NUTRI EDU:
Mengenal Anemia
beserta Pencegahan dan
Penanggulangannya
Jum’at, 21 Desember 2018
Ruang 305
FIKES UIN Jakarta
Outline
Definisi
Klasifikasi Anemia
Penyebab Anemia
Gejala
Mengapa Rematri dan WUS lebih rentan?
Dampak
Pencegahan dan Penanggulangan Anemia
Apa itu Anemia?
Anemia adalah suatu
kondisi tubuh dimana
kadar hemoglobin (Hb)
dalam darah lebih
rendah dari normal
(WHO, 2011)
Hemoglobin adalah salah
satu komponen dalam sel
darah merah/eritrosit yang
berfungsi untuk mengikat
oksigen dan
menghantarkannya ke
seluruh sel jaringan tubuh.
Klasifikasi Anemia
Penyebab Anemia
Gejala
Anemia
5 L
Sakit
kepala
Mata
berkunan
g
Mudah
ngantuk
Cepat
lelah
Sulit
konsentra
si
Tanda klinis:
“pucat” pada
- Muka
- kelopak mata
- Bibir
- Kulit
- Kuku
- telapak
tangan
Mengapa Rematri dan WUS Lebih
Rentan?
Masa
pubertas→
kebutuhan zat
besi meningkat
Diet keliru
untuk
menurunkan
BB
Haid→ butuh
zat besi2x
lipat
Dampak Anemia
Rematri & WUS
• Daya tahan tubuh
menurun →
penyakit infeksi
• Kemampuan
berpikir menurun
• Prestasi belajar
dan produktivitas
kerja menurun
Bumil
• Meningkatkan
risiko PJT
• Prematur
• BBLR
• Gangguan tumbuh
kembang: stunting,
gangguan kognitif
Pencegahan dan
Penanggulangan Anemia
Beberapa Upaya:
1.
Memperbaiki
pola makan
2. Fortifikasi
makanan
3.
Suplementasi
TTD
4. Pengobatan
penyakit
penyerta
1. Memperbaiki Pola Makan
• Mudah diserap tubuh, ± 25% dari
zat besi yang dikandungnya.
• Ex: hati, ikan, daging, unggas
Zat Besi
(heme) →
Hewani
• Diserap lebih sedikit, sekitar 5%
saja
• Ex: sayuran hijau (daun pepaya,
singkong, katu), kacang-kacangan
Zat Besi
(non heme)
→ Nabati
PRINSIP DIET TINGGI ZAT BESI
1. Memperbaiki Pola Makan
HINDARI ZAT PENGHAMBAT PENYERAPAN FE
Heme/Non heme Fitat
Tanin pada teh,
kopi
Zat kapur/Ca
pada susu, keju
KOMBINASIKAN MAKANAN PENINGKAT PENYERAPAN FE
Non Heme
Vitamin C: jeruk, jambu
biji, tomat
meat factor: daging,
ikan, ayam
PRINSIP
1. Memperbaiki Pola Makan
PRINSIP
PERHATIKAN JUGA BAHAN MAKANAN
LAIN YANG DAPAT MENINGKATKAN
HB
Asam
Folat
Sayuran hijau,
tomat, alpukat
Vitami
n B12
Udang,
kerang, ikan
salmon
Protein
telur, ikan,
daging
Pedoman Gizi Seimbang (PGS)
2. Fortifikasi Makanan
• Fortifikasi bahan makanan
yaitu menambahkan satu
atau lebih zat gizi ke
dalam pangan untuk
meningkatkan nilai gizi
pada pangan tersebut.
• Makanan yang sudah
difortifikasi di Indonesia
antara lain tepung terigu,
beras, minyak goreng,
mentega, dan beberapa
snack.
3. Suplementasi TTD
• Tablet tambah darah berbentuk bulat/lonjong warna merah tua
• Prinsip konsumsi TTD sama dengan prinsip konsumsi makanan
mengandung Fe
1 (satu) kali
seminggu
1 (satu) kali
sehari selama
haid
Untuk
WUS setiap hari
selama masa
kehamilannya
Atau minimal
90 (sembilan
puluh) tablet
Untuk
Ibu
Hamil
Sumber: Permenkes RI Nomor 88 Tahun 2014 tentang Standar Tablet Tambah
Darah bagi Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil
4. Pengobatan Penyakit Penyerta
KEK Kecacingan Malaria TB HIV AIDS
Alhamdulillaah..
Terima kasih 

