak memiliki bentuk pengulangan
keteraturan, jangkauan keteraturan atom biasanya sampai
tetangga kedua.
IKATAN ATOMIK DALAM KRISTAL
Gaya–gaya Antar Atom
 Struktur spasial terbangun oleh gaya-gaya antar atom dalam kristal
 Dari jarak atom dalam kristal yang berkisar sekitar 1Å bersifat listrik-
  magnet;
  - tarik-menarik (coulomb)
  - tolak-menolak antar lawan elektron
 Jarak stabil antara ion-ion tergantung dari kesetimbangan antara
  dua macam gaya tadi.
 macam dan kekuatan ikatan atomik ditentukan oleh struktur elektron
  dari atom-atom yang membentuk kristal
 ikatan atomik sangat ditentukan oleh kecenderungan atom-atom
  dalam kristal untuk memperoleh konfigurasi elektron seperti yang
  dipunyai oleh atom-atom gas mulia.
Macam Ikatan Atom Dalam Kristal
                            Terjadi karena gaya tarik
                            elektrostatik (Coulomb) antara ion
                            positif dan ion negatif.
Ikatan ionik                Contoh : kristal NaCl , ion Na+
                            dikelilingi oleh 6 ion Cl-.



               Besarnya energi tarik        Besarnya energi tolak
               menarik Coulomb:             menolak Pauli:




               Dan energi potensial totalnya adalah:



               Konstan Madelung
Contoh soal:
Dalam kristal NaCl, jarak kesetimbangan r antara ion adalah
2,81Å. Cari energi potensial totalnya.
Jawaban:
  Karena α = 1,748 dan n = 9, energi potensial ion
  dengan tanda positif atau negatif adalah;
Contoh soal:
    Tunjukkan bahwa kelima suku pertama pada deret konstan
    Madelung untuk CsCl adalah
      Jawaban:



3
2                                  5

       1                 4
      Jarak     Jumlah       Muatan

      r1 = r
                                       Maka konstan Madelung α adalah:
                  6            -
      r2 = r     12            +
      r3 = r      8            -
      r4 = 2r     6            +
      r5 = r     24            -
Ikatan kovalen


       Ikatan yang terjadi karena adanya
       pemakaian bersama elektron-elektron
       dari atom-atom yang bersangkutan.
       Contoh ikatan kovalen : INTAN
       Karbon = 1s2 2s2 2p2 membutuhkan 4
       elektron agar kulitnya penuh (2p6).
       Ini diperoleh dari pemakaian 4 atom C
       Jadi 1 atom C akan berikatan kovalen
       dengan 4 atom C lainnya , membentuk
       intan.
Jawaban :
Pada CH4, (metana) karbon terletak pada golongan 4,
karena itu memiliki 4 elektron terluar. Karbon
membentuk 4 ikatan dengan hidrogen, penambahan
4 elektron yang lain - seluruhnya 8, dalam 4 pasang.
Karena membentuk 4 ikatan, semuanya harus
menjadi pasangan ikatan.
Empat pasangan elektron tertata dengan sendirinya
pada jarak yang disebut susunan tetrahedral.
Tetrahedron adalah piramida dengan dasar segitiga.
Atom karbon terletak di tengah-tengah dan hidrogen
pada empat sudutnya. Semua sudut ikatan adalah
109.5°.
Ikatan logam

                                     Setiap logam mempunyai elektron
                                     valensi (elektron terluar) yang
                                     sangat mudah bergerak.
                                     Elektron-elektron valensi
                                     dilukiskan sebagai lautan awan/gas
                                     elektron yamg membungkus ion-ion
                                     positif.
Gambar : Struktur ikatan logam       Ikatan antara gas elektron ini
                                     disebut ikatan logam
                                     Sebagai contoh, perhatikan atom
                                     natrium (11Na) dengan konfigurasi
                                     elektron dalam orbital atom sebagai
                                     berikut :

                                          11   Na = 1s2 – 2s2 – 2p6 – 3s1
Ikatan van der
                                                     waals



                                   Terjadinya interaksi antara momen dipole listrik
                                   dari atom bertetangga.
                                   Energi interaksinya memiliki bentuk :
                                               EVDW = - A/ r6
Energi tolak-menolak :

