PUBLIC RELATIONS
Ade putranto prasetyo w.t., m.a.
Mmeting 1
PR VS MARKETING
DEFINISI PR
Frank Jefkins dalam bukunya Public Relations
menjelaskan definisi PR sebagai berikut:
Humas adalah sesuatu yang merangkum
keseluruhan komunikasi yang terencana, baik
itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu
organisasi dengan semua khalayaknya dalam
rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang
berlandaskan pada saling pengertian.”
• Public Relations bisa juga didefinisikan sebagai fungsi
manajemen yang membangun dan mempertahankan
hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi
dengan public yang mempengaruhi kesuksesan atau
kegagalan organisasi tersebut.
• Fungsi Public Relations secara umum:
• Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan
organisasi/perusahaan.
• Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan
publik, baik publik eksternal maupun internal.
• Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik dengan
menyebarkan informasi dari organisasi/perusahaan kepada
publik dan menyalurkan opini publik kepada
organisasi/perusahaan.
• Melayani publik dan menasehati pimpinan
BAGIAN-BAGIAN
DARI FUNGSI PR :
• Hubungan internal
• Publisitas
• Advertising
• Press Agentry
• Public Affairs
• Lobbying
• Manajemen isu
• Hubungan investor
• Pengembangan
• Ruang Lingkup Public Relations
Internal Public Relations
External Public Relations
Esensi dari public relations ini adalah yakni:
• Menjalin hubungan baik kepada orang
lain, institusi/perusahaan, media dengan
cara melakukan suatu komunikasi yang
efektif dan efisien kepada komunikan dan
dapat membangun dan membentuk
suatu citra yang positif baik untuk
perusahaan maupun dirinya sendiri.
• Humas memiliki kaitan erat dengan opini publik. Dalam hal ini praktisi
humas berupaya untuk mempengaruhi publik agar memberikan opini
yang positif bagi organisasi atau perusahaan.
• Namun di sisi lain humas harus berupaya mengumpulkan informasi dari
khalayak, menginterpretasikan informasi itu dan melaporkannya kepada
manajemen jika informasi itu memiliki pengaruh terhadap keputusan
manajemen.
• Humas memiliki kaitan erat dengan komunikasi.
• Praktisi humas harus bertanggung jawab menjelaskan tindakan
perusahaan kepada khalayak yang berkepentingan dengan organisasi
atau perusahaan. Praktisi humas harus memberikan perhatian terhadap
pikiran dan perasaan khalayak terhadap organisasi. Humas harus
menjadi saluran arus bolak-balik antara organisasi dan khalayaknya.
• Aktivitas PR sehari-hari :
• Two way communication
• Ciptakan saling pengertian
• Erat kaitan dengan pembentukan opini publik
• Model perencanaan PR:
• Pengenalan situasi
• Penetapan Tujuan
• Defenisi Khalayak
• Pemilihan media dan teknik-teknik humas
• Perencanaan Anggaran
• Pengukuran hasil.
ETIKA PR
• Sesuatu yang menjadi pijakan penting bagi Praktisi
PR/HUMAS. Dalam hal ini etika dapat berupa prinsip
kejujuran sebagai aturan yang paling mendasar bagi
seorang Praktisi PR dalam dalam menjalankan profesinya.
Etika PR diharus mengandung:
• Prilaku Praktisi (Bertanggung Jawab,adil)
• Memiliki integritas pribadi.
Etika PR yang harus Dijaga:
• Simpati
• Berbicara
• Surat-Menyurat
• Komunikasi Antar sesama
Mata kuliah yang berkaitan atau yang termasuk di
dalam public relations yakni sebagai berikut:
1. Media Relations
2. Publik Speaking
3. Teknik Presentasi dan Negosiasi
4. Komunikasi Promosi dan Pemasaran
5. Manajemen isu dan Krisis
6. Komunikasi Penyuluhan
• Media Relations yakni hubungan yang dilakukan
oleh praktisi public relations ataupun instansi,
organisasi dengan media-media untuk menjalin
kerja sama baik dalam hal membangun citra yang
positif, saling menguntungkan, dan lainnya yang
harus dijaga seumur hidup agar terciptanya
hubungan yang baik dan saling menghormati.
