1
DEFINISI KOMUNIKASI
Definisi Komunikasi
Pada umumnya Komunikasi adalah suatu proses, serangkaian tindakan atau
peristiwa yang terjadi secara berurutan.

Unsur-Unsur komunikasi:
•Who? (Siapa?)
> komunikator
•Says what? (Mengatakan apa?)
> pesannya
•In which channel? (Dengan saluran apa?)
> media
•To whom? (Kepada siapa?)
> komunikan
•With what effect?(dampak /efek nya?)
> perubahan pengetahuan, perubahan sikap, perubahan perilaku.
DEFINISI KOMUNIKASI
 Berikut ini adalah bebarapa definsi tentang komunikasi
  yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut :
 Carl Hovland, Janis & Kelley
 Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang
  (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam
  bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk
  perilaku orang-orang lainnya (khalayak.

 Bernard Berelson & Gary A.Steiner
 Komunikasi adalah suatu proses penyampaian
  informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain melalui
  penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar, angka-
  angka, dan lain-lain.

 Harold Lasswell
 Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang
  menjelaskan “siapa” “mengatakan “apa” “dengan saluran
  apa”, “kepada siapa” , dan “dengan akibat apa” atau “hasil apa”.
 (who says what in which channel to whom and with what effect).

 Barnlund
 Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk
  mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara
  efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.
 Weaver
 Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran
  seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya.

 Gode
 Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari
  semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang)
  menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.
KARAKTERISTIK KOMUNIKASI
. SUATU PROSES
. DILAKUKAN SENGAJA SECARA SADAR
. ADANYA PARTISIPASI
. SIMBOLIS
. TRANSAKSIONAL
. MENEMBUS FAKTOR RUANG DAN WAKTU
Fungsi Utama Komunikasi
•Jika komunikasi dipandang dari arti luas, tidak hanya
diartikan sebagai pertukaan berita dan pesan tetapi sebagai
kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar-menukar
data, fakta, dan ide maka fungsinya dalam setiap sistem
sosial. Fungsinya terdiri dari:
   •Informasi
   •Sosialisasi (pemasyarakatan)
   •Motivasi
   •Perdebatan dan diskusi
   •Pendidikan
   •Memajukan kebudayaan
   •Hiburan
   •Integrasi
Penerapan Fungsi-fungsi
               Komunikasi
•Fungsi Komunikasi Secara Sosial
•Fungsi Komunikasi Secara Ekspresif
•Fungsi Komunikasi Secara Ritual
•Fungsi Komunikasi Secara Instrumental
•Fungsi Komunikasi Secara Massa
•Fungsi Komunikasi Secara Organisasi
PRINSIP – PRINSIP KOMUNIKASI
1.  Komunikasi adalah suatu proses simbolik
2.  Setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi
3.  Komunikasi mempunyai dimensi isi dan dimensi hubungan
4.  Komunikasi itu berlangsung dalam berbagai tingkat kesengajaan
5.  Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu
6.  Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi
7.  Komunikasi itu bersifat sistematik
8.  Prinsip semakin mirip latar belakang sosial-budaya semakin
    efektiflah komunikasi
9. Komunikasi bersifat nonsekuensial
10. Komunikasi bersifat prosesual, dinamis, dan transaksional
11. Kominikasi bersifat irreversible
12. Komunikasi bukan panasea untuk menyelesaikan berbagai
    masalah
Model model komunikasi
Model Komunikasi Linear

Model komunikasi ini dikemukakan oleh Calude Sannon dan Warren Weaver
pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka
mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada
teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang
dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran
(channel). Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear
communication model). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci:
sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear
berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima.Tentu saja hal
ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan
dalam proses komunikasi.
Model Interaksional

Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun
1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara
para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua
arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada
pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu
berlangsung. Para peserta komunikasi menurut model interaksional
adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya
melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang
lain. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan
penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang
penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback),
atau tanggapan terhadap suatu pesan.
Model transaksional

Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada
tahun 1970. Model ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan
pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode
komunikasi. Komunikasi bersifat transaksional adalah proses
kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab
terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi. Model
transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan
dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan
nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator)
melalukan proses negosiasi makna.
Komunikasi Persepsi
Berikut ini adalah beberapa definisi tentang persepsi dari beberapa ahli, :



(John R. Wenburg & William W.   “Persepsi dapat didefinisikan sebagai cara organisme
Wilmot ).                       memberi makna”



(Rudolph F. Ferderber).         “Persepsi adalah proses menafsirkan informasi indrawi”




                                “Persepsi adalah interpretasi bermakna atas sensasi sebagai
                                representatif objek eksternal
(J. Cohen).
                                “persepsi adalah pengetahuan yang tampak mengenai apa
                                yang ada di luar sana”
DALAM BERKOMUNIKASI MANUSIA LEBIH
MENGGUNAKAN PESEPSI DARIPADA REALITAS
MUTLAK YANG ARTINYA OTAK MERESPON SUATU
RANGSANGAN DARI LUAR MELALUI INIDRA DAN DI
BERI MAKNA BERDASARKAN FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI PERSEPSI TERHADAP
LINGKUNGAN FISIK DAN SOSIAL
FUNGSI KOMUNIKASI
1.Komunikasi Verbal.
Komunikasi verbal adalah.
Simbol atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan
satu kata atau lebih. Bahasa dapat juga dianggap sebagai sistem kode
verbal (Deddy Mulyana, 2005). Bahasa dapat didefinisikan sebagai
seperangkat simbol, dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-
simbol tersebut, yang digunakan dan dipahami suatu komunitas.


