Berasal dr kata: aqoda, ya’qidu aqidatan
1. Ikatan yg mengikat keyakinan seorang mukmin
terjaga dari berbagai kepercayaan dan
keyakinan yg bersifat khurofat dan takhayul
2. Keyakinan yg mantap kpd Allah: rizki,
kekuasaan, keadilan, pertolongan Nya.
3. Janji, yaitu janji membela kebenaran dan
menegakkan hkm Allah di muka bumi
Aqidah menurut istilah: sesuatu yg dibenarkan
oleh jiwa, hatinya merasa tenang karenanya,
menjadi suatu keyakinan bagi pemiliknya dan
tidak dicampuri keraguan sedikitpun
Ruang lingkup aqidah






Ilahiyat : membhs sgl sesuatu yg berhub
dng Ilah (Allah), spt wujud Allah, namanama, sifat-sifat dan perbuatan Allah
Nubuwat : Yg berhub dng Nabi dan
Rasul,kitab-kitab Nya, mukjizat, dll
Rukhaniyat : yg berhub, dng alam
metafisik spt, malaikat, jin, iblis, setan, roh
Sam’iyyat : membahas sgl sesuatu yg
hanya diketahui lewat sam’I, yakni dalil
naqli berupa Al-Qur’an dan Al-Sunnah, spt
alam barzah, akhirat, azab kubur, tandatanda kiamat, surga, neraka dll.
Sistematika Aqidah
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Iman kpd Allah
Iman kpd Malaikat
Iman kpd kitab
Iman kpd Nabi dan Rasul
Iman kpd hari akhir
Iman kpd qodho’ dan qodar
Iman kepada Allah








iman kpdNya adalah suatu keniscayaan, inti dari iman
adalah tauhid, mengesakan baik dlm zat, sifat dan
af’alNya
Keberadaan Allah bisa diketahui dari; dalil fitroh (7:172
dan 29;16), dalil inderawi (54:1, 17:1), dalil akal:
keberadaan sesuatu menunjukkan ada yg menciptakan
(41:53, 27:88), dalil ayat-ayat Al-qur’an (4:82, 17:88),
dalil sejarah (3:137, 7: 176)
Keyakinan akan keberadaan Allah menuntut kita untuk
menaati semua perintah dan menjauhi larangan-Nya,
kesemuanya tdk akan tercapai dng baik, jika tdk
didasari dng cinta.
Tanda-tanda seorang mencintai Allah: banyak
mengingat (8:2), terpesona (1:1),Ridha/rela (9;62),
berkorban (2:207), takut (21:90), penuh harap (21;90),
patuh (4:80).
Iman kepada Malaikat





mendorong kita semakin memantapkan
kepercayaan kpd Allah
Melakukan perbuatan sesuai dng
bisikan malaikat dan menjauhi bisikan
setan
mendorong kita bersikap ikhlas dan
hati-hati dlm bertindak
Iman kepada Kitab-kitab Allah





Meyakini bahwa Allah tlh menurunkan
kitab-kitab
Membenarkan semua berita yg ada di
kitab tsb, kecuali yg tlh diselewengkan
dan diubah oleh ahli kitab
Mengerjakan semua hkm yg blm
dinasakh oleh Alqur’an
Iman Kpd Rasul






Risalah dan kenabian adalah nikmat yg
dikaruniakan Allah kpd manusia
Adalah pilihan mutlak Allah Swt bukan
kebetulan
Tidak dapat dicapai dengan usaha dan
ikhtiar
Diberikan kepada manusia yg terbaik
Merupakan derajat yg berada diatas
manusia biasa
Tugas para Rasul











Tabligh (menyampaikan)
Mengetahui siapa pencipta alam dan sifatsifatNya
Mentauhidkan Allah
Memberi kabar gembira dan ancaman
Menunjukkan jalan yg lurus
Tilawah dan tazkiyah
Menyucikan, meluruskan jiwa dan sifat-sifat
tercela
Meluruskan aqidah yg menyimpang
Memimpin ummat manusia
Hikmah beriman kpd Rasul







Mereka tdk berbicara dng hawa nafsu, tp
berdasar wahyu
Memecahkan problem kemanusiaan dng
metode Rabbani yg diajarkan Allah
Metode yg syamil (menyeluruh), kamil
(sempurna), menyempurnakan
(mutakammil), tidak parsial(juz’i),tdk tambal
sulam (tarqi’iyah)
Menyampaikan kebaikan yg dipraktekkan
Mampu menggabungkan antara
kesempurnaan akhlak dan ilpeng
Iman kpd hari akhir







Bukti kebenaran hari akhir
Kekuasaan Allah yg mampu mengganti
ribuan sel yg mati dng yg baru, pohon yg
berguguran daunnya, tumbuh dan hijau
kembali
Secara logika fenomena menciptakan
kembali adalah lebih mudah dari membuat
pertama kali
Dlm kisah ibrahim dalam (Q.s 2:260)
Fenomena sejarah spt kisah ashabul kahfi
yg tidur selama 309 thn (18:25), tdr selama
100 thn (2:259), penyelamatan fisik fir’aun
(10;92) yg skrg sdh sekitar 4000 thn.
Hikmah beriman kpd hari akhir






Benci kpd kemaksiatan dan kebejatan
moral yg mengakibatkan murka Allah
Menggembirakan kaum muslimin yg
sabar dlm beribadah dan dakwah
Memperkuat kecintaan dan ketaatan
kpd Allah dan mengharap
pertolonganNya
Selalu berusaha menahan dan
menghilangkan niat buruk, apalagi
melaksanakannya
Iman kpd qadha’ dan qodar
Beriman bahwa ilmu Allah mencakup sgl
sesuatu baik yg tampak maupun tersembunyi
 Mengimani bahwa semua yg terjadi tercatat
dlm kitab yg terjaga (lauh mahfudh)
 Beriman bahwa semua ini bersifat fana’ dan
akan musnah, kecuali hanya Allah
 Beriman bahwa semua yg ada, baik zat, sifat,
gerak dan diamnya berada dlm kekuasaan
Allah

Hikmah beriman kepada taqdir







Pendorong untuk giat beramal soleh
Menimbulkan ketenangan dlm menjalani
kehidupan
Menghilangkan rasa bangga diri atas
keberhasilannya karena meyakini bahwa
semua itu sebenarnya nikmat Allah
Bertawakkal atas segala hal kebaikan yang
dilakukannya
Senantiasa memikirkan hikmah dari apa yg
terjadi untk hal-hal yg blm terjadi
Iman kpd takdir bukan berarti
fatalisme







Manusia diberi kemampuan untuk
berkehendak, baik kehendak itu baik
ataupun buruk (78;39, 2;23)
Manusia memiliki kemampuan berbuat
sesuai dng kehendaknya tsb (64:16)
Kehendak manusia tsb akan dimudahkan
dan ditolong dengan kekuasaan
(qudrah)Nya
Takdir Allah dibuat berdasarkan ke maha
mengetahuiNya akan potensi hambaNya
dan maha adilNya.
Makna Iman





Secara bahasa berarti tasdiq
(membenarkan)
Mnrt istilah; mengucapkan dengan lisan
Membenarkan dlm hati
Mengamalkan dng perbuatan
Konsekwensi keimanan
1.
2.
3.

4.
5.
6.

Mencintai Allah dan Rasulnya melebihi dari mencintai
sgl sesuatu, termasuk dirinya sdr (9:24; 2:165)
Mendengar dan menaati semua yg datang dari Allah
dan Rasul (24: 51-52)
Ridha thd semua yg datang dari Allah dan Rasul
(4:56), baik yg disukai maupun tidak tanpa
menghilangkan usaha
Loyalitas penuh kpd Allah dan Rasul, orang-orang
beriman, (5:51, 57-58, 9:67)
Takut hanya kpd Allah: takut tdk mndpt kasih sayangNya dan takut bermaksiyat pada-Nya (33;39; 35:28)
Selalu beramal sholeh (103:2-3) berjihad (33:23)
Sifat orang beriman






Jika disebut nama Allah bergetar
hatinya krn cinta, harap, dan takut
kpdNya. Jika dibacakan Alqur’an
bertambahlah keimanannya dan
senantiasa bertawakkal kpd-Nya (8:2)
Senantiasa mendirikan sholat,
menafkahkan sebagian rizkinya untuk
orang miskin dan yatim (8:3)
Beriman kpd rukun iman yg enam
(49:15)
Yang dpt meningkatkan iman






Ilmu : dng meningkatkan ilmu mengenal
Allah, spt makna dari nama-namaNya,
sifat-sifatNya, perbuatanNya
Merenungkan ciptaan Allah,
keindahannya, kesempurnaannya,
keaneka ragamannya.
Senantiasa meningkatkan ketaqwaan
Buah keimanan
1.

