DERET
Deret adalah rangkaian bilangan yang tersusun secara teratur dan memenuhi
kaidah-kaidah tertentu. Bilangan-bilangan yang merupakan unsur dan pembentuk
sebuah deret dinamakan suku.
 Deret Hitung adalah Deret yang perubahan suku-sukunya berdasarkan
penjumlahan terhadap sebuah bilangan tertentu. Bilangan yang membedakan
suku-suku dari deret hitung dinamakan Pembeda, yaitu selisih antara nilai-
nilai dua suku yang berurutan.
Ada 2 Rumus yang digunakan dalam deret Hitung :
 Untuk mencari Nilai suku ke-n dari deret hitung :
Sn = a + (n - 1) b
a = suku pertama
b = pembeda
n = indeks suku
Contoh :
Nilai suku ke 101 dari deret hitung 3, 5, 7, 9, 11, ……… adalah?
Diket. : a = 3, b = 2, n = 101
Dita. : Sn ?
Jwb : S101 = a + (n – 1) b
S101 = 3 + (101 – 1) 2
S101 = 3 + 100 . 2
S101 = 3 + 200
S101 = 203
 Untuk mencari jumlah nilai dari semua suku pada deret hitung :
Dn = 1 n (2a + (n – 1) b)
2
a = suku pertama
b = suku pembeda
n = indeks suku
Contoh :
Berapa jumlah semua suku s/d suku yang ke 25 dari deret 3, 5, 7, 9,
11, ….. ?
Diket : a = 3, b = 2, n = 25
Dita. : D25 ?
Jwb. : D25 = 1 n (2a + (n – 1) b)
2
D25 = 1 . 25 (2 . 3 + (25 – 1) 2)
2
D25 = 12,5 (2 . 3 + (24) 2)
D25 = 12,5 (6 + 24 . 2)
D25 = 12,5 (6 + 48)
D25 = 12,5 x 54
D25 = 675
 Deret Ukur adalah deret yang perubahan suku-suku nya berdasarkan
perkalian terhadap sebuah bilangan tertentu. Bilangan yang membedakan
suku-suku deret ukur dinamakan pengganda, yaitu merupakan hasil bagi nilai
suku terhadap nilai suku didepannya.
Ada 2 rumus yang digunakan dalam deret ukur :
 Mencari nilai suku ke n dari deret ukur
Sn = a . p n – 1
a = suku pertama
p = pengganda
n = indeks suku
Contoh :
Berapa nilai suku yang ke 6 dari deret 2, 4, 8, 16, 32, ….. ?
Diket. : a = 2, p = 2, n = 6
Dita. : Sn?
Jwb. : S6 = a . p n – 1
S6 = 2 . 2 6 – 1
S6 = 2 . 2 5
S6 = 2 . 32
S6 = 64
 Mencari jumlah sampai dengan n suku
Dn = a (1-pn)
1 – p
a= suku pertama
p = pembeda
n = indeks suku
Contoh :
Berapa jumlah semua suku yang ke 5 dari 2, 4, 8, 16, 32, …?
Diket, : a = 2, p = 2, n = 5
Dita. : Dn ?
Jwb. : Dn = a (1-pn)
1 – p
D5 = 2 (1-25)
1 – 2
D5 = 2 (1-32)
-1
D5 = 2 (-31)
-1
D5 = -62
-1
D5 = 62
 Penggunaan deret dalam ekonomi :
Dalam bidang bisnis dan ekonomi, teori atau prinsip-prinsip deret sering
diterapkan dalam kasus-kasus yang menyangkut perkembagan dan
pertumbuhan. Apabila perkembangan atau pertumbuhan suatu gejala tertentu
berpola seperti perubahan nilai-nilai suku sebuah deret hitung atau deret
ukur, maka teori deret yang bersangkutan relevan ditetapkan untuk
menganalisisnya.
Matematika

Matematika

  • 1.
    DERET Deret adalah rangkaianbilangan yang tersusun secara teratur dan memenuhi kaidah-kaidah tertentu. Bilangan-bilangan yang merupakan unsur dan pembentuk sebuah deret dinamakan suku.  Deret Hitung adalah Deret yang perubahan suku-sukunya berdasarkan penjumlahan terhadap sebuah bilangan tertentu. Bilangan yang membedakan suku-suku dari deret hitung dinamakan Pembeda, yaitu selisih antara nilai- nilai dua suku yang berurutan. Ada 2 Rumus yang digunakan dalam deret Hitung :  Untuk mencari Nilai suku ke-n dari deret hitung : Sn = a + (n - 1) b a = suku pertama b = pembeda n = indeks suku Contoh : Nilai suku ke 101 dari deret hitung 3, 5, 7, 9, 11, ……… adalah? Diket. : a = 3, b = 2, n = 101 Dita. : Sn ? Jwb : S101 = a + (n – 1) b S101 = 3 + (101 – 1) 2 S101 = 3 + 100 . 2 S101 = 3 + 200 S101 = 203  Untuk mencari jumlah nilai dari semua suku pada deret hitung : Dn = 1 n (2a + (n – 1) b) 2 a = suku pertama b = suku pembeda n = indeks suku Contoh : Berapa jumlah semua suku s/d suku yang ke 25 dari deret 3, 5, 7, 9, 11, ….. ? Diket : a = 3, b = 2, n = 25 Dita. : D25 ? Jwb. : D25 = 1 n (2a + (n – 1) b) 2 D25 = 1 . 25 (2 . 3 + (25 – 1) 2) 2 D25 = 12,5 (2 . 3 + (24) 2) D25 = 12,5 (6 + 24 . 2) D25 = 12,5 (6 + 48) D25 = 12,5 x 54 D25 = 675
  • 2.
     Deret Ukuradalah deret yang perubahan suku-suku nya berdasarkan perkalian terhadap sebuah bilangan tertentu. Bilangan yang membedakan suku-suku deret ukur dinamakan pengganda, yaitu merupakan hasil bagi nilai suku terhadap nilai suku didepannya. Ada 2 rumus yang digunakan dalam deret ukur :  Mencari nilai suku ke n dari deret ukur Sn = a . p n – 1 a = suku pertama p = pengganda n = indeks suku Contoh : Berapa nilai suku yang ke 6 dari deret 2, 4, 8, 16, 32, ….. ? Diket. : a = 2, p = 2, n = 6 Dita. : Sn? Jwb. : S6 = a . p n – 1 S6 = 2 . 2 6 – 1 S6 = 2 . 2 5 S6 = 2 . 32 S6 = 64  Mencari jumlah sampai dengan n suku Dn = a (1-pn) 1 – p a= suku pertama p = pembeda n = indeks suku Contoh : Berapa jumlah semua suku yang ke 5 dari 2, 4, 8, 16, 32, …? Diket, : a = 2, p = 2, n = 5 Dita. : Dn ? Jwb. : Dn = a (1-pn) 1 – p D5 = 2 (1-25) 1 – 2 D5 = 2 (1-32) -1 D5 = 2 (-31) -1 D5 = -62 -1 D5 = 62  Penggunaan deret dalam ekonomi : Dalam bidang bisnis dan ekonomi, teori atau prinsip-prinsip deret sering diterapkan dalam kasus-kasus yang menyangkut perkembagan dan pertumbuhan. Apabila perkembangan atau pertumbuhan suatu gejala tertentu berpola seperti perubahan nilai-nilai suku sebuah deret hitung atau deret ukur, maka teori deret yang bersangkutan relevan ditetapkan untuk menganalisisnya.