 2.Komunikasi Nonverbal
 Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang tidak berupa kata-
 kata tetapi berupa isyarat dari seseorang kepada orang lain untuk
 menyatakan apa yang dirasakannya tanpa melalui kata-kata.
JENIS DAN BENTUK KOMUNIKASI
•Komunikasi antar pribadi.
 Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang berlangsung dalam
 situasi tatap muka antara dua orang atau lebih, baik secara
 terorganisasi maupun pada kerumunan orang (Wiryanto, 2004).



 Tiga pendekatan utama tentang pemikiran KAP berdasarkan:
 1. Komponen komponen utama.
 1.Hubungan diadik.
 2.Pengembangan
•Komunikasi antar budaya.
 Pengertian Komunikasi Dan kebudayaan
Apa itu komunikasi?

        Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator
kepada komunikan melalui media tertentu untuk menghasilan efek / tujuan
dengan mengharapkan feedback atau umpan balik.

Kebudayaan adalah hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal. Secara umum
kebudayaan diartikan seluruh cara hidup suatu masyarakat.

Menurut Prof. Kuntjaraningrat:

        - Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan-
gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan-peraturan, dan sebagainya.

        - Sifatnya abstrak, tidak dapat diamati kasat mata.
Dalam komunikasi antarbudaya, tantangan dan hambatan komunikasi sangatlah
banyak, mengingat masyarakat setiap bangsa mempunyai simbol dan bahasa
verbal maupun nonverbal yang berbeda-beda.Perbedaan kebudayaan adalah
faktor yang menentukan dalam proses komunikasi antarbudaya, selain
kepribadian, umur, penampilan fisik, dan lain-lain. Oleh karena itu, banyak ahli
komunikasi yang memandang KAB sebagai perluasan dari sub-bidang
komunikasi antarmanusia lainnya (komunikasi antarpribadi, komunikasi
organisasi, komunikasi massa). Diantara komunikasi dan budaya terdapat
keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan.
. Komunikasi Massa
* MENURUT BITNER, 1980
KOMUNIKASI MASSA ADALAH PESAN-PESAN YANG DIKOMUNIKASIKAN
MELALUI MEDIA MASSA PADA SEJUMLAH BESAR
ORANG.MENITIKBERATKAN PADA KOMPONEN-KOMPONEN DARI
KOMUNIKASI MASSA YANG MENCAKUP PESAN-PESAN DAN MEDIA MASSA (
KORAN, MAJALAH, TV, RADIO, DAN FILM )

*MENURUT DEFLEUR & DENNIS MCQUAIL,1985
KOMUNIKASI MASSA ADALAH SUATU PROSES YANG MANA KOMUNIKATOR-
KOMUNIKATOR MENGGUNAKAN MEDIA UNTUK MENYEBARKAN PESAN-
PESAN SECARA LUAS DAN TERUS MENERUS SEHINGGA MAMPU
MENCIPTAKAN MAKNA YANG DIHARAPKAN DAPAT MEMPENGARUHI
KHALAYAK YANG BESAR DAN BERBEDA-BEDA.
KARAKTERISTIK KOMUNIKASI MASSA

1 . KOMUNIKATORNYA TERLEMBAGAKAN
CIRI KOMUNIKASI INI ADALAH KOMUNIKATORNYA
TERLEMBAGAKAN. KARENA KOMUNIKASI MASSA INI PASTI
MENGGUNAKAN BERBAGAI MEDIA MASSA BAIK CETAK MAUPUN
ELEKTRONIK.
SINGKATNYA, PESAN-PESAN YANG DISAMPAIKAN MEDIA-MEDIA INI
MELALUI BERBAGAI URUTAN PROSES PENYUSUNAN SEHINGGA
SESUAI DENGAN VISI DAN MISI DARI SURAT KABAR ATAU LEMBAGA
MEDIA MASSA TERSEBUT.
YANG DITEKANKAN DISINI BAHWA KOMUNIKASI MASSA ITU
KOMPLEKS KARENA MEMILIKI CARA KERJA YANG LEBIH RUMIT
, MELIBATKAN LEBIH BANYAK ORANG ,MENGGUNAKAN PERALATAN
YANG LEBIH CANGGIH DAN MENGGUNAKAN BIAYA YANG LEBIH
BESAR.
2. KOMUNIKANNYA BERSIFAT ANONIM DAN
                   HETEROGEN
DALAM KOMUNIKASI MASSA, KOMUNIKATOR TIDAK MENGENAL
KOMUNIKAN, KARENA KOMUNIKASINYA MENGGUNAKAN MEDIA DAN
TIDAK TATAP MUKA SEHINGGA PEMBACA, PENDENGAR, DAN PENONTON
PUN TIDAK SALING MENGENAL SATU SAMA LAIN SEHINGGA ITU YANG
MERUPAKAN SIFAT ANONIM.
SEDANGKAN SIFAT HETEROGENNYA BAHWA PEMBACA,
PENDENGAR,ATAUPUN PENONTON TERDIRI DARI BERBAGAI LAPISAN
MASYARAKAT YANG BERBEDA, BAIK USIA, JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN,
PEKERJAAN, DLL.
              3. PESANNYA BERSIFAT UMUM
KOMUNIKASI MASSA INI BERSIFAT UMUM DAN TERBUKA. ISI PESAN YANG
DISAMPAIKAN MENCAKUP BERBAGAI ASPEK BAIK EKONOMI,
POLITIK,SOSIAL MAUPUN BUDAYA YANG MENYANGKUT KEPENTINGAN
ORANG BANYAK. BAIK BERUPA FAKTA, PERISTIWA, MAUPUN OPINI YANG
MENARIK PERHATIAN BANYAK ORANG.
4. MEDIA MASSA MENIMBULKAN KESEREMPAKAN

BAHWA PESAN MEDIA MASSA HARUS BERJALAN CEPAT DAN MAMPU
MENJANGKAU KHALAYAK LUAS.KHALAYAK ITU PUN RELATIF BANYAK DAN
TIDAK TERBATAS SEHINGGA KOMUNIKASI MASSA INI KHUSUSNYA MEDIA
MASSA ELEKTRONIK HARUS BISA SECARA LUAS DAN SERENTAK UNTUK
DAPAT MEMYAMPAIKAN PESANNYA.

