1. Asmaul C (05)
2. Intan TO (13)
3. Nafika E.R.C (24)
4. Nurindah F (26)
5. Siti RA (32)
NAMA KELOMPOK
BILANGAN KUANTUM & BENTUK ORBITAL
GOLONGAN PERIODE
1. FaktaBilanganKuantum& bentuk
Orbital
2. KonsepBilanganKuantum& bentuk
Orbital
3. Prinsip/rumusBilanganKuantum &
bentuk orbital
4. FaktaGolonganPeriode
5. KonsepGolongan Periode
6. PrinsipGolonganPeriode
Bilangan Kuantum dan Bentuk Orbital
Persamaan gelombang oleh Erwin Schrodinger
memperjelas kemungkinan ditemukannya elektron
melalui bilangan-bilangan kuantum. Daerah paling
mungkin ditemukannya elektron disebut orbital,
sehingga bilangan-bilangan akan memperjelas posisi
elektron dalam atom.
Pada teori atom mekanika kuantum, untuk
menggambarkan posisi elektron digunakan bilangan-
bilangan kuantum. Daerah kemungkinan elektron
berada disebut orbital. Orbital memiliki bentuk yang
berbeda-beda.
Fakta Bilangan Kuantum& Orbitel
Konsep Bilangan Kuantum& BentukOrbital
Bilangan Kuantum adalah suatu nilai
yang menjelaskan kuantitas kekal dalam
sistem dinamis. Bilangan kuantum
menggambarkan sifat orbital dan
elektron dalam orbital.
Bilangan kuantum menentukan tingkat
energi utama atau jarak dari inti, bentuk
orbital, orientasi orbital, dan spin
elektron. Setiap sistem kuantum dapat
memiliki satu atau lebih bilangan
kuantum.
a. Bilangan Kuantum utama (n)
yang menyatakan TINGKAT
ENERGI
b. Bilangan Kuantum Azimut (ℓ)
yang menyatakan BENTUK
ORBITAL
c. Bilangan Kuantum Magnetik
(m) yang menyatakan
ORRIENTASI ORBITAL dalam
ruang tiga dimensi
d. Bilangan Kuantum Spin (S)
Macam-macam Bilangan
Kuantum
• Bilangan Kuantum Utama
3s²= Maka bilangan kuantum utamanya
adalah 3
2p³= Maka bilangan kuantum utamanya
adalah 2
• Bilangan Kuantum Azimut
Jika n = 3, maka bilangan kuantum azimut
yang mungkin dimiliki adalah 0,1 dan 2
Jika n = 2, maka bilangan kuantum yang
mungkin dimiliki adalah 0 dan 1
Selain menyatakan bentuk orbital, bilangan
kuantum azimuth juga mengatakan subkulit
Prinsip BilanganKuantum & Bentuk
Orbitel
• Bilangan Kuantum Magnetik
Bilangan kuantum magnetik menyatakan orientasi
orbital dalam ruang. Bilangan kuantum magnetik
mempunyai nilai dari +l sampai -l termasuk 0
Contoh: l = 2, maka bilangan kuantum
magnetiknya: - 2,-1,0,+1,+2
l = 1, maka bilangan kuantum
magnetiknya : -1,0,+1
Bilangan kuantum magnetik juga bisa dinyatakan
dalam bentuk diagram orbital.
Contoh: l = 1, m = -1 , 0 , +1, maka diagram
orbitalnya adalah:
-1 0 +1
• Bilangan Kuantum Spin
Bilangan kuantum spin digunakan untuk
menentukan arah putaran. Sedangkan arah
putaran yang mungkin yaitu:
1- Mengarah keatas, dengan nilai + ½
2- Mengarah kebawah dengan nilai - ½
1. Jika konfigurasi elektron berakhir pada sn
maka unsur tsb pada golongan nA
2. Jika konfigurasi elektron berakhir pada Pn
maka unsur tsb terdapat pada golongan
(n+2)A
3. Jika konfigurasi elektron berakhir pada dn
maka unsur tsb terdapat pada golongan
(n+2)B berjumlah 8, 9, 10 unsur tsb
4.. Jika konfigurasi elektron berakhir pada fn
maka unsur tsb terdapat pada Lantanida
Golongan
Golongan unsur pada sistem periodik unsur
moderndisusun berdasarkan jumlah
elektron valensi (elektron yang terletak
padakulit terluar). Unsur dalam satu
golongan mempunyai sifat yang cenderung
sama dan ditempatkan dalam arah vertikal
(kolom).
Konsep Golongan Periode
Periode
Periode unsurpada sistem periodik unsur
modem disusun dalam arah horisontal
(baris) untukmenunjukkankelompok unsur
yang mempunyaijumlahkulitsama.
Konsep Golongan Periode
Golongan dan periode dapat ditentukan
dengan cara menuliskan konfigurasi
elektron. Konfigurasi elektronadalah
penataan elektron dalarn atom yang
ditentukan berdasarkan jumlah elektron.
