PENYULUHAN ANEMIA PADA
REMAJA PUTRI di
SMPN 11 PALANGKA RAYA
Ervi Audina Munthe, dr
Fakultas Kedokteran
Universitas Palangka Raya
Anemia ?
Anemia adalah suatu kondisi
dimana kadar hemoglobin
(Hb) dalam darah kurang dari
normal (Remaja  Hb < 12
mg/dL).
Anemia Defisiensi Besi
Kondisi yang timbul akibat berkurang
atau kosongnya cadangan besi tubuh
sehingga penyediaan besi untuk
eritropoesis (produksi sel darah
merah) berkurang, yang pada
akhirnya pembentukan hemoglobin
berkurang.
Anemia Defisiensi
Besi
● Terjadi pada semua
umur
● Remaja (usia 10 -19
tahun) kelompok umur
berisiko tinggi anemia
4 dari 10 remaja putri menderita anemia di
Indonesia
Remaja putri berisiko anemia karena:
 Kebutuhan zat besi yang tinggi pada masa
pubertas.
 Kehilangan zat besi akibat pendarahan saat
menstruasi.
 Kebiasaan makan yang kurang baik (kurang
asupan zat besi) terutama dari pangan hewani.
5 L (Lelah,
Letih, Lesu,
Lemah dan
Lunglai)
Pusing dan
penglihatan
berkunang-
kunang
Mudah
mengantuk
Sulit
konsentrasi
Tampak pucat
& kuku, kulit,
rambut kering
Tanda Gejala
Anemia
Akibat Anemia
Menurunkan imunitas
dan ketahanan
terhadap infeksi
Gangguan terhadap
proses mental dan
kecerdasan,
pertumbuhan
Gangguan kapasitas
kerja dan
kemampuan belajar
Risiko tinggi
mengalami masalah
saat kehamilan dan
melahirkan
Cara Mencegah Anemia Defisiensi Besi
Mencegah infeksi kecacingan
dengan menjaga kebersihan
diri
Konsumsi makanan gizi
seimbang yang kaya zat besi
dan bahan makanan yang
mengandung vitamin C
Konsumsi tablet tambah
darah (TTD), 1 tablet
seminggu sekali
Istirahat yang cukup
Bahan makanan yang kaya Zat Besi
● Heme Iron (lebih mudah
diserap oleh tubuh)
● Non Heme Iron (penyerapan
zat besi dibantu oleh vitamin
C
Bahan makanan yang banyak
mengandung zat besi
• Bahan makanan hewani
 hati, daging berwarna
merah, telur, ikan.
• Bahan makanan nabati
 tempe, tahu kacang
hijau, kacang merah.
• Sayuran hijau
 kangkung, bayam,
daun singkong, dan sawi
hijau.
Bahan makanan yang dapat
meningkatkan
penyerapan zat besi
● Vitamin C berfungsi
meningkatkan penyerapan
zat besi, oleh karena itu
biasakan makan buah-
buahan segar sesudah
makan.
● Sebaiknya dikonsumsi
bersamaan atau setelah
makan.
TTD diminum
teratur.
1 tablet setiap
minggu, 52
tablet selama
setahun
TTD diminum
menjelang
tidur atau
setelah makan
Minumlah TTD
dengan air
putih atau air
jeruk
Jangan
diminum
bersamaan
dengan teh,
susu ataupun
kopi
Lebih baik
disertai makan
buah
Tablet Tambah Darah
(TTD)
Take Home Message
● Anemia suatu kondisi dimana kadar
hemoglobin (Hb) dalam darah
kurang dari normal.
● Anemia dapat terjadi pada semua
usia dan berisiko tinggi pada
remaja putri.
● Pencegahan dengan makan gizi
seimbang dan kaya zat besi,
menjaga kebersihan serta
konsumsi TTD.
● TTD diminum teratur dengan satu
tablet setiap minggu, 52 tablet
Terima Kasih!
Ada pertanyaan?

Edukasi Anemia Rematri.pptx

  • 1.
    PENYULUHAN ANEMIA PADA REMAJAPUTRI di SMPN 11 PALANGKA RAYA Ervi Audina Munthe, dr Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya
  • 2.
    Anemia ? Anemia adalahsuatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal (Remaja  Hb < 12 mg/dL).
  • 3.
    Anemia Defisiensi Besi Kondisiyang timbul akibat berkurang atau kosongnya cadangan besi tubuh sehingga penyediaan besi untuk eritropoesis (produksi sel darah merah) berkurang, yang pada akhirnya pembentukan hemoglobin berkurang.
  • 4.
    Anemia Defisiensi Besi ● Terjadipada semua umur ● Remaja (usia 10 -19 tahun) kelompok umur berisiko tinggi anemia
  • 5.
    4 dari 10remaja putri menderita anemia di Indonesia Remaja putri berisiko anemia karena:  Kebutuhan zat besi yang tinggi pada masa pubertas.  Kehilangan zat besi akibat pendarahan saat menstruasi.  Kebiasaan makan yang kurang baik (kurang asupan zat besi) terutama dari pangan hewani.
  • 6.
    5 L (Lelah, Letih,Lesu, Lemah dan Lunglai) Pusing dan penglihatan berkunang- kunang Mudah mengantuk Sulit konsentrasi Tampak pucat & kuku, kulit, rambut kering Tanda Gejala Anemia
  • 7.
    Akibat Anemia Menurunkan imunitas danketahanan terhadap infeksi Gangguan terhadap proses mental dan kecerdasan, pertumbuhan Gangguan kapasitas kerja dan kemampuan belajar Risiko tinggi mengalami masalah saat kehamilan dan melahirkan
  • 8.
    Cara Mencegah AnemiaDefisiensi Besi Mencegah infeksi kecacingan dengan menjaga kebersihan diri Konsumsi makanan gizi seimbang yang kaya zat besi dan bahan makanan yang mengandung vitamin C Konsumsi tablet tambah darah (TTD), 1 tablet seminggu sekali Istirahat yang cukup
  • 9.
    Bahan makanan yangkaya Zat Besi ● Heme Iron (lebih mudah diserap oleh tubuh) ● Non Heme Iron (penyerapan zat besi dibantu oleh vitamin C
  • 10.
    Bahan makanan yangbanyak mengandung zat besi • Bahan makanan hewani  hati, daging berwarna merah, telur, ikan. • Bahan makanan nabati  tempe, tahu kacang hijau, kacang merah. • Sayuran hijau  kangkung, bayam, daun singkong, dan sawi hijau.
  • 11.
    Bahan makanan yangdapat meningkatkan penyerapan zat besi ● Vitamin C berfungsi meningkatkan penyerapan zat besi, oleh karena itu biasakan makan buah- buahan segar sesudah makan. ● Sebaiknya dikonsumsi bersamaan atau setelah makan.
  • 12.
    TTD diminum teratur. 1 tabletsetiap minggu, 52 tablet selama setahun TTD diminum menjelang tidur atau setelah makan Minumlah TTD dengan air putih atau air jeruk Jangan diminum bersamaan dengan teh, susu ataupun kopi Lebih baik disertai makan buah Tablet Tambah Darah (TTD)
  • 13.
    Take Home Message ●Anemia suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal. ● Anemia dapat terjadi pada semua usia dan berisiko tinggi pada remaja putri. ● Pencegahan dengan makan gizi seimbang dan kaya zat besi, menjaga kebersihan serta konsumsi TTD. ● TTD diminum teratur dengan satu tablet setiap minggu, 52 tablet
  • 14.