ILMU NEGARA
PENGERTIAN NEGARA
DEFINISI:
1. Bhs. Inggris (State), Bhs. Jerman (Staat)
2. Negara: (1) masyarakat atau wilayah yg merupakan
satu kesatuan politik. (2) lembaga pusat yang
menjamin kesatuan politis, yg menata dan dengan
demikian menguasai wilayah itu (Suseno, 1991: 170).
3. NEGARA merupakan hubungan sosial yang bersifat
dominatif; merupakan separangkat institusi dan
norma-norma hukum yg menjalankan dan
menegakkan dominasi itu (Surbakti, 1992:4).
DOMINASI  MEMONOPOLI SARANA PAKSAAN
FISIK (COERCION) DI DALAM WILAYAH TERTENTU.
SATU-SATUNYA LEMBAGA YANG MEMILIKI
KEABSAHAN (LEGITIMASI) UNTUK MELAKUKAN
TINDAKAN KEKERASAN TERHADAP NEGARA (MAX
WEBER).

PENGERTIAN NEGARA
ROGER H. SOLTAU: negara adalah agen atau kewenangan yang
mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas
nama masyarakat.
HAROLD J. LASKI: negara adalah suatu masyarakat yang
diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang bersifat
memaksa dan yang secara sah lebih berkuasa daripada individu
atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat.
MAX WEBER:negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai
monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam
suatu wilayah.
ROBERT M. MacIver: negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan
penertiban di dalam suatu masyarakat dalam suatu wilayah dengan
berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu
pemerintah untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa.
MIRIAM BUDIARDJO: negara adalah suatu daerah teritorial yang
rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat dan berhasil menuntut
dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundangundangannya melalui kontrol monopolistis terhadap kekuasaan yang
sah (Budiardjo, 2007:48-49)
Pengertian Negara
Lawson (1991, dalam Budiman, 1996:84)
Negara sebuah konsep inklusif meliputi semua aspek
pembuatan kebijakan dan pelaksaan sanksi hukumnya.
Pemerintah  sekadar agen yang melaksanakan kebijakan
negara dalam sebuah masyarakat politik
Negara bukan sekadar pemerintah, tapi mencakup sebuah
pakta (perjanjian) dominasi dari satu atau kelompok
masyarakat untuk suatu tujuan tertentu.
Rejim  orang atau sekelompok orang yang menguasai
negara; berkaitan dengan prinsip-prinsip, norma-norma,
aturan-aturan, dan prosedur pengambilan keputusan yang
dianut oleh penguasa suatu negara (Lawson, 1991 dalam
Budiman, 1996: 86-87)
Aparat Birokrasi  agen pelaksana kebijakan yang telah
diputuskan oleh negara.
Kebijakan  keputusan-keputusan publik yang diambil oleh
negara dan dilaksanakan oleh aparat birokrasi
Sifat-Sifat Negara
-

Memaksa  memaksa dalam arti
mempunyai kekuasaan untuk
memakai kekerasan fisik secara

legal.
-

-

Monopoli  monopoli untuk
menetapkan tujuan bersama dari
masyarakat
Mencakup semua  semua
peraturan berlaku untuk semua
orang tanpa kekecualian (Budiardjo,
2007:50-51)
UNSUR-UNSUR NEGARA
UNSUR POKOK
1. RAKYAT/PENDUDUK
2. WILAYAH
3. PEMERINTAHAN BERDAULAT


UNSUR TAMBAHAN:
4. PENGAKUAN NEGARA LAIN
TUJUAN DAN FUNGSI
NEGARA
FUNGSI MINIMUM:
1. Melaksanakan penertiban (law and
order)
2. Mengusahakan kesejahteraan dan
kemakmuran rakyatnya
3. Pertahanan
4. Menegakkan keadilan (Budiardjo,
2007:55-56)
Tujuan dan Fungsi Negara
Charles E. Merriam (dalam Budiardjo,
2007:56) menyebutkan ada lima
fungsi negara:
1. Keamanan ekstern
2. Ketertiban intern
3. Keadilan
4. Kesejahteraan umum
5. kebebasan
TEORI TERBENTUKNYA
NEGARA
NEGARA-BANGSA (NATION-STATE)
 PROSES PEMBENTUKAN NEGARABANGSA:
1. MODEL ORTODOKS : BANGSA
MEMBENTUK SATU NEGARA
2. MODEL KONTEMPORER: NEGARA
TERBENTUK LEBIH DULU,
PENDUDUKNYA MERUPAKAN
KUMPULAN SEJUMLAH SUKU
BANGSA DAN RAS

