Dokumen ini membahas metode kritik hadits pada masa permulaan Islam, yang meliputi larangan pencatatan hadits oleh Rasulullah serta kondisi yang memungkinkan pencatatan oleh para sahabat. Penelitian dan pengkodifikasian hadits mulai mendapat perhatian resmi di masa Umar bin Abdul Aziz, di mana pembagian hadits dilakukan secara kritis oleh imam seperti Bukhari dan Syafi'i. Selain itu, dokumen ini menjelaskan kualifikasi perawi yang diterima dalam periwayatan hadits berdasarkan keadilan dan kedhabitan mereka.