METABOLISME
• TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Mendiskripsikan pengertian metabolisme dan
menyebutkan fungsi enzim dalam peristiwa
metabolisme
2. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja
enzim
3. Mengidentifikasi enzim yang berperan dalam
katabolisme gula dan anabolisme karbohidrat
4. Menjelaskan kaitan katabolisme dan metabolisme
5. Mengidentifikasi hasil katabolisme pati dan anabolisme
karbohidrat
6. Membuat diagram kaitan antara katabolisme
karbohidrat, protein, dan lemak
7. Menjelaskan perbedaan antara respirasi aerobik dan
anaerobik
8. Menjelaskan tentang reaksi terang dan gelap dalam
fotosintesis
PENDAHULUAN
• Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat
dimusnahkan.
• Akan tetapi energi hanya dapat diubah dari
satu bentuk ke bentuk lainnya (transformasi
energi).
• Makhluk hidup melakukan transformasi energi
melalui proses metabolisme yang berlangsung
di dalam sel tubuh.
A. Pengertian metabolisme
– Metabolisme (bahasa Yunani
metabole=berubah) secara harfiah berarti
“perubahan”
– Jalur metabolisme:
1. Katabolisme (merombak molekul-molekul
kompleks menjadi molekul yang sederhana)
2. Anabolisme (membangun molekul kompleks
dari molekul-molekul sederhana)
• Reaksi-reaksi di dalam tubuh berlangsung
secara optimal pada suhu270
C (suhu ruang),
misalnya hewan poikiloterm (hewan berdarah
dingin) dan hewan homoioterm (hewan
berdarah panas)
• Agar reaksi-reaksi berjalan lebih cepat
diperlukan katalisator.
• Katalisator adalah zat yang mempercepat
reaksi tetapi zat itu tidak ikut bereaksi,
contoh: enzim dan ribozim.
Gambar. Enzim sebagai katalisator
B. Enzim
–Enzim merupakan pengatur suatu reaksi
–Bahan tempat enzim bekerja disebut
substrat
–Contoh reaksi:
Maltosa 2Glukosa
(substrat) (produk)
Maltase
(enzim)
1. Struktur Enzim
– Enzim lengkap (holoenzim) tersusun atas 2
bagian, yaitu:
a. Bagian protein (apoenzim):
- tersusun atas asam-asam amino,
- Bersifat labil, misalnya karena suhu dan
keasaman.
b. Gugus prostetik (gugusan yang aktif):
- Berasal dari molekul anorganik (kofaktor),
misalnya Fe, Cu dan Zn,
- Berasal dari senyawa organik kompleks (koenzim),
misalnya NADH, FADH dan tiamin.
Gambar. Enzim
2. Ciri-ciri enzim
a. Biokatalisator
b. Protein
c. Bekerja secara khusus
d. Dapat digunakan berulang kali
e. Rusak oleh panas
f. Tidak ikut bereaksi
g. Bekerja dapat balik
h. Kerjanya dipengaruhi faktor lingkungan,
misalnya suhu, pH, inhibitor dan aktivator.
Gambar. Enzim sebagai katalisator
3. Penamaan Enzim
–Enzim diberi nama sesuai dengan
substratnya dan diberi akhiran –se,
contohnya:
- Enzim selulase yang menguraikan
selulosa,
- Enzim lipase yang menguraikan lipid atau
lemak, dan
- Enzim protease yang menguraikan
protein.
4. Cara Kerja Enzim
a. Teori gembok-anak kunci (lock and key)
- Sisi aktif enzim mempunyai bentuk tertentu
yang hanya sesuai untuk satu jenis substrat
saja.
b. Teori Induced Fit
- Sisi aktif enzim bersifat fleksibel dalam
menyesuaikan strukutur sesuai dengan
struktur substrat.
5. Inhibitor
– Adalah zat yang dapat menghambat kerja
enzim.
– Dibedakan berdasarkan sifatnya, a.l:
a. Inhibitor reversibel, yaitu tidak
berikatan kuat dengan enzim.
Macamnya:
1) Inhibitor kompetitif
- Menempati sisi aktif enzim sehingga
substrat tidak dapat masuk.
2).Inhibitor non kompetitif
- Tidak mirip dengan substrat dan
berikatan pada sisi selain sisi aktif.
Gambar. Inhibitor kompetitif & non kompetitif
b. Inhibitor Irreversibel
–Berikatan dengan sifat aktif enzim secara
kuat sehingga tidak dapat terlepas.
–Enzim menjadi tidak aktif dan tidak dapat
kembali seperti semula (irreversibel)
C. Katabolisme
–Yaitu reaksi penguraian senyawa yang
kompleks menjadi senyawa yang lebih
sederhana dengan bantuan enzim.
–Menghasilkan energi.
–Contoh: respirasi ( yaitu proses
penguraian bahan makanan yang
menghasilkan energi)
- Berdasarkan kebutuhan akan O2,
respirasi dibedakan menjadi:
1. Respirasi aerobik,
- Menggunakan O2 bebas untuk mendapatkan
energi.
2. Respirasi anaerobik,
- Tidak menggunakan O2 bebas untuk
mendapatkan energi.
