Good Governance/Decentralization

    KNOWLEDGE MANAGEMENT
               KELOMPOK III
                   Oleh:
        - Syahroni Ateng Syafrudin
            - Sascha Rusgiarto

      Lokakarya Perencanaan Proyek GLG
         Yogyakarta, 13 Desember 2007

                                     13.12.2011   Seite 1
                                                  Seite 1
Struktur Knowledge dalam
Organisasi Menurut Hasil Penelitian
          Delphi Group:

  - 42 % di pikiran (otak) karyawan;
  - 26 % dokumen kertas;
  - 20 % dokumen elektronik;
  - 12 % knowledge based-electronics.


                            13.12.2011
                              13.12.2011   Seite 2
                                           Seite 2
Batasan dan Terminologi
KNOWLEDGE adalah informasi yang dipahami dan disertai
pengalaman dapat dipakai sebagai dasar bertindak oleh
individu atau kelompok, Knowledge merupakan penerapan
informasi yang diyakini dapat langsung dipergunakan untuk
mengambil suatu keputusan untuk bertindak, atau informasi
itu memampukan seseorang atau institusi untuk mengambil
tindakan yang berbeda atau tindakan yang lebih efektif.
INTORMASI adalah data yang telah tersusun dan disertai
dengan referensi terhadap suatu hubungan (koneksi) yang
mempunyai arti, untuk pengambilan keputusan.
DATA merupakan fakta-fakta mentah, antara lain berupa
gambar, simbol atau angka yang disajikan tanpa suatu
konteks
                                            13.12.2011
                                              13.12.2011   Seite 3
                                                           Seite 3
JENIS KNOWLEDGE
1.TACIT KNOWLEDGE adalah sesuatu atau informasi
 yang kita ketahui dan alami namun sulit diungkapkan
 dengan jelas dan lengkap. Tacit knowledge sangat sulit
 dipindahkan kepada orang lain karena tersimpan pada
 masing-masing kepala/pikiran (otak) pada individu dalam
 suatu organisasi.

2.EKSPLISIT KNOWLEDGE adalah pengetahuan dan
 pengalaman tentang “bagaimana untuk melakukan
 sesuatu (know how)” yang diuraikan secara lugas dan
 sistematis. Contohnya, buku petunjuk operasional atau
 manual teknis.
                                          13.12.2011
                                            13.12.2011   Seite 4
                                                         Seite 4
Langkah Mendeteksi Tacit Knowledge
Contoh, pertanyaan-pertanyaan yang dapat dipergunakan:
1.Apakah anda mengetahui bahwa anda mempunyai potensi
  knowledge yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh
  organisasi?
2.Apakah anda mengetahui rekan kerja (internal maupun
  eksternal organisasi) anda mempunyai potensi pengetahuan
  dan keahlian yang belum dimanfaatkan secara maksimal dalam
  organisasi?
3.Apa kendala dari pertanyaan no. 1 dan no.2?
4.Berapa banyak yang anda ketahui bahwa semua orang dalam
  organisasi tahu bahwa sesuatu harus dilakukan tetapi
  tidak/belum dilakukan?
5.Berapa lama kondisi pertanyaan no.4 itu telah berlangsung?
6.Apakah ada pengaruh langsung terhadap layanan kepada
  pelanggan?
                                              13.12.2011
                                                13.12.2011   Seite 5
                                                             Seite 5
KNOWLEDGE MANAGEMENT [KM]
1.KM merupakan sistem yang dibuat untuk menciptakan,
 mendokumentasikan, menggolongkan atau meng-
 klasifikasikan dan menyebarkan-luaskan knowledge di
 dalam dan di luar organisasi, sehingga knowledge mudah
 dimanfaatkan kapan pun bila diperlukan, oleh siapa saja

2.KM mengelola seluruh elemen sistem berupa dokumen,
 basis data, kebijakan dan prosedur kerja, beserta
 informasi tentang pengalaman keahlian dan kecakapan
 sumber daya manusia secara individu maupun
 kolektif/kelompok, termasuk cerita-cerita sukses dan
 praktek-praktek yang baik (good practices) dalam suatu
 organisasi atau komunitas.
                                          13.12.2011
                                            13.12.2011   Seite 6
                                                         Seite 6
Sasaran Umum dari Sistem KM dalam Praktek:
1. Menciptakan knowledge : knowledge diciptakan begitu manusia menentukan
   cara baru untuk melakukan sesuatu atau menciptakan know-how. Kadang-
   kadang knowledge eksternal dibawa ke dalam organisasi/institusi;
2. Menangkap knowledge : knowledge baru diidentifikasikan sebagai bernilai
   dan direpresentasikan dalam suatu cara yang masuk akal;
3. Menjaring knowledge : knowledge baru harus ditempatkan dalam konteks
   agar dapat ditindaklanjuti. Hal ini menunjukkan kedalaman manusia (kualitas
   tacit) yang harus ditangkap bersamaan dengan fakta explicit;
4. Menyimpan knowledge : knowledge yang bermanfaat harus disimpan dalam
   format yang baik dalam penyimpanan knowledge, sehingga orang lain dalam
   organisasi dapat mengaksesnya;
5. Mengolah knowledge : seperti perpustakaan, knowledge harus dibuat up-to-
   date. Hal tersebut harus di review untuk menjelaskan apakah relevan atau
   akurat.
6. Menyebarluaskan knowledge : knowledge harus tersedia dalam format yang
   bermanfaat untuk semua orang dalam organisasi yang memerlukan,
   dimanapun dan tersedia setiap saat.
                                                            13.12.2011
                                                              13.12.2011   Seite 7
                                                                           Seite 7
KNOWLEDGE MANAGEMENT

Proses KM, juga dikenal sebagai "organizational
 learning", mempunyai tujuan-tujuan pokok sebagai
 berikut:
 Mengidentifikasi, mengumpulkan dan mengorganisasi
 knowledge yang sudah ada
 Memfasilitasi penciptaan knowledge baru
 Memprakarsai inovasi melalui keahlian anggota
 organisasi
 Mentransfer knowledge sebagai suatu proses baik secara
 informal melalui diskusi, sesi brainstorming dll. atau
 secara formal melalu pendidikan, pelatihan (TOT)
                                           13.12.2011
                                             13.12.2011   Seite 8
                                                          Seite 8
Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan KM
1.Penerapannya tidak hanya menghasilkan knowledge
 baru, tetapi juga mendaur-ulang (recycling) knowledge
 yang sudah ada.

2.Teknologi informasi belum sepenuhnya bisa
 menggantikan fungsi-fungsi jaringan sosial antar anggota
 organisasi.

3.Sebagian besar organisasi tidak pernah tahu apa yang
 sesungguhnya mereka ketahui, banyak knowledge
 penting yang harus ditemukan lewat upaya-upaya
 khusus, padahal knowledge itu sudah dimiliki sebuah
 organisasi sejak lama.
                                           13.12.2011
                                             13.12.2011   Seite 9
                                                          Seite 9
Menerapkan    KM       Menciptakan
knowledge               knowledge
                   C



 Diseminasi            Mengorganisasikan
 knowledge               knowledge



                         13.12.2011
                           13.12.2011   Seite 10
                                        Seite 10
KNOWLEDGE MANAGEMENT dalam PRAKTEK
 Komunitas Pelaku (Communities of Practice -
 COP)
 Tehnologi Situs Internet (www), sistem berbasis
 pengetahuan dan keterampilan, manajemen
 konten, wikis dan pengelolaan dokumen (CD-
 Roms)
 Pemetaan Knowledge (knowledge audit/
 mapping) menemukan apa yang telah ada pada
 saat memulai proses KM
 Praktek-Praktek yang Terbaik/Baik / Standar
 (Best/Good Practices / Benchmarking)
                                     13.12.2011
                                       13.12.2011   Seite 11
                                                    Seite 11
Bantuan Sejawat/ Teman: Suatu cara
orang untuk bercerita, berkomunikasi
dan mengembangkan Praktek-Praktek
yang Baik
                                       Aksi

                       Praktek-
     Apa yang
                       Praktek
     Anda Tahu
                      yang Baik

        Apa yang
                     Apa yang
        Kita Tahu
                     Saya Tahu
        Bersama
                                       13.12.2011
                                         13.12.2011   Seite 12
                                                      Seite 12
Peranan Komunitas Pelaku (COP)
Penciptaan: penggunaan dan pengembangan knowledge
 Mengembangkan & mengelola praktek-praktek yang baik Mengembangkan
 kemampuan organisasi

Mengorganisasikan: mengembangkan dan mengelola materi
  Mengembangkan alat, pedoman dan “templates”
  Mengelola data base

Mendiseminasikan: menghubungkan dgn orang-orang di luar
 organisasi/komunitas
   Orang-orang yang tahu mau saling tukar menukar knowledge
   Memfasilitasi transfer pengetahuan melalui tehnologi dan sumber daya
    lain

Mencanangkan berbagi pengetahuan dan pemahaman
  Meningkatkan pemahaman terhadap ide-ide kompleks
  Saling mendukung dalam menyelesaikan permasalahan dan menemukan
    inovasi

                                                       13.12.2011
                                                         13.12.2011   Seite 13
                                                                      Seite 13
Mengapa KM merupakan bagian dari kerja kita?
Apa yang dibutuhkan untuk Mengembangkan KM?
KM apa yang sudah anda lakukan?
Bagaimana peran mitra kerjasama? Bagaimana Pemerintah
Daerah dapat Membentuk Komunitas Praktek-Praktek
Pelayanan Umum dan Tata Kepemerintahan yang Baik?
Bagaimana Forum Pemerintahan Daerah dapat menjadi media
tukar menukar knowledge (informasi, pengalaman dan
pengetahuan) tentang praktek-praktek pelayanan umum dan
tata kepemerintahan yang baik?
Bagaimana program Situs Internet (website) dapat memelihara
dan berbagi Knowledge?
Apa yang menjadi persoalan-persoalan dan kendala-kendala
yang dihadapi dalam menyelenggarakan KM?
                                            13.12.2011
                                              13.12.2011   Seite 14
                                                           Seite 14
Creating a competence management system
Standarisasi
   Create common structure and terminology
   Define professional, organizational, and human
   competencies related to global strategy and KM goals
   Don’t underestimate this task!
Analisis
   Personal development discussions
   Mapping of present and future target competence
  levels for individuals and then for business units
   Defining competence gap at both levels
Perencanaan dan Pelaksanaan
   Prepare competence development plan
   Implement and evaluate
                                             13.12.2011
                                               13.12.2011   Seite 15
                                                            Seite 15
Apa Manfaat dari Knowledge Management?
 Kemajuan melalui Efisiensi yang Lebih Tinggi dan Innovasi
   Preventing the waste of valuable resources - avoid
   reinventing the wheel
   Ensuring the use of leading-edge technology and thinking
   across organizations
   Increasing partner satisfaction through shorter lead-times and
   consistent behavior
   Creating a competitive cost structure
   Facilitating breakthrough and incremental innovations through
   combination of technologies and ideas from across and
   outside the organization
 Suatu Tempat Kerja yang Mendorong Kerja Sama Lintas-
 Fungsi
   Attracting and retaining key individuals

                                                  13.12.2011
                                                    13.12.2011   Seite 16
                                                                 Seite 16
“Anda tidak dapat mengelola pengetahuan – tidak
                seorang pun bisa


  Apa yang dapat Anda lakukan adalah mengelola
 lingkungan di mana pengetahuan dapat diciptakan,
ditemukan, ditangkap, dibagi/disharing, divalidasi,
ditransfer, diadopsi, disesuaikan dan diaplikasikan”

                                                  Chris Collison and Geoff Parcell
                                 “Learning to Fly: Practical Knowledge Management
                                         from Leading and Learning Organizations”




                                                   13.12.2011
                                                     13.12.2011        Seite 17
                                                                       Seite 17
Terima Kasih

           13.12.2011
             13.12.2011   Seite 18
                          Seite 18

Knowledge management presentasi_gtz_glg_desember_2007_syahroni_as [compatibility mode]

  • 1.
    Good Governance/Decentralization KNOWLEDGE MANAGEMENT KELOMPOK III Oleh: - Syahroni Ateng Syafrudin - Sascha Rusgiarto Lokakarya Perencanaan Proyek GLG Yogyakarta, 13 Desember 2007 13.12.2011 Seite 1 Seite 1
  • 2.
    Struktur Knowledge dalam OrganisasiMenurut Hasil Penelitian Delphi Group: - 42 % di pikiran (otak) karyawan; - 26 % dokumen kertas; - 20 % dokumen elektronik; - 12 % knowledge based-electronics. 13.12.2011 13.12.2011 Seite 2 Seite 2
  • 3.
    Batasan dan Terminologi KNOWLEDGEadalah informasi yang dipahami dan disertai pengalaman dapat dipakai sebagai dasar bertindak oleh individu atau kelompok, Knowledge merupakan penerapan informasi yang diyakini dapat langsung dipergunakan untuk mengambil suatu keputusan untuk bertindak, atau informasi itu memampukan seseorang atau institusi untuk mengambil tindakan yang berbeda atau tindakan yang lebih efektif. INTORMASI adalah data yang telah tersusun dan disertai dengan referensi terhadap suatu hubungan (koneksi) yang mempunyai arti, untuk pengambilan keputusan. DATA merupakan fakta-fakta mentah, antara lain berupa gambar, simbol atau angka yang disajikan tanpa suatu konteks 13.12.2011 13.12.2011 Seite 3 Seite 3
  • 4.
    JENIS KNOWLEDGE 1.TACIT KNOWLEDGEadalah sesuatu atau informasi yang kita ketahui dan alami namun sulit diungkapkan dengan jelas dan lengkap. Tacit knowledge sangat sulit dipindahkan kepada orang lain karena tersimpan pada masing-masing kepala/pikiran (otak) pada individu dalam suatu organisasi. 2.EKSPLISIT KNOWLEDGE adalah pengetahuan dan pengalaman tentang “bagaimana untuk melakukan sesuatu (know how)” yang diuraikan secara lugas dan sistematis. Contohnya, buku petunjuk operasional atau manual teknis. 13.12.2011 13.12.2011 Seite 4 Seite 4
  • 5.
    Langkah Mendeteksi TacitKnowledge Contoh, pertanyaan-pertanyaan yang dapat dipergunakan: 1.Apakah anda mengetahui bahwa anda mempunyai potensi knowledge yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh organisasi? 2.Apakah anda mengetahui rekan kerja (internal maupun eksternal organisasi) anda mempunyai potensi pengetahuan dan keahlian yang belum dimanfaatkan secara maksimal dalam organisasi? 3.Apa kendala dari pertanyaan no. 1 dan no.2? 4.Berapa banyak yang anda ketahui bahwa semua orang dalam organisasi tahu bahwa sesuatu harus dilakukan tetapi tidak/belum dilakukan? 5.Berapa lama kondisi pertanyaan no.4 itu telah berlangsung? 6.Apakah ada pengaruh langsung terhadap layanan kepada pelanggan? 13.12.2011 13.12.2011 Seite 5 Seite 5
  • 6.
    KNOWLEDGE MANAGEMENT [KM] 1.KMmerupakan sistem yang dibuat untuk menciptakan, mendokumentasikan, menggolongkan atau meng- klasifikasikan dan menyebarkan-luaskan knowledge di dalam dan di luar organisasi, sehingga knowledge mudah dimanfaatkan kapan pun bila diperlukan, oleh siapa saja 2.KM mengelola seluruh elemen sistem berupa dokumen, basis data, kebijakan dan prosedur kerja, beserta informasi tentang pengalaman keahlian dan kecakapan sumber daya manusia secara individu maupun kolektif/kelompok, termasuk cerita-cerita sukses dan praktek-praktek yang baik (good practices) dalam suatu organisasi atau komunitas. 13.12.2011 13.12.2011 Seite 6 Seite 6
  • 7.
    Sasaran Umum dariSistem KM dalam Praktek: 1. Menciptakan knowledge : knowledge diciptakan begitu manusia menentukan cara baru untuk melakukan sesuatu atau menciptakan know-how. Kadang- kadang knowledge eksternal dibawa ke dalam organisasi/institusi; 2. Menangkap knowledge : knowledge baru diidentifikasikan sebagai bernilai dan direpresentasikan dalam suatu cara yang masuk akal; 3. Menjaring knowledge : knowledge baru harus ditempatkan dalam konteks agar dapat ditindaklanjuti. Hal ini menunjukkan kedalaman manusia (kualitas tacit) yang harus ditangkap bersamaan dengan fakta explicit; 4. Menyimpan knowledge : knowledge yang bermanfaat harus disimpan dalam format yang baik dalam penyimpanan knowledge, sehingga orang lain dalam organisasi dapat mengaksesnya; 5. Mengolah knowledge : seperti perpustakaan, knowledge harus dibuat up-to- date. Hal tersebut harus di review untuk menjelaskan apakah relevan atau akurat. 6. Menyebarluaskan knowledge : knowledge harus tersedia dalam format yang bermanfaat untuk semua orang dalam organisasi yang memerlukan, dimanapun dan tersedia setiap saat. 13.12.2011 13.12.2011 Seite 7 Seite 7
  • 8.
    KNOWLEDGE MANAGEMENT Proses KM,juga dikenal sebagai "organizational learning", mempunyai tujuan-tujuan pokok sebagai berikut: Mengidentifikasi, mengumpulkan dan mengorganisasi knowledge yang sudah ada Memfasilitasi penciptaan knowledge baru Memprakarsai inovasi melalui keahlian anggota organisasi Mentransfer knowledge sebagai suatu proses baik secara informal melalui diskusi, sesi brainstorming dll. atau secara formal melalu pendidikan, pelatihan (TOT) 13.12.2011 13.12.2011 Seite 8 Seite 8
  • 9.
    Faktor yang MempengaruhiKeberhasilan KM 1.Penerapannya tidak hanya menghasilkan knowledge baru, tetapi juga mendaur-ulang (recycling) knowledge yang sudah ada. 2.Teknologi informasi belum sepenuhnya bisa menggantikan fungsi-fungsi jaringan sosial antar anggota organisasi. 3.Sebagian besar organisasi tidak pernah tahu apa yang sesungguhnya mereka ketahui, banyak knowledge penting yang harus ditemukan lewat upaya-upaya khusus, padahal knowledge itu sudah dimiliki sebuah organisasi sejak lama. 13.12.2011 13.12.2011 Seite 9 Seite 9
  • 10.
    Menerapkan KM Menciptakan knowledge knowledge C Diseminasi Mengorganisasikan knowledge knowledge 13.12.2011 13.12.2011 Seite 10 Seite 10
  • 11.
    KNOWLEDGE MANAGEMENT dalamPRAKTEK Komunitas Pelaku (Communities of Practice - COP) Tehnologi Situs Internet (www), sistem berbasis pengetahuan dan keterampilan, manajemen konten, wikis dan pengelolaan dokumen (CD- Roms) Pemetaan Knowledge (knowledge audit/ mapping) menemukan apa yang telah ada pada saat memulai proses KM Praktek-Praktek yang Terbaik/Baik / Standar (Best/Good Practices / Benchmarking) 13.12.2011 13.12.2011 Seite 11 Seite 11
  • 12.
    Bantuan Sejawat/ Teman:Suatu cara orang untuk bercerita, berkomunikasi dan mengembangkan Praktek-Praktek yang Baik Aksi Praktek- Apa yang Praktek Anda Tahu yang Baik Apa yang Apa yang Kita Tahu Saya Tahu Bersama 13.12.2011 13.12.2011 Seite 12 Seite 12
  • 13.
    Peranan Komunitas Pelaku(COP) Penciptaan: penggunaan dan pengembangan knowledge Mengembangkan & mengelola praktek-praktek yang baik Mengembangkan kemampuan organisasi Mengorganisasikan: mengembangkan dan mengelola materi Mengembangkan alat, pedoman dan “templates” Mengelola data base Mendiseminasikan: menghubungkan dgn orang-orang di luar organisasi/komunitas Orang-orang yang tahu mau saling tukar menukar knowledge Memfasilitasi transfer pengetahuan melalui tehnologi dan sumber daya lain Mencanangkan berbagi pengetahuan dan pemahaman Meningkatkan pemahaman terhadap ide-ide kompleks Saling mendukung dalam menyelesaikan permasalahan dan menemukan inovasi 13.12.2011 13.12.2011 Seite 13 Seite 13
  • 14.
    Mengapa KM merupakanbagian dari kerja kita? Apa yang dibutuhkan untuk Mengembangkan KM? KM apa yang sudah anda lakukan? Bagaimana peran mitra kerjasama? Bagaimana Pemerintah Daerah dapat Membentuk Komunitas Praktek-Praktek Pelayanan Umum dan Tata Kepemerintahan yang Baik? Bagaimana Forum Pemerintahan Daerah dapat menjadi media tukar menukar knowledge (informasi, pengalaman dan pengetahuan) tentang praktek-praktek pelayanan umum dan tata kepemerintahan yang baik? Bagaimana program Situs Internet (website) dapat memelihara dan berbagi Knowledge? Apa yang menjadi persoalan-persoalan dan kendala-kendala yang dihadapi dalam menyelenggarakan KM? 13.12.2011 13.12.2011 Seite 14 Seite 14
  • 15.
    Creating a competencemanagement system Standarisasi Create common structure and terminology Define professional, organizational, and human competencies related to global strategy and KM goals Don’t underestimate this task! Analisis Personal development discussions Mapping of present and future target competence levels for individuals and then for business units Defining competence gap at both levels Perencanaan dan Pelaksanaan Prepare competence development plan Implement and evaluate 13.12.2011 13.12.2011 Seite 15 Seite 15
  • 16.
    Apa Manfaat dariKnowledge Management? Kemajuan melalui Efisiensi yang Lebih Tinggi dan Innovasi Preventing the waste of valuable resources - avoid reinventing the wheel Ensuring the use of leading-edge technology and thinking across organizations Increasing partner satisfaction through shorter lead-times and consistent behavior Creating a competitive cost structure Facilitating breakthrough and incremental innovations through combination of technologies and ideas from across and outside the organization Suatu Tempat Kerja yang Mendorong Kerja Sama Lintas- Fungsi Attracting and retaining key individuals 13.12.2011 13.12.2011 Seite 16 Seite 16
  • 17.
    “Anda tidak dapatmengelola pengetahuan – tidak seorang pun bisa Apa yang dapat Anda lakukan adalah mengelola lingkungan di mana pengetahuan dapat diciptakan, ditemukan, ditangkap, dibagi/disharing, divalidasi, ditransfer, diadopsi, disesuaikan dan diaplikasikan” Chris Collison and Geoff Parcell “Learning to Fly: Practical Knowledge Management from Leading and Learning Organizations” 13.12.2011 13.12.2011 Seite 17 Seite 17
  • 18.
    Terima Kasih 13.12.2011 13.12.2011 Seite 18 Seite 18