FUNGI (JAMUR)
KULIAH MATRIKULASI 2009
SILVIA F. NASUTION
MORFOLOGI
 Mikroorganisme multiseluler
 Dinding sel mengandung zat kitin
 Bersifat heterotrof
 Bagian tubuh terdiri dari hifa
 Hidup secara saprofit atau parasit
 Terbagi atas 4 divisio :
 Zygomycotina
 Ascomycotina
 Basidiomycotina
 Deutromycotina
Reproduksi jamur
 Berkembang biak dengan spora
 Spora yg terbentuk di dalam askus, disebut :
endospora
 Spora yg terbentuk di dalam basidium :
eksospora
 Cara berkembang biak :
 Secara seksual dengan: isogami, anisogami,
oogami, gametangiogami, somatogami
 Secara aseksual dengan: konidium
Reproduksi jamur
Tahap heterokariotik
Fusi nukleus
Zygot (2n)
MeosisSpora
(n)
Miselium
Fusi sitoplasma
Konidium/konidia
Klasifikasi jamur
Divisi Nutrisi Reproduksi Contoh
Zygomycotina Saprofit, Parasit - Scr seksual dgn zigospora
- Scr aseksual dgn spora
- Simbiosis dgn akar tanaman
(mikorhiza)
- Mucor mucedo (jamur roti)
- Rhizopus oryzae(jamur
tempe)
Ascomycotina Saprofit, Parasit - Seksual : Askospora
- Aseksual : konidiofora
- Bersimbiosis dg alga (liken)
- Neurospora
- Penicillium
- Trichoderma
- Aspergillus
Basidiomycotina Saprofit, Parasit - Seksual : Basidiospora
- Aseksual : konidium
- Simbiosis dg akar tanaman
(Mikorhiza)
- Puccinia graminis
- Ustilago virens
- Volvariella volvacea (jamur
merang)
- Pleurotus sp (jamur kayu)
- Auricularia polytricha (jamur
kuping)
Deutromycotina Saprofit, Parasit - Fase seksual belum diketahui
(Fungi imperfecti)
- Helmintosporum oryzae
- Epidermophyton floccosum
- Microsporum sp
- Trichophyton sp
Bentuk Simbiosis
 Liken (Lichen)
 Adalah simbiosis antara jamur dengan alga
 Jenis alganya : alga hijau, alga biru
 Jenis jamur : Ascomycotina, Basidiomycotina
 Peran : membantu proses pelapukan dna pembentukan
tanah dari batuan
Morfologi
• Tubuh memiliki talus
• Bagian luar tampak susunan miselium yg kompak,
bagian dalam tersusun oleh hifa yg longgar
• Diantara hifa yg longgar terdapat sel-sel alga
• Zat organik yg diperlukan jamur diperoleh dari alga,
sedangkan kebutuhan air & zat hara alga diperoleh dari
jamur
• Berkembang biak dengan membentuk hifa jamur-alga
yg disebut : soredium
Manfaat Liken
 Sebagai indikator pencemaran lingkungan
terhadap zat berbahaya spt : logam berat,
pestisida, flourida, radioaktif, dll
 Contoh :
 Usnea berbata digunakan sbg bahan ramuan obat
tradisional
 Roccela tinctoria, sbg bahan pembuatan lakmus
Bentuk Simbiosis
Bentuk simbiosis
 Mikorhiza
 Merupakan bentuk simbiosis antara akar
tumbuhan tingkat tinggi dengan miselium
cendawan atau jamur
 Terbagi 2 golongan berdasarkan tempat
simbiosis mikorhiza pd akar : ekto-mikorhiza &
endo-mikorhiza
 Berkembang biak dengan jaringan hifa jamur/
cendawan
Fungi (jamur)
Fungi (jamur)

Fungi (jamur)

  • 1.
    FUNGI (JAMUR) KULIAH MATRIKULASI2009 SILVIA F. NASUTION
  • 2.
    MORFOLOGI  Mikroorganisme multiseluler Dinding sel mengandung zat kitin  Bersifat heterotrof  Bagian tubuh terdiri dari hifa  Hidup secara saprofit atau parasit  Terbagi atas 4 divisio :  Zygomycotina  Ascomycotina  Basidiomycotina  Deutromycotina
  • 3.
    Reproduksi jamur  Berkembangbiak dengan spora  Spora yg terbentuk di dalam askus, disebut : endospora  Spora yg terbentuk di dalam basidium : eksospora  Cara berkembang biak :  Secara seksual dengan: isogami, anisogami, oogami, gametangiogami, somatogami  Secara aseksual dengan: konidium
  • 4.
    Reproduksi jamur Tahap heterokariotik Fusinukleus Zygot (2n) MeosisSpora (n) Miselium Fusi sitoplasma Konidium/konidia
  • 5.
    Klasifikasi jamur Divisi NutrisiReproduksi Contoh Zygomycotina Saprofit, Parasit - Scr seksual dgn zigospora - Scr aseksual dgn spora - Simbiosis dgn akar tanaman (mikorhiza) - Mucor mucedo (jamur roti) - Rhizopus oryzae(jamur tempe) Ascomycotina Saprofit, Parasit - Seksual : Askospora - Aseksual : konidiofora - Bersimbiosis dg alga (liken) - Neurospora - Penicillium - Trichoderma - Aspergillus Basidiomycotina Saprofit, Parasit - Seksual : Basidiospora - Aseksual : konidium - Simbiosis dg akar tanaman (Mikorhiza) - Puccinia graminis - Ustilago virens - Volvariella volvacea (jamur merang) - Pleurotus sp (jamur kayu) - Auricularia polytricha (jamur kuping) Deutromycotina Saprofit, Parasit - Fase seksual belum diketahui (Fungi imperfecti) - Helmintosporum oryzae - Epidermophyton floccosum - Microsporum sp - Trichophyton sp
  • 6.
    Bentuk Simbiosis  Liken(Lichen)  Adalah simbiosis antara jamur dengan alga  Jenis alganya : alga hijau, alga biru  Jenis jamur : Ascomycotina, Basidiomycotina  Peran : membantu proses pelapukan dna pembentukan tanah dari batuan Morfologi • Tubuh memiliki talus • Bagian luar tampak susunan miselium yg kompak, bagian dalam tersusun oleh hifa yg longgar • Diantara hifa yg longgar terdapat sel-sel alga • Zat organik yg diperlukan jamur diperoleh dari alga, sedangkan kebutuhan air & zat hara alga diperoleh dari jamur • Berkembang biak dengan membentuk hifa jamur-alga yg disebut : soredium
  • 7.
    Manfaat Liken  Sebagaiindikator pencemaran lingkungan terhadap zat berbahaya spt : logam berat, pestisida, flourida, radioaktif, dll  Contoh :  Usnea berbata digunakan sbg bahan ramuan obat tradisional  Roccela tinctoria, sbg bahan pembuatan lakmus Bentuk Simbiosis
  • 8.
    Bentuk simbiosis  Mikorhiza Merupakan bentuk simbiosis antara akar tumbuhan tingkat tinggi dengan miselium cendawan atau jamur  Terbagi 2 golongan berdasarkan tempat simbiosis mikorhiza pd akar : ekto-mikorhiza & endo-mikorhiza  Berkembang biak dengan jaringan hifa jamur/ cendawan