DINAS PARIWISATA DIY



         Yogyakarta
      13 Desember 2012




               www. visitingjogja.com
                                        1
VISI
 Tahun 2012 - 2025

“Terwujudnya Yogyakarta sebagai
Destinasi Pariwisata berbasis budaya
terkemuka di Asia Tenggara, berkelas
dunia, berdaya saing, berkelanjutan,
mampu mendorong pembangunan
Daerah untuk kesejahteraan
masyarakat”.
MISI
    a. mewujudkan Kepariwisataan berbasis budaya yang kreatif dan inovatif;
    b. mengembangkan Daya Tarik Wisata berbasis budaya;
    c. meningkatkan daya saing Pariwisata pada tingkat nasional maupun
         global sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan;
    d. mengembangkan tujuan Wisata yang aman, nyaman, menarik, mudah
         dicapai, dan berwawasan lingkungan sehingga mampu meningkatkan
         kesejahteraan masyarakat;
    e. mengembangkan pemasaran Pariwisata yang sinergis, unggul, dan
         bertanggung jawab untuk meningkatkan kunjungan Wisatawan baik
         nusantara maupun mancanegara
    f.   mengembangkan industri Pariwisata yang berdaya saing, kredibel,
         mampu menggerakkan kemitraan usaha, dan bertanggung jawab atas
         kelestarian dan keseimbangan lingkungan alam dan sosial budaya;
    g. mengembangkan      organisasi kelembagaan Pemerintah        Daerah,
         Pemerintah Kabupaten/Kota, swasta, dan masyarakat;
    h. mengembangkan sumber daya manusia, regulasi, dan mekanisme
         operasional yang efektif dan efisien dalam rangka mendorong
3        terwujudnya Kepariwisataan yang berkelanjutan; dan
Arah Pembangunan Kepariwisataan DIY

    ď‚— prinsip pembangunan
        Kepariwisataan yang
        berkelanjutan;
    ď‚—   orientasi pada upaya-upaya
        pertumbuhan, peningkatan
        kesempatan kerja, pengurangan
        kemiskinan, serta pelestarian
        lingkungan;
    ď‚—   dilaksanakan dengan tata kelola
        yang baik;
    ď‚—   dilaksanakan secara terpadu
        secara lintas sektor, lintas
        Daerah, dan lintas pelaku; dan
    ď‚—   dilaksanakan dengan
        mendorong kemitraan sektor
4       publik dan privat.
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
DESTINASI PARIWISATA DAERAH

1.   Perwilayahan Destinasi Pariwisata Daerah;




2.   Pembangunan Daya Tarik Wisata;




3.    Pembangunan fasilitas umum dan Pariwisata;



4.   Pembangunan aksesibilitas dan/atau transportasi;




5.   Pemberdayaan masyarakat melalui Kepariwisataan; dan




6.   Pembangunan investasi di bidang Pariwisata.
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
PEMASARAN PARIWISATA DAERAH

ď‚—   pemetaan, analisis peluang pasar dan perintisan pemasaran ke
    pasar potensial;
ď‚—   pemantapan segmen pasar Wisatawan massal dan
    pengembangan segmen ceruk pasar dalam mengoptimalkan
    pengembangan Destinasi Pariwisata dan dinamika pasar global;
ď‚—   pemantapan segmen pasar Wisatawan massal,dengan fokus
    pengembangan segmen keluarga dan komunitas/tradisi budaya
    dan pengembangan segmen ceruk pasar dengan fokus
    pengembangan segmen MICE;
ď‚—   pengembangan dan pemantapan citra Daerah sebagai Destinasi
    Pariwisata;
ď‚—   pengembangan citra Kepariwisataan Daerah sebagai Destinasi
    Pariwisata yang aman, nyaman dan berdaya saing;
ď‚—   peningkatan peran media komunikasi pemasaran dalam
    memasarkan dan mempromosikan Wisata;
ď‚—   pengembangan kemitraan pemasaran yang terpadu, sinergis,
    berkesinambungan dan berkelanjutan;
ď‚—   pendukungan kebijakan promosi penggerak Wisatawan;dan
ď‚—   pengembangan Badan Promosi Pariwisata Daerah.

