PENGENALAN BIOLOGI KARANG Yayasan TERANGI
Ekosistem di perairan laut dangkal yang sebagian besar terbentuk oleh karang. Menjadi tempat tinggal, berkembang biak, dan tempat mencari makan bagi ikan-ikan dan makhluk laut lainnya. Terumbu Karang:
Terumbu dapat terbentuk oleh aktivitas  makhluk hidup (disebut  biogenic reef ). Terumbu biogenik dapat dibentuk antara  lain oleh tumbuhan alga/ganggang yang  mensekresikan kapur, hewan moluska  (kerang-kerangan dan keong), karang,  bakteri, dll.).  Terumbu awal dikenal sebagai  stromatolites. Karang keras pertama kali ditemukan  hidup di bumi sekitar 250 juta tahun yang  lalu. Asal Terumbu
POLIP KARANG Karang   ialah hewan yang avertebrata laut.  Karena bentuknya, karang sering disebut juga  polip karang. Karang keras tergolong ke dalam Filum Cnidaria seperti halnya ubur-ubur, karang lunak ( soft coral ), dan juga anemon.
Polip Karang Keras Karang keras    karang yang dapat mensekresikan/membentuk rangka kapur. Rangka kapur dapat terbentuk melalui reaksi kimia, adanya unsur Ca +  dan ion karbon dan bantuan zooxanthellae.
Zooxanthellae (baca: Zusantel) adalah tumbuhan alga mikroskopik Ada sekitar 1 juta zooxanthellae di dalam 1 cm 3  jaringan karang. Selain dalam karang, zooxanthellae juga bersimbiosis dengan kerang dan anemon.    ZOOXANTHELLAE mendapat unsur anorganik sisa karang untuk fotosintesis, dan tempat yang aman untuk hidup.    KARANG KERAS mendapat bahan makanan dan bantuan dalam proses kalsifikasi.
Zooxanthellae memiliki pigmen, yang memberi warna pada karang, yakni kuning dan coklat.  Jika tidak bersimbiosis, zooxanthellae hidup sebagai Plankton di perairan laut. Tahukah  anda?
CARA MAKAN POLIP KARANG Polip karang dengan tentakel-tentakelnya menangkap plankton yang berenang (malam hari) Zooxanthellae dengan bantuan sinar matahari berfotosintesis dan membagi hasilnya pada karang (siang hari) Jika hasil fotosintesis > dari proses respirasi yang dibutuhkan zooxanthellae dan karang, maka sisanya dapat digunakan sebagai sumber energi bagi karang
TENTAKEL karang adalah alat untuk menangkap makanan berupa plankton. Siang hari   Malam hari Sel penyengat di dlm tentakel
1 polip bertunas menjadi banyak polip Bagaimana Cara Karang Keras Memperbesar Koloni ? Cara 1: Bertunas (ekstratentakular) Cara 2: Membelah Diri (Intratentakular)
Secara seksual, karang menghasilkan sel telur dan sperma Bagaimana Cara Karang Keras berkembang biak ? Cara 1: Aseksual Cara 2: Seksual Polip Bailout Fragmentasi Parthenogenesis
Tipe kelamin pada karang: Gonokoris Satu individu karang menghasilkan salah satu (sperma / sel telur) Hermafrodit Satu individu karang menghasilkan keduanya (sperma + sel telur)    Hermafrodit simultan    Hermafrodit bergantian
Seksual Bertemunya sel telur dan sperma lalu membentuk planula (larva karang).  Perkembangbiakkan seksual ada yang bertipe  Brooder ,  dan ada yang  Spawner. Sekitar 85%  karang keras bereproduksi dengan cara spawner. sel telur sel sperma
Setelah proses reproduksi  Rekruitmen (larva karang menempel pada substrat keras di dasar laut) (18-72 jam) Metamorfosis (larva karang yang telah menempel lalu berkembang menjadi polip) (3-4 minggu) Proses kalsifikasi membentuk rangka kapur
Hambatan kematangan seksual pada karang dipengaruhi oleh: Sedimentasi Pencemaran (pestisida) Pencemaran (minyak) Tingginya tingkat survival karang muda dipengaruhi oleh: Substrat keras dan padat Substrat vertikal, daripada yang horisontal Lokasi menempelnya di perairan yang  cukup dangkal
TIPE-TIPE KOLONI KARANG KERAS Karang keras ( hard corals ) membentuk koloni: 1. Bercabang (branching)  2. Padat (massive    karang otak) 3. Plate (karang meja) 4. Lembaran (karang daun)  5. Soliter (karang jamur)
Karang bercabang Karang daun (foliouse) Karang meja (tabulate)
Karang merayap (encrusting) Karang masif
PERTUMBUHAN KARANG Karang membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh. Karang masif    1 tahun = 1-3 cm Karang bercabang    1 tahun = 12 cm
Take only pictures and Leave only bubbles !

Biologi Karang

  • 1.
  • 2.
