Dokumen ini membahas pendidikan multibudaya, menekankan pentingnya kesetaraan dan integrasi dalam pendidikan tanpa membedakan latar belakang siswa. Proses akulturasi dan asimilasi dijelaskan, dengan penekanan pada risiko hilangnya keunikan identitas kelompok minoritas dalam konteks budaya dominan. Selain itu, gagasan pluralisme budaya diperkenalkan sebagai alternatif terhadap asimilasi, yang menunjukkan bahwa kelompok minoritas tidak harus kehilangan identitasnya.