2.

3.

4.

Membebaskan jiwa kita dari perbudakan manusia
dan semua makhluk menuju kemerdekaan hakiki,
yaitu penghambaan kpd Allah saja
Membangkitkan keberanian membela kebenaran, tak
takut mati, serta cinta syahid, sebab yg memberi
umur, rizki, manfaat dan bahaya, menghidupkan dan
mematikan hanya Allah (3:145, 4:78)
Merasa tenang krn jelas tujuan hidupnya, yaitu
menggapai keridhoan Allah. Hasilnya mdp berbagai
kebaikan dunia dan akherat, perlindungan-Nya
(2:257) (22;54, 64:11), pertolongannya (40:51)
penjagaan-Nya (10:98), datangnya barokah baik dari
langit maupun bumi (7:96)
Hidup berada dlm ketenangan lahir batin (13:28,
48:4)
Makna syahadat




Menerima semua aturan dan segala
akibatnya
Merupakan azaz ajaran islam
Janji/ikrar kita kpd Allah dan Rasul
Kalimah tauhid = k.thayyibah =
k.ikhlas










La khaliqa illa Alloh
La raziqo illa Alloh
La khafidza illa Alloh
La Mudabbira illa Alloh
La Malika illa Alloh
La Waliya illa Alloh
La hakima illa Alloh
La ghayata illa Alloh
La ma’buda illa Alloh
Tingkatan tauhid





Tauhid rububiyah : Alloh pencipta
semua
Tauhid mulkiyah : Allohlah pemilik
Tauhid uluhiyah : Allohlah yg hrs
dipatuhi, diagungkan dan dimuliakan
Tauhid ubudiyah : Allohlah yg patut
disembah dan ditaati
Pentingnya syahadat






Pintu masuknya islam (25:23)
Intisari ajaran Islam (21:25)
Dasar dari perubahan menyeluruh
(6:125, 13:11)
Hakekat dakwah semua Nabi (21:25)
Keutamaan yg besar (hadit bukhori
Muslim)
Kandungan kata “syahadah”




Iqrar (pengakuan) 3:18,81
Sumpah (63:2, 24:6,8)
Perjanjian (3:81, 5:7, 2:26 – 27)
Islam






Assalmu, assalamu, assalamatu artinya
bersih dan selamat dari kecacatan lahir
batin.
Assilmu dan assalmu, yg berarti
perdamaian dan keamanan
Assalamu,assalmu dan assilmu yang
berarti menyerahkan diri, tunduk dan taat.
Semua kata diatas berasal dari tiga huruf,
yaitu; sin, lam, dan mim (salima) artinya
sejahtera, tdk tercela dan selamat.
Agama Islam




Agama yg diturunkan Allah kpd manusia
melalui Rasul-rasulNya, berisi hukumhukum yg mengatur hubungan manusia
dgn Allah, manusia dng sesama manusia,
dan manusia dng alam semesta.Agama yg
diturunkan Allah ke muka bumi sejak Nabi
Adam sampai Nabi Muhammad Saw.
Semua Rasul mengajarkan keesaan Allah
(tauhid) sebagai dasar keyakinan bagi
ummatnya.
Ruang lingkup ajaran Islam






Aspek keyakinan yg disebut aqidah: yaitu
aspek credial atau keimanan thd Allah dan
semua yg difirmankan-Nya
Aspek norma atau hukum yg disebut
syari’ah yaitu aturan yg mengatur hub
manusia dng Allah, sesama manusia dan
alam semesta
Aspek perilaku yg disebut Akhlak, yaitu
sikap-sikap perilaku yg nampak dlm
pelaksanaan aqidah dan syari’ah.
Manusia





Siapakah manusia sebenarnya?
Sdhkah kita mengenal diri kita sendiri?
Dimanakah kedudukan kita sbg ciptaan
Allah?
Bagaimana seharusnya sikap kita kpd
Allah?
Agar mengenal diri





Menyadari bhw ia ciptaan Allah
Sebagai ciptaan harus mengakui:
Kebesaran Sang pencipta
Kebenaran firman-Nya
Hakekat manusia







Makhluk : berada dlm fitroh(30:30), lemah
(4:24), bodoh (33:72), faqir (35:15).
Dimuliakan: ditiupkan ruh (32:9), memiliki
keistimewaan (17:70), ditundukkan alam
padanya (45:12, 2:29)
Dibebani: ibadah (51:56), Khilafah (2:30,
11:62).
Bebas memilih: beriman atau kafir (90:10,
76:3, 64:2, 18:29)
Tanggung jawab:akan mdp balasan surga
(32:19, 2:25) atau neraka (32:20, 2:24)
Potensi Manusia




1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)

Manusia diberi pendengaran, penglihatan dan hati mrpk alat yg
diberikan Allah untuk menjalankan beban dan tanggung
jawabnya.(67:23, 32:9, 16:78).
Dengan alat itu, manusia dpt menjalankan ibadah, menunaikan
kewajiban, bersikap amanah serta mencapai kedudukan
khalifah
Manusia diberi potensi akal untuk berfikir, qalbu (hati) untuk
merasakan dan jasad untuk berkarya
Dengan tidak digunakannya potensi, maka manusia akan jatuh
ke derajat seperti:
binatang ternak bahkan mereka lebih sesat lagi.(7;179, 45:2,
25:43-44)
Bagaikan anjing (7:176)
Bagaikan monyet (5:60)
Bagaikan babi (5:60)
Bagaikan kayu yg tersandar (63:4)
Bagaikan batu (2:74)
Bagaikan laba-laba (29:41)
Bagaikan khimar (keledai) (62: 5)
Nafsu manusia






Nafsu manusia senantiasa berubah-ubah,
perubahan itu dipengaruhi oleh sejauh mana
kekuatan ruh dpt berhadapan dng hawa nafsunya.
Ruh akan dpt menguasai hawa nafsunya, bila nilai
islam dpt menolak dan menahan gejolak hawa
nafsu.
Apabila ruh mendominasi hawa nafsu (29:45)
orientasinya zikir (3:191, 13:28), jiwanya tenang
(89:27 -30).
Apabila ruh selalu tarik menarik dgn hawa nafsu
(4:137 -143), berorientasi akal-akalan (2:9),
jiwanya selalu menyesali dirinya (75:2)
Ruh dibawah pengaruh/didominasi hawa nafsu
(25:43,45:23), berorientasi syahwat (3:14), jiwanya
selalu menyuruh pada kejahatan (12:53).
Sifat manusia





Jiwa manusia diberi dua jalan (90:10, 91:8,76:3,
64:2, 18: 29)
Jalan yg benar: tazkiyatyn nafs (91:9, 87:14-15,
62:4).dengan cara bersyukur, bersabar,
penyantun,penyayang, bijaksana, suka bertaubat,
lemah lembut, senantiasa jujur, dpt dipercaya,
maka akan mdpt kesuksesan.
Jalan yg salah: mengotori jiwa (91:10) seperti:
dng memperturutkan sifat tergesa-gesa (17:11,
21:37), berkeluh kesah (70:19), gelisah (70;20),
ogah berbuat baik (70:21),pelit (17:100),kufur
(14:34), susah payah (90:4), pendebat (18: 54),
pembantah (100:6), zalim (14:34, 33:72), jahil
(33:72), Merugi:103:1-3), maka akan memperoleh
kegagalan
Makna Ibadah
menurut bahasa






Al-ubudiyah:yg berarti alkhudhu’(ketundukan) dan adz-zillu
(merendahkan diri).
Al-ibadatu yg berarti At-thoatu
(ketaatan),dan at-tanassuku (ritual
ibadah)
Kedua arti tsb diatas merujuk pd suatu
makna yakni ‘abada (penghambaan
atau lepas dari kebebasan), (9:24)
Makna ibadah
menurut istilah syari’ah