• Publik speaking adalah proses berbicara kepada
sekelompok orang secara sengaja serta ditujukan
untuk menginformasikan, mempengaruhi, atau
menghibur pendengar
• Komunikasi Promosi dan Pemasaran
Komunikasi yang dilakukan dengan adanya elemen-elemen promosi
dari marketing mix (public relations, advertising, sales promotion,
dan personal selling) yang ditujukan untuk memasarkan barang dan
jasa kepada target atau calon audience/ pembeli.
Manajemen isu adalah proses proaktif dalam mengantisipasi,
mengidentifikasi, mengevaluasi, dan merespons isu-isu kebijakan
public yang mempengaruhi hubungan organisasi dengan public
mereka. Ada dua esensi manajemen isu sebagai berikut:
• Identifikasi dini atas isu yang berpotensi mempengaruhi organisasi.
• Respons strategis yang didesain untuk mengurangi atau memper
besar konsekuensi dari isu tersebut.
• Pada kegiatan penyuluhan, komunikasi
memegang peranan sentral. Kegiatan
penyuluhan merupakan kegiatan
pendidikan non formal yang bertujuan
merubah perilaku masyarakat
• kegiatan komunikasi penyuluhan tidak
akan berjalan sebagaimana yang
diharapkan apabila tidak terdapat
interaksi dinamis dan harmonis antara
masyarakat dengan penyuluh. Interaksi
yang dinamis dan harmonis akan
terjadi apabila diantara masyarakat dan
penyuluh telah ada rasa saling percaya.
Rasa percaya timbul apabila masing-
masing pihak saling mempersepsi
memiliki kredibiltas minimal.
• Kredibilitas merupakan salah satu faktor
penting dalam komunikasi. Apabila
seorang penyuluh dinilai tinggi
kredibilitasnya oleh masyarakat maka
penyuluh tersebut akan mudah diterima
masyarakat. Demikian pula perlu disadari
oleh penyuluhan bahwa masyarakat pada
dasarnya memiliki potensi yang dapat
dikembangkan.
• Masyarakat jangan dianggap bodoh atau
tidak memiliki kapasitas sama sekali.
Masyarakat sebenarnya memiliki energi
namun masih bersifat potensial (diam)
oleh karena itu perlu digerakkan menjadi
energi yang aktif, energi yang besar yang
dapat mengarahkan masyarakat tersebut
menuju pada perbaikan kondisi hidupnya.
DISKUSIKAN

pengantar-public-relations-meet 1.ppt

  • 1.
    PUBLIC RELATIONS Ade putrantoprasetyo w.t., m.a. Mmeting 1
  • 2.
  • 3.
    DEFINISI PR Frank Jefkinsdalam bukunya Public Relations menjelaskan definisi PR sebagai berikut: Humas adalah sesuatu yang merangkum keseluruhan komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian.”
  • 4.
    • Public Relationsbisa juga didefinisikan sebagai fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan public yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut. • Fungsi Public Relations secara umum: • Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi/perusahaan. • Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik, baik publik eksternal maupun internal. • Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik dengan menyebarkan informasi dari organisasi/perusahaan kepada publik dan menyalurkan opini publik kepada organisasi/perusahaan. • Melayani publik dan menasehati pimpinan
  • 5.
    BAGIAN-BAGIAN DARI FUNGSI PR: • Hubungan internal • Publisitas • Advertising • Press Agentry • Public Affairs • Lobbying • Manajemen isu • Hubungan investor • Pengembangan
  • 6.
    • Ruang LingkupPublic Relations Internal Public Relations External Public Relations Esensi dari public relations ini adalah yakni: • Menjalin hubungan baik kepada orang lain, institusi/perusahaan, media dengan cara melakukan suatu komunikasi yang efektif dan efisien kepada komunikan dan dapat membangun dan membentuk suatu citra yang positif baik untuk perusahaan maupun dirinya sendiri.
  • 7.
    • Humas memilikikaitan erat dengan opini publik. Dalam hal ini praktisi humas berupaya untuk mempengaruhi publik agar memberikan opini yang positif bagi organisasi atau perusahaan. • Namun di sisi lain humas harus berupaya mengumpulkan informasi dari khalayak, menginterpretasikan informasi itu dan melaporkannya kepada manajemen jika informasi itu memiliki pengaruh terhadap keputusan manajemen. • Humas memiliki kaitan erat dengan komunikasi. • Praktisi humas harus bertanggung jawab menjelaskan tindakan perusahaan kepada khalayak yang berkepentingan dengan organisasi atau perusahaan. Praktisi humas harus memberikan perhatian terhadap pikiran dan perasaan khalayak terhadap organisasi. Humas harus menjadi saluran arus bolak-balik antara organisasi dan khalayaknya.