     5. KOMUNIKASI MASSA BERSIFAT SATU ARAH

KOMUNIKATORNYA AKTIF MENYAMPAIKAN PESAN DAN KOMUNIKANNYA
PUN AKTIF MENERIMA PESAN,NAMUN KEDUANYA TIDAK DAPAT
MELAKUKAN DIALOG. KOMUNIKAN HANYA MENERIMA PESAN TERSEBUT
APA ADANYA.
SEHINGGA DI DALAM KOMUNIKASI MASSA INI TIDAK TERJADI
PENGENDALIAN ARUS INFORMASI DAN UMPAN BALIKNYA DARI KHALAYAK
TERJADI SECARA TERTUNDA.
6. KEGIATAN KOMUNIKASINYA TERENCANA ,
        TERJADWAL, DAN TERORGANISANI

KOMUNIKATOR PADA MEDIA MASSA BEKERJA MELALUI ATURAN
ORGANISASI DAN PEMBAGIAN KERJA YANG JELAS. INDENTITAS YANG
DIBAWAKAN BUKAN IDENTITAS PRIBADI MELAINKAN IDENTITAS
ORGANISASI ATAU KELOMPOKNYA.


  7. PENYAMPAIAN PESAN YANG SECARA BERKALA
ARTINYA PESAN-PESAN MEDIA MASSA TERSEBUT TIDAK BERSIFAT
TEMPORER ATAU SEWAKTU-WAKTU. MELAINKAN SECARA TETAP SEPERTI
SETIAP MINGGU, SETIAP BULAN, SETIAP JAM, DLL
8. MENGUTAMAKAN UNSUR ISI KETIMBANG HUBUNGAN

BAHWA DALAM KOMUNIKASI MASSA INI, KOMUNIKATOR MENYUSUN
PESANNYA SECARA SISITEMATIS, BAIK, DAN SESUAI DENGAN JENIS
MEDIANYA, AGAR KOMUNIKANNYA BISA MEMAHAMI ISI ISI PESAN
TERSEBUT.


            9. RESPON ALAT INDRA TERBATAS

DIBANDINGKAN DENGAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI YANG DAPAT
MENGGUNAKAN ALAT INDERANYA SECARA MAKSIMAL. MAKA DALAM
KOMUNIKASSI MASSA INI RESPON DARI ALAT INDERANYA TERGANTUNG
PADA JENIS KOMUNIKASI MASSA YANG DIGUNAKAN YAITU RADIO PADA
PENDENGARAN, MAJALAH PADA PENGELIHATAN, ATAUPUN TELEVISI PADA
PENGELIHATAN DAN PENDENGARAN.
KARAKTERISTIK ISI PESAN MEDIA MASSA


1. NOVELTRY (SESUATU YANG BARU )
  SESUATU YANG BARU MERUPAKAN UNSUR TERPENTING BAGI
  SUATU PESAN MEDIA MASSA. KHALAYAK AKAN TERTARIK DENGAN
  SUATU PROGRAM YANG DIPANDANG MENGUNGKAPKAN
  SESUATU HAL YANG BARU ATAU BELUM PERNAH DIKETAHUI.


2. JARAK (PROXIMITY )
  JARAK TERJADINYA SUATU PERISTIWA DENGAN TEMPAT
  DIPUBLIKASIKANNYA PERISTIWA ITU. KARENA KHALAYAK AKAN
  TERTARIK UNTUK MENGETAHUI HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN
  LANGSUNG DENGAN KEHIDUPAN DAN LINGKUNGAN.
3. POPULARITAS
PELIPUTAN TENTANG SEORANG TOKOH, ORGANISASI/
KELOMPOK, TEMPAT POPULER AKAN LEBIH MENARIK PERHATIAN
BANYAK KHALAYAK.

4. PERTENTANGAN
HAL-HAL YANG MENGUNGKAPKAN PERTENTANGAN, BAIK
BENTUK KEKERASAN MAUPUN MENYANGKUT PERBEDAAN
PENDAPAT DAN NILAI BIASANYA LEBIH DISUKAI OLEH KHALAYAK.

5. KOMEDI
BENTUK-BENTUK PENYAMPAIAN PESAN YANG BERSIFAT HUMOR/
KOMEDI LAZIMNYA AKAN BANYAK DISENANGI OLEH KHALAYAK.


6.SEKS DAN KEINDAHAN
SEKS DAN KEINDAHAN HAMPIR BANYAK MENARIK PERHATIAN
ORANG KARENA SEKS INI MEMANG BAGIAN DARI KEHIDUPAN
MANUSIA DAN BERSIFAT ALAMIAH.
7. EMOSI
HAL-HAL YANG BERKAITAN DAN MENYENTUH KEBUTUHAN DASAR
SERINGKALI MENIMBULKAN EMOSI DAN SIMPATI BANYAK
KHALAYAK.
8. NOSTALGIA
MERUJUK PADA HAL-HAL YANG MENGUNGKAPKAN PENGALAMAN DI
MASA LALU.


