Cacing Pita
Cestoda (Cacing Pita)
• Cestoda disebut cacing pita karena
bentuknya pipih panjang seperti pita.
tubuh Cestoda di lapisi kutikula dan terdiri
dari bagian anterior yang disebut skoleks,
leher (strobilus) , dan rantai proglotid
• pada skoleks terdapat alat penghisap,
pada cestoda tertentu selain memiliki alat
penghisap juga memiliki kait (rostelum)
• Alat penghisap dan kait memiliki fungsi
untuk melekat pada organ tubuh inangnya.
• proglotid terletak di belakang skoleks dan
leher
• setiap proglotid mengandung organ kelamin
jantan dan organ kelamin betina. pada tiap
proglotid dapat terjadi fertilisasi sendiri
• proglotid tersebut dapat melepaskan diri
dan keluar dari tubuh inang utama bersama
dengan tinja.
• Inang utama Cestoda dewasa adalah
vertebrata termasuk manusia
• cestoda bersifat parasit, karena menyerap
sari makanan dari usus halu inangnya
• Manusia dapat terinfeksi cestoda saat
memakan daging hewan yang di masak
tidak sempurna
Contoh cacing golongan Cestoda ini
adalah
• Taenia saginata (dalam usus
manusia) di bawa oleh sapi
• Taenia solium (dalam usus
manusia) dibawa oleh babi
• Choanotaenia infudibulum (dalam
usus ayam)
• Echinococcus granulosus (dalam
usus anjing)
• Diphyllobothrium latum
(menyerang manusia melalui
inang katak , ikan, Cyclops Udang
udangan)
• Hymnelopsis nana ( di usus
manusia , tikus tanpa inang
perantara)
Contoh cacing golongan Cestoda ini
adalah
• Taenia saginata (dalam usus
manusia) di bawa oleh sapi
• Taenia solium (dalam usus
manusia) dibawa oleh babi
• Choanotaenia infudibulum (dalam
usus ayam)
• Echinococcus granulosus (dalam
usus anjing)
• Diphyllobothrium latum
(menyerang manusia melalui
inang katak , ikan, Cyclops Udang
udangan)
• Hymnelopsis nana ( di usus
manusia , tikus tanpa inang
perantara)

Cacing pita

  • 1.
  • 2.
    Cestoda (Cacing Pita) •Cestoda disebut cacing pita karena bentuknya pipih panjang seperti pita. tubuh Cestoda di lapisi kutikula dan terdiri dari bagian anterior yang disebut skoleks, leher (strobilus) , dan rantai proglotid • pada skoleks terdapat alat penghisap, pada cestoda tertentu selain memiliki alat penghisap juga memiliki kait (rostelum)
  • 3.
    • Alat penghisapdan kait memiliki fungsi untuk melekat pada organ tubuh inangnya. • proglotid terletak di belakang skoleks dan leher • setiap proglotid mengandung organ kelamin jantan dan organ kelamin betina. pada tiap proglotid dapat terjadi fertilisasi sendiri • proglotid tersebut dapat melepaskan diri dan keluar dari tubuh inang utama bersama dengan tinja.
  • 4.
    • Inang utamaCestoda dewasa adalah vertebrata termasuk manusia • cestoda bersifat parasit, karena menyerap sari makanan dari usus halu inangnya • Manusia dapat terinfeksi cestoda saat memakan daging hewan yang di masak tidak sempurna
  • 5.
    Contoh cacing golonganCestoda ini adalah • Taenia saginata (dalam usus manusia) di bawa oleh sapi • Taenia solium (dalam usus manusia) dibawa oleh babi • Choanotaenia infudibulum (dalam usus ayam) • Echinococcus granulosus (dalam usus anjing) • Diphyllobothrium latum (menyerang manusia melalui inang katak , ikan, Cyclops Udang udangan) • Hymnelopsis nana ( di usus manusia , tikus tanpa inang perantara)
  • 6.
    Contoh cacing golonganCestoda ini adalah • Taenia saginata (dalam usus manusia) di bawa oleh sapi • Taenia solium (dalam usus manusia) dibawa oleh babi • Choanotaenia infudibulum (dalam usus ayam) • Echinococcus granulosus (dalam usus anjing) • Diphyllobothrium latum (menyerang manusia melalui inang katak , ikan, Cyclops Udang udangan) • Hymnelopsis nana ( di usus manusia , tikus tanpa inang perantara)