Pada konfigurasi elektron, jumlah elektron
valensi menunjukkan nomorgolongan,
sedangkan jumlah kulit yang sudah terisi
elektron (n terbesar)menunjukkan periode
Konsep Golongan Periode
Unsur dengan nomor atom 11, konfigurasinya : 1s2 2s2
2p6 3s1
- n = 3, berarti periode 3 (kulit M).
- elektron valensi (terluar) 3s sebanyak 1
elektron, berarti termasuk golongan IA.
Unsur Ga dengan nomor atom 31, konfigurasinya
: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p1
-
Prinsip GolonganPeriode
n = 4, berarti perioda 4 (kulit N).
- elektronvalensi 4s2 4p1, berarti
golongan IIIA.
Unsur Sc dengan nomor atom 21,
konfigurasinya : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2
3d1
- n = 4, berarti perioda 4 (kulit N).
- 3d1 4s2 berarti golongan IIIB.
Unsur Fe dengan nomor atom 26,
konfigurasinya : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2
3d10
- n = 4, berarti perioda 4 (kulit N).
- 3d6 4s2 , berarti golongan VIII.
A. Tentukan nomor periode dan
golongan pada unsur 11 Na
B. Tentukan nomor periode dan
golongan pada unsur 20Ca
C. Tentukan nomor periode dan
golongan pada unsur 35Br
D. Pengisian orbital oleh elektron
mengikuti aturan dengan
memerhatikan 3 hal, sebutkan apa
saja?
E. Apa perbedaan golangan dan
periode?
SOAL
1)11Na: 2 8 1
Periode ke-3 (jumlah kulit 3)
Golongan IA (jumlah elektron valensi 1)
2) 20Ca : 2 8 8 2
Periode ke-4
Golongan IIA
3) 35Br: 2 8 18 7
Periode ke-4
Golongan VIIA
4)Pengisian orbital oleh elektron mengikuti aturan dengan
memerhatian 3 hal : azas aufbau, asa larangan pauli,dan
azas hund
JAWABAN
5) Perbedaan golan dan periode :
Golangan merupakan laju vertikal dalam sistem
periodik, yang terdiri dari 8 golongan utama
(golongan A) dan 8 golongan transisi (golongan B)
Periode merupakan lajur horizontal dalam
periodik,yang terdiri dari 7 periode.
Terimakasih
‘ㅅ’
감사합니다~

Bilangan kuantum & golongan periode

  • 1.
    1. Asmaul C(05) 2. Intan TO (13) 3. Nafika E.R.C (24) 4. Nurindah F (26) 5. Siti RA (32) NAMA KELOMPOK
  • 2.
    BILANGAN KUANTUM &BENTUK ORBITAL GOLONGAN PERIODE 1. FaktaBilanganKuantum& bentuk Orbital 2. KonsepBilanganKuantum& bentuk Orbital 3. Prinsip/rumusBilanganKuantum & bentuk orbital 4. FaktaGolonganPeriode 5. KonsepGolongan Periode 6. PrinsipGolonganPeriode
  • 3.
    Bilangan Kuantum danBentuk Orbital Persamaan gelombang oleh Erwin Schrodinger memperjelas kemungkinan ditemukannya elektron melalui bilangan-bilangan kuantum. Daerah paling mungkin ditemukannya elektron disebut orbital, sehingga bilangan-bilangan akan memperjelas posisi elektron dalam atom. Pada teori atom mekanika kuantum, untuk menggambarkan posisi elektron digunakan bilangan- bilangan kuantum. Daerah kemungkinan elektron berada disebut orbital. Orbital memiliki bentuk yang berbeda-beda. Fakta Bilangan Kuantum& Orbitel
  • 4.
    Konsep Bilangan Kuantum&BentukOrbital Bilangan Kuantum adalah suatu nilai yang menjelaskan kuantitas kekal dalam sistem dinamis. Bilangan kuantum menggambarkan sifat orbital dan elektron dalam orbital. Bilangan kuantum menentukan tingkat energi utama atau jarak dari inti, bentuk orbital, orientasi orbital, dan spin elektron. Setiap sistem kuantum dapat memiliki satu atau lebih bilangan kuantum.
  • 5.
    a. Bilangan Kuantumutama (n) yang menyatakan TINGKAT ENERGI b. Bilangan Kuantum Azimut (ℓ) yang menyatakan BENTUK ORBITAL c. Bilangan Kuantum Magnetik (m) yang menyatakan ORRIENTASI ORBITAL dalam ruang tiga dimensi d. Bilangan Kuantum Spin (S) Macam-macam Bilangan Kuantum
  • 6.