Imtitsaalu awaamirihii wajtinaabu nawaahiihi
artinya mengerjakan apa yg diperintahkan oleh
allah dan meninggalkan yg dilarang-Nya.
Al-Hubbu lillah yg bermakna kecintaan yg
sepenuhnya kpd Allah
Hasan Al-Basri mendefinisikan dlm bait syairnya:
barang siapa yg mengenal dirinya dng benar, ia
akan mengenal Tuhannya. Barang siapa yg
mengenal Tuhannya akan bertambahlah
kecintaannya, dan barang siapa yg benar-benar
mengenal dunia maka akan bertambah
kebenciannya.
Ungkapan yg mencakup sgl apa yg dicintai dan
diridhai Allah, berupa perkataan, perbuatan yg
lahir maupun batin.
Keutamaan ibadah










Mrpk bukti iman dan cinta kita kpd Allah (35:15, 3:31).
Konsumsi ruhiyyah/spiritual/jiwa kita, sbgmana fisik
apabila tdk dipenuhi mjd lapar atau sakit
Ibadah hanya kpd allah semata mrpk kemerdekaan
abadi 92:165, 39:29)
Ujian untuk meningkatkan derajat seorang mukmin
Hak Allah semata atas manusia
Sarana unt mendapatkan pahala dan menghindari
siksa
Sarana unt melatih dan mendidik kejiwaan manusia
Sarana menghindari sifat sombong
Sarana berjumpa dng Allah
Syari’ah
Hubungan antara syari’ah dng aqidah adalah
sbg mana hub antara iman dng amal, syari’ah
mrpk manifestasi dari aqidah.
 Perbedaan antara keduanya adalah bahwa
aqidah semua Nabi dan Rasul adalah sama
(21:25, 3:83-84), sedangkan syari’ah setiap
Nabi dan Rasul berbeda (5:48, 2:286)
 Makna syari’ah scr bahasa berarti jalan (5:48)
 Makna terminologis: hukum yg mengatur
hubungan antara manusia dng Allah, manusia
dng sesama manusia, dan manusia dng alam
semesta (42:13, 3;112)

Prinsip-prinsip syari’ah








Selalu sesuai dng fitroh manusia (30:30) contohnya
menikah (30:21), menutup aurat (33:59, 24:31)
Dapat dilaksanakan dlm sgl kondisi (2:185), contoh:
shalat
Beban yg ringan sesuai dng kemampuan manusia,
tujuannya untuk kemaslahatan manusia (7;157),
contohnya apa yg diharamkan oleh Allah jauh lbh sedikit
dari pd yg dihalalkan
Penetapan dilakukan dng bertahap, dimulai dng
menanamkan akidah pd umatnya, spt pelarangan
minuman keras (2:219,4;43, 5;90) dan pengharaman
riba (30:39, 4:161, 2:275 -281)
Diberlakukan scr adil bagi siapapun (4:135) yg muslim,
tidak peduli penguasa maupun rakyat, ulama maupun
awam, kaya atau miskin.
asas-asas syari’ah






Meniadakan kepicikan (kesempitan)
Meminimalkan beban (taklif)
Berangsur-angsur dlm menetapkan hkm
Sesuai dng kemaslahatan
Mewujudkan keadilan yg merata
Fungsi syari’ah




Pedoman hidup dlm mengatur diri dan
masyarakat
Alat penyeimbang
Mendidik manusia suci lahir dan batin
Tujuan syari’ah






Memelihara agama
Memelihara jiwa
Memelihara akal
Memelihara keturunan
Memelihara harta
Perbedaan Syari’ah dan fikih







Ada dlm Alqur’an dan
hadits
Bersifat fundamental
Ruang lingkup lebih
luas dari pada fikih
Ketentuan Allah dan
Rasul, berlaku abadi
Hanya satu
Menunjukkan
kesatuan









Ada dlm kitab-kitab
fikih
Bersifat instrumental
Ruang lingkup
terbatas pd perbuatan
hukum
Karya manusia yg bs
berubah dan diubah
Lebih dari satu, spt
mazhab
Menunjukkan
keragman
Sumber hkm Islam






Rasululloh menegaskan bahwa sumber
norma dan aturan islam berdasarkan
hadits muaz bin Jabal yg diriwayatkan
abu Dawud dan tirmizi.yaitu;
Alqur’an
As-Sunnah
Ro’yu (ijtihad)/ijma’ dan qiyas
Tuntutan beriman pada Al-qur’an







Senantiasa belajar dan mengajarkan
Alqur’an, memahami dan melaksanakan
ajarannya
Mendidik diri dengan Al-Qur’an
Tunduk dan taat pada hukum-hukumnya
Mendakwahkannya
Menegakkannya di muka bumi
Bahaya melupakan Al-Qur’an











Sesat (4:60, 115)
Dada yang sempit (6:125)
Kehidupan yang berat (20:124)
Buta hatinya (22:46)
Keras hatinya (57:16)
Zalim dan hina (3:112, 32:22)
Bersahabat dengan setan (43:36)
Lupa diri (54:19))
Fasiq 2:26-37)
Munafiq dengan meninggalkan dan
meremehkannya
As-Sunnah





Menurut bahasa adalah cara atau
perjalanan atau kebiasaan
Menurut defininisi adalah semua yang
disandarkan kepada Rasululloh baik
berupa perkataan, perbuatan, maupun
pesetujuan Rasululloh.
Hadits adalah apa-apa yang disandarkan
kpd Rasululloh baik berupa perkataan,
perbuatan, persetujuan (sama dng
Sunnah) ditambah sifat-sifat Rasululloh
baik fisik maupun akhlak
Tingkatan-tingkatan hadits





Dari jumlah rawi (yg meriwayatkan):
1. Hadits Mutawatir: diriwayatkan oleh
orang yg banyak yg tdk mungkin untuk
berdusta.
2.Hadits Ahad: hadits yg sanadnya tdk
mencapai jumlah mutawatir dlm setiap
tingkatan sanadnya
Hadits dilihat
Mazhab





Scr bahasa: jalan/tempat berjalan
Mnrt istilah: cara seorang mujtahid dlm
istimbath (mengambil) dari Al-Qur’an
dan as-sunnah yg berbeda-beda antara
seorang mujtahid dng mujtahid lain
Definisi:pdpt kelompok/aliran yg bermula
dari pemikiran /ijtihad produk
pemikirannya diikuti dan dikembangkan
sehingga mjd aliran, sekte, ajaran
Sebab lahirnya mazhab

1)
2)
3)
4)

Perbedaan diantara mereka dalam:
Memegang prinsip hukum
Sistim hukum
Metode pengkajian
Pendekatan dlm memahami ajaran
keagamaan yg terangkum dalam
Alqur’an dan hadits yg tdk bersifat
absollut
Perbedaan mazhab terjadi







Perbedaan dlm memahami Qur’an hadits
Perbedaan dlmhal-hal yg berkaitan dng
sunnah Rasul
Perbedaan dlm menggunakan kaidah fikih
Beda dlm menggunakan dalil di luar AlQur’an dan hadits, spt dlm penggunaan
tradisi penduduk setempat
PERBEDAAN BOLEH, HANYA DLM
MASALAH FURU’ (CABANG-CABANG
SYARI’AT)
Macam mazhab

1.
2.

3.

4.

