DietetikLanjut                                                           Muhammad Arifullah
(Gout)                                                                    PO.62.31.3.10.183
                                                                                      Semester V
Kasus1 :Gout
         Ibu Anty, berasal dari Ujung Pandang, usia 50 tahun, TB 155 cm, BB 70 kg, ia
mempunyai catering yang cukup ternama, ia mempunyai 2 orang putri sedangkan suaminya
seorang pensiunan PNS. Selama 1 tahun ini ia sering mendapat serangan nyeri di tungkai kaki
dan jempol kaki. Biasanya jika mendapat serangan ibu Anty hanya minum obat anti imflamasi
dan mengompres denga air hangat.
         Saat ibu A mendapat serangan lagi tetapi semakin parah, rasa nyeri tidak dapat ditahan,
tungkai kaki bengkak dan terasa panas dan ibu A sulit berjalan karena rasa sakit luar biasa ibu A
berobat ke dokter dan disarankan untuk dirawat di RS. Dari hasil anamnesa diet dengan ahli gizi
diketahui pola makannya sehari – hari adalah : minimal 1 kali seminggu ia makan soto Makasar
kesukaannya yang isinya terdiri dari jeroan, paru, babat, hati, otak dan daging sapi. Selain itu ia
juga selalu mencicipi masakan untuk cateringnya, cemilan yang disukainya adalah kacang
goreng, keripik dan kue black forest. Ia jarang makan sayur, dan buah yang disukainya haya
jeruk dan pepaya.
         Dari hasil pemeriksaan klinis diketahui asam urat pasien 19 mg/dl. Tensi 120/80 mmHg.
Terapi yang diberikan adalah tirah baring, obat analgesik, anti inflamasi dan obat penurun asam
urat.
         Anamnesa diet:
Pagi: nasi goreng hati 1 porsi + telur ½ matang 2 buah + ketimun 50 g
Snack pagi: kacang goreng 1 prg kecil + juice pepaya 1 gelas
Siang: nasi putih 1 prg, coto Makasar 1 mangkok, juice jeruk 1 gelas
Snack sore: black forest 2 ptg.
Malam: nasi 1 piring, gule kambing 1 porsi, ketimun 100 g, kerupuk udang 2 buah.


Tugas: kaji kasus dengan NCP !
DietetikLanjut                                                         Muhammad Arifullah
(Gout)                                                                  PO.62.31.3.10.183
                                                                                    Semester V
                              NUTRITION CARE PROCESS ( NCP )

                                    A. IDENTITAS PASIEN / KLIEN
                             Nama        : Ibu A
                             Usia        : 50th
                             BB          : 70Kg
                             TB          : 155 cm
                             Keluhan : Nyeri tungkai dan jempol kaki



                  Hasil Recall:

                  Bahan           Berat Energi Protein Lemak KH Serat Kolesterol
                 Makanan             g   kkal     g       g    g   g     mg
          nasi goreng hati         100    219   10,5    13,3 13,7 0,1   227,7
          telur 1/2 matang         100    191    12     15,1   1   0     403
          ketimun                   50    6,5    0,3     0,1 1,4  0,4      0
          kacang goreng             50   283,5  12,9    24,6 8,1  4,3      0
          juice pepaya             200   96,1    0,4      0  24,8  1       0
          nasi putih               100    130    2,4     0,2 28,6 0,3      0
          coto Makassar            100   152,5  17,8     8,4 0,2   0     566
          juice jeruk              200   101,8   0,4      0   26  1,2      0
          black forest             100    207    4,4      2  42,9 0,6     72
          nasi putih               100    130    2,4     0,2 28,6 0,3      0
          gule kambing             100    229   20,1    15,7 0,6  0,4     60
          ketimun                  100   12,9    0,7     0,1 2,8  0,8      0
          kerupuk udang             50   274,5   3,3    14,2 33,3 0,3    29,5
                   Jumlah               2033,8  87,6    93,9 212  9,7  1358,2
DietetikLanjut                                                       Muhammad Arifullah
(Gout)                                                                PO.62.31.3.10.183
                                                                                  Semester V
     ResikoRingan                     ResikoSedang                    ResikoTinggi
Beratbadanturun 2,5-5 kg         Beratbadanturun 5-7,5 kg        Beratbadanturun> 7,5 kg
 dalam 6 bulanterakhir            dalam 6 bulanterakhir           dalam 6 bulanterakhir
                                  RBW = 70 – 80 % atau
    RBW = 80 - 120 %                                        √ RBW = < 70 % atau> 130 %
                                       120 – 130 %
                                IMT = 17 – 18 atau 30 -35       IMT = < 17 kg/m2 atau> 35
   IMT = 20 – 25 kg/m2                                      √
                                          kg/m2                          kg/m2
                                Mual/muntahberkepanjang
Mual/muntahringan, diare                                               Malabsorbsi
                                         an, diare
                                                                Mendapatmakananperantara
     Nafsumakanturun              Tidakadanafsumakan
                                                                         dan/MLP
                                        Decubitus                        Decubitus
Gangguanmengunyahatau
                                ringandanatauterbukalainn        beratataulukaterbuka yang
       menelan
                                           ya                       takkunjungsembuh
                                                                Menderitapenyakitpankreasb
         Hipertensi                    Gagalginjal
                                                                            erat
     Atherosklerosis,                   Stadium
                                                                      Kanker stadium
peningkatanprofillemakda         awalpenyakitkankerdan/
                                                                   lanjutdengankekeksia
           rah                         kemoterapi
                                                                Menjalanioperasisalurancern
 Menjalanioperasiringan           Menjalanioperasiberat
                                                                            a
          Anemia                Diabetistidakterkontrol                 Malnutrisi
                                Gangguansalurancerna,
           Ulkus                                                  Pasien di ICU lukabakar
                                pendarahansalurancerna
                               Menderitapenyakitjantung
   Istirahatditempattidur    √                                       Mengalami sepsis
                                        kongetiv
     Dehidrasiringan                     Stroke                      Trauma multiple
 Albumin 3,2 – 3,4 mg/dl        Albumin 2,8 – 3,1 mg/dl            Albumin < 2,8 mg/dl
  Total limphosit 1200 –       Total limphosit 900 – 1200
                                                                Total limphosit< 900 sel/m3
       1500 sel/m3                       sel/m3
      Depresiringan                   Depresisedang                    Depresiberat
      Demamringan                       Lainnya                         Lainnya
Kesimpulan : Resiko sedang
DietetikLanjut                                                           Muhammad Arifullah
(Gout)                                                                    PO.62.31.3.10.183
                                                                                      Semester V
                                A. NUTRITION ASSESMENT
                                   -   Usia = 50 th
                                   -   BB = 70 cm
                                   -   TB = 155 cm


                                   -   IMT       = BB/TB2
                                                 = 70 kg /(1,55 m)2
                                                 = 29,13 kg/m2(overweight berat)
 Antropometri

                                   -   BBI       = 90% x (TB-100)
                                                 = 90% x (155-100)
                                                 = 49,5 kg


                                   -   BBR = ( BB / TB – 100 ) x 100%
                                             = ( 70 kg / 155 cm – 100 ) x 100%
                                             = 1,2727 x 100% = 127,27 % (obesitas)
 Biokimia                     asam urat : 19 mg/dl (tinggi)
 Klinis/Fisik                 Tekanan darah : 120/80 mmHg (normal)
                              Pagi: nasi goreng hati 1 porsi + telur ½ matang 2 buah +
                              ketimun 50 g
                              Snack pagi: kacang goreng 1 prg kecil + juice pepaya 1 gelas
                              Siang: nasi putih 1 prg, coto Makasar 1 mangkok, juice jeruk 1

 Dietary History / Riwayat    gelas

 Makan                        Snack sore: black forest 2 ptg.
                              Malam: nasi 1 piring, gule kambing 1 porsi, ketimun 100 g,
                                   kerupuk udang 2 buah.