Mengenal Anemia Beserta Pencegahan dan Penanggulangannya

  • 1.
    NUTRI EDU: Mengenal Anemia besertaPencegahan dan Penanggulangannya Jum’at, 21 Desember 2018 Ruang 305 FIKES UIN Jakarta
  • 2.
    Outline Definisi Klasifikasi Anemia Penyebab Anemia Gejala MengapaRematri dan WUS lebih rentan? Dampak Pencegahan dan Penanggulangan Anemia
  • 3.
    Apa itu Anemia? Anemiaadalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal (WHO, 2011) Hemoglobin adalah salah satu komponen dalam sel darah merah/eritrosit yang berfungsi untuk mengikat oksigen dan menghantarkannya ke seluruh sel jaringan tubuh.
  • 4.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    Mengapa Rematri danWUS Lebih Rentan? Masa pubertas→ kebutuhan zat besi meningkat Diet keliru untuk menurunkan BB Haid→ butuh zat besi2x lipat
  • 8.
    Dampak Anemia Rematri &WUS • Daya tahan tubuh menurun → penyakit infeksi • Kemampuan berpikir menurun • Prestasi belajar dan produktivitas kerja menurun Bumil • Meningkatkan risiko PJT • Prematur • BBLR • Gangguan tumbuh kembang: stunting, gangguan kognitif
  • 9.
  • 10.
    Beberapa Upaya: 1. Memperbaiki pola makan 2.Fortifikasi makanan 3. Suplementasi TTD 4. Pengobatan penyakit penyerta
  • 11.
    1. Memperbaiki PolaMakan • Mudah diserap tubuh, ± 25% dari zat besi yang dikandungnya. • Ex: hati, ikan, daging, unggas Zat Besi (heme) → Hewani • Diserap lebih sedikit, sekitar 5% saja • Ex: sayuran hijau (daun pepaya, singkong, katu), kacang-kacangan Zat Besi (non heme) → Nabati PRINSIP DIET TINGGI ZAT BESI
  • 12.
    1. Memperbaiki PolaMakan HINDARI ZAT PENGHAMBAT PENYERAPAN FE Heme/Non heme Fitat Tanin pada teh, kopi Zat kapur/Ca pada susu, keju KOMBINASIKAN MAKANAN PENINGKAT PENYERAPAN FE Non Heme Vitamin C: jeruk, jambu biji, tomat meat factor: daging, ikan, ayam PRINSIP
  • 13.
    1. Memperbaiki PolaMakan PRINSIP PERHATIKAN JUGA BAHAN MAKANAN LAIN YANG DAPAT MENINGKATKAN HB Asam Folat Sayuran hijau, tomat, alpukat Vitami n B12 Udang, kerang, ikan salmon Protein telur, ikan, daging
  • 14.
  • 17.
    2. Fortifikasi Makanan •Fortifikasi bahan makanan yaitu menambahkan satu atau lebih zat gizi ke dalam pangan untuk meningkatkan nilai gizi pada pangan tersebut. • Makanan yang sudah difortifikasi di Indonesia antara lain tepung terigu, beras, minyak goreng, mentega, dan beberapa snack.
  • 18.
    3. Suplementasi TTD •Tablet tambah darah berbentuk bulat/lonjong warna merah tua • Prinsip konsumsi TTD sama dengan prinsip konsumsi makanan mengandung Fe 1 (satu) kali seminggu 1 (satu) kali sehari selama haid Untuk WUS setiap hari selama masa kehamilannya Atau minimal 90 (sembilan puluh) tablet Untuk Ibu Hamil Sumber: Permenkes RI Nomor 88 Tahun 2014 tentang Standar Tablet Tambah Darah bagi Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil
  • 19.
    4. Pengobatan PenyakitPenyerta KEK Kecacingan Malaria TB HIV AIDS
  • 20.

Editor's Notes

  • #4 Oksigen diperlukan oleh jaringan tubuh untuk melakukan fungsinya. Kekurangan oksigen dalam jaringan otak dan otot akan menyebabkan gejala antara lain kurangnya konsentrasi dan kurang bugar dalam melakukan aktivitas. Hemoglobin dibentuk dari gabungan protein dan zat besi dan membentuk sel darah merah/eritrosit.
  • #6 Perdarahan karena kecacingan dan trauma atau luka yang mengakibatkan kadar Hb menurun. Perdarahan karena menstruasi yang lama dan berlebihan Perdarahan pada penderita malaria kronis perlu diwaspadai karena terjadi hemolitik yang mengakibatkan penumpukan zat besi (hemosiderosis) di organ tubuh, seperti hati dan limpa. Pada penderita Thalasemia, kelainan darah terjadi secara genetik yang menyebabkan anemia karena sel darah merah/eritrosit cepat pecah, sehingga mengakibatkan akumulasi zat besi dalam tubuh Pada penderita penyakit infeksi kronis seperti TBC, HIV/AIDS, dan keganasan seringkali disertai anemia, karena kekurangan asupan zat gizi atau akibat dari infeksi itu sendiri.
  • #7 5 L (Lesu, Letih, Lemah, Lelah, Lalai),
  • #8 1. Rematri yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat untuk meningkatkan pertumbuhannya. 2. Rematri seringkali melakukan diet yang keliru yang bertujuan untuk menurunkan berat badan, diantaranya mengurangi asupan protein hewani yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin darah. 3. Rematri dan WUS yang mengalami haid akan kehilangan darah setiap bulan sehingga membutuhkan zat besi dua kali lipat saat haid. Rematri dan WUS juga terkadang mengalami gangguan haid seperti haid yang lebih panjang dari biasanya atau darah haid yang keluar lebih banyak dari biasanya