Ahlus-sunnah wal jama’ah
Mazhab hanafi: pemikiran rasional,
menggunakan dalil alqur’an, as-sunnah, ijma’,
qiyas dan istihsan
Mazhab Maliki: Literal, dalil: alqur’an, as-sunnah,
ijma’, qiyas, perbuatan ulama Madinah, perk
sahabat,istihsan, sadduzzaro’I,muro’ah al
khilaf,istihsab,mashalih mursalah, syariat
terdahulu
Mazhab Syafi’I:Moderat, konvergensi,
mempertemukan tradisi tektual dan rasional,kritis
selektif,dan berwawasan baru. Dasar
mazhabnya: qur’an, Sunnah, ijma’, qiyas
Mazhab Hambali:Dasarnya Qur’an, sunnah,
perkataan sahabat, ijma’, qiyas, istihsab,
mashalih mursalah, az-zaro’i
HAM dlm Islam







Martabat manusia (al-isro’: 17-33)
Prinsip persamaan (al-hujurot:13)
Kebebasan menyatakan pdpt (ayat2 ttg
penggunaan akal)
P.kebebasan beragama (albaqoroh:256)
Hak jaminan sosial (51:19, 70:24)
Hak atas harta benda
Perbedaan Ham Islam dan barat
Premisnya aktivitas
manusia sbg
khalifah di bumi
 Theosentris
(manusia hanya
mengabdi pada
Tuhan)
 Amar ma’ruf nahi
mungkar


Pola tingkah laku
manusia hanya
ditentukan oleh hkm
negara atau
sejumlah otoritas
tercukupinya aturan
politik dan
perdamaian
 Antroposentris
(manusia adalah
ukuran sgl sesuatu

Demokrasi dlm Islam


1)
2)
3)
4)

Salah satu ciri org beriman adalah:
bermusyawarah
Unsur demokrasi Islam
Gol yg mjd pemimpin tdk lebih tinggi dari
yg dipimpin
Gol yg dipimpin memilih sendiri
pemimpinnya
Kemerdekaan rohani dlm berpikir dan
berpendapat
Anggota masyarakat diliputi
semangat/unsur demokrasi diatas
HAM dlm Islam meliputi seluruh
aspek dlm kehidupan











Hak unt hidup
Hak untuk mdptkan kebebasan
Hak atas persamaan kedudukan
Hak untuk mendapatkan keadilan
Hak untuk mendapatkan perlindungan thd
penyalahgunaan kekuasaan
Hak unt bebas berpikir dan berbicara
Hak unt bebas memilih agama
Hak unt bebas berkumpul dan berorganisasi
Hak unt mengatur ekonomi
Hak unt mdpt pendidikan, dll
Akhlak







Bentuk jamak dari “khuluk” yg berarti budi pekerti,
perangai, tingkah laku dan tabiat.
Berakar kata dari ”khalaqa” yg berarti menciptakan,
seakar dng kata “khaliq” berarti pencipta, makhluk yg
diciptakan, dan khalqun artinya penciptaan.
Hal itu mengisyaratkan bahwa dlm akhlak tercakup
pengertian adanya keterpaduan antara kehendak khaliq
dng perilaku makhluk (manusia)
Akhlak merupakan sistim nilai yg mengatur hub antar
manusia, mengatur hub antara manusia dng Tuhan,
juga manusia dng alam semesta
Akhlak menurut istilah






Sifat yg tertanam dlm jiwa manusia,
sehingga dia akan muncul secara spontan
bilamana diperlukan, tanpa memerlukan
pertimbangan lebih dahulu, serta tdk
memerlukan dorongan dari luar
Menurut Al-Ghazali; akhlak adalah sebuah
keadaan yg tetap dlm jiwa yg darinya lahir
perbuatan dng mudah tanpa pemikiran
lagi.
Akhlak dlm istilah filsafat disebut ETIKA
Etika






Merupakan pelaksanaan kewajiban
seseorang dan pemberian hak yg harus
diberikan kpd mereka yg berhak.
Orang berakhlak adalah orang yg
melaksanakan kewajiban terhadap segala
yg ada secara seimbang dan harmonis
Akhlak haruslah bersifat konstan, spontan,
tidak temporer dan tdk memerlukan
pemikiran dan pertimbangan serta
dorongan dari luar.
Karakteristik akhlak




Selalu sesuai dengan fitrah manusia,
karena manusia akan mendapatkan
kebahagiaan yang hakiki apabila
mengikuti nilai-nilai kebaikan yang
diajarkan oleh Alqur’an dan Assunnah,
sebagai sumber akhlak.
Akhlak islam berfungsi untuk
memelihara keberadaan manusia sbg
makhluk yg terhormat, sesuai dng
fitrohnya.
Akhlak, etika dan moral







Ketiganya berhubungan dng penentuan
nilai baik buruk sikap perbuatan
manusia.
Perbedaannya terletak pada standar
masing-masing
Akhlak, standarnya Alqur’an dan sunnah
Etika standarnya pertimbangan akal
pikiran
Moral standarnya adat kebiasaan yg
umum berlaku dlm masyarakat.
Ruang lingkup akhlak






Akhlak terhadap Allah Swt
Akhlak terhadap Rasulullah Saw
Akhlak pribadi
Akhlak terhadap sesama manusia
Akhlak terhadap lingkungan
Kedudukan akhlak dlm Islam
Mempunyai kedudukan yg istimewa dan
penting, Rasulullah diutus untuk
menyempurnakan akhlak manusia
 Identik dng pelaksanaan agama Islam itu
sendiri, krn berakhlak islami berarti
melaksanakan ajaran Islam secara kaffah
(sempurna) dlm seluruh aspek kehidupan
 Akhlak merupakan ajaran pokok agama Islam
 Sbg barometer keimanan kualitas keimanan

Ciri-ciri akhlak islam







Rabbani artinya bersumber dari wahyu
Allah maupun sunnah Nabi
Manusiawi artinya sejalan dng tuntutan
fitrah manusia
Universal, ajaran islam sesuai dng
kemanusiaan yg universal dan mencakup
sgl aspek kehidupan
Seimbang, memenuhi sgl tuntutan
kebutuhan baik jasmani maupun rohani
Realistik, memperhatikan kenyataan hidup
manusia
Akhlak terhadap Allah







Mentauhidkan Allah
Bertaqwa
Cinta dan ridho
Tawakkal
syukurMuraqabah
Taubat
Akhlak terhadap Rasululloh





Mencintai dan memuliakannya
Menghormati dan memuliakannya lebih
daripada tokoh yang lain
Mengikuti dan mentaati yang
diajarkannya
Bershalawat kepada Nabi
Akhlak pribadi








Shiddiq, selalu jujur, benar lahir batin,
benar hati, perkataan dan perbuatan
Amanah, dipercaya, karena sifat amanah
lahir dari kekuatan iman
Istiqomah, artinya tegak lurus, atau sikap
teguh mempertahankan keimanan dan
keislamannya
Iffah, menjaga kehormatan diri dari sgl yg
merendahkan
Tawadhu’ artinya rendah hati
Malu
Sabar dan pemaaf
Akhlak terhadap sesama




1. akhlak kpd ibu bapak
2. akhlak kpd keluarga
3. akhlak terhadap masyarakat
Akhlak terhadap lingkungan




Memakmurkan
Mengelola
Melestarikan
Konsep ilmu dlm Al-Qur’an








Berasal dari kata ‘alima, ya’lamu, ‘ilmun. Alima
sbg kata kerja berarti “mengetahui’
Kata ilmu terulang dlm Al-Qur’an 854 kali
Ilmu berarti pengetahuan yg jelas ttg segala
sesuatu
Ilmu adalah keistimewaan yg menjadikan manusia
unggul terhadap makhluk-makhluk lain guna
menjalankan fungsi kekhalifahan.(Qs.
Albaqoroh:31-32)
Ilmu ada 2; ilmu laduni dan ilmu kasbi
Teknologi: ilmu ttg cara menerapkan sains utk
memanfaatkan alam untuk kesejahteraan manusia
Sumber ilmu pengetahuan






Alqur’an dan As-sunah (Qs. 12:1-3,
33:21)
Alam semesta (Qs.3:190-192),
contohnya: ayat ttg asal mula alam
semesta (41:11),ayat ttg urutan
penciptaan (79:28-30)dll
Diri manusia: (Qs.86:5, 91:7-10)
Sejarah, Qs:12:111)
Arah pengembangan ilmu






Bahwa ilpeng yg dipelajari hrs ditujukan unt
mendekatkan diri kepada Allah
(Qs.22:65,16:14, 14:32-34)
Tidak boleh menimbulkan kerusakan, baik
pada diri sendiri, org lain maupun alam
semesta, QS.7:56
Haruslah tidak ada pemisahan:sekularisasi
ilmu yg bertujuan mengotak-ngotakkan
antara ilmu dgn agama
Tanda-tanda ilmuwan muslim







Bersungguh-sungguh belajar (Qs.3:7)
Berpihak pada kebenaran (Qs.5:100)
Kritis dlm belajar 9Qs.39:18)
Menyampaikan ilmu (Qs.14;52)
Sangat takut kpd allah (Qs.65:10)
Bangun di waktu malam (Qs.32:16)
Islam Rahmatan lil ‘alamin