                                                                   6
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN INDUSTRI
PARIWISATA DAERAH


peningkatan kualitas dan keragaman
produk-produk usaha Pariwisata;


    peningkatan fasilitasi, regulasi, dan insentif
    untuk pengembangan usaha Pariwisata;



        penguatan struktur usaha Pariwisata; dan


              penguatan kemitraan usaha Pariwisatadan
              Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam
              mendukung usaha Kepariwisataan.

                                                        7
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
  KELEMBAGAAN KEPARIWISATAAN DAERAH

• Pengembangan     Pembangunan
  organisasi       sumber daya
  Kepariwisataan   manusia Pariwisata




                                        8
STRATEGI
• Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk-produk pariwisata
  yang mempunyai daya saing tinggi/kompetitif dan
  berkelanjutan
• Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menguatkan citra
  DIY sebagai destinasi utama pariwisata
• Mengoptimalkan berbagai upaya dan perluasan jaringan
  kerjasama kepariwisataan yang sinergis dan bermanfaat
• Meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung atraksi,
  amenity dan aksesibilitas pada kawasan dan daerah tujuan
  wisata
• Meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM kepariwisataan
• Meningkatkan partisipasi aktif           masyarakat dalam
  pembangunan kepariwisataan.

                                                             9
Program Prioritas Kepariwisataan DIY
sesuai RPJMD:

 Program Pengembangan Pemasaran
 Pariwisata
 Program Pengembangan Destinasi
 Pariwisata

 Program Pengembangan Kemitraan




                                       10
Tahun/Program             2011                   2012                         2013
                                          Jumlah        Kenaikan        Jumlah       Kenaikan

Program Prioritas:       27 kegiatan    21 kegiatan                  20 kegiatan

Program Pengembangan   2.529.589.100   1.193.139.950   - 52.83 %   6.906.000.000     478.81 %
Pemasaran Pariwisata

Program Pengembangan   474.896.300     1.755.292.902   269.62 %    7.414.000.000     322.38 %
Destinasi Pariwisata

Program Pengembangan   3.868.438.000   3.070.001.660   - 20.64 %   5.716.853.900.    86.22 %
Kemitraan
Jumlah Anggaran        6.872.923.400   6.018.434.512   - 12.43 %   20.036.853.900    232.92 %

Program                22 kegiatan     26 kegiatan                 27 kegiatan
Pendukung/Suporting
Staf
Jumlah Anggaran :      1.174.863.946   2.044.466.897   74.02 %     2.142.700.000     4.80 %

Total Anggaran :       8.047.787.346   8.022.901.412   - 0.31 %    22.179.553.900    176.45 %
Terima Kasih…