9.HUMAN INTEREST
SETIAP ORANG PADA DASARNYA INGIN MENGETAHUI SEGALA PERISTIWA
/ HAL –HAL YANG MENYANGKUT KEHIDUPAN ORANG LAIN.
DAMPAK KOMUNIKASI MASSA

1. DAMPAK KOGNITIF
   DAMPAK INI TERJADI BILA ADA PERUBAHAN PADA APA YANG
  DIKETAHUI, DIPAHAMI, ATAU DIPERSEPSI OLEH KHALAYAK. DENGAN
  KATA LAIN, DAMPAK INI BERKAITAN DENGAN PENYAMPAIN
  INFORMASI, PENGETAHUAN, DAN KEPERCAYAAN YANG DIBERIKAN
  OLEH MEDIA MASSA.


2. DAMPAK AFEKTIF
  DAMPAK PESAN MEDIA MASSA SAMPAI TAHAP AFEKTIF BILA PESAN
  YANG DISEBARKAN MEDIA MASSA MENGUBAH APA YANG
  DIRASAKAN, DISENANGI, ATAU DIBENCI OLEH KHALAYAK. INI
  BERKAITAN DENGAN DAMPAK PERASAAN, RANGSANGAN
  EMOSIONAL, SIKAP ATAU PERILAKU.
3. DAMPAK KONATIF/ BEHAVIOR

DAMPAK PESAN MEDIA MASSA SAMPAI PADA TAHAP KONATIF BILA
PESAN-PESAN YANG DISEBARKAN MEDIA MASSA MENDORONG ANDA
UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN TERTENTU.
FUNGSI KOMUNIKASI MASSA
1. FUNGSI INFORMASI
   FUNGSI INI MEMBERIKAN ARTI BAHWA MEDIA MASSA ADALAH PENYEBAR
  INFORMASI BAGI PEMBACA, PENDENGAR, ATAU PEMIRSA.


2. FUNGSI PENDIDIKAN
   MEDIA MASSA MERUPAKAN SARANA PENDIDIKAN BAGI KHALAYAK
  KARENA MEDIA MASSA BANYAK MENYAJIKAN HAL-HAL YANG SIFATNYA
  MENDIDIK MELALUI PENGAJARAN NILAI, ETIKA, SERTA ATURAN-ATURAN
  YANG BERLAKU KEPADA PEMIRSA ATAU PEMBACA.


3. FUNGSI MEMPENGARUHI
  FUNGSI DARI MEDIA MASSA SECARA IMPLISIT TERDAPAT PADA TAJUK,
  IKLAN, ARTIKEL. KHALAYAK DAPAT TERPENGARUH OLEH IKLAN-IKLAN YANG
  DITAYANGKAN, BAIK MEDIA CETAK MAUPUN MEDIA ELEKTRONIK.
4. FUNGSI MENYAKINKAN
BAHWA MEDIA MASSA TIDAK HANYA BISA MEMPENGARUHI
NAMUN DAPAT LEBIH MENYAKINI BILA MEDIA MASSA TERSEBUT
DAPAT MENGUBAH SIKAP SESORANG DAN MENGGERAKAN
SESEORANG UNTUK MELAKUKAN SESUATU.


5. FUNGI MENGHIBUR
FUNGSI MEDIA MASSA SEBAGAI FUNGSI MENHIBUR TIADA LAIN
TUJUANNYA ADALAH UNTUK MENGURANGI KETEGANGAN
PIKIRAN KHALAYAK SEHINGGA BANYAK MEDIA MASSA YANG
MENGUTAMAKAN SAJIAN HIBURAN INI.
. Komunikasi kelompok
Komunikasi kelompok menurut Mechael
Burgoon & Michael Ruffner dalam buku mereka
yang berjudul “Human Communiation, A
Revisian of Approaching .
 Menjelaskan bahwa komunikasi kelompok adalah
interaksi tatap muka dari 3 individu atau lebih guna
memperoleh maksud atau tujuan yang dikehendaki
seperti berbagi informasi, pemeliharaan diri atau
pemecahan masalah sehingga semua anggota
kelompok dapat menumbuhkan karakteristik
pribadi lainnya dengan akurat.
Klasifikasi kelompok dan karakteristik
             komunikasinya
1. Kelompok primer dan sekunder.
2.Kelompok keanggotaan dan
kelompok     rujukan.
3. Kelompok deskriptif dan kelompok
preskriptif
. Komunikasi Organisasi
Pengertian Organisasi
secara umum, organisasi berarti sistem yang terdiri dari
sekelompok individu yang dibentuk secara sistematis dalam
pembagian kerja, untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan
secara struktural dan sistematis.


Pengertian Komunikasi organisasi
ialah proses penciptaan dan penafsiran informasi diantara unit
unit komunikasi sebagai bagian dari suatu organisasi secara
keseluruhan. organisasi dipandang sebagai proses
mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyebarkan
informasi di antara unit-unit organisasi yang memungkinkan
sistem komunikasi organisasi berfungsi secara efektif.
Komunikasi memegang peran penting untuk kelancaran proses
penyebaran informasidi antara para anggota itu sendiri. Masing-
masing bagian yang saling berkaitan tidak akan dapat menjalankan
fungsinya dengan baik apabila tidak ada komunikasi yang baik pula di
antara mereka.

Dengan adanya komunikasi yang terorganisasi dengan baik, maka
informasi yang ada akan dapat diterima masing-masing pihak dengan
lancar, tanpa mengalami kekurangan atau kelebihan informasi.
Dasar-Dasar Komunikasi
                 Efektif
Karakteristik komunikator
                                                 Siapa yang
                                                 mengatakan


    Komunikator             Komunikasi


                                                  Apa yang
                                                  dikatakan
 Contoh:
 •Fatwa keagamaan dari seorang kiai
 •Petunjuk kesehatan dari seorang dokter
 •Perkembangan mode dari seorang designer
 •Uraian teknik belajar yang baik dari seorang
 psikolog
 •Pertunjuk bertani dari seorang diplomat
Komunikasi memegang peran penting untuk kelancaran proses
penyebaran informasidi antara para anggota itu sendiri. Masing-
masing bagian yang saling berkaitan tidak akan dapat
menjalankan fungsinya dengan baik apabila tidak ada komunikasi
yang baik pula di antara mereka.