Allah telah menjadikan Rasul sbg
rahmat bagi seluruh alam, mengutus unt
semua manusia, barang siapa yg
menerima rahmat yg dibawanya maka
akan bahagia dunia dan akherat

Makna aqidah

  • 1.
    Berasal dr kata:aqoda, ya’qidu aqidatan 1. Ikatan yg mengikat keyakinan seorang mukmin terjaga dari berbagai kepercayaan dan keyakinan yg bersifat khurofat dan takhayul 2. Keyakinan yg mantap kpd Allah: rizki, kekuasaan, keadilan, pertolongan Nya. 3. Janji, yaitu janji membela kebenaran dan menegakkan hkm Allah di muka bumi Aqidah menurut istilah: sesuatu yg dibenarkan oleh jiwa, hatinya merasa tenang karenanya, menjadi suatu keyakinan bagi pemiliknya dan tidak dicampuri keraguan sedikitpun
  • 2.
    Ruang lingkup aqidah     Ilahiyat: membhs sgl sesuatu yg berhub dng Ilah (Allah), spt wujud Allah, namanama, sifat-sifat dan perbuatan Allah Nubuwat : Yg berhub dng Nabi dan Rasul,kitab-kitab Nya, mukjizat, dll Rukhaniyat : yg berhub, dng alam metafisik spt, malaikat, jin, iblis, setan, roh Sam’iyyat : membahas sgl sesuatu yg hanya diketahui lewat sam’I, yakni dalil naqli berupa Al-Qur’an dan Al-Sunnah, spt alam barzah, akhirat, azab kubur, tandatanda kiamat, surga, neraka dll.
  • 3.
    Sistematika Aqidah 1. 2. 3. 4. 5. 6. Iman kpdAllah Iman kpd Malaikat Iman kpd kitab Iman kpd Nabi dan Rasul Iman kpd hari akhir Iman kpd qodho’ dan qodar
  • 4.
    Iman kepada Allah     imankpdNya adalah suatu keniscayaan, inti dari iman adalah tauhid, mengesakan baik dlm zat, sifat dan af’alNya Keberadaan Allah bisa diketahui dari; dalil fitroh (7:172 dan 29;16), dalil inderawi (54:1, 17:1), dalil akal: keberadaan sesuatu menunjukkan ada yg menciptakan (41:53, 27:88), dalil ayat-ayat Al-qur’an (4:82, 17:88), dalil sejarah (3:137, 7: 176) Keyakinan akan keberadaan Allah menuntut kita untuk menaati semua perintah dan menjauhi larangan-Nya, kesemuanya tdk akan tercapai dng baik, jika tdk didasari dng cinta. Tanda-tanda seorang mencintai Allah: banyak mengingat (8:2), terpesona (1:1),Ridha/rela (9;62), berkorban (2:207), takut (21:90), penuh harap (21;90), patuh (4:80).
  • 5.
    Iman kepada Malaikat    mendorongkita semakin memantapkan kepercayaan kpd Allah Melakukan perbuatan sesuai dng bisikan malaikat dan menjauhi bisikan setan mendorong kita bersikap ikhlas dan hati-hati dlm bertindak
  • 6.
    Iman kepada Kitab-kitabAllah    Meyakini bahwa Allah tlh menurunkan kitab-kitab Membenarkan semua berita yg ada di kitab tsb, kecuali yg tlh diselewengkan dan diubah oleh ahli kitab Mengerjakan semua hkm yg blm dinasakh oleh Alqur’an
  • 7.
    Iman Kpd Rasul      Risalahdan kenabian adalah nikmat yg dikaruniakan Allah kpd manusia Adalah pilihan mutlak Allah Swt bukan kebetulan Tidak dapat dicapai dengan usaha dan ikhtiar Diberikan kepada manusia yg terbaik Merupakan derajat yg berada diatas manusia biasa
  • 8.
    Tugas para Rasul          Tabligh(menyampaikan) Mengetahui siapa pencipta alam dan sifatsifatNya Mentauhidkan Allah Memberi kabar gembira dan ancaman Menunjukkan jalan yg lurus Tilawah dan tazkiyah Menyucikan, meluruskan jiwa dan sifat-sifat tercela Meluruskan aqidah yg menyimpang Memimpin ummat manusia
  • 9.
    Hikmah beriman kpdRasul      Mereka tdk berbicara dng hawa nafsu, tp berdasar wahyu Memecahkan problem kemanusiaan dng metode Rabbani yg diajarkan Allah Metode yg syamil (menyeluruh), kamil (sempurna), menyempurnakan (mutakammil), tidak parsial(juz’i),tdk tambal sulam (tarqi’iyah) Menyampaikan kebaikan yg dipraktekkan Mampu menggabungkan antara kesempurnaan akhlak dan ilpeng
  • 10.
    Iman kpd hariakhir      Bukti kebenaran hari akhir Kekuasaan Allah yg mampu mengganti ribuan sel yg mati dng yg baru, pohon yg berguguran daunnya, tumbuh dan hijau kembali Secara logika fenomena menciptakan kembali adalah lebih mudah dari membuat pertama kali Dlm kisah ibrahim dalam (Q.s 2:260) Fenomena sejarah spt kisah ashabul kahfi yg tidur selama 309 thn (18:25), tdr selama 100 thn (2:259), penyelamatan fisik fir’aun (10;92) yg skrg sdh sekitar 4000 thn.
  • 11.
    Hikmah beriman kpdhari akhir     Benci kpd kemaksiatan dan kebejatan moral yg mengakibatkan murka Allah Menggembirakan kaum muslimin yg sabar dlm beribadah dan dakwah Memperkuat kecintaan dan ketaatan kpd Allah dan mengharap pertolonganNya Selalu berusaha menahan dan menghilangkan niat buruk, apalagi melaksanakannya
  • 12.
    Iman kpd qadha’dan qodar Beriman bahwa ilmu Allah mencakup sgl sesuatu baik yg tampak maupun tersembunyi  Mengimani bahwa semua yg terjadi tercatat dlm kitab yg terjaga (lauh mahfudh)  Beriman bahwa semua ini bersifat fana’ dan akan musnah, kecuali hanya Allah  Beriman bahwa semua yg ada, baik zat, sifat, gerak dan diamnya berada dlm kekuasaan Allah 
  • 13.
    Hikmah beriman kepadataqdir      Pendorong untuk giat beramal soleh Menimbulkan ketenangan dlm menjalani kehidupan Menghilangkan rasa bangga diri atas keberhasilannya karena meyakini bahwa semua itu sebenarnya nikmat Allah Bertawakkal atas segala hal kebaikan yang dilakukannya Senantiasa memikirkan hikmah dari apa yg terjadi untk hal-hal yg blm terjadi
  • 14.
    Iman kpd takdirbukan berarti fatalisme     Manusia diberi kemampuan untuk berkehendak, baik kehendak itu baik ataupun buruk (78;39, 2;23) Manusia memiliki kemampuan berbuat sesuai dng kehendaknya tsb (64:16) Kehendak manusia tsb akan dimudahkan dan ditolong dengan kekuasaan (qudrah)Nya Takdir Allah dibuat berdasarkan ke maha mengetahuiNya akan potensi hambaNya dan maha adilNya.
  • 15.
    Makna Iman     Secara bahasaberarti tasdiq (membenarkan) Mnrt istilah; mengucapkan dengan lisan Membenarkan dlm hati Mengamalkan dng perbuatan
  • 16.
    Konsekwensi keimanan 1. 2. 3. 4. 5. 6. Mencintai Allahdan Rasulnya melebihi dari mencintai sgl sesuatu, termasuk dirinya sdr (9:24; 2:165) Mendengar dan menaati semua yg datang dari Allah dan Rasul (24: 51-52) Ridha thd semua yg datang dari Allah dan Rasul (4:56), baik yg disukai maupun tidak tanpa menghilangkan usaha Loyalitas penuh kpd Allah dan Rasul, orang-orang beriman, (5:51, 57-58, 9:67) Takut hanya kpd Allah: takut tdk mndpt kasih sayangNya dan takut bermaksiyat pada-Nya (33;39; 35:28) Selalu beramal sholeh (103:2-3) berjihad (33:23)
  • 17.