    • Bilangan KuantumUtama 3s²= Maka bilangan kuantum utamanya adalah 3 2p³= Maka bilangan kuantum utamanya adalah 2 • Bilangan Kuantum Azimut Jika n = 3, maka bilangan kuantum azimut yang mungkin dimiliki adalah 0,1 dan 2 Jika n = 2, maka bilangan kuantum yang mungkin dimiliki adalah 0 dan 1 Selain menyatakan bentuk orbital, bilangan kuantum azimuth juga mengatakan subkulit Prinsip BilanganKuantum & Bentuk Orbitel
  • 7.
    • Bilangan KuantumMagnetik Bilangan kuantum magnetik menyatakan orientasi orbital dalam ruang. Bilangan kuantum magnetik mempunyai nilai dari +l sampai -l termasuk 0 Contoh: l = 2, maka bilangan kuantum magnetiknya: - 2,-1,0,+1,+2 l = 1, maka bilangan kuantum magnetiknya : -1,0,+1 Bilangan kuantum magnetik juga bisa dinyatakan dalam bentuk diagram orbital. Contoh: l = 1, m = -1 , 0 , +1, maka diagram orbitalnya adalah: -1 0 +1
  • 8.
    • Bilangan KuantumSpin Bilangan kuantum spin digunakan untuk menentukan arah putaran. Sedangkan arah putaran yang mungkin yaitu: 1- Mengarah keatas, dengan nilai + ½ 2- Mengarah kebawah dengan nilai - ½
  • 9.
    1. Jika konfigurasielektron berakhir pada sn maka unsur tsb pada golongan nA 2. Jika konfigurasi elektron berakhir pada Pn maka unsur tsb terdapat pada golongan (n+2)A 3. Jika konfigurasi elektron berakhir pada dn maka unsur tsb terdapat pada golongan (n+2)B berjumlah 8, 9, 10 unsur tsb 4.. Jika konfigurasi elektron berakhir pada fn maka unsur tsb terdapat pada Lantanida
  • 10.
    Golongan Golongan unsur padasistem periodik unsur moderndisusun berdasarkan jumlah elektron valensi (elektron yang terletak padakulit terluar). Unsur dalam satu golongan mempunyai sifat yang cenderung sama dan ditempatkan dalam arah vertikal (kolom). Konsep Golongan Periode
  • 11.
    Periode Periode unsurpada sistemperiodik unsur modem disusun dalam arah horisontal (baris) untukmenunjukkankelompok unsur yang mempunyaijumlahkulitsama. Konsep Golongan Periode
  • 12.
    Golongan dan periodedapat ditentukan dengan cara menuliskan konfigurasi elektron. Konfigurasi elektronadalah penataan elektron dalarn atom yang ditentukan berdasarkan jumlah elektron. Pada konfigurasi elektron, jumlah elektron valensi menunjukkan nomorgolongan, sedangkan jumlah kulit yang sudah terisi elektron (n terbesar)menunjukkan periode Konsep Golongan Periode
  • 13.
    Unsur dengan nomoratom 11, konfigurasinya : 1s2 2s2 2p6 3s1 - n = 3, berarti periode 3 (kulit M). - elektron valensi (terluar) 3s sebanyak 1 elektron, berarti termasuk golongan IA. Unsur Ga dengan nomor atom 31, konfigurasinya : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p1 - Prinsip GolonganPeriode
  • 14.
    n = 4,berarti perioda 4 (kulit N). - elektronvalensi 4s2 4p1, berarti golongan IIIA. Unsur Sc dengan nomor atom 21, konfigurasinya : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1 - n = 4, berarti perioda 4 (kulit N). - 3d1 4s2 berarti golongan IIIB. Unsur Fe dengan nomor atom 26, konfigurasinya : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 - n = 4, berarti perioda 4 (kulit N). - 3d6 4s2 , berarti golongan VIII.
  • 15.
    A. Tentukan nomorperiode dan golongan pada unsur 11 Na B. Tentukan nomor periode dan golongan pada unsur 20Ca C. Tentukan nomor periode dan golongan pada unsur 35Br D. Pengisian orbital oleh elektron mengikuti aturan dengan memerhatikan 3 hal, sebutkan apa saja? E. Apa perbedaan golangan dan periode? SOAL
  • 16.
    1)11Na: 2 81 Periode ke-3 (jumlah kulit 3) Golongan IA (jumlah elektron valensi 1) 2) 20Ca : 2 8 8 2 Periode ke-4 Golongan IIA 3) 35Br: 2 8 18 7 Periode ke-4 Golongan VIIA 4)Pengisian orbital oleh elektron mengikuti aturan dengan memerhatian 3 hal : azas aufbau, asa larangan pauli,dan azas hund JAWABAN
  • 17.
    5) Perbedaan golandan periode : Golangan merupakan laju vertikal dalam sistem periodik, yang terdiri dari 8 golongan utama (golongan A) dan 8 golongan transisi (golongan B) Periode merupakan lajur horizontal dalam periodik,yang terdiri dari 7 periode.
  • 18.