MIKROBIOLOGI FARMASI DAN
PARASITOLOGI
Kelas C
Fakultas Farmasi
Universitas Halu Oleo
Parasit
KELOMPOK IV B (EMPAT B)
Istiqamah (O1A114094)
Dwi Octa Affrilly (O1A115084)
Muhammad Ikhsan Idrus (O1A115111)
PARASIT
Parasit adalah organisme yang hidup
menumpang, untuk sementara atau terus
menerus, pada permukaan atau didalam
organisme lain, bertujuan untuk memperoleh
perlindungan, mengambil makanan sebagian
atau seluruhnya guna kelangsungan hidupnya.
HOSPES
Hospes/tuan rumah adalah :
Organisme yang mengandung parasit
Pembagian Parasit
Parasit
Zooparasit Phytoparasit Virus
PEMBAGIAN PARASIT
Zooparasit
Protozoa
Sarcomastigophora
( Flagellata &
Amoeba)
Apicomplexa
( Sporozoa)
Ciliophora
(Ciliata)
Metazoa
Helminthes
(Cacing)
Arthropoda
(Serangga)
Ciri-Ciri Parasit
• Uniseluler
• Eukariotik (memiliki membran sel)
• Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni
• Heterotrof (tidak dapat menghasilkan makanan
sendiri)
Protozoa
• Multiseluler
• Prokariotik
• Soliter atau berkoloni
• Heterotrof
Metazoa
Pembagian Parasit
•Menurut tempat hidup:
• Ektoparasit, yaitu parasit yang menginfeksi inang dari
luar. Contoh: Aedes aegypti
• Endoparasit , yaitu parasit yang menginfeksi di dalam
tubuh (organ) inang. Contoh: Taenia
•Menurut kebutuhan akan hospes
• Parasit obligat, yaitu parasit yang mutlak memerlukan
inang. Contoh: Plasmodium sp.
• Parasit fakultatif, yaitu parasit yang karena suatu sebab
terpaksa hidup sebagai parasit. Contoh: Acanthamoeba
Pembagian Parasit
•Menurut jumlah spesies hospes yg dapat dihinggapi:
• Monoksen, yaitu parasit yang membutuhkan inang dalam
menyelesaikan siklus hidupnya. Contoh: Enterobius vermicularis
• Poliksen, yaitu parasit yang membutuhkan lebih dari satu inang.
Contoh: Trichinella spinalis
•Menurut lamanya menetap pada hospes
• Parasit permanen, yaitu parasit yang menhabiskan hidupnya dalam
inang.Contoh: Ascaris lumbricoides
• Parasit temporer, yaitu parasit yang mengujungi inangnya pada
waktu tertentu. Contoh: Aedes aegypti
•Menurut tingkat efek penularannya
- Parasit patogen, yaitu parasit yang membawa penyakit terhadap
inang.Contoh: Plasmodium malariae
- Parasit non-patogen, yaitu parasit yang tidak membawa penyakit.
Contoh: Fasciola gigantea
Cara Bereproduksi
 Seksual
 Konjugasi
Peleburan inti sel pada organisme yang belum jelas alat
kelaminnya. Contohnya pada Paramaecium sp.
• Peleburan gamet (Isogami dan Anisogami)
Peleburan gamet hasil fertilisasi dimana telah dapat
dibedakan gamet jantan dan gamet betina.
Cara Bereproduksi
 Aseksual
 Pembelahan mitosis
(biner), yaitu pembelahan
yang diawali dengan
pembelahan inti dan diikuti
pembelahan sitoplasma,
kemudian menghasilkan 2
sel baru. Contohnya pada
Amoeba.
1. Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
2. Cacing kremi (Oxyrus vermicularis)
3. Cacing tambang (Ankylostiamia)
4. Cacing cambuk (Trichinella spinalis)
5. Cacing pita (Taenia)
Jenis cacing yang biasa tumbuh dalam
tubuh manusia
Penyakit yang ditimbulkan
Taeniasis Taenia solium &
Taenia saginata
Taeniasis adalah penyakit akibat infeksi parasit
(cacing) yang menular dari hewan ke manusia
(zoonosis) yang disebabkan oleh cacing taenia.
Taeniasis umumnya ditemukan pada
masyarakat dengan sanitasi yang tidak baik.
Cacing pita (Taenia)
Taenia merupakan salah satu marga
cacing pita yang anggota-anggotanya
dikenal sebagai parasit vertebrata
yang menginfeksi manusia, babi, sapi,
dan kerbau.
Morfologi
• Berbentuk pipih
• Menyerupai pita
• Panjangnya 5-12 meter (Taenia saginata) dan 2-4 meter
(Taenia solium)
Cara infeksi adalah dengan memakan daging babi, sapi atau
kerbau yang mentah atau belum matang yang mengandung
larva Taenia. Larva dewasa di usus halus manusia.
Siklus Hidup Taenia sp.
Gejala apabila seseorang terkena infeksi
cacing pita
 Perut terasa mulas dan mual
 Terkadang perut terasa perih seperti ditusuk
tetapi akan hilang sesudah makan
 Badan terlihat kurus
 Wajah pucat
 Kepala pusing
 Kurang nafsu makan
 Feses berlendir
Obat dan Mekanismenya
Niklosamid
Meningkatkan kepekaan cacing
terhadap enzim protease, sehingga cacing
yang tubuhnya terdapat banyak protein akan
rusak. Scolex dan proglotid cacing akan
hancur sehingga tidak dapat ditemukan di
dalam feses.
Pencegahan
Pengobatan kepada sapi dan kambing
yang terinfeksi (dokter hewan), dan
menghindari memakan daging mentah atau
dimasak tidak sempurna.