                             Audit Gizi

                             - E             =                                     (lebih)
DietetikLanjut                                                             Muhammad Arifullah
(Gout)                                                                      PO.62.31.3.10.183
                                                                                        Semester V
                                - P          =                                  (lebih )

                                - L          =                                   ( lebih )

                                - KH         =                                 (sedang )

 AktivitasFisik
 Pengobatanyang diberikan
     B. NUTRITION DIAGNOSA

         Domain Intake
     1. Kelebihan intake energi (N.I-1.4) berkaitan dengan faktor patologis maupun fisiologis
         yang menghasilkan penurunan kebutuhan energi, dibuktikan dengan nilai audit gizi dari
         energi berlebih yaitu sebesar 123,20 %
     2. Kelebihan intake Protein (N.I-52.2) berkaitan dengankepercayaanatausikap yang salah
         atau peningkatan asupansumber protein, dibuktikandengannilai audit giziprotein
         yaitusebesar168,46%.
     3. Kelebihan intake Lemak (N.I-51.2) berkaitan dengankepercayaanatausikap yang salah
         terhadap lemak atau peningkatan asupansumber lemak, dibuktikandengannilai audit
         giziberlebihyaitusebesar341,33%.
     4. Kekuranganintake        serat(N.C-53.5)berkaitan   dengan        kurangnyakonsumsisayuran
         dibuktikan dengan hasil recall terhadap serat hanya 9,7 gram.

         Domain Klinis
    1. Beratbadanlebih (N.C-3.3) berkaitan dengan penumpukan lemak tubuh karena kelainan
         metabolisme lemak dan kelebihan asupan nutrisi melebihi batas kebutuhan normal,
         dibuktikandengan IMT 29,13kg/m2
    2. Perubahan nilai laboratorium terkait zat gizi Protein (N.C-2.2)berkaitan dengan gangguan
         fungsi organ ginjalakibat perubahan nilai biokimia dibuktikan dengan nilai laboratorium
         asam urat 19 mg/dl.


         Domain Prilaku
DietetikLanjut                                                               Muhammad Arifullah
(Gout)                                                                        PO.62.31.3.10.183
                                                                                          Semester V
      1. Kurangnyapengetahuanberhubungandenganmakananatauzatgizi                (N.B-1.1)     berkaitan
          dengan keyakinan/perhatian yang salahmengenaimakanan, zatgizidanmasalah-masalah
          lain berhubungandenganmakanan/zatgizi. Dibuktikandenganpola makan Ny. Ayang salah
          dengan mengkonsumsi sumber makanan tinggi lemak.