  • 8.
    • Aktivitas PRsehari-hari : • Two way communication • Ciptakan saling pengertian • Erat kaitan dengan pembentukan opini publik • Model perencanaan PR: • Pengenalan situasi • Penetapan Tujuan • Defenisi Khalayak • Pemilihan media dan teknik-teknik humas • Perencanaan Anggaran • Pengukuran hasil.
  • 9.
    ETIKA PR • Sesuatuyang menjadi pijakan penting bagi Praktisi PR/HUMAS. Dalam hal ini etika dapat berupa prinsip kejujuran sebagai aturan yang paling mendasar bagi seorang Praktisi PR dalam dalam menjalankan profesinya. Etika PR diharus mengandung: • Prilaku Praktisi (Bertanggung Jawab,adil) • Memiliki integritas pribadi. Etika PR yang harus Dijaga: • Simpati • Berbicara • Surat-Menyurat • Komunikasi Antar sesama
  • 10.
    Mata kuliah yangberkaitan atau yang termasuk di dalam public relations yakni sebagai berikut: 1. Media Relations 2. Publik Speaking 3. Teknik Presentasi dan Negosiasi 4. Komunikasi Promosi dan Pemasaran 5. Manajemen isu dan Krisis 6. Komunikasi Penyuluhan
  • 11.
    • Media Relationsyakni hubungan yang dilakukan oleh praktisi public relations ataupun instansi, organisasi dengan media-media untuk menjalin kerja sama baik dalam hal membangun citra yang positif, saling menguntungkan, dan lainnya yang harus dijaga seumur hidup agar terciptanya hubungan yang baik dan saling menghormati. • Publik speaking adalah proses berbicara kepada sekelompok orang secara sengaja serta ditujukan untuk menginformasikan, mempengaruhi, atau menghibur pendengar
  • 12.
    • Komunikasi Promosidan Pemasaran Komunikasi yang dilakukan dengan adanya elemen-elemen promosi dari marketing mix (public relations, advertising, sales promotion, dan personal selling) yang ditujukan untuk memasarkan barang dan jasa kepada target atau calon audience/ pembeli. Manajemen isu adalah proses proaktif dalam mengantisipasi, mengidentifikasi, mengevaluasi, dan merespons isu-isu kebijakan public yang mempengaruhi hubungan organisasi dengan public mereka. Ada dua esensi manajemen isu sebagai berikut: • Identifikasi dini atas isu yang berpotensi mempengaruhi organisasi. • Respons strategis yang didesain untuk mengurangi atau memper besar konsekuensi dari isu tersebut.
  • 13.
    • Pada kegiatanpenyuluhan, komunikasi memegang peranan sentral. Kegiatan penyuluhan merupakan kegiatan pendidikan non formal yang bertujuan merubah perilaku masyarakat • kegiatan komunikasi penyuluhan tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan apabila tidak terdapat interaksi dinamis dan harmonis antara masyarakat dengan penyuluh. Interaksi yang dinamis dan harmonis akan terjadi apabila diantara masyarakat dan penyuluh telah ada rasa saling percaya. Rasa percaya timbul apabila masing- masing pihak saling mempersepsi memiliki kredibiltas minimal.
  • 14.
    • Kredibilitas merupakansalah satu faktor penting dalam komunikasi. Apabila seorang penyuluh dinilai tinggi kredibilitasnya oleh masyarakat maka penyuluh tersebut akan mudah diterima masyarakat. Demikian pula perlu disadari oleh penyuluhan bahwa masyarakat pada dasarnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan. • Masyarakat jangan dianggap bodoh atau tidak memiliki kapasitas sama sekali. Masyarakat sebenarnya memiliki energi namun masih bersifat potensial (diam) oleh karena itu perlu digerakkan menjadi energi yang aktif, energi yang besar yang dapat mengarahkan masyarakat tersebut menuju pada perbaikan kondisi hidupnya.
  • 15.