1. Katabolisme karbohidrat
- Contohnya respirasi dengan glukosa
sebagai bahan baku, yang diuraikan
menjadi CO2 dan H2O serta
menghasilkan energi.
a. Respirasi aerobik
- Secara sederhana dituliskan:
C6H12O6 + 6O2  6H2O + 6CO2 + 675 kkal
1) Glikolisis
- Yaitu peristiwa penguraian satu molekul glukosa
menjadi asam piruvat, NADH dan ATP.
- NADH (nikotinamida adenin dinukleotida
hidrogen).
- Berlangsung di dalam sitoplasma.
- Hasil akhir:
a. Atom molekul 6C (glukosa) berubah menjadi
3C (piruvat) sebanyak 2 mol,
b. Energi total yang dihasilkan 4 ATP,
c. Dua molekul NADH akan ditrasnfer ke rantai
transpor elektron.
2) Siklus Krebs
- Diambil dari nama Hans Krebs
- Berlangsung didalam mitokondria
- Mengubah asetil KoA menjadi asam sitrat.
- Hasil akhir:
a. Piruvat berubah menjadi asetil KoA,
menghasilkan 2 mol NADH karena yang
terlibat adalah 2 atom piruvat,
b. Dihasilkan 1 FADH2 dan 4 NADH,
c. Dihasilkan 1 ATP dan 3 gas CO2.
3) Transport Elektron
- Elektron dan H+
dari NADH dan FADH2
dibawa dari substrat satu ke substrat yang
lain.
- Hasil akhir:
a. Dihasilkan 30 ATP dari 10 NADH + 50
b. Dihasilkan 4 ATP dari 2 FAD + O2
Gambar. Proses respirasi aerobik
b. Respirasi Anaerobik
- Adalah reaksi pemecahan karbohidrat untuk
mendapatkan energi tanpa menggunakan O2.
- Terjadi pada:
1) Jaringan yang kekurangan O2,
2) Akar tumbuhan yang terendam air,
3) Biji tebal yang sulit ditembus O2,
4) Sel ragi dan bakteri anaerobik.
- Persamaan sederhananya:
C6H12O6  2C2H5OH + 2CO2 + 21 kkal
- Repirasi anaerobik itu:
a) Tidak memerlukan O2,
b) Menggunakan asam piruvat atau
asetaldehida sebagai pengikat H,
c) Menghasilkan asam laktat atau alkohol,
d) Hanya menghasilkan 2 molekul ATP atau
energi sebesar 21 kakl,
e) Tahapan reaksi lebih sederhana.
c. Fermentasi
- Termasuk respirasi anaerobik
- Sering kali diistilahkan proses penguraian
zat oleh mikroorganisme pengurai
menggunakan enzim-enzim yang ada di
dalam sel.
- Fermentasi sebagai perubahan enzimatik
dari substansi organik oleh mikroorganisme
untuk menghasilkan produk-produk organik
yang lebih sederhana.
Repirasi selulerRepirasi seluler FermentasiFermentasi
AlkoholAlkohol Asam laktatAsam laktat
GlukosaGlukosa
Asam piruvatAsam piruvat
OO22
COCO22
Air + 36 ATPAir + 36 ATP
GlukosaGlukosa
Asam piruvatAsam piruvat
COCO22
Alkohol + 2 ATPAlkohol + 2 ATP
GlukosaGlukosa
Asam piruvatAsam piruvat
Asam laktat +Asam laktat +
2ATP2ATP
2. Katabolisme Lemak
- Rekasi sederhananya:
Trigliserida + 3H2O --- gliserol + 3 asam lemak
lipase
3. Katabolisme Protein
- Protein diuraikan menjadi asam amino.
- Asam amino diubah menjadi asam
piruvat dan asetil KoA.
- Gugus amino yang dilepas dari asam
amino dibawa ke hati untuk diubah
menjadi amonia (NH3) dan dibuang
lewat urin.
D. Anabolisme
- Adalah reaksi penyusunan zat yang
berlangsung di dalam sel.
- Macamnya:
1. Anabolisme karbohidrat
- Dibedakan menjadi:
a. Fotosintesis
- Yaitu peristiwa penyusunan zat organik
dari zat anorganik dengan pertolongan
energi cahaya.
- Asimilasi karbon karena bahan baku
yang digunakan CO2
1. Proses fotosintesis
- Bertujuan memecah gula menjadi CO2, H2O, dan
energi.
- Terjadi di dalam kloroplas.
- Reaksi sederhananya:
6CO2 + 12H2O  C6H12O6 + 6O2 + 6H2O
Cahaya matahari
Klorofil
2. Percobaan tentang fotosintesis
a) Jan Ingenhousz
- Menggunakan Hydrilla verticulata
- Fotosintesis menghasilkan O2.
b) Theodor Wilhem Engelmann
- Menggunakan alga Spirogyra,
- Kesimpulan:
(1) Fotosintesis dilakukan oleh kloroplas,
(2) Kloroplas hanya berfotosintesis jika
terkena cahaya.
c) Julius von Sachs
- Fotosintesis menghasilkan amilum,
- Percobaan dengan menggunakan larutan
iodin yang diteteskan pada daun.
d) Robert Hill dan F.F Blackman
- Energi cahaya yang diterima digunakan
untuk memecah H2O menjadi H+
dan
menghasilkan produk samping berupa O2.
- Hill mengemukakan reaksi terang yaitu
fotolisis yang berlangsung dengan bantuan
cahaya.
- Reaksi terang terjadi di grana (tumpukan
tilