 Kata komunikasi atau communication dalam bahasa
Inggris berasal dari kata Latin communis yang berarti
”sama,”communico, communication, atau communicare
yang berarti “membuat sama” (to make common)
 Definisi Komunikasi menurut Drs. A.M Hoeta Soehoet
mengenai ilmu komunikasi adalah :
Suatu ilmu yang mepelajari usaha manusia dalam
menyampaikan isi pernyataannya kepada manusia lain. Dari
definisi ini terlihat bahwa objek kajian ilmu komunikasi
adalah usaha manusia dalam menyampaikan isi
pernyataannnya kepada manusia lainnya.
(Soehoet, 2002 : 9)
 Sedangkan Harold Koonz, Cyril O’ Donnel dan Hernz Weihrich
berpendapat bahwa komunikasi adalah :
”Communication is a transfer of information being understood by the
receiver” (Komunikasi adalah suatu penyampaian informasi yang
dimengerti oleh penerimanya). (Rakhmat, 1989 :525)
 Jadi, komunikasi adalah suatu proses dimana



Dance menemukan tiga dimensi konseptual penting yang mandasari
defInisi-defnisi komunikasi.
1. Dimensi pertama adalah tingkat observasi (level of observation),
atau derajat keabtrakannya.
2. Dimensi kedua adalah kesengajaan (intentionality). Sebagian definisi
mencakup hanya pengiriman dan penerimaan pesan yang disengaja;
sedangkan sebagian definisi lainnya tidak menuntut syarat ini.
3. Dimensi ketiga adalah penilaian normatif. Sebagian definisi,
meskipun secara implisit, menyertakan keberhasilan atau
kecermatan; sebagian lainnya tidak seperti itu
Perilaku
Penerima
PERILAKU SUMBER
Perilaku tidak
disengaja
Perilaku disengaja
Sintom Nonverbal Verbal
Tidak Diterima 1A
Perilaku
simtomatik
tidak dipersepsi
2A
Pesan nonverbal
tidak dipersepsi
3A
Pesan verbal
tidak dipersepsi
Diterima secara
insidental
1B
Simtom
dipersepsi
secara insidental
2B
Pesan nonverbal
insidental
3B
Pesan verbal
insidental
Diperhatikan 1C
Simtom
diperhatikan
2C
Pesan nonverbal
diperhatikan
3C
Pesan verbal
diperhatikan
 ada tiga kerangka pemahaman mengenai
komunikasi, yaitu:
1. Komunikasi Sebagai Tindakan Satu Arah
Suatu pemahaman populer mengenai komunikasi
manusia adalah komunikasi yang mengisyaratkan
penyampaian pesan searah dari seseorang (atau
suatu lembaga)kepada seseorang (sekelompok
orang)lainnya, baik secara langsung (tatap-muka)
ataupun melalui media, seperti surat (selebaran),
surat kabar,majalah,radio,atau televisi.
2. Komunikasi sebagai interaksi
Dalam arti sempit interaksi berati saling mempengaruhi
(mutual influence). Komunikasi sebagai interaksi
dipandang sedikit lebih dinamis dari pada komunikasi
sebagai tindakan satu – arah.
3. Komunikasi sebagai transaksi
Semakin banyak orang yang berkomunikasi, semakin
rumit transaksi komunikasi yang terjadi. Dalam konteks
ini komunikasi adalah proses personal karena makna
atau pemahaman yang kita peroleh pada dasarnya
bersifat pribadiDalam kominikasi transaksional,
komunikasi dianggap telah berlangsung bila seseorang
telah menafsirkan prilaku orang lain, baik prilaku
verbal ataupun prilaku nonverbal.
Secara luas konteks disini berarti semua faktor diluar orang-
orang yang yang berkomunikasi,yang terdiri dari:
 Pertama, aspek bersifat fisik seperti iklim, cuaca.suhu
udara, bentuk ruangan, warna dinding, penataan tempat
duduk, jumlah peserta komunikasi, dan alat yang tersedia
untuk menyampaikan pesan.
 Kedua, aspek psikologis, seperti: Sikap, kecendrunagn,
prangsangka, dan emosi para peserta komunikasi.
 Ketiga,aspek sosial, seperti: Norma kelompok, nilai sosial,
dan karakteristik budaya.
Keempat, aspek waktu, yakni kapan berkomunikasi (hari
apa,jam berapa, pagi, siang, sore, malam).
Terdapat empat tingkat komuniksi yang dsepakati banyak
pakar, yaitu:
1. Komunikasi antar pribadi
2. Komunikasi kelompok
3. Komunikasi organisasi
4. Komunikasi massa.
1. Komunikasi Intrapribadi
adalah komunikasi dengan
diri-sendiri. Contonya
berfikir.
2. Komunikasi Kelompok
adalah sekumpulan orang
yang mempunyai tujuan
bersama, yang berinteraksi
satu sama lain untuk
mencapai tujuan bersama
(adanya saling
bergantungan), mengenal
satu sama lainnya, dan
memandang mereka adalah
sebagian dari kelompok
tersebut, meskipun setiap
anggota boleh jadi punya
peran berbeda.
3. Komunikasi Antarpribadi
adalah komunikasi antara
orang-orang secara tatap
muka, yang memungkinkan
setiap pesertanya
menangkap setiap peserta
orang lain secara langsung,
baik secara verbal maupun
Nonverbal
4. Komunikasi Publik
Komunikasi publik (public
communicstion) adalah
komunikasi antara seseorang
pembicara denagn sejumlah
besar orang (khalayak), yang
tidak bisa dekenali satu
persatu
5. Komunikasi organisasi
Komunikasi organisasi
(organizational
communication) terjadi
dalam suatu organisasi,
bersifat formal, dan juga
informal, dan berlangsung
dalam jaringan yang lebih
besar daripada komunikasi
kelompok. Oleh karena itu,
organisasi dapat diartikan
sebagai kelompok dari
kelompok-kelompok
6. Komunikasi massa
adalah komunikasi yang
menggunakan media massa, baik
cetak (surat kabar, majalah) atau
elektronik (radio, televisi),
berbiaya relatif mahal, yang
dikelola oleh suatu lembaga atau
orang yang dilembagakan, yang
ditujukan kepada sejumlah besar
orang yang tersebar di banyak
tempat. Pesan-pesannya bersifat
umum,disampaikan secara cepat,
serentak dan selintas (khusnya
dimedia elektronik)
Aspek Antar Pribadi Massa Media
Komunikator Independen Organisasi
Kompleks
Individu atau
organisasi
Pesan Pribadi atau
terbatas
Umum Pribadi atau
terbatas
Saluran Vokal Elektronik dan
cetak
Vokal dan
elektronik
Khalayak Individu Massa Individu,
kelompok
kecil, atau
massa
Umpan balik Segera Tertunda Segera atau
tertunda
Kontak Primer Sekunder Primer atau
sekunder
Contoh Diskusi
keluarga
Berita TV telepon

Hakikat Komunikasi

  • 2.
     Kata komunikasiatau communication dalam bahasa Inggris berasal dari kata Latin communis yang berarti ”sama,”communico, communication, atau communicare yang berarti “membuat sama” (to make common)  Definisi Komunikasi menurut Drs. A.M Hoeta Soehoet mengenai ilmu komunikasi adalah : Suatu ilmu yang mepelajari usaha manusia dalam menyampaikan isi pernyataannya kepada manusia lain. Dari definisi ini terlihat bahwa objek kajian ilmu komunikasi adalah usaha manusia dalam menyampaikan isi pernyataannnya kepada manusia lainnya. (Soehoet, 2002 : 9)
  • 3.
     Sedangkan HaroldKoonz, Cyril O’ Donnel dan Hernz Weihrich berpendapat bahwa komunikasi adalah : ”Communication is a transfer of information being understood by the receiver” (Komunikasi adalah suatu penyampaian informasi yang dimengerti oleh penerimanya). (Rakhmat, 1989 :525)  Jadi, komunikasi adalah suatu proses dimana
  • 4.
  • 5.
  • 6.
    Dance menemukan tigadimensi konseptual penting yang mandasari defInisi-defnisi komunikasi. 1. Dimensi pertama adalah tingkat observasi (level of observation), atau derajat keabtrakannya. 2. Dimensi kedua adalah kesengajaan (intentionality). Sebagian definisi mencakup hanya pengiriman dan penerimaan pesan yang disengaja; sedangkan sebagian definisi lainnya tidak menuntut syarat ini. 3. Dimensi ketiga adalah penilaian normatif. Sebagian definisi, meskipun secara implisit, menyertakan keberhasilan atau kecermatan; sebagian lainnya tidak seperti itu
  • 7.
    Perilaku Penerima PERILAKU SUMBER Perilaku tidak disengaja Perilakudisengaja Sintom Nonverbal Verbal Tidak Diterima 1A Perilaku simtomatik tidak dipersepsi 2A Pesan nonverbal tidak dipersepsi 3A Pesan verbal tidak dipersepsi Diterima secara insidental 1B Simtom dipersepsi secara insidental 2B Pesan nonverbal insidental 3B Pesan verbal insidental Diperhatikan 1C Simtom diperhatikan 2C Pesan nonverbal diperhatikan 3C Pesan verbal diperhatikan
  • 8.
     ada tigakerangka pemahaman mengenai komunikasi, yaitu: 1. Komunikasi Sebagai Tindakan Satu Arah Suatu pemahaman populer mengenai komunikasi manusia adalah komunikasi yang mengisyaratkan penyampaian pesan searah dari seseorang (atau suatu lembaga)kepada seseorang (sekelompok orang)lainnya, baik secara langsung (tatap-muka) ataupun melalui media, seperti surat (selebaran), surat kabar,majalah,radio,atau televisi.
  • 9.
    2. Komunikasi sebagaiinteraksi Dalam arti sempit interaksi berati saling mempengaruhi (mutual influence). Komunikasi sebagai interaksi dipandang sedikit lebih dinamis dari pada komunikasi sebagai tindakan satu – arah. 3. Komunikasi sebagai transaksi Semakin banyak orang yang berkomunikasi, semakin rumit transaksi komunikasi yang terjadi. Dalam konteks ini komunikasi adalah proses personal karena makna atau pemahaman yang kita peroleh pada dasarnya bersifat pribadiDalam kominikasi transaksional, komunikasi dianggap telah berlangsung bila seseorang telah menafsirkan prilaku orang lain, baik prilaku verbal ataupun prilaku nonverbal.
  • 10.
    Secara luas konteksdisini berarti semua faktor diluar orang- orang yang yang berkomunikasi,yang terdiri dari:  Pertama, aspek bersifat fisik seperti iklim, cuaca.suhu udara, bentuk ruangan, warna dinding, penataan tempat duduk, jumlah peserta komunikasi, dan alat yang tersedia untuk menyampaikan pesan.  Kedua, aspek psikologis, seperti: Sikap, kecendrunagn, prangsangka, dan emosi para peserta komunikasi.  Ketiga,aspek sosial, seperti: Norma kelompok, nilai sosial, dan karakteristik budaya. Keempat, aspek waktu, yakni kapan berkomunikasi (hari apa,jam berapa, pagi, siang, sore, malam).
  • 11.
    Terdapat empat tingkatkomuniksi yang dsepakati banyak pakar, yaitu: 1. Komunikasi antar pribadi 2. Komunikasi kelompok 3. Komunikasi organisasi 4. Komunikasi massa.
  • 12.
    1. Komunikasi Intrapribadi adalahkomunikasi dengan diri-sendiri. Contonya berfikir. 2. Komunikasi Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama, yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama (adanya saling bergantungan), mengenal satu sama lainnya, dan memandang mereka adalah sebagian dari kelompok tersebut, meskipun setiap anggota boleh jadi punya peran berbeda. 3. Komunikasi Antarpribadi adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap setiap peserta orang lain secara langsung, baik secara verbal maupun Nonverbal 4. Komunikasi Publik Komunikasi publik (public communicstion) adalah komunikasi antara seseorang pembicara denagn sejumlah besar orang (khalayak), yang tidak bisa dekenali satu persatu
  • 13.
    5. Komunikasi organisasi Komunikasiorganisasi (organizational communication) terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal, dan juga informal, dan berlangsung dalam jaringan yang lebih besar daripada komunikasi kelompok. Oleh karena itu, organisasi dapat diartikan sebagai kelompok dari kelompok-kelompok 6. Komunikasi massa adalah komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak (surat kabar, majalah) atau elektronik (radio, televisi), berbiaya relatif mahal, yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang dilembagakan, yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar di banyak tempat. Pesan-pesannya bersifat umum,disampaikan secara cepat, serentak dan selintas (khusnya dimedia elektronik)
  • 14.
    Aspek Antar PribadiMassa Media Komunikator Independen Organisasi Kompleks Individu atau organisasi Pesan Pribadi atau terbatas Umum Pribadi atau terbatas Saluran Vokal Elektronik dan cetak Vokal dan elektronik Khalayak Individu Massa Individu, kelompok kecil, atau massa Umpan balik Segera Tertunda Segera atau tertunda Kontak Primer Sekunder Primer atau sekunder Contoh Diskusi keluarga Berita TV telepon