    Sifat orang beriman    Jikadisebut nama Allah bergetar hatinya krn cinta, harap, dan takut kpdNya. Jika dibacakan Alqur’an bertambahlah keimanannya dan senantiasa bertawakkal kpd-Nya (8:2) Senantiasa mendirikan sholat, menafkahkan sebagian rizkinya untuk orang miskin dan yatim (8:3) Beriman kpd rukun iman yg enam (49:15)
  • 18.
    Yang dpt meningkatkaniman    Ilmu : dng meningkatkan ilmu mengenal Allah, spt makna dari nama-namaNya, sifat-sifatNya, perbuatanNya Merenungkan ciptaan Allah, keindahannya, kesempurnaannya, keaneka ragamannya. Senantiasa meningkatkan ketaqwaan
  • 19.
    Buah keimanan 1. 2. 3. 4. Membebaskan jiwakita dari perbudakan manusia dan semua makhluk menuju kemerdekaan hakiki, yaitu penghambaan kpd Allah saja Membangkitkan keberanian membela kebenaran, tak takut mati, serta cinta syahid, sebab yg memberi umur, rizki, manfaat dan bahaya, menghidupkan dan mematikan hanya Allah (3:145, 4:78) Merasa tenang krn jelas tujuan hidupnya, yaitu menggapai keridhoan Allah. Hasilnya mdp berbagai kebaikan dunia dan akherat, perlindungan-Nya (2:257) (22;54, 64:11), pertolongannya (40:51) penjagaan-Nya (10:98), datangnya barokah baik dari langit maupun bumi (7:96) Hidup berada dlm ketenangan lahir batin (13:28, 48:4)
  • 20.
    Makna syahadat    Menerima semuaaturan dan segala akibatnya Merupakan azaz ajaran islam Janji/ikrar kita kpd Allah dan Rasul
  • 21.
    Kalimah tauhid =k.thayyibah = k.ikhlas          La khaliqa illa Alloh La raziqo illa Alloh La khafidza illa Alloh La Mudabbira illa Alloh La Malika illa Alloh La Waliya illa Alloh La hakima illa Alloh La ghayata illa Alloh La ma’buda illa Alloh
  • 22.
    Tingkatan tauhid     Tauhid rububiyah: Alloh pencipta semua Tauhid mulkiyah : Allohlah pemilik Tauhid uluhiyah : Allohlah yg hrs dipatuhi, diagungkan dan dimuliakan Tauhid ubudiyah : Allohlah yg patut disembah dan ditaati
  • 23.
    Pentingnya syahadat      Pintu masuknyaislam (25:23) Intisari ajaran Islam (21:25) Dasar dari perubahan menyeluruh (6:125, 13:11) Hakekat dakwah semua Nabi (21:25) Keutamaan yg besar (hadit bukhori Muslim)
  • 24.
    Kandungan kata “syahadah”    Iqrar(pengakuan) 3:18,81 Sumpah (63:2, 24:6,8) Perjanjian (3:81, 5:7, 2:26 – 27)
  • 25.
    Islam     Assalmu, assalamu, assalamatuartinya bersih dan selamat dari kecacatan lahir batin. Assilmu dan assalmu, yg berarti perdamaian dan keamanan Assalamu,assalmu dan assilmu yang berarti menyerahkan diri, tunduk dan taat. Semua kata diatas berasal dari tiga huruf, yaitu; sin, lam, dan mim (salima) artinya sejahtera, tdk tercela dan selamat.
  • 26.
    Agama Islam   Agama ygditurunkan Allah kpd manusia melalui Rasul-rasulNya, berisi hukumhukum yg mengatur hubungan manusia dgn Allah, manusia dng sesama manusia, dan manusia dng alam semesta.Agama yg diturunkan Allah ke muka bumi sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad Saw. Semua Rasul mengajarkan keesaan Allah (tauhid) sebagai dasar keyakinan bagi ummatnya.
  • 27.
    Ruang lingkup ajaranIslam    Aspek keyakinan yg disebut aqidah: yaitu aspek credial atau keimanan thd Allah dan semua yg difirmankan-Nya Aspek norma atau hukum yg disebut syari’ah yaitu aturan yg mengatur hub manusia dng Allah, sesama manusia dan alam semesta Aspek perilaku yg disebut Akhlak, yaitu sikap-sikap perilaku yg nampak dlm pelaksanaan aqidah dan syari’ah.
  • 28.
    Manusia     Siapakah manusia sebenarnya? Sdhkahkita mengenal diri kita sendiri? Dimanakah kedudukan kita sbg ciptaan Allah? Bagaimana seharusnya sikap kita kpd Allah?
  • 29.
    Agar mengenal diri     Menyadaribhw ia ciptaan Allah Sebagai ciptaan harus mengakui: Kebesaran Sang pencipta Kebenaran firman-Nya
  • 30.
    Hakekat manusia      Makhluk :berada dlm fitroh(30:30), lemah (4:24), bodoh (33:72), faqir (35:15). Dimuliakan: ditiupkan ruh (32:9), memiliki keistimewaan (17:70), ditundukkan alam padanya (45:12, 2:29) Dibebani: ibadah (51:56), Khilafah (2:30, 11:62). Bebas memilih: beriman atau kafir (90:10, 76:3, 64:2, 18:29) Tanggung jawab:akan mdp balasan surga (32:19, 2:25) atau neraka (32:20, 2:24)
  • 31.
    Potensi Manusia     1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Manusia diberipendengaran, penglihatan dan hati mrpk alat yg diberikan Allah untuk menjalankan beban dan tanggung jawabnya.(67:23, 32:9, 16:78). Dengan alat itu, manusia dpt menjalankan ibadah, menunaikan kewajiban, bersikap amanah serta mencapai kedudukan khalifah Manusia diberi potensi akal untuk berfikir, qalbu (hati) untuk merasakan dan jasad untuk berkarya Dengan tidak digunakannya potensi, maka manusia akan jatuh ke derajat seperti: binatang ternak bahkan mereka lebih sesat lagi.(7;179, 45:2, 25:43-44) Bagaikan anjing (7:176) Bagaikan monyet (5:60) Bagaikan babi (5:60) Bagaikan kayu yg tersandar (63:4) Bagaikan batu (2:74) Bagaikan laba-laba (29:41) Bagaikan khimar (keledai) (62: 5)
  • 32.
    Nafsu manusia      Nafsu manusiasenantiasa berubah-ubah, perubahan itu dipengaruhi oleh sejauh mana kekuatan ruh dpt berhadapan dng hawa nafsunya. Ruh akan dpt menguasai hawa nafsunya, bila nilai islam dpt menolak dan menahan gejolak hawa nafsu. Apabila ruh mendominasi hawa nafsu (29:45) orientasinya zikir (3:191, 13:28), jiwanya tenang (89:27 -30). Apabila ruh selalu tarik menarik dgn hawa nafsu (4:137 -143), berorientasi akal-akalan (2:9), jiwanya selalu menyesali dirinya (75:2) Ruh dibawah pengaruh/didominasi hawa nafsu (25:43,45:23), berorientasi syahwat (3:14), jiwanya selalu menyuruh pada kejahatan (12:53).
  • 33.
    Sifat manusia    Jiwa manusiadiberi dua jalan (90:10, 91:8,76:3, 64:2, 18: 29) Jalan yg benar: tazkiyatyn nafs (91:9, 87:14-15, 62:4).dengan cara bersyukur, bersabar, penyantun,penyayang, bijaksana, suka bertaubat, lemah lembut, senantiasa jujur, dpt dipercaya, maka akan mdpt kesuksesan. Jalan yg salah: mengotori jiwa (91:10) seperti: dng memperturutkan sifat tergesa-gesa (17:11, 21:37), berkeluh kesah (70:19), gelisah (70;20), ogah berbuat baik (70:21),pelit (17:100),kufur (14:34), susah payah (90:4), pendebat (18: 54), pembantah (100:6), zalim (14:34, 33:72), jahil (33:72), Merugi:103:1-3), maka akan memperoleh kegagalan
  • 34.
    Makna Ibadah menurut bahasa    Al-ubudiyah:ygberarti alkhudhu’(ketundukan) dan adz-zillu (merendahkan diri). Al-ibadatu yg berarti At-thoatu (ketaatan),dan at-tanassuku (ritual ibadah) Kedua arti tsb diatas merujuk pd suatu makna yakni ‘abada (penghambaan atau lepas dari kebebasan), (9:24)