Dengan adanya komunikasi yang terorganisasi dengan baik, maka
informasi yang ada akan dapat diterima masing-masing pihak
dengan baik, tanpa mengalami kekurangan atau kelebihan
informasi.

Tugas upload presentasi triyanto - 44310120036

  • 1.
  • 2.
    DEFINISI KOMUNIKASI Definisi Komunikasi Padaumumnya Komunikasi adalah suatu proses, serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan. Unsur-Unsur komunikasi: •Who? (Siapa?) > komunikator •Says what? (Mengatakan apa?) > pesannya •In which channel? (Dengan saluran apa?) > media •To whom? (Kepada siapa?) > komunikan •With what effect?(dampak /efek nya?) > perubahan pengetahuan, perubahan sikap, perubahan perilaku.
  • 3.
    DEFINISI KOMUNIKASI  Berikutini adalah bebarapa definsi tentang komunikasi yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut :  Carl Hovland, Janis & Kelley  Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak.   Bernard Berelson & Gary A.Steiner  Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar, angka- angka, dan lain-lain. 
  • 4.
     Harold Lasswell Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa” “mengatakan “apa” “dengan saluran apa”, “kepada siapa” , dan “dengan akibat apa” atau “hasil apa”.  (who says what in which channel to whom and with what effect).   Barnlund  Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.  Weaver  Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya.   Gode  Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.
  • 5.
    KARAKTERISTIK KOMUNIKASI . SUATUPROSES . DILAKUKAN SENGAJA SECARA SADAR . ADANYA PARTISIPASI . SIMBOLIS . TRANSAKSIONAL . MENEMBUS FAKTOR RUANG DAN WAKTU
  • 6.
    Fungsi Utama Komunikasi •Jikakomunikasi dipandang dari arti luas, tidak hanya diartikan sebagai pertukaan berita dan pesan tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar-menukar data, fakta, dan ide maka fungsinya dalam setiap sistem sosial. Fungsinya terdiri dari: •Informasi •Sosialisasi (pemasyarakatan) •Motivasi •Perdebatan dan diskusi •Pendidikan •Memajukan kebudayaan •Hiburan •Integrasi
  • 7.
    Penerapan Fungsi-fungsi Komunikasi •Fungsi Komunikasi Secara Sosial •Fungsi Komunikasi Secara Ekspresif •Fungsi Komunikasi Secara Ritual •Fungsi Komunikasi Secara Instrumental •Fungsi Komunikasi Secara Massa •Fungsi Komunikasi Secara Organisasi
  • 8.
    PRINSIP – PRINSIPKOMUNIKASI 1. Komunikasi adalah suatu proses simbolik 2. Setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi 3. Komunikasi mempunyai dimensi isi dan dimensi hubungan 4. Komunikasi itu berlangsung dalam berbagai tingkat kesengajaan 5. Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu 6. Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi 7. Komunikasi itu bersifat sistematik 8. Prinsip semakin mirip latar belakang sosial-budaya semakin efektiflah komunikasi 9. Komunikasi bersifat nonsekuensial 10. Komunikasi bersifat prosesual, dinamis, dan transaksional 11. Kominikasi bersifat irreversible 12. Komunikasi bukan panasea untuk menyelesaikan berbagai masalah
  • 9.
    Model model komunikasi ModelKomunikasi Linear Model komunikasi ini dikemukakan oleh Calude Sannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear communication model). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima.Tentu saja hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi.
  • 10.
    Model Interaksional Model interaksionaldikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung. Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan.
  • 11.
    Model transaksional Model komunikasitransaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode komunikasi. Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi. Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator) melalukan proses negosiasi makna.
  • 12.
    Komunikasi Persepsi Berikut iniadalah beberapa definisi tentang persepsi dari beberapa ahli, : (John R. Wenburg & William W. “Persepsi dapat didefinisikan sebagai cara organisme Wilmot ). memberi makna” (Rudolph F. Ferderber). “Persepsi adalah proses menafsirkan informasi indrawi” “Persepsi adalah interpretasi bermakna atas sensasi sebagai representatif objek eksternal (J. Cohen). “persepsi adalah pengetahuan yang tampak mengenai apa yang ada di luar sana”
