Pendidkan Multi BudayaDra. R. Sri  MrtiniMeilani, M.PdSesion #06JurusanMKDKFakultasIlmuPendidikan
Pendidikan Multi Budaya (Multicultural EducationaLingkunganKeluargaDimensi-dimensiPendidikanMultibudayaManusiaMultibudaya©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |220/01/2011
Pendidikan multi budaya©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |320/01/2011
Pendidikan Multi Budaya (Multicultural Educationa)“Suatugagasantentangkesetaraandalampendidikan di sekolah, tanpamembedakandarikelompokmanamereka (siswa). Pengelompokkanitudapatberkenaandenganjeniskelamin, etnis, ras, budaya, kelassosial, agama, ataukekhususan individual siswa.Setiapvariabelinti/pokok di sekolahsepertikebudayaan, kekuatankerjasama, materidankurikulum, sikapdankepercayaandariparastaf, harusdirubahsedemikianrupasehinggadapatmempromosikankesetaraanpendidikanuntuksemuasiswadariberbagaikelompok. Dimensi-dimensiPendidikanMultibudayaMuatanIntegrasi (Content Integraton)Proses KonstruksiPengetahuan (Knowledge Construction)PenguranganPrasangka (Prejudice Reduction)Pedagogik yang wajar (An Equity Pedagogy)Memberikankewenanganbudayasekolahdanstruktursosial (An Empowering School Culture)20/01/2011©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |4
KebangsaanRas / etnikJenisKelaminIndividu(Pengelompokan Individu)KelasSosialAgamaKekhususan / Non KekhususanBerbagaimacampengelompokkanindividu20/01/2011©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |5
ManusiaMultibudaya“Orang yang identitasdanloyalitasnyamelewatibatas-bataskebangsaandan yang komitmennyabertautdengansuatupandanganbahwaduniainiadalahsuatukomunitas global; iaadalah yang secaraintelektualdanemosionalterikatkepadakesatuan fundamental semuamanusia yang padasaat yang samamengakui, menerima, danmenghargaiperbedaan-perbedaanmendasarantara orang-orang yang berbedabudaya.” (Adler dalamDeddyMulyana, 2001: 233)Model PerubahanIdentitasEtnikModel Akulturasi, dan
Model Asimilasi.Perbedaankedua proses tersebutadalahbahwaakulturasimerupakan proses dua-arah; sedangkanasimilasimerupakan proses satu-arah.Akulturasimerujukkepadafenomena yang timbulketikakelompok-kelompokindividu yang berbedabudayaberhubunganlangsungdansinambung, perubahanmanaterjadipadabudayaaslisalahsatuataukeduakelompok (Deddy M, 159).20/01/2011©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |6
Di AmerikaSerikatkhususnyaadaanggapanpopulerbahwaasimilasimerupakanakibatkelompok-kelompokminoritasmemasukibudayadominandanbahwakelompok-kelompokminoritassecarabertahapakankehilanganidentitasetnikmereka yang membedakanmerekadarikelompokdominan. Dalamkonteksini, asimilasimenghasilkanduaakibat, yaitu: Kelompokmonoritaskehilangankeunikannyadanmenyerupaikelompokmayoritas. Dalam proses itukelompokmayoritastidakberubah…

P6

  • 1.
    Pendidkan Multi BudayaDra.R. Sri MrtiniMeilani, M.PdSesion #06JurusanMKDKFakultasIlmuPendidikan
  • 2.
    Pendidikan Multi Budaya(Multicultural EducationaLingkunganKeluargaDimensi-dimensiPendidikanMultibudayaManusiaMultibudaya© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |220/01/2011
  • 3.
    Pendidikan multi budaya© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |320/01/2011
  • 4.
    Pendidikan Multi Budaya(Multicultural Educationa)“Suatugagasantentangkesetaraandalampendidikan di sekolah, tanpamembedakandarikelompokmanamereka (siswa). Pengelompokkanitudapatberkenaandenganjeniskelamin, etnis, ras, budaya, kelassosial, agama, ataukekhususan individual siswa.Setiapvariabelinti/pokok di sekolahsepertikebudayaan, kekuatankerjasama, materidankurikulum, sikapdankepercayaandariparastaf, harusdirubahsedemikianrupasehinggadapatmempromosikankesetaraanpendidikanuntuksemuasiswadariberbagaikelompok. Dimensi-dimensiPendidikanMultibudayaMuatanIntegrasi (Content Integraton)Proses KonstruksiPengetahuan (Knowledge Construction)PenguranganPrasangka (Prejudice Reduction)Pedagogik yang wajar (An Equity Pedagogy)Memberikankewenanganbudayasekolahdanstruktursosial (An Empowering School Culture)20/01/2011© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |4
  • 5.
    KebangsaanRas / etnikJenisKelaminIndividu(PengelompokanIndividu)KelasSosialAgamaKekhususan / Non KekhususanBerbagaimacampengelompokkanindividu20/01/2011© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |5
  • 6.
    ManusiaMultibudaya“Orang yang identitasdanloyalitasnyamelewatibatas-bataskebangsaandanyang komitmennyabertautdengansuatupandanganbahwaduniainiadalahsuatukomunitas global; iaadalah yang secaraintelektualdanemosionalterikatkepadakesatuan fundamental semuamanusia yang padasaat yang samamengakui, menerima, danmenghargaiperbedaan-perbedaanmendasarantara orang-orang yang berbedabudaya.” (Adler dalamDeddyMulyana, 2001: 233)Model PerubahanIdentitasEtnikModel Akulturasi, dan
  • 7.
    Model Asimilasi.Perbedaankedua prosestersebutadalahbahwaakulturasimerupakan proses dua-arah; sedangkanasimilasimerupakan proses satu-arah.Akulturasimerujukkepadafenomena yang timbulketikakelompok-kelompokindividu yang berbedabudayaberhubunganlangsungdansinambung, perubahanmanaterjadipadabudayaaslisalahsatuataukeduakelompok (Deddy M, 159).20/01/2011© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |6
  • 8.
    Di AmerikaSerikatkhususnyaadaanggapanpopulerbahwaasimilasimerupakanakibatkelompok-kelompokminoritasmemasukibudayadominandanbahwakelompok-kelompokminoritassecarabertahapakankehilanganidentitasetnikmereka yangmembedakanmerekadarikelompokdominan. Dalamkonteksini, asimilasimenghasilkanduaakibat, yaitu: Kelompokmonoritaskehilangankeunikannyadanmenyerupaikelompokmayoritas. Dalam proses itukelompokmayoritastidakberubah…