  • 35.
    Makna ibadah menurut istilahsyari’ah     Imtitsaalu awaamirihii wajtinaabu nawaahiihi artinya mengerjakan apa yg diperintahkan oleh allah dan meninggalkan yg dilarang-Nya. Al-Hubbu lillah yg bermakna kecintaan yg sepenuhnya kpd Allah Hasan Al-Basri mendefinisikan dlm bait syairnya: barang siapa yg mengenal dirinya dng benar, ia akan mengenal Tuhannya. Barang siapa yg mengenal Tuhannya akan bertambahlah kecintaannya, dan barang siapa yg benar-benar mengenal dunia maka akan bertambah kebenciannya. Ungkapan yg mencakup sgl apa yg dicintai dan diridhai Allah, berupa perkataan, perbuatan yg lahir maupun batin.
  • 36.
    Keutamaan ibadah          Mrpk buktiiman dan cinta kita kpd Allah (35:15, 3:31). Konsumsi ruhiyyah/spiritual/jiwa kita, sbgmana fisik apabila tdk dipenuhi mjd lapar atau sakit Ibadah hanya kpd allah semata mrpk kemerdekaan abadi 92:165, 39:29) Ujian untuk meningkatkan derajat seorang mukmin Hak Allah semata atas manusia Sarana unt mendapatkan pahala dan menghindari siksa Sarana unt melatih dan mendidik kejiwaan manusia Sarana menghindari sifat sombong Sarana berjumpa dng Allah
  • 37.
    Syari’ah Hubungan antara syari’ahdng aqidah adalah sbg mana hub antara iman dng amal, syari’ah mrpk manifestasi dari aqidah.  Perbedaan antara keduanya adalah bahwa aqidah semua Nabi dan Rasul adalah sama (21:25, 3:83-84), sedangkan syari’ah setiap Nabi dan Rasul berbeda (5:48, 2:286)  Makna syari’ah scr bahasa berarti jalan (5:48)  Makna terminologis: hukum yg mengatur hubungan antara manusia dng Allah, manusia dng sesama manusia, dan manusia dng alam semesta (42:13, 3;112) 
  • 38.
    Prinsip-prinsip syari’ah      Selalu sesuaidng fitroh manusia (30:30) contohnya menikah (30:21), menutup aurat (33:59, 24:31) Dapat dilaksanakan dlm sgl kondisi (2:185), contoh: shalat Beban yg ringan sesuai dng kemampuan manusia, tujuannya untuk kemaslahatan manusia (7;157), contohnya apa yg diharamkan oleh Allah jauh lbh sedikit dari pd yg dihalalkan Penetapan dilakukan dng bertahap, dimulai dng menanamkan akidah pd umatnya, spt pelarangan minuman keras (2:219,4;43, 5;90) dan pengharaman riba (30:39, 4:161, 2:275 -281) Diberlakukan scr adil bagi siapapun (4:135) yg muslim, tidak peduli penguasa maupun rakyat, ulama maupun awam, kaya atau miskin.
  • 39.
    asas-asas syari’ah      Meniadakan kepicikan(kesempitan) Meminimalkan beban (taklif) Berangsur-angsur dlm menetapkan hkm Sesuai dng kemaslahatan Mewujudkan keadilan yg merata
  • 40.
    Fungsi syari’ah    Pedoman hidupdlm mengatur diri dan masyarakat Alat penyeimbang Mendidik manusia suci lahir dan batin
  • 41.
    Tujuan syari’ah      Memelihara agama Memeliharajiwa Memelihara akal Memelihara keturunan Memelihara harta
  • 42.
    Perbedaan Syari’ah danfikih       Ada dlm Alqur’an dan hadits Bersifat fundamental Ruang lingkup lebih luas dari pada fikih Ketentuan Allah dan Rasul, berlaku abadi Hanya satu Menunjukkan kesatuan       Ada dlm kitab-kitab fikih Bersifat instrumental Ruang lingkup terbatas pd perbuatan hukum Karya manusia yg bs berubah dan diubah Lebih dari satu, spt mazhab Menunjukkan keragman
  • 43.
    Sumber hkm Islam     Rasulullohmenegaskan bahwa sumber norma dan aturan islam berdasarkan hadits muaz bin Jabal yg diriwayatkan abu Dawud dan tirmizi.yaitu; Alqur’an As-Sunnah Ro’yu (ijtihad)/ijma’ dan qiyas
  • 44.
    Tuntutan beriman padaAl-qur’an      Senantiasa belajar dan mengajarkan Alqur’an, memahami dan melaksanakan ajarannya Mendidik diri dengan Al-Qur’an Tunduk dan taat pada hukum-hukumnya Mendakwahkannya Menegakkannya di muka bumi
  • 45.
    Bahaya melupakan Al-Qur’an           Sesat(4:60, 115) Dada yang sempit (6:125) Kehidupan yang berat (20:124) Buta hatinya (22:46) Keras hatinya (57:16) Zalim dan hina (3:112, 32:22) Bersahabat dengan setan (43:36) Lupa diri (54:19)) Fasiq 2:26-37) Munafiq dengan meninggalkan dan meremehkannya
  • 46.
    As-Sunnah    Menurut bahasa adalahcara atau perjalanan atau kebiasaan Menurut defininisi adalah semua yang disandarkan kepada Rasululloh baik berupa perkataan, perbuatan, maupun pesetujuan Rasululloh. Hadits adalah apa-apa yang disandarkan kpd Rasululloh baik berupa perkataan, perbuatan, persetujuan (sama dng Sunnah) ditambah sifat-sifat Rasululloh baik fisik maupun akhlak
  • 47.
    Tingkatan-tingkatan hadits    Dari jumlahrawi (yg meriwayatkan): 1. Hadits Mutawatir: diriwayatkan oleh orang yg banyak yg tdk mungkin untuk berdusta. 2.Hadits Ahad: hadits yg sanadnya tdk mencapai jumlah mutawatir dlm setiap tingkatan sanadnya
  • 48.
  • 49.
    Mazhab    Scr bahasa: jalan/tempatberjalan Mnrt istilah: cara seorang mujtahid dlm istimbath (mengambil) dari Al-Qur’an dan as-sunnah yg berbeda-beda antara seorang mujtahid dng mujtahid lain Definisi:pdpt kelompok/aliran yg bermula dari pemikiran /ijtihad produk pemikirannya diikuti dan dikembangkan sehingga mjd aliran, sekte, ajaran
  • 50.
    Sebab lahirnya mazhab  1) 2) 3) 4) Perbedaandiantara mereka dalam: Memegang prinsip hukum Sistim hukum Metode pengkajian Pendekatan dlm memahami ajaran keagamaan yg terangkum dalam Alqur’an dan hadits yg tdk bersifat absollut
  • 51.
    Perbedaan mazhab terjadi      Perbedaandlm memahami Qur’an hadits Perbedaan dlmhal-hal yg berkaitan dng sunnah Rasul Perbedaan dlm menggunakan kaidah fikih Beda dlm menggunakan dalil di luar AlQur’an dan hadits, spt dlm penggunaan tradisi penduduk setempat PERBEDAAN BOLEH, HANYA DLM MASALAH FURU’ (CABANG-CABANG SYARI’AT)
  • 52.
    Macam mazhab  1. 2. 3. 4. Ahlus-sunnah waljama’ah Mazhab hanafi: pemikiran rasional, menggunakan dalil alqur’an, as-sunnah, ijma’, qiyas dan istihsan Mazhab Maliki: Literal, dalil: alqur’an, as-sunnah, ijma’, qiyas, perbuatan ulama Madinah, perk sahabat,istihsan, sadduzzaro’I,muro’ah al khilaf,istihsab,mashalih mursalah, syariat terdahulu Mazhab Syafi’I:Moderat, konvergensi, mempertemukan tradisi tektual dan rasional,kritis selektif,dan berwawasan baru. Dasar mazhabnya: qur’an, Sunnah, ijma’, qiyas Mazhab Hambali:Dasarnya Qur’an, sunnah, perkataan sahabat, ijma’, qiyas, istihsab, mashalih mursalah, az-zaro’i
  • 53.
    HAM dlm Islam       Martabatmanusia (al-isro’: 17-33) Prinsip persamaan (al-hujurot:13) Kebebasan menyatakan pdpt (ayat2 ttg penggunaan akal) P.kebebasan beragama (albaqoroh:256) Hak jaminan sosial (51:19, 70:24) Hak atas harta benda