  Erep = B/ r12                    Energi interaksi dalam ikatan Van der Waals:
                                              E(r) = - A/ r6 + B/r12
Energi potensial Lennard-Jones:
   E(r) = 4ε [(σ/ r12) – (σ/r6)]
Contoh soal:
Bagaimanakah pengaruhnya pada energi-kohesif kristal ionik dan
kovalen dari;
(a).gaya van der waals, dan
(b)osilasi titik-titik dari ion dan atom disekitar titik
kesetimbangannya

 Jawaban :
   (a). Gaya van der waals akan menaikkan energi
   kohesif karena bersifat tarik menarik.
   (b). Osilasi titik-nol akan menurunkan energi kohesif
   karena osilasi itu menyatakan modus kepemilikan
   energi yang ada dalam zat padat, tetapi tidak dalam
   atom individual atau ion individual.
Ikatan Hidrogen
                              Ikatan O-H:
                             Terjadi karena keelektronegatifan unsur-unsur
                             dalam ikatan kovalen
                             H<C<N<O<F




H2O padat             H2O cair
Jarak H-O = 1,75 Å    Jarak H-O = 0,96 Å
Energi Ikatan         Jarak Antar
          Bahan         Struktur    Per atom (eV)          Atom (Å)

Argon             FCC                               0,1                 3,76

Khlor             Tetragonal                        0,3                 4,34

Hidrogen          HCP                           0,01                    3,75

Silikon           Kubik (intan)                     3,7                 2,35

                  Kubik (ZnS)                       3,4                 2,80

                  Kubik (fluorit)                   1,0                 2,92

KCl               Kubik (NaCl)                      7,3                 3,14

AgBr              Kubik (NaCl)                      5,4                 2,88

BaF2              Kubik (fluorit)               17,3                    2,69

Na                BCC                               1,1                 3,70

Ag                FCC                               3,0                 2,88

Ni                FCC                               4,4                 2,48

Pertemuan ke-2-ikatan-atomik-dalam-kristal

  • 1.
    BaB 1 ZaT PaDaT IKaTaN aTOMIK DaLaM KRISTaL
  • 2.
    Zat padat dapatdibedakan menjadi:  Kristal yaitu bila atom atau molekul penyusun tersusun dalam bentuk pengulangan kontinu untuk rentang yang panjang, terbentuk dari larutan, lelehan, uap, atau gabungan dari ketiganya. Kristal dapat terbentuk dalam; - Kristal tunggal - Polikristal - Mikrokristal - Nanokristal  Amorf yaitu zat padat yang tidak memiliki bentuk pengulangan keteraturan, jangkauan keteraturan atom biasanya sampai tetangga kedua.
  • 3.
    IKATAN ATOMIK DALAMKRISTAL Gaya–gaya Antar Atom  Struktur spasial terbangun oleh gaya-gaya antar atom dalam kristal  Dari jarak atom dalam kristal yang berkisar sekitar 1Å bersifat listrik- magnet; - tarik-menarik (coulomb) - tolak-menolak antar lawan elektron  Jarak stabil antara ion-ion tergantung dari kesetimbangan antara dua macam gaya tadi.  macam dan kekuatan ikatan atomik ditentukan oleh struktur elektron dari atom-atom yang membentuk kristal  ikatan atomik sangat ditentukan oleh kecenderungan atom-atom dalam kristal untuk memperoleh konfigurasi elektron seperti yang dipunyai oleh atom-atom gas mulia.
  • 4.