  • 13.
    DALAM BERKOMUNIKASI MANUSIALEBIH MENGGUNAKAN PESEPSI DARIPADA REALITAS MUTLAK YANG ARTINYA OTAK MERESPON SUATU RANGSANGAN DARI LUAR MELALUI INIDRA DAN DI BERI MAKNA BERDASARKAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DAN SOSIAL
  • 14.
    FUNGSI KOMUNIKASI 1.Komunikasi Verbal. Komunikasiverbal adalah. Simbol atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Bahasa dapat juga dianggap sebagai sistem kode verbal (Deddy Mulyana, 2005). Bahasa dapat didefinisikan sebagai seperangkat simbol, dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol- simbol tersebut, yang digunakan dan dipahami suatu komunitas. 2.Komunikasi Nonverbal Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang tidak berupa kata- kata tetapi berupa isyarat dari seseorang kepada orang lain untuk menyatakan apa yang dirasakannya tanpa melalui kata-kata.
  • 15.
    JENIS DAN BENTUKKOMUNIKASI •Komunikasi antar pribadi. Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang berlangsung dalam situasi tatap muka antara dua orang atau lebih, baik secara terorganisasi maupun pada kerumunan orang (Wiryanto, 2004). Tiga pendekatan utama tentang pemikiran KAP berdasarkan: 1. Komponen komponen utama. 1.Hubungan diadik. 2.Pengembangan
  • 16.
    •Komunikasi antar budaya. Pengertian Komunikasi Dan kebudayaan Apa itu komunikasi? Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan melalui media tertentu untuk menghasilan efek / tujuan dengan mengharapkan feedback atau umpan balik. Kebudayaan adalah hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal. Secara umum kebudayaan diartikan seluruh cara hidup suatu masyarakat. Menurut Prof. Kuntjaraningrat: - Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan- gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan-peraturan, dan sebagainya. - Sifatnya abstrak, tidak dapat diamati kasat mata.
  • 17.
    Dalam komunikasi antarbudaya,tantangan dan hambatan komunikasi sangatlah banyak, mengingat masyarakat setiap bangsa mempunyai simbol dan bahasa verbal maupun nonverbal yang berbeda-beda.Perbedaan kebudayaan adalah faktor yang menentukan dalam proses komunikasi antarbudaya, selain kepribadian, umur, penampilan fisik, dan lain-lain. Oleh karena itu, banyak ahli komunikasi yang memandang KAB sebagai perluasan dari sub-bidang komunikasi antarmanusia lainnya (komunikasi antarpribadi, komunikasi organisasi, komunikasi massa). Diantara komunikasi dan budaya terdapat keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan.
  • 18.
    . Komunikasi Massa *MENURUT BITNER, 1980 KOMUNIKASI MASSA ADALAH PESAN-PESAN YANG DIKOMUNIKASIKAN MELALUI MEDIA MASSA PADA SEJUMLAH BESAR ORANG.MENITIKBERATKAN PADA KOMPONEN-KOMPONEN DARI KOMUNIKASI MASSA YANG MENCAKUP PESAN-PESAN DAN MEDIA MASSA ( KORAN, MAJALAH, TV, RADIO, DAN FILM ) *MENURUT DEFLEUR & DENNIS MCQUAIL,1985 KOMUNIKASI MASSA ADALAH SUATU PROSES YANG MANA KOMUNIKATOR- KOMUNIKATOR MENGGUNAKAN MEDIA UNTUK MENYEBARKAN PESAN- PESAN SECARA LUAS DAN TERUS MENERUS SEHINGGA MAMPU MENCIPTAKAN MAKNA YANG DIHARAPKAN DAPAT MEMPENGARUHI KHALAYAK YANG BESAR DAN BERBEDA-BEDA.
  • 19.
    KARAKTERISTIK KOMUNIKASI MASSA 1. KOMUNIKATORNYA TERLEMBAGAKAN CIRI KOMUNIKASI INI ADALAH KOMUNIKATORNYA TERLEMBAGAKAN. KARENA KOMUNIKASI MASSA INI PASTI MENGGUNAKAN BERBAGAI MEDIA MASSA BAIK CETAK MAUPUN ELEKTRONIK. SINGKATNYA, PESAN-PESAN YANG DISAMPAIKAN MEDIA-MEDIA INI MELALUI BERBAGAI URUTAN PROSES PENYUSUNAN SEHINGGA SESUAI DENGAN VISI DAN MISI DARI SURAT KABAR ATAU LEMBAGA MEDIA MASSA TERSEBUT. YANG DITEKANKAN DISINI BAHWA KOMUNIKASI MASSA ITU KOMPLEKS KARENA MEMILIKI CARA KERJA YANG LEBIH RUMIT , MELIBATKAN LEBIH BANYAK ORANG ,MENGGUNAKAN PERALATAN YANG LEBIH CANGGIH DAN MENGGUNAKAN BIAYA YANG LEBIH BESAR.
  • 20.