  • 54.
    Perbedaan Ham Islamdan barat Premisnya aktivitas manusia sbg khalifah di bumi  Theosentris (manusia hanya mengabdi pada Tuhan)  Amar ma’ruf nahi mungkar  Pola tingkah laku manusia hanya ditentukan oleh hkm negara atau sejumlah otoritas tercukupinya aturan politik dan perdamaian  Antroposentris (manusia adalah ukuran sgl sesuatu 
  • 55.
    Demokrasi dlm Islam   1) 2) 3) 4) Salahsatu ciri org beriman adalah: bermusyawarah Unsur demokrasi Islam Gol yg mjd pemimpin tdk lebih tinggi dari yg dipimpin Gol yg dipimpin memilih sendiri pemimpinnya Kemerdekaan rohani dlm berpikir dan berpendapat Anggota masyarakat diliputi semangat/unsur demokrasi diatas
  • 56.
    HAM dlm Islammeliputi seluruh aspek dlm kehidupan           Hak unt hidup Hak untuk mdptkan kebebasan Hak atas persamaan kedudukan Hak untuk mendapatkan keadilan Hak untuk mendapatkan perlindungan thd penyalahgunaan kekuasaan Hak unt bebas berpikir dan berbicara Hak unt bebas memilih agama Hak unt bebas berkumpul dan berorganisasi Hak unt mengatur ekonomi Hak unt mdpt pendidikan, dll
  • 57.
    Akhlak     Bentuk jamak dari“khuluk” yg berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku dan tabiat. Berakar kata dari ”khalaqa” yg berarti menciptakan, seakar dng kata “khaliq” berarti pencipta, makhluk yg diciptakan, dan khalqun artinya penciptaan. Hal itu mengisyaratkan bahwa dlm akhlak tercakup pengertian adanya keterpaduan antara kehendak khaliq dng perilaku makhluk (manusia) Akhlak merupakan sistim nilai yg mengatur hub antar manusia, mengatur hub antara manusia dng Tuhan, juga manusia dng alam semesta
  • 58.
    Akhlak menurut istilah    Sifatyg tertanam dlm jiwa manusia, sehingga dia akan muncul secara spontan bilamana diperlukan, tanpa memerlukan pertimbangan lebih dahulu, serta tdk memerlukan dorongan dari luar Menurut Al-Ghazali; akhlak adalah sebuah keadaan yg tetap dlm jiwa yg darinya lahir perbuatan dng mudah tanpa pemikiran lagi. Akhlak dlm istilah filsafat disebut ETIKA
  • 59.
    Etika    Merupakan pelaksanaan kewajiban seseorangdan pemberian hak yg harus diberikan kpd mereka yg berhak. Orang berakhlak adalah orang yg melaksanakan kewajiban terhadap segala yg ada secara seimbang dan harmonis Akhlak haruslah bersifat konstan, spontan, tidak temporer dan tdk memerlukan pemikiran dan pertimbangan serta dorongan dari luar.
  • 60.
    Karakteristik akhlak   Selalu sesuaidengan fitrah manusia, karena manusia akan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki apabila mengikuti nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh Alqur’an dan Assunnah, sebagai sumber akhlak. Akhlak islam berfungsi untuk memelihara keberadaan manusia sbg makhluk yg terhormat, sesuai dng fitrohnya.
  • 61.
    Akhlak, etika danmoral      Ketiganya berhubungan dng penentuan nilai baik buruk sikap perbuatan manusia. Perbedaannya terletak pada standar masing-masing Akhlak, standarnya Alqur’an dan sunnah Etika standarnya pertimbangan akal pikiran Moral standarnya adat kebiasaan yg umum berlaku dlm masyarakat.
  • 62.
    Ruang lingkup akhlak      Akhlakterhadap Allah Swt Akhlak terhadap Rasulullah Saw Akhlak pribadi Akhlak terhadap sesama manusia Akhlak terhadap lingkungan
  • 63.
    Kedudukan akhlak dlmIslam Mempunyai kedudukan yg istimewa dan penting, Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia  Identik dng pelaksanaan agama Islam itu sendiri, krn berakhlak islami berarti melaksanakan ajaran Islam secara kaffah (sempurna) dlm seluruh aspek kehidupan  Akhlak merupakan ajaran pokok agama Islam  Sbg barometer keimanan kualitas keimanan 
  • 64.
    Ciri-ciri akhlak islam      Rabbaniartinya bersumber dari wahyu Allah maupun sunnah Nabi Manusiawi artinya sejalan dng tuntutan fitrah manusia Universal, ajaran islam sesuai dng kemanusiaan yg universal dan mencakup sgl aspek kehidupan Seimbang, memenuhi sgl tuntutan kebutuhan baik jasmani maupun rohani Realistik, memperhatikan kenyataan hidup manusia
  • 65.
    Akhlak terhadap Allah       MentauhidkanAllah Bertaqwa Cinta dan ridho Tawakkal syukurMuraqabah Taubat
  • 66.
    Akhlak terhadap Rasululloh     Mencintaidan memuliakannya Menghormati dan memuliakannya lebih daripada tokoh yang lain Mengikuti dan mentaati yang diajarkannya Bershalawat kepada Nabi
  • 67.
    Akhlak pribadi        Shiddiq, selalujujur, benar lahir batin, benar hati, perkataan dan perbuatan Amanah, dipercaya, karena sifat amanah lahir dari kekuatan iman Istiqomah, artinya tegak lurus, atau sikap teguh mempertahankan keimanan dan keislamannya Iffah, menjaga kehormatan diri dari sgl yg merendahkan Tawadhu’ artinya rendah hati Malu Sabar dan pemaaf
  • 68.
    Akhlak terhadap sesama    1.akhlak kpd ibu bapak 2. akhlak kpd keluarga 3. akhlak terhadap masyarakat
  • 69.
  • 70.
    Konsep ilmu dlmAl-Qur’an       Berasal dari kata ‘alima, ya’lamu, ‘ilmun. Alima sbg kata kerja berarti “mengetahui’ Kata ilmu terulang dlm Al-Qur’an 854 kali Ilmu berarti pengetahuan yg jelas ttg segala sesuatu Ilmu adalah keistimewaan yg menjadikan manusia unggul terhadap makhluk-makhluk lain guna menjalankan fungsi kekhalifahan.(Qs. Albaqoroh:31-32) Ilmu ada 2; ilmu laduni dan ilmu kasbi Teknologi: ilmu ttg cara menerapkan sains utk memanfaatkan alam untuk kesejahteraan manusia
  • 71.
    Sumber ilmu pengetahuan     Alqur’andan As-sunah (Qs. 12:1-3, 33:21) Alam semesta (Qs.3:190-192), contohnya: ayat ttg asal mula alam semesta (41:11),ayat ttg urutan penciptaan (79:28-30)dll Diri manusia: (Qs.86:5, 91:7-10) Sejarah, Qs:12:111)
  • 72.
    Arah pengembangan ilmu    Bahwailpeng yg dipelajari hrs ditujukan unt mendekatkan diri kepada Allah (Qs.22:65,16:14, 14:32-34) Tidak boleh menimbulkan kerusakan, baik pada diri sendiri, org lain maupun alam semesta, QS.7:56 Haruslah tidak ada pemisahan:sekularisasi ilmu yg bertujuan mengotak-ngotakkan antara ilmu dgn agama
  • 73.
    Tanda-tanda ilmuwan muslim       Bersungguh-sungguhbelajar (Qs.3:7) Berpihak pada kebenaran (Qs.5:100) Kritis dlm belajar 9Qs.39:18) Menyampaikan ilmu (Qs.14;52) Sangat takut kpd allah (Qs.65:10) Bangun di waktu malam (Qs.32:16)
  • 74.
    Islam Rahmatan lil‘alamin  Allah telah menjadikan Rasul sbg rahmat bagi seluruh alam, mengutus unt semua manusia, barang siapa yg menerima rahmat yg dibawanya maka akan bahagia dunia dan akherat