Ppt parasit kelompok iv

Ppt parasit kelompok iv

  • 1.
    MIKROBIOLOGI FARMASI DAN PARASITOLOGI KelasC Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo Parasit
  • 2.
    KELOMPOK IV B(EMPAT B) Istiqamah (O1A114094) Dwi Octa Affrilly (O1A115084) Muhammad Ikhsan Idrus (O1A115111)
  • 3.
    PARASIT Parasit adalah organismeyang hidup menumpang, untuk sementara atau terus menerus, pada permukaan atau didalam organisme lain, bertujuan untuk memperoleh perlindungan, mengambil makanan sebagian atau seluruhnya guna kelangsungan hidupnya. HOSPES Hospes/tuan rumah adalah : Organisme yang mengandung parasit
  • 4.
  • 5.
    PEMBAGIAN PARASIT Zooparasit Protozoa Sarcomastigophora ( Flagellata& Amoeba) Apicomplexa ( Sporozoa) Ciliophora (Ciliata) Metazoa Helminthes (Cacing) Arthropoda (Serangga)
  • 6.
    Ciri-Ciri Parasit • Uniseluler •Eukariotik (memiliki membran sel) • Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni • Heterotrof (tidak dapat menghasilkan makanan sendiri) Protozoa • Multiseluler • Prokariotik • Soliter atau berkoloni • Heterotrof Metazoa
  • 7.
    Pembagian Parasit •Menurut tempathidup: • Ektoparasit, yaitu parasit yang menginfeksi inang dari luar. Contoh: Aedes aegypti • Endoparasit , yaitu parasit yang menginfeksi di dalam tubuh (organ) inang. Contoh: Taenia •Menurut kebutuhan akan hospes • Parasit obligat, yaitu parasit yang mutlak memerlukan inang. Contoh: Plasmodium sp. • Parasit fakultatif, yaitu parasit yang karena suatu sebab terpaksa hidup sebagai parasit. Contoh: Acanthamoeba
  • 8.
    Pembagian Parasit •Menurut jumlahspesies hospes yg dapat dihinggapi: • Monoksen, yaitu parasit yang membutuhkan inang dalam menyelesaikan siklus hidupnya. Contoh: Enterobius vermicularis • Poliksen, yaitu parasit yang membutuhkan lebih dari satu inang. Contoh: Trichinella spinalis •Menurut lamanya menetap pada hospes • Parasit permanen, yaitu parasit yang menhabiskan hidupnya dalam inang.Contoh: Ascaris lumbricoides • Parasit temporer, yaitu parasit yang mengujungi inangnya pada waktu tertentu. Contoh: Aedes aegypti •Menurut tingkat efek penularannya - Parasit patogen, yaitu parasit yang membawa penyakit terhadap inang.Contoh: Plasmodium malariae - Parasit non-patogen, yaitu parasit yang tidak membawa penyakit. Contoh: Fasciola gigantea
  • 9.
    Cara Bereproduksi  Seksual Konjugasi Peleburan inti sel pada organisme yang belum jelas alat kelaminnya. Contohnya pada Paramaecium sp. • Peleburan gamet (Isogami dan Anisogami) Peleburan gamet hasil fertilisasi dimana telah dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina.
  • 10.
    Cara Bereproduksi  Aseksual Pembelahan mitosis (biner), yaitu pembelahan yang diawali dengan pembelahan inti dan diikuti pembelahan sitoplasma, kemudian menghasilkan 2 sel baru. Contohnya pada Amoeba.
  • 11.
    1. Cacing gelang(Ascaris lumbricoides) 2. Cacing kremi (Oxyrus vermicularis) 3. Cacing tambang (Ankylostiamia) 4. Cacing cambuk (Trichinella spinalis) 5. Cacing pita (Taenia) Jenis cacing yang biasa tumbuh dalam tubuh manusia
  • 12.
    Penyakit yang ditimbulkan TaeniasisTaenia solium & Taenia saginata Taeniasis adalah penyakit akibat infeksi parasit (cacing) yang menular dari hewan ke manusia (zoonosis) yang disebabkan oleh cacing taenia. Taeniasis umumnya ditemukan pada masyarakat dengan sanitasi yang tidak baik.
  • 13.
    Cacing pita (Taenia) Taeniamerupakan salah satu marga cacing pita yang anggota-anggotanya dikenal sebagai parasit vertebrata yang menginfeksi manusia, babi, sapi, dan kerbau.
  • 14.
    Morfologi • Berbentuk pipih •Menyerupai pita • Panjangnya 5-12 meter (Taenia saginata) dan 2-4 meter (Taenia solium) Cara infeksi adalah dengan memakan daging babi, sapi atau kerbau yang mentah atau belum matang yang mengandung larva Taenia. Larva dewasa di usus halus manusia.
  • 15.
  • 16.
    Gejala apabila seseorangterkena infeksi cacing pita  Perut terasa mulas dan mual  Terkadang perut terasa perih seperti ditusuk tetapi akan hilang sesudah makan  Badan terlihat kurus  Wajah pucat  Kepala pusing  Kurang nafsu makan  Feses berlendir
  • 17.
    Obat dan Mekanismenya Niklosamid Meningkatkankepekaan cacing terhadap enzim protease, sehingga cacing yang tubuhnya terdapat banyak protein akan rusak. Scolex dan proglotid cacing akan hancur sehingga tidak dapat ditemukan di dalam feses.
  • 18.
    Pencegahan Pengobatan kepada sapidan kambing yang terinfeksi (dokter hewan), dan menghindari memakan daging mentah atau dimasak tidak sempurna.