                12

Paparan Bapak Tazbir - Kepala Dinas Pariwisata - Daerah Istimewa Jogjakarta

  • 1.
    DINAS PARIWISATA DIY Yogyakarta 13 Desember 2012 www. visitingjogja.com 1
  • 2.
    VISI Tahun 2012- 2025 “Terwujudnya Yogyakarta sebagai Destinasi Pariwisata berbasis budaya terkemuka di Asia Tenggara, berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, mampu mendorong pembangunan Daerah untuk kesejahteraan masyarakat”.
  • 3.
    MISI a. mewujudkan Kepariwisataan berbasis budaya yang kreatif dan inovatif; b. mengembangkan Daya Tarik Wisata berbasis budaya; c. meningkatkan daya saing Pariwisata pada tingkat nasional maupun global sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan; d. mengembangkan tujuan Wisata yang aman, nyaman, menarik, mudah dicapai, dan berwawasan lingkungan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat; e. mengembangkan pemasaran Pariwisata yang sinergis, unggul, dan bertanggung jawab untuk meningkatkan kunjungan Wisatawan baik nusantara maupun mancanegara f. mengembangkan industri Pariwisata yang berdaya saing, kredibel, mampu menggerakkan kemitraan usaha, dan bertanggung jawab atas kelestarian dan keseimbangan lingkungan alam dan sosial budaya; g. mengembangkan organisasi kelembagaan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, swasta, dan masyarakat; h. mengembangkan sumber daya manusia, regulasi, dan mekanisme operasional yang efektif dan efisien dalam rangka mendorong 3 terwujudnya Kepariwisataan yang berkelanjutan; dan
  • 4.
    Arah Pembangunan KepariwisataanDIY ď‚— prinsip pembangunan Kepariwisataan yang berkelanjutan; ď‚— orientasi pada upaya-upaya pertumbuhan, peningkatan kesempatan kerja, pengurangan kemiskinan, serta pelestarian lingkungan; ď‚— dilaksanakan dengan tata kelola yang baik; ď‚— dilaksanakan secara terpadu secara lintas sektor, lintas Daerah, dan lintas pelaku; dan ď‚— dilaksanakan dengan mendorong kemitraan sektor 4 publik dan privat.
  • 5.
    ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DESTINASIPARIWISATA DAERAH 1. Perwilayahan Destinasi Pariwisata Daerah; 2. Pembangunan Daya Tarik Wisata; 3. Pembangunan fasilitas umum dan Pariwisata; 4. Pembangunan aksesibilitas dan/atau transportasi; 5. Pemberdayaan masyarakat melalui Kepariwisataan; dan 6. Pembangunan investasi di bidang Pariwisata.
  • 6.
    ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PEMASARANPARIWISATA DAERAH ď‚— pemetaan, analisis peluang pasar dan perintisan pemasaran ke pasar potensial; ď‚— pemantapan segmen pasar Wisatawan massal dan pengembangan segmen ceruk pasar dalam mengoptimalkan pengembangan Destinasi Pariwisata dan dinamika pasar global; ď‚— pemantapan segmen pasar Wisatawan massal,dengan fokus pengembangan segmen keluarga dan komunitas/tradisi budaya dan pengembangan segmen ceruk pasar dengan fokus pengembangan segmen MICE; ď‚— pengembangan dan pemantapan citra Daerah sebagai Destinasi Pariwisata; ď‚— pengembangan citra Kepariwisataan Daerah sebagai Destinasi Pariwisata yang aman, nyaman dan berdaya saing; ď‚— peningkatan peran media komunikasi pemasaran dalam memasarkan dan mempromosikan Wisata; ď‚— pengembangan kemitraan pemasaran yang terpadu, sinergis, berkesinambungan dan berkelanjutan; ď‚— pendukungan kebijakan promosi penggerak Wisatawan;dan ď‚— pengembangan Badan Promosi Pariwisata Daerah. 6
  • 7.
    ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNANINDUSTRI PARIWISATA DAERAH peningkatan kualitas dan keragaman produk-produk usaha Pariwisata; peningkatan fasilitasi, regulasi, dan insentif untuk pengembangan usaha Pariwisata; penguatan struktur usaha Pariwisata; dan penguatan kemitraan usaha Pariwisatadan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam mendukung usaha Kepariwisataan. 7
  • 8.
    ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KELEMBAGAAN KEPARIWISATAAN DAERAH • Pengembangan Pembangunan organisasi sumber daya Kepariwisataan manusia Pariwisata 8
  • 9.
    STRATEGI • Meningkatkan kualitasdan kuantitas produk-produk pariwisata yang mempunyai daya saing tinggi/kompetitif dan berkelanjutan • Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menguatkan citra DIY sebagai destinasi utama pariwisata • Mengoptimalkan berbagai upaya dan perluasan jaringan kerjasama kepariwisataan yang sinergis dan bermanfaat • Meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung atraksi, amenity dan aksesibilitas pada kawasan dan daerah tujuan wisata • Meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM kepariwisataan • Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan. 9
  • 10.
    Program Prioritas KepariwisataanDIY sesuai RPJMD: Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata Program Pengembangan Destinasi Pariwisata Program Pengembangan Kemitraan 10
  • 11.
    Tahun/Program 2011 2012 2013 Jumlah Kenaikan Jumlah Kenaikan Program Prioritas: 27 kegiatan 21 kegiatan 20 kegiatan Program Pengembangan 2.529.589.100 1.193.139.950 - 52.83 % 6.906.000.000 478.81 % Pemasaran Pariwisata Program Pengembangan 474.896.300 1.755.292.902 269.62 % 7.414.000.000 322.38 % Destinasi Pariwisata Program Pengembangan 3.868.438.000 3.070.001.660 - 20.64 % 5.716.853.900. 86.22 % Kemitraan Jumlah Anggaran 6.872.923.400 6.018.434.512 - 12.43 % 20.036.853.900 232.92 % Program 22 kegiatan 26 kegiatan 27 kegiatan Pendukung/Suporting Staf Jumlah Anggaran : 1.174.863.946 2.044.466.897 74.02 % 2.142.700.000 4.80 % Total Anggaran : 8.047.787.346 8.022.901.412 - 0.31 % 22.179.553.900 176.45 %
  • 12.