DASAR-DASAR LOGIKA
Anggota
•
•
•
•
•

Nadia Okki A
Petra Lugas N
Pradista Galih
Rosi Utami
Setiawan A

D1112011
D1112012
D1112013
D1112014
D1112015
Pembahasan
Pengertian Logika
1.DASAR LOGIKA MODERN
2. LOGIKA DEDUKTIF DAN INDUKTIF

Kesimpulan
Pengertian Logika
• Logika berasal dari bahasa yunani logos = kata,
uraian pikiran atau teori. Secara etimologis dapat
diartikan ilmu tentang uraian pikiran.
• Logika merupakan cabang filsafat yang bersifat praktis
Dengan fungsi sebagai dasar filsafat dan sarana ilmu
karena logika merupakan “jembatan penghubung”
antara filsafat dan ilmu, yang secara terminologis
logika didefinisikan: Teori tentang penyimpulan yang
sah.
Logika sebagai teori penyimpulan, berlandaskan pada
suatu konsep yang dinyatakan dalam bentuk kata atau
istilah, dan dapat diungkapkan dalam bentuk
himpunan sehingga setiap konsep mempunyai
himpunan, mempunyai keluasan.
1. DASAR LOGIKA MODERN
B bagian dari C, B | C ( B meliputi C)
• Semua B adalah C
• Semua A adalah B
• Semua A adalah C
Rumusan simboliknya
• B C dibaca semua B adalah C atau B bagian dari C
• A
B semua A adalah B A bagian dari B
--------- ---------------------- ------------------• A C semua A adalah C A bagian dari C

Pertama tama yang melukiskan luas konsep atau
luas pengertan dalam bentuk diagram himpunan
adalah Leonhard Euler (swiss )1707-1783
dikembangkan oleh John Venn ( inggris )18431923.
LOGIKA DEDUKTIF
• Logika deduktif adalah sistem penalaran yang
menelaah prinsip-prinsip penyimpulan yang sah
berdasarkan bentuknya serta kesimpulan yang
dihasilkan sebagai kemestian diturunkan dari
pangkal pikirnya.
• Logika deduktif karena berbicara tentang
hubungan bentuk-bentuk pernyataan saja yang
utama terlepas isi apa yang diuraikan karena
logika deduktif disebut pula logika formal.
Contoh :
•
•
•
•
•

Logam dipanaskan memuai
Emas adalah logam
Maka emas dipanakan memuai
Dapat dirumuskan
Semua B adalah C, semua A adalah B
maka semua A adalah C
LOGIKA INDUKTIF
• Logika induktif adalah sistem penalaran yang
menelaah prinsip-prinsip penyimpulan yang sah
dari sejumlah hal khusus sampai pada suatu
kesimpulan umum yang bersifat boleh jadi.
Logika ini sering disebut juga logika material,
yaitu berusaha menemukan prinsip-prinsip
penalaran yang bergantung kesesuaiannya
dengan kenyataan, oleh karena itu
kesimpulannya hanyalah keboleh-jadian, dalam
arti selama kesimpulannya itu tidak ada bukti
yang menyangkalnya maka kesimpulan itu
benar, dan tidak dapat dikatakan pasti.
• Logika induktif kesimpulannya boleh jadi atau
bersifat kemungkinan
• Prinsipnya penyimpulan yang sah dari sejumlah
hal khusus sampai pada suatu ksimpulan
umum.
• Contoh :
• Emas adalah logam, besi adalah logam. Perak
adalah logam
• Emas besi dan perak dipanaskan memuai
• Maka logam dipanaskan memuai
Kesimpulan
• Deduktif ialah dari umum ke khusus,
Indutif dari khusus ke umum.
• Logika deduktif kesimpulannya pasti.
• Logika induktif kesimpulannya boleh jadi
atau bersifat kemungkinan
Dasar Logika Modul 1  Kb1

Dasar Logika Modul 1 Kb1

  • 1.
  • 2.
    Anggota • • • • • Nadia Okki A PetraLugas N Pradista Galih Rosi Utami Setiawan A D1112011 D1112012 D1112013 D1112014 D1112015
  • 3.
    Pembahasan Pengertian Logika 1.DASAR LOGIKAMODERN 2. LOGIKA DEDUKTIF DAN INDUKTIF Kesimpulan
  • 4.
    Pengertian Logika • Logikaberasal dari bahasa yunani logos = kata, uraian pikiran atau teori. Secara etimologis dapat diartikan ilmu tentang uraian pikiran. • Logika merupakan cabang filsafat yang bersifat praktis Dengan fungsi sebagai dasar filsafat dan sarana ilmu karena logika merupakan “jembatan penghubung” antara filsafat dan ilmu, yang secara terminologis logika didefinisikan: Teori tentang penyimpulan yang sah.
  • 5.
    Logika sebagai teoripenyimpulan, berlandaskan pada suatu konsep yang dinyatakan dalam bentuk kata atau istilah, dan dapat diungkapkan dalam bentuk himpunan sehingga setiap konsep mempunyai himpunan, mempunyai keluasan.
  • 6.
    1. DASAR LOGIKAMODERN B bagian dari C, B | C ( B meliputi C) • Semua B adalah C • Semua A adalah B • Semua A adalah C Rumusan simboliknya • B C dibaca semua B adalah C atau B bagian dari C • A B semua A adalah B A bagian dari B --------- ---------------------- ------------------• A C semua A adalah C A bagian dari C Pertama tama yang melukiskan luas konsep atau luas pengertan dalam bentuk diagram himpunan adalah Leonhard Euler (swiss )1707-1783 dikembangkan oleh John Venn ( inggris )18431923.
  • 7.
    LOGIKA DEDUKTIF • Logikadeduktif adalah sistem penalaran yang menelaah prinsip-prinsip penyimpulan yang sah berdasarkan bentuknya serta kesimpulan yang dihasilkan sebagai kemestian diturunkan dari pangkal pikirnya. • Logika deduktif karena berbicara tentang hubungan bentuk-bentuk pernyataan saja yang utama terlepas isi apa yang diuraikan karena logika deduktif disebut pula logika formal.
  • 8.
    Contoh : • • • • • Logam dipanaskanmemuai Emas adalah logam Maka emas dipanakan memuai Dapat dirumuskan Semua B adalah C, semua A adalah B maka semua A adalah C
  • 9.
    LOGIKA INDUKTIF • Logikainduktif adalah sistem penalaran yang menelaah prinsip-prinsip penyimpulan yang sah dari sejumlah hal khusus sampai pada suatu kesimpulan umum yang bersifat boleh jadi. Logika ini sering disebut juga logika material, yaitu berusaha menemukan prinsip-prinsip penalaran yang bergantung kesesuaiannya dengan kenyataan, oleh karena itu kesimpulannya hanyalah keboleh-jadian, dalam arti selama kesimpulannya itu tidak ada bukti yang menyangkalnya maka kesimpulan itu benar, dan tidak dapat dikatakan pasti.
  • 10.
    • Logika induktifkesimpulannya boleh jadi atau bersifat kemungkinan • Prinsipnya penyimpulan yang sah dari sejumlah hal khusus sampai pada suatu ksimpulan umum. • Contoh : • Emas adalah logam, besi adalah logam. Perak adalah logam • Emas besi dan perak dipanaskan memuai • Maka logam dipanaskan memuai
  • 11.
    Kesimpulan • Deduktif ialahdari umum ke khusus, Indutif dari khusus ke umum. • Logika deduktif kesimpulannya pasti. • Logika induktif kesimpulannya boleh jadi atau bersifat kemungkinan

Editor's Notes