    Ekosistem di perairanlaut dangkal yang sebagian besar terbentuk oleh karang. Menjadi tempat tinggal, berkembang biak, dan tempat mencari makan bagi ikan-ikan dan makhluk laut lainnya. Terumbu Karang:
  • 3.
    Terumbu dapat terbentukoleh aktivitas makhluk hidup (disebut biogenic reef ). Terumbu biogenik dapat dibentuk antara lain oleh tumbuhan alga/ganggang yang mensekresikan kapur, hewan moluska (kerang-kerangan dan keong), karang, bakteri, dll.). Terumbu awal dikenal sebagai stromatolites. Karang keras pertama kali ditemukan hidup di bumi sekitar 250 juta tahun yang lalu. Asal Terumbu
  • 4.
    POLIP KARANG Karang ialah hewan yang avertebrata laut. Karena bentuknya, karang sering disebut juga polip karang. Karang keras tergolong ke dalam Filum Cnidaria seperti halnya ubur-ubur, karang lunak ( soft coral ), dan juga anemon.
  • 5.
    Polip Karang KerasKarang keras  karang yang dapat mensekresikan/membentuk rangka kapur. Rangka kapur dapat terbentuk melalui reaksi kimia, adanya unsur Ca + dan ion karbon dan bantuan zooxanthellae.
  • 6.
    Zooxanthellae (baca: Zusantel)adalah tumbuhan alga mikroskopik Ada sekitar 1 juta zooxanthellae di dalam 1 cm 3 jaringan karang. Selain dalam karang, zooxanthellae juga bersimbiosis dengan kerang dan anemon.  ZOOXANTHELLAE mendapat unsur anorganik sisa karang untuk fotosintesis, dan tempat yang aman untuk hidup.  KARANG KERAS mendapat bahan makanan dan bantuan dalam proses kalsifikasi.
  • 7.
    Zooxanthellae memiliki pigmen,yang memberi warna pada karang, yakni kuning dan coklat. Jika tidak bersimbiosis, zooxanthellae hidup sebagai Plankton di perairan laut. Tahukah anda?
  • 8.
    CARA MAKAN POLIPKARANG Polip karang dengan tentakel-tentakelnya menangkap plankton yang berenang (malam hari) Zooxanthellae dengan bantuan sinar matahari berfotosintesis dan membagi hasilnya pada karang (siang hari) Jika hasil fotosintesis > dari proses respirasi yang dibutuhkan zooxanthellae dan karang, maka sisanya dapat digunakan sebagai sumber energi bagi karang
  • 9.
    TENTAKEL karang adalahalat untuk menangkap makanan berupa plankton. Siang hari Malam hari Sel penyengat di dlm tentakel
  • 10.
    1 polip bertunasmenjadi banyak polip Bagaimana Cara Karang Keras Memperbesar Koloni ? Cara 1: Bertunas (ekstratentakular) Cara 2: Membelah Diri (Intratentakular)
  • 11.
    Secara seksual, karangmenghasilkan sel telur dan sperma Bagaimana Cara Karang Keras berkembang biak ? Cara 1: Aseksual Cara 2: Seksual Polip Bailout Fragmentasi Parthenogenesis
  • 12.
    Tipe kelamin padakarang: Gonokoris Satu individu karang menghasilkan salah satu (sperma / sel telur) Hermafrodit Satu individu karang menghasilkan keduanya (sperma + sel telur)  Hermafrodit simultan  Hermafrodit bergantian
  • 13.
    Seksual Bertemunya seltelur dan sperma lalu membentuk planula (larva karang). Perkembangbiakkan seksual ada yang bertipe Brooder , dan ada yang Spawner. Sekitar 85% karang keras bereproduksi dengan cara spawner. sel telur sel sperma
  • 14.
    Setelah proses reproduksi Rekruitmen (larva karang menempel pada substrat keras di dasar laut) (18-72 jam) Metamorfosis (larva karang yang telah menempel lalu berkembang menjadi polip) (3-4 minggu) Proses kalsifikasi membentuk rangka kapur
  • 15.
    Hambatan kematangan seksualpada karang dipengaruhi oleh: Sedimentasi Pencemaran (pestisida) Pencemaran (minyak) Tingginya tingkat survival karang muda dipengaruhi oleh: Substrat keras dan padat Substrat vertikal, daripada yang horisontal Lokasi menempelnya di perairan yang cukup dangkal
  • 16.
    TIPE-TIPE KOLONI KARANGKERAS Karang keras ( hard corals ) membentuk koloni: 1. Bercabang (branching) 2. Padat (massive  karang otak) 3. Plate (karang meja) 4. Lembaran (karang daun) 5. Soliter (karang jamur)
  • 17.
    Karang bercabang Karangdaun (foliouse) Karang meja (tabulate)
  • 18.
  • 19.
    PERTUMBUHAN KARANG Karangmembutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh. Karang masif  1 tahun = 1-3 cm Karang bercabang  1 tahun = 12 cm
  • 20.
    Take only picturesand Leave only bubbles !