    2. KOMUNIKANNYA BERSIFATANONIM DAN HETEROGEN DALAM KOMUNIKASI MASSA, KOMUNIKATOR TIDAK MENGENAL KOMUNIKAN, KARENA KOMUNIKASINYA MENGGUNAKAN MEDIA DAN TIDAK TATAP MUKA SEHINGGA PEMBACA, PENDENGAR, DAN PENONTON PUN TIDAK SALING MENGENAL SATU SAMA LAIN SEHINGGA ITU YANG MERUPAKAN SIFAT ANONIM. SEDANGKAN SIFAT HETEROGENNYA BAHWA PEMBACA, PENDENGAR,ATAUPUN PENONTON TERDIRI DARI BERBAGAI LAPISAN MASYARAKAT YANG BERBEDA, BAIK USIA, JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DLL. 3. PESANNYA BERSIFAT UMUM KOMUNIKASI MASSA INI BERSIFAT UMUM DAN TERBUKA. ISI PESAN YANG DISAMPAIKAN MENCAKUP BERBAGAI ASPEK BAIK EKONOMI, POLITIK,SOSIAL MAUPUN BUDAYA YANG MENYANGKUT KEPENTINGAN ORANG BANYAK. BAIK BERUPA FAKTA, PERISTIWA, MAUPUN OPINI YANG MENARIK PERHATIAN BANYAK ORANG.
  • 21.
    4. MEDIA MASSAMENIMBULKAN KESEREMPAKAN BAHWA PESAN MEDIA MASSA HARUS BERJALAN CEPAT DAN MAMPU MENJANGKAU KHALAYAK LUAS.KHALAYAK ITU PUN RELATIF BANYAK DAN TIDAK TERBATAS SEHINGGA KOMUNIKASI MASSA INI KHUSUSNYA MEDIA MASSA ELEKTRONIK HARUS BISA SECARA LUAS DAN SERENTAK UNTUK DAPAT MEMYAMPAIKAN PESANNYA. 5. KOMUNIKASI MASSA BERSIFAT SATU ARAH KOMUNIKATORNYA AKTIF MENYAMPAIKAN PESAN DAN KOMUNIKANNYA PUN AKTIF MENERIMA PESAN,NAMUN KEDUANYA TIDAK DAPAT MELAKUKAN DIALOG. KOMUNIKAN HANYA MENERIMA PESAN TERSEBUT APA ADANYA. SEHINGGA DI DALAM KOMUNIKASI MASSA INI TIDAK TERJADI PENGENDALIAN ARUS INFORMASI DAN UMPAN BALIKNYA DARI KHALAYAK TERJADI SECARA TERTUNDA.
  • 22.
    6. KEGIATAN KOMUNIKASINYATERENCANA , TERJADWAL, DAN TERORGANISANI KOMUNIKATOR PADA MEDIA MASSA BEKERJA MELALUI ATURAN ORGANISASI DAN PEMBAGIAN KERJA YANG JELAS. INDENTITAS YANG DIBAWAKAN BUKAN IDENTITAS PRIBADI MELAINKAN IDENTITAS ORGANISASI ATAU KELOMPOKNYA. 7. PENYAMPAIAN PESAN YANG SECARA BERKALA ARTINYA PESAN-PESAN MEDIA MASSA TERSEBUT TIDAK BERSIFAT TEMPORER ATAU SEWAKTU-WAKTU. MELAINKAN SECARA TETAP SEPERTI SETIAP MINGGU, SETIAP BULAN, SETIAP JAM, DLL
  • 23.
    8. MENGUTAMAKAN UNSURISI KETIMBANG HUBUNGAN BAHWA DALAM KOMUNIKASI MASSA INI, KOMUNIKATOR MENYUSUN PESANNYA SECARA SISITEMATIS, BAIK, DAN SESUAI DENGAN JENIS MEDIANYA, AGAR KOMUNIKANNYA BISA MEMAHAMI ISI ISI PESAN TERSEBUT. 9. RESPON ALAT INDRA TERBATAS DIBANDINGKAN DENGAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI YANG DAPAT MENGGUNAKAN ALAT INDERANYA SECARA MAKSIMAL. MAKA DALAM KOMUNIKASSI MASSA INI RESPON DARI ALAT INDERANYA TERGANTUNG PADA JENIS KOMUNIKASI MASSA YANG DIGUNAKAN YAITU RADIO PADA PENDENGARAN, MAJALAH PADA PENGELIHATAN, ATAUPUN TELEVISI PADA PENGELIHATAN DAN PENDENGARAN.
  • 24.
    KARAKTERISTIK ISI PESANMEDIA MASSA 1. NOVELTRY (SESUATU YANG BARU ) SESUATU YANG BARU MERUPAKAN UNSUR TERPENTING BAGI SUATU PESAN MEDIA MASSA. KHALAYAK AKAN TERTARIK DENGAN SUATU PROGRAM YANG DIPANDANG MENGUNGKAPKAN SESUATU HAL YANG BARU ATAU BELUM PERNAH DIKETAHUI. 2. JARAK (PROXIMITY ) JARAK TERJADINYA SUATU PERISTIWA DENGAN TEMPAT DIPUBLIKASIKANNYA PERISTIWA ITU. KARENA KHALAYAK AKAN TERTARIK UNTUK MENGETAHUI HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN KEHIDUPAN DAN LINGKUNGAN.
  • 25.
    3. POPULARITAS PELIPUTAN TENTANGSEORANG TOKOH, ORGANISASI/ KELOMPOK, TEMPAT POPULER AKAN LEBIH MENARIK PERHATIAN BANYAK KHALAYAK. 4. PERTENTANGAN HAL-HAL YANG MENGUNGKAPKAN PERTENTANGAN, BAIK BENTUK KEKERASAN MAUPUN MENYANGKUT PERBEDAAN PENDAPAT DAN NILAI BIASANYA LEBIH DISUKAI OLEH KHALAYAK. 5. KOMEDI BENTUK-BENTUK PENYAMPAIAN PESAN YANG BERSIFAT HUMOR/ KOMEDI LAZIMNYA AKAN BANYAK DISENANGI OLEH KHALAYAK. 6.SEKS DAN KEINDAHAN SEKS DAN KEINDAHAN HAMPIR BANYAK MENARIK PERHATIAN ORANG KARENA SEKS INI MEMANG BAGIAN DARI KEHIDUPAN MANUSIA DAN BERSIFAT ALAMIAH.
  • 26.
    7. EMOSI HAL-HAL YANGBERKAITAN DAN MENYENTUH KEBUTUHAN DASAR SERINGKALI MENIMBULKAN EMOSI DAN SIMPATI BANYAK KHALAYAK. 8. NOSTALGIA MERUJUK PADA HAL-HAL YANG MENGUNGKAPKAN PENGALAMAN DI MASA LALU. 9.HUMAN INTEREST SETIAP ORANG PADA DASARNYA INGIN MENGETAHUI SEGALA PERISTIWA / HAL –HAL YANG MENYANGKUT KEHIDUPAN ORANG LAIN.
  • 27.
    DAMPAK KOMUNIKASI MASSA 1.DAMPAK KOGNITIF DAMPAK INI TERJADI BILA ADA PERUBAHAN PADA APA YANG DIKETAHUI, DIPAHAMI, ATAU DIPERSEPSI OLEH KHALAYAK. DENGAN KATA LAIN, DAMPAK INI BERKAITAN DENGAN PENYAMPAIN INFORMASI, PENGETAHUAN, DAN KEPERCAYAAN YANG DIBERIKAN OLEH MEDIA MASSA. 2. DAMPAK AFEKTIF DAMPAK PESAN MEDIA MASSA SAMPAI TAHAP AFEKTIF BILA PESAN YANG DISEBARKAN MEDIA MASSA MENGUBAH APA YANG DIRASAKAN, DISENANGI, ATAU DIBENCI OLEH KHALAYAK. INI BERKAITAN DENGAN DAMPAK PERASAAN, RANGSANGAN EMOSIONAL, SIKAP ATAU PERILAKU.