       Kesimpulan

                 Dari    hasildiagnosagizidapatdisimpulkanbahwapasienmengalamipenyakit            asam
          urat dengan dengan kondisi            yang hampir obesitas dengan             IMT 29,13kg/m2.
          Olehkarenaitukliensangatdisarankanuntukmerubahperilakudenganmemperhatikanjenis
          diet          yang           diberikan         oleh         ahli        gizi          dengan
          asupanbaikdarisegikualitasmaupunkuantitasbahanmakanansebelumdikonsumsi                   serta
          terapi farmakologis.
                                         C. INTERVENSI GIZI
 1.       Tujuan Diet
          Jangkapendek         :   Menurunkan berat badan
                                   Menurunkan nilai laboratorium dariasam uratdalam darah
                                   dan urine hingga batas normal
                                   Membatasi asupan tinggi kolesterol, trigliserida dan LDL
          Jangkapanjang        :   Mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut
                                   Memperbaikikebiasaanmakandenganasupangiziseimbang
                                   dengan pola 3J.
                                   Mengenalkanjenismakanan, teknikolahandanmasakan
                                   yang beragam
                                   Meningkatkan aktivitas fisik seperti rajin berolahraga
 2.       Jenis Diet           :   Diet Purin Rendah II (1700 kkal)
 3.       PerhitunganZatGizi
  BMR                              = 0,9 x 65 kg x 24 jam(tahap 1)                  =        1404kkal
  Korti                            = 10 % x 65kg x 8 jam                            =          52kkal
                                                                                    =        1352kkal
  Korum                            = 7,5 % x 1352 kkal                                      101,4 kkal
DietetikLanjut                                                  Muhammad Arifullah
(Gout)                                                           PO.62.31.3.10.183
                                                                             Semester V
                                                                             1250,6 kkal
  Aktivitas         = 20 % x 1250,6kkal                                 =    250,12 kkal
                                                                            1500,72 kkal
  SDA               = 10 % x 1500,72 kkal                               =    150,07 kkal
  KebutuhanEnergi                                                           1650,79kkal
  Protein           = 0,8 gram x 65kkal                                 =       52 gram
  Lemak             = 15 % x 1650,79 kkal                               =    27,51 gram
                              9 kkal
  Karbohidrat       = E – (Px4) + (Lx9)
                               4
  Karbohidrat       = 1650,79kal – (52 g x 4) + (27,51 g x 9)           =     298,8gram
                                            4 kkal
  Prinsip Diet          Energi cukup
                        Protein cukup
                        Lemak rendah
                        Karbohidrat cukup
                        Purin rendah
                        Vitamin dan mineral cukup
                        Serat cukup
                        Cairan tinggi
  Syarat Diet       - Energi diberikan sesuai kebutuhan sebesar 1650,79kkaluntuk
                        kebutuhan energi basal pasien yang masih dalam masa akut,
                        diberikan secara bertahap sesuai kondisi pasien.
                        Protein cukup, sebesar 52 gram untuk perbaikan sel-sel dan
                        jaringan yang rusak serta hindari bahan makanan sumber
                        protein dengan kandungan purin >150 mg/100 gram.
                    - Lemak diberikan rendah sebesar 27,51 gram melancarkan
                        pengeluaran asam urat atau purin mealui urine
                        Karbohidrat diberikan tinggi, sebesar 44,65gram
                    -
                        diberikandalam bentuk karbohidrat kompleks
                    - Serat diberikan cukup untuk memelihara sistem pencernaan
DietetikLanjut                                                           Muhammad Arifullah
(Gout)                                                                    PO.62.31.3.10.183
                                                                                      Semester V
                                   dan menghindari konstipasi.
    Rute                       - Rute pemberian melalui oral
    Frekuensi                  : 3x makanan utama dan 2x selingan
    Bentukmakanan              : Bentuk makanan biasa
    EdukasiGizi                :
         o Topik               : Gizi Seimbang penderita penyakit Asam urat
         o Sasaran             : Ny. A dan Suami
         o Waktu               : ± 30 menit
         o Peraga              : Leaflet/Foodmodel/Flipchart
         o BentukEdukasi       : Ceramah, diskusi dan tanya jawab
         o Materi              : Prinsip gizi seimbang dan diet untuk Penyakit Asam urat
                                   Makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan untuk penderita
                                   penyakit asam urat


                                   D. MONITORING / EVALUATION
         1. Memonitorhasil laboratorium dari asam urat pasien setiap kali pemeriksaan
         2. Memonitorjenismakanan yang diberikanapakahsesuaidengananjuranatautidak
         3. Memonitorasupanmakananklienapakahsudahsesuaidengankebutuhanatautidak
         4. Memonitorpenurunanberatbadankliensebayak                                       0,5-1
            kg/mingguapakahsudahberjalandenganbaikatautidak
         5. Memonitoraktivitasfisikkliensepertimembiasakanberolahraga, dll.

Kasus gout

  • 1.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V Kasus1 :Gout Ibu Anty, berasal dari Ujung Pandang, usia 50 tahun, TB 155 cm, BB 70 kg, ia mempunyai catering yang cukup ternama, ia mempunyai 2 orang putri sedangkan suaminya seorang pensiunan PNS. Selama 1 tahun ini ia sering mendapat serangan nyeri di tungkai kaki dan jempol kaki. Biasanya jika mendapat serangan ibu Anty hanya minum obat anti imflamasi dan mengompres denga air hangat. Saat ibu A mendapat serangan lagi tetapi semakin parah, rasa nyeri tidak dapat ditahan, tungkai kaki bengkak dan terasa panas dan ibu A sulit berjalan karena rasa sakit luar biasa ibu A berobat ke dokter dan disarankan untuk dirawat di RS. Dari hasil anamnesa diet dengan ahli gizi diketahui pola makannya sehari – hari adalah : minimal 1 kali seminggu ia makan soto Makasar kesukaannya yang isinya terdiri dari jeroan, paru, babat, hati, otak dan daging sapi. Selain itu ia juga selalu mencicipi masakan untuk cateringnya, cemilan yang disukainya adalah kacang goreng, keripik dan kue black forest. Ia jarang makan sayur, dan buah yang disukainya haya jeruk dan pepaya. Dari hasil pemeriksaan klinis diketahui asam urat pasien 19 mg/dl. Tensi 120/80 mmHg. Terapi yang diberikan adalah tirah baring, obat analgesik, anti inflamasi dan obat penurun asam urat. Anamnesa diet: Pagi: nasi goreng hati 1 porsi + telur ½ matang 2 buah + ketimun 50 g Snack pagi: kacang goreng 1 prg kecil + juice pepaya 1 gelas Siang: nasi putih 1 prg, coto Makasar 1 mangkok, juice jeruk 1 gelas Snack sore: black forest 2 ptg. Malam: nasi 1 piring, gule kambing 1 porsi, ketimun 100 g, kerupuk udang 2 buah. Tugas: kaji kasus dengan NCP !
  • 2.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V NUTRITION CARE PROCESS ( NCP ) A. IDENTITAS PASIEN / KLIEN Nama : Ibu A Usia : 50th BB : 70Kg TB : 155 cm Keluhan : Nyeri tungkai dan jempol kaki Hasil Recall: Bahan Berat Energi Protein Lemak KH Serat Kolesterol Makanan g kkal g g g g mg nasi goreng hati 100 219 10,5 13,3 13,7 0,1 227,7 telur 1/2 matang 100 191 12 15,1 1 0 403 ketimun 50 6,5 0,3 0,1 1,4 0,4 0 kacang goreng 50 283,5 12,9 24,6 8,1 4,3 0 juice pepaya 200 96,1 0,4 0 24,8 1 0 nasi putih 100 130 2,4 0,2 28,6 0,3 0 coto Makassar 100 152,5 17,8 8,4 0,2 0 566 juice jeruk 200 101,8 0,4 0 26 1,2 0 black forest 100 207 4,4 2 42,9 0,6 72 nasi putih 100 130 2,4 0,2 28,6 0,3 0 gule kambing 100 229 20,1 15,7 0,6 0,4 60 ketimun 100 12,9 0,7 0,1 2,8 0,8 0 kerupuk udang 50 274,5 3,3 14,2 33,3 0,3 29,5 Jumlah 2033,8 87,6 93,9 212 9,7 1358,2
  • 3.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V ResikoRingan ResikoSedang ResikoTinggi Beratbadanturun 2,5-5 kg Beratbadanturun 5-7,5 kg Beratbadanturun> 7,5 kg dalam 6 bulanterakhir dalam 6 bulanterakhir dalam 6 bulanterakhir RBW = 70 – 80 % atau RBW = 80 - 120 % √ RBW = < 70 % atau> 130 % 120 – 130 % IMT = 17 – 18 atau 30 -35 IMT = < 17 kg/m2 atau> 35 IMT = 20 – 25 kg/m2 √ kg/m2 kg/m2 Mual/muntahberkepanjang Mual/muntahringan, diare Malabsorbsi an, diare Mendapatmakananperantara Nafsumakanturun Tidakadanafsumakan dan/MLP Decubitus Decubitus Gangguanmengunyahatau ringandanatauterbukalainn beratataulukaterbuka yang menelan ya takkunjungsembuh Menderitapenyakitpankreasb Hipertensi Gagalginjal erat Atherosklerosis, Stadium Kanker stadium peningkatanprofillemakda awalpenyakitkankerdan/ lanjutdengankekeksia rah kemoterapi Menjalanioperasisalurancern Menjalanioperasiringan Menjalanioperasiberat a Anemia Diabetistidakterkontrol Malnutrisi Gangguansalurancerna, Ulkus Pasien di ICU lukabakar pendarahansalurancerna Menderitapenyakitjantung Istirahatditempattidur √ Mengalami sepsis kongetiv Dehidrasiringan Stroke Trauma multiple Albumin 3,2 – 3,4 mg/dl Albumin 2,8 – 3,1 mg/dl Albumin < 2,8 mg/dl Total limphosit 1200 – Total limphosit 900 – 1200 Total limphosit< 900 sel/m3 1500 sel/m3 sel/m3 Depresiringan Depresisedang Depresiberat Demamringan Lainnya Lainnya Kesimpulan : Resiko sedang
  • 4.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V A. NUTRITION ASSESMENT - Usia = 50 th - BB = 70 cm - TB = 155 cm - IMT = BB/TB2 = 70 kg /(1,55 m)2 = 29,13 kg/m2(overweight berat) Antropometri - BBI = 90% x (TB-100) = 90% x (155-100) = 49,5 kg - BBR = ( BB / TB – 100 ) x 100% = ( 70 kg / 155 cm – 100 ) x 100% = 1,2727 x 100% = 127,27 % (obesitas) Biokimia asam urat : 19 mg/dl (tinggi) Klinis/Fisik Tekanan darah : 120/80 mmHg (normal) Pagi: nasi goreng hati 1 porsi + telur ½ matang 2 buah + ketimun 50 g Snack pagi: kacang goreng 1 prg kecil + juice pepaya 1 gelas Siang: nasi putih 1 prg, coto Makasar 1 mangkok, juice jeruk 1 Dietary History / Riwayat gelas Makan Snack sore: black forest 2 ptg.  Malam: nasi 1 piring, gule kambing 1 porsi, ketimun 100 g, kerupuk udang 2 buah. Audit Gizi - E = (lebih)
  • 5.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V - P = (lebih ) - L = ( lebih ) - KH = (sedang ) AktivitasFisik Pengobatanyang diberikan B. NUTRITION DIAGNOSA Domain Intake 1. Kelebihan intake energi (N.I-1.4) berkaitan dengan faktor patologis maupun fisiologis yang menghasilkan penurunan kebutuhan energi, dibuktikan dengan nilai audit gizi dari energi berlebih yaitu sebesar 123,20 % 2. Kelebihan intake Protein (N.I-52.2) berkaitan dengankepercayaanatausikap yang salah atau peningkatan asupansumber protein, dibuktikandengannilai audit giziprotein yaitusebesar168,46%. 3. Kelebihan intake Lemak (N.I-51.2) berkaitan dengankepercayaanatausikap yang salah terhadap lemak atau peningkatan asupansumber lemak, dibuktikandengannilai audit giziberlebihyaitusebesar341,33%. 4. Kekuranganintake serat(N.C-53.5)berkaitan dengan kurangnyakonsumsisayuran dibuktikan dengan hasil recall terhadap serat hanya 9,7 gram. Domain Klinis 1. Beratbadanlebih (N.C-3.3) berkaitan dengan penumpukan lemak tubuh karena kelainan metabolisme lemak dan kelebihan asupan nutrisi melebihi batas kebutuhan normal, dibuktikandengan IMT 29,13kg/m2 2. Perubahan nilai laboratorium terkait zat gizi Protein (N.C-2.2)berkaitan dengan gangguan fungsi organ ginjalakibat perubahan nilai biokimia dibuktikan dengan nilai laboratorium asam urat 19 mg/dl. Domain Prilaku
  • 6.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V 1. Kurangnyapengetahuanberhubungandenganmakananatauzatgizi (N.B-1.1) berkaitan dengan keyakinan/perhatian yang salahmengenaimakanan, zatgizidanmasalah-masalah lain berhubungandenganmakanan/zatgizi. Dibuktikandenganpola makan Ny. Ayang salah dengan mengkonsumsi sumber makanan tinggi lemak.  Kesimpulan Dari hasildiagnosagizidapatdisimpulkanbahwapasienmengalamipenyakit asam urat dengan dengan kondisi yang hampir obesitas dengan IMT 29,13kg/m2. Olehkarenaitukliensangatdisarankanuntukmerubahperilakudenganmemperhatikanjenis diet yang diberikan oleh ahli gizi dengan asupanbaikdarisegikualitasmaupunkuantitasbahanmakanansebelumdikonsumsi serta terapi farmakologis. C. INTERVENSI GIZI 1. Tujuan Diet Jangkapendek : Menurunkan berat badan Menurunkan nilai laboratorium dariasam uratdalam darah dan urine hingga batas normal Membatasi asupan tinggi kolesterol, trigliserida dan LDL Jangkapanjang : Mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut Memperbaikikebiasaanmakandenganasupangiziseimbang dengan pola 3J. Mengenalkanjenismakanan, teknikolahandanmasakan yang beragam Meningkatkan aktivitas fisik seperti rajin berolahraga 2. Jenis Diet : Diet Purin Rendah II (1700 kkal) 3. PerhitunganZatGizi BMR = 0,9 x 65 kg x 24 jam(tahap 1) = 1404kkal Korti = 10 % x 65kg x 8 jam = 52kkal = 1352kkal Korum = 7,5 % x 1352 kkal 101,4 kkal
  • 7.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V 1250,6 kkal Aktivitas = 20 % x 1250,6kkal = 250,12 kkal 1500,72 kkal SDA = 10 % x 1500,72 kkal = 150,07 kkal KebutuhanEnergi 1650,79kkal Protein = 0,8 gram x 65kkal = 52 gram Lemak = 15 % x 1650,79 kkal = 27,51 gram 9 kkal Karbohidrat = E – (Px4) + (Lx9) 4 Karbohidrat = 1650,79kal – (52 g x 4) + (27,51 g x 9) = 298,8gram 4 kkal Prinsip Diet Energi cukup Protein cukup Lemak rendah Karbohidrat cukup Purin rendah Vitamin dan mineral cukup Serat cukup Cairan tinggi Syarat Diet - Energi diberikan sesuai kebutuhan sebesar 1650,79kkaluntuk kebutuhan energi basal pasien yang masih dalam masa akut, diberikan secara bertahap sesuai kondisi pasien. Protein cukup, sebesar 52 gram untuk perbaikan sel-sel dan jaringan yang rusak serta hindari bahan makanan sumber protein dengan kandungan purin >150 mg/100 gram. - Lemak diberikan rendah sebesar 27,51 gram melancarkan pengeluaran asam urat atau purin mealui urine Karbohidrat diberikan tinggi, sebesar 44,65gram - diberikandalam bentuk karbohidrat kompleks - Serat diberikan cukup untuk memelihara sistem pencernaan
  • 8.
    DietetikLanjut Muhammad Arifullah (Gout) PO.62.31.3.10.183 Semester V dan menghindari konstipasi. Rute - Rute pemberian melalui oral Frekuensi : 3x makanan utama dan 2x selingan Bentukmakanan : Bentuk makanan biasa EdukasiGizi : o Topik : Gizi Seimbang penderita penyakit Asam urat o Sasaran : Ny. A dan Suami o Waktu : ± 30 menit o Peraga : Leaflet/Foodmodel/Flipchart o BentukEdukasi : Ceramah, diskusi dan tanya jawab o Materi : Prinsip gizi seimbang dan diet untuk Penyakit Asam urat Makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan untuk penderita penyakit asam urat D. MONITORING / EVALUATION 1. Memonitorhasil laboratorium dari asam urat pasien setiap kali pemeriksaan 2. Memonitorjenismakanan yang diberikanapakahsesuaidengananjuranatautidak 3. Memonitorasupanmakananklienapakahsudahsesuaidengankebutuhanatautidak 4. Memonitorpenurunanberatbadankliensebayak 0,5-1 kg/mingguapakahsudahberjalandenganbaikatautidak 5. Memonitoraktivitasfisikkliensepertimembiasakanberolahraga, dll.