    Macam Ikatan AtomDalam Kristal Terjadi karena gaya tarik elektrostatik (Coulomb) antara ion positif dan ion negatif. Ikatan ionik Contoh : kristal NaCl , ion Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl-. Besarnya energi tarik Besarnya energi tolak menarik Coulomb: menolak Pauli: Dan energi potensial totalnya adalah: Konstan Madelung
  • 5.
    Contoh soal: Dalam kristalNaCl, jarak kesetimbangan r antara ion adalah 2,81Å. Cari energi potensial totalnya. Jawaban: Karena α = 1,748 dan n = 9, energi potensial ion dengan tanda positif atau negatif adalah;
  • 6.
    Contoh soal: Tunjukkan bahwa kelima suku pertama pada deret konstan Madelung untuk CsCl adalah Jawaban: 3 2 5 1 4 Jarak Jumlah Muatan r1 = r Maka konstan Madelung α adalah: 6 - r2 = r 12 + r3 = r 8 - r4 = 2r 6 + r5 = r 24 -
  • 7.
    Ikatan kovalen Ikatan yang terjadi karena adanya pemakaian bersama elektron-elektron dari atom-atom yang bersangkutan. Contoh ikatan kovalen : INTAN Karbon = 1s2 2s2 2p2 membutuhkan 4 elektron agar kulitnya penuh (2p6). Ini diperoleh dari pemakaian 4 atom C Jadi 1 atom C akan berikatan kovalen dengan 4 atom C lainnya , membentuk intan.
  • 8.
    Jawaban : Pada CH4,(metana) karbon terletak pada golongan 4, karena itu memiliki 4 elektron terluar. Karbon membentuk 4 ikatan dengan hidrogen, penambahan 4 elektron yang lain - seluruhnya 8, dalam 4 pasang. Karena membentuk 4 ikatan, semuanya harus menjadi pasangan ikatan. Empat pasangan elektron tertata dengan sendirinya pada jarak yang disebut susunan tetrahedral. Tetrahedron adalah piramida dengan dasar segitiga. Atom karbon terletak di tengah-tengah dan hidrogen pada empat sudutnya. Semua sudut ikatan adalah 109.5°.
  • 9.
    Ikatan logam Setiap logam mempunyai elektron valensi (elektron terluar) yang sangat mudah bergerak. Elektron-elektron valensi dilukiskan sebagai lautan awan/gas elektron yamg membungkus ion-ion positif. Gambar : Struktur ikatan logam Ikatan antara gas elektron ini disebut ikatan logam Sebagai contoh, perhatikan atom natrium (11Na) dengan konfigurasi elektron dalam orbital atom sebagai berikut : 11 Na = 1s2 – 2s2 – 2p6 – 3s1
  • 10.
    Ikatan van der waals Terjadinya interaksi antara momen dipole listrik dari atom bertetangga. Energi interaksinya memiliki bentuk : EVDW = - A/ r6 Energi tolak-menolak : Erep = B/ r12 Energi interaksi dalam ikatan Van der Waals: E(r) = - A/ r6 + B/r12 Energi potensial Lennard-Jones: E(r) = 4ε [(σ/ r12) – (σ/r6)]
  • 11.
    Contoh soal: Bagaimanakah pengaruhnyapada energi-kohesif kristal ionik dan kovalen dari; (a).gaya van der waals, dan (b)osilasi titik-titik dari ion dan atom disekitar titik kesetimbangannya Jawaban : (a). Gaya van der waals akan menaikkan energi kohesif karena bersifat tarik menarik. (b). Osilasi titik-nol akan menurunkan energi kohesif karena osilasi itu menyatakan modus kepemilikan energi yang ada dalam zat padat, tetapi tidak dalam atom individual atau ion individual.
  • 12.
    Ikatan Hidrogen Ikatan O-H: Terjadi karena keelektronegatifan unsur-unsur dalam ikatan kovalen H<C<N<O<F H2O padat H2O cair Jarak H-O = 1,75 Å Jarak H-O = 0,96 Å
  • 13.
    Energi Ikatan Jarak Antar Bahan Struktur Per atom (eV) Atom (Å) Argon FCC 0,1 3,76 Khlor Tetragonal 0,3 4,34 Hidrogen HCP 0,01 3,75 Silikon Kubik (intan) 3,7 2,35 Kubik (ZnS) 3,4 2,80 Kubik (fluorit) 1,0 2,92 KCl Kubik (NaCl) 7,3 3,14 AgBr Kubik (NaCl) 5,4 2,88 BaF2 Kubik (fluorit) 17,3 2,69 Na BCC 1,1 3,70 Ag FCC 3,0 2,88 Ni FCC 4,4 2,48