  • 28.
    3. DAMPAK KONATIF/BEHAVIOR DAMPAK PESAN MEDIA MASSA SAMPAI PADA TAHAP KONATIF BILA PESAN-PESAN YANG DISEBARKAN MEDIA MASSA MENDORONG ANDA UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN TERTENTU.
  • 29.
    FUNGSI KOMUNIKASI MASSA 1.FUNGSI INFORMASI FUNGSI INI MEMBERIKAN ARTI BAHWA MEDIA MASSA ADALAH PENYEBAR INFORMASI BAGI PEMBACA, PENDENGAR, ATAU PEMIRSA. 2. FUNGSI PENDIDIKAN MEDIA MASSA MERUPAKAN SARANA PENDIDIKAN BAGI KHALAYAK KARENA MEDIA MASSA BANYAK MENYAJIKAN HAL-HAL YANG SIFATNYA MENDIDIK MELALUI PENGAJARAN NILAI, ETIKA, SERTA ATURAN-ATURAN YANG BERLAKU KEPADA PEMIRSA ATAU PEMBACA. 3. FUNGSI MEMPENGARUHI FUNGSI DARI MEDIA MASSA SECARA IMPLISIT TERDAPAT PADA TAJUK, IKLAN, ARTIKEL. KHALAYAK DAPAT TERPENGARUH OLEH IKLAN-IKLAN YANG DITAYANGKAN, BAIK MEDIA CETAK MAUPUN MEDIA ELEKTRONIK.
  • 30.
    4. FUNGSI MENYAKINKAN BAHWAMEDIA MASSA TIDAK HANYA BISA MEMPENGARUHI NAMUN DAPAT LEBIH MENYAKINI BILA MEDIA MASSA TERSEBUT DAPAT MENGUBAH SIKAP SESORANG DAN MENGGERAKAN SESEORANG UNTUK MELAKUKAN SESUATU. 5. FUNGI MENGHIBUR FUNGSI MEDIA MASSA SEBAGAI FUNGSI MENHIBUR TIADA LAIN TUJUANNYA ADALAH UNTUK MENGURANGI KETEGANGAN PIKIRAN KHALAYAK SEHINGGA BANYAK MEDIA MASSA YANG MENGUTAMAKAN SAJIAN HIBURAN INI.
  • 31.
    . Komunikasi kelompok Komunikasikelompok menurut Mechael Burgoon & Michael Ruffner dalam buku mereka yang berjudul “Human Communiation, A Revisian of Approaching . Menjelaskan bahwa komunikasi kelompok adalah interaksi tatap muka dari 3 individu atau lebih guna memperoleh maksud atau tujuan yang dikehendaki seperti berbagi informasi, pemeliharaan diri atau pemecahan masalah sehingga semua anggota kelompok dapat menumbuhkan karakteristik pribadi lainnya dengan akurat.
  • 32.
    Klasifikasi kelompok dankarakteristik komunikasinya 1. Kelompok primer dan sekunder. 2.Kelompok keanggotaan dan kelompok rujukan. 3. Kelompok deskriptif dan kelompok preskriptif
  • 33.
    . Komunikasi Organisasi PengertianOrganisasi secara umum, organisasi berarti sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang dibentuk secara sistematis dalam pembagian kerja, untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan secara struktural dan sistematis. Pengertian Komunikasi organisasi ialah proses penciptaan dan penafsiran informasi diantara unit unit komunikasi sebagai bagian dari suatu organisasi secara keseluruhan. organisasi dipandang sebagai proses mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyebarkan informasi di antara unit-unit organisasi yang memungkinkan sistem komunikasi organisasi berfungsi secara efektif.
  • 34.
    Komunikasi memegang peranpenting untuk kelancaran proses penyebaran informasidi antara para anggota itu sendiri. Masing- masing bagian yang saling berkaitan tidak akan dapat menjalankan fungsinya dengan baik apabila tidak ada komunikasi yang baik pula di antara mereka. Dengan adanya komunikasi yang terorganisasi dengan baik, maka informasi yang ada akan dapat diterima masing-masing pihak dengan lancar, tanpa mengalami kekurangan atau kelebihan informasi.
  • 35.
    Dasar-Dasar Komunikasi Efektif Karakteristik komunikator Siapa yang mengatakan Komunikator Komunikasi Apa yang dikatakan Contoh: •Fatwa keagamaan dari seorang kiai •Petunjuk kesehatan dari seorang dokter •Perkembangan mode dari seorang designer •Uraian teknik belajar yang baik dari seorang psikolog •Pertunjuk bertani dari seorang diplomat
  • 36.
    Komunikasi memegang peranpenting untuk kelancaran proses penyebaran informasidi antara para anggota itu sendiri. Masing- masing bagian yang saling berkaitan tidak akan dapat menjalankan fungsinya dengan baik apabila tidak ada komunikasi yang baik pula di antara mereka. Dengan adanya komunikasi yang terorganisasi dengan baik, maka informasi yang ada akan dapat diterima masing-masing pihak dengan baik, tanpa mengalami kekurangan atau kelebihan informasi.