Teori Negara
1. Negara Organis  negara merupakan sebuah
lembaga mandiri, memiliki kepentingan dan kemauan
sendiri. Tokoh: Hegel
2. Negara bukan sebuah lembaga yang mandiri.
a. Kaum Pluralis negara hanya melaksanakan
kepentingan yang beraneka ragam yang ada di
masyarakat. Kebijakan negara adalah kompromi dari
kekuatan-kekuatan masyarakat. Mementingkan peran
elite atau personel negara yang menguasai lembaga
negara
b. Kaum Marxis  negara adalah alat/dikendalikan
oleh kelompok/kelas paling dominan di masyarakat.
Menekankan kondisi struktural yang memproduksi
kelas yang dominan di masyarakat (Budiman, 1996:97104)
PEMBENTUKAN NEGARA


PERJANJIAN INTERNASIONAL:
PAKTA ATAU TRAKTAT
NEGARA BANGSA









DISINTEGRASI NEGARA:
REPUBLIK JERMAN, SETELAH PERANG DUNIA II
TERBAGI MENJADI JERMAN BARAT (REPUBLIK
FEDERAL JERMAN) DAN JERMAN TIMUR
(REPUBLIK DEMOKRATIK JERMAN) -1990
UNI SOVIET MENJADI NEGARA-NEGARA MERDEKA
SETELAH LAHIR DEKLARASI COMMONWEALTH OF
INDEPENDENT STATE (CIS)- 1992
REPUBLIK SOSIALIS FEDERAL YUGOSLAVIA
(MENJADI KROASIA, BOSNIA-HERCEGOVINA, REP.
FEDERAL YOGUSLAVIA, MONTENEGRO) 1991-1992
REPUBLIK CEKOSLOVAKIA (REP. CEKO DAN
SLOVAKIA)
CONTOH INTEGRASI
NEGARA-BANGSA


JERMAN BARAT & JERMAN TIMUR
= REPUBLIK FEDERAL JERMAN
FAKTOR INTEGRASI DAN
DISINTEGRASI NEGARABANGSA POLITIK: PENAKLUKAN /
 FAKTOR
KALAH PERANG, PERANG
SAUDARA (CIVIL WAR)=PERANG
SIPIL, REFERENDUM
 BENCANA ALAM:
 FAKTOR EKONOMI:
 FAKTOR AGAMA: ISRAEL
 FAKTOR SEJARAH & AGAMA:
NEGARA-NEGARA ARAB di TIMUR
TENGAH
TEORI TENGGELAM/
HILANGNYA NEGARA


TEORI
BENTUK NEGARA


NEGARA KESATUAN (UNITARIS)

 NEGARA FEDERAL (SERIKAT)
Negara Kesatuan
SENTRALISASI

DESENTRALISASI

KELEBIHAN:

KELEBIHAN:

KELEMAHAN:

KELEMAHAN:

Ilmu Negara (*)

  • 1.
  • 2.
    PENGERTIAN NEGARA DEFINISI: 1. Bhs.Inggris (State), Bhs. Jerman (Staat) 2. Negara: (1) masyarakat atau wilayah yg merupakan satu kesatuan politik. (2) lembaga pusat yang menjamin kesatuan politis, yg menata dan dengan demikian menguasai wilayah itu (Suseno, 1991: 170). 3. NEGARA merupakan hubungan sosial yang bersifat dominatif; merupakan separangkat institusi dan norma-norma hukum yg menjalankan dan menegakkan dominasi itu (Surbakti, 1992:4). DOMINASI  MEMONOPOLI SARANA PAKSAAN FISIK (COERCION) DI DALAM WILAYAH TERTENTU. SATU-SATUNYA LEMBAGA YANG MEMILIKI KEABSAHAN (LEGITIMASI) UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN KEKERASAN TERHADAP NEGARA (MAX WEBER). 
  • 3.
    PENGERTIAN NEGARA ROGER H.SOLTAU: negara adalah agen atau kewenangan yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat. HAROLD J. LASKI: negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih berkuasa daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat. MAX WEBER:negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah. ROBERT M. MacIver: negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat dalam suatu wilayah dengan berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa. MIRIAM BUDIARDJO: negara adalah suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat dan berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundangundangannya melalui kontrol monopolistis terhadap kekuasaan yang sah (Budiardjo, 2007:48-49)
  • 4.
    Pengertian Negara Lawson (1991,dalam Budiman, 1996:84) Negara sebuah konsep inklusif meliputi semua aspek pembuatan kebijakan dan pelaksaan sanksi hukumnya. Pemerintah  sekadar agen yang melaksanakan kebijakan negara dalam sebuah masyarakat politik Negara bukan sekadar pemerintah, tapi mencakup sebuah pakta (perjanjian) dominasi dari satu atau kelompok masyarakat untuk suatu tujuan tertentu. Rejim  orang atau sekelompok orang yang menguasai negara; berkaitan dengan prinsip-prinsip, norma-norma, aturan-aturan, dan prosedur pengambilan keputusan yang dianut oleh penguasa suatu negara (Lawson, 1991 dalam Budiman, 1996: 86-87) Aparat Birokrasi  agen pelaksana kebijakan yang telah diputuskan oleh negara. Kebijakan  keputusan-keputusan publik yang diambil oleh negara dan dilaksanakan oleh aparat birokrasi
  • 5.
    Sifat-Sifat Negara - Memaksa memaksa dalam arti mempunyai kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara legal. - - Monopoli  monopoli untuk menetapkan tujuan bersama dari masyarakat Mencakup semua  semua peraturan berlaku untuk semua orang tanpa kekecualian (Budiardjo, 2007:50-51)
  • 6.
    UNSUR-UNSUR NEGARA UNSUR POKOK 1.RAKYAT/PENDUDUK 2. WILAYAH 3. PEMERINTAHAN BERDAULAT  UNSUR TAMBAHAN: 4. PENGAKUAN NEGARA LAIN
  • 7.
    TUJUAN DAN FUNGSI NEGARA FUNGSIMINIMUM: 1. Melaksanakan penertiban (law and order) 2. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya 3. Pertahanan 4. Menegakkan keadilan (Budiardjo, 2007:55-56)
  • 8.
    Tujuan dan FungsiNegara Charles E. Merriam (dalam Budiardjo, 2007:56) menyebutkan ada lima fungsi negara: 1. Keamanan ekstern 2. Ketertiban intern 3. Keadilan 4. Kesejahteraan umum 5. kebebasan
  • 9.
    TEORI TERBENTUKNYA NEGARA NEGARA-BANGSA (NATION-STATE) PROSES PEMBENTUKAN NEGARABANGSA: 1. MODEL ORTODOKS : BANGSA MEMBENTUK SATU NEGARA 2. MODEL KONTEMPORER: NEGARA TERBENTUK LEBIH DULU, PENDUDUKNYA MERUPAKAN KUMPULAN SEJUMLAH SUKU BANGSA DAN RAS 
  • 10.
    Teori Negara 1. NegaraOrganis  negara merupakan sebuah lembaga mandiri, memiliki kepentingan dan kemauan sendiri. Tokoh: Hegel 2. Negara bukan sebuah lembaga yang mandiri. a. Kaum Pluralis negara hanya melaksanakan kepentingan yang beraneka ragam yang ada di masyarakat. Kebijakan negara adalah kompromi dari kekuatan-kekuatan masyarakat. Mementingkan peran elite atau personel negara yang menguasai lembaga negara b. Kaum Marxis  negara adalah alat/dikendalikan oleh kelompok/kelas paling dominan di masyarakat. Menekankan kondisi struktural yang memproduksi kelas yang dominan di masyarakat (Budiman, 1996:97104)
  • 11.
  • 12.
    NEGARA BANGSA      DISINTEGRASI NEGARA: REPUBLIKJERMAN, SETELAH PERANG DUNIA II TERBAGI MENJADI JERMAN BARAT (REPUBLIK FEDERAL JERMAN) DAN JERMAN TIMUR (REPUBLIK DEMOKRATIK JERMAN) -1990 UNI SOVIET MENJADI NEGARA-NEGARA MERDEKA SETELAH LAHIR DEKLARASI COMMONWEALTH OF INDEPENDENT STATE (CIS)- 1992 REPUBLIK SOSIALIS FEDERAL YUGOSLAVIA (MENJADI KROASIA, BOSNIA-HERCEGOVINA, REP. FEDERAL YOGUSLAVIA, MONTENEGRO) 1991-1992 REPUBLIK CEKOSLOVAKIA (REP. CEKO DAN SLOVAKIA)
  • 13.
    CONTOH INTEGRASI NEGARA-BANGSA  JERMAN BARAT& JERMAN TIMUR = REPUBLIK FEDERAL JERMAN
  • 14.
    FAKTOR INTEGRASI DAN DISINTEGRASINEGARABANGSA POLITIK: PENAKLUKAN /  FAKTOR KALAH PERANG, PERANG SAUDARA (CIVIL WAR)=PERANG SIPIL, REFERENDUM  BENCANA ALAM:  FAKTOR EKONOMI:  FAKTOR AGAMA: ISRAEL  FAKTOR SEJARAH & AGAMA: NEGARA-NEGARA ARAB di TIMUR TENGAH
  • 15.
  • 16.
    BENTUK NEGARA  NEGARA KESATUAN(UNITARIS)  NEGARA FEDERAL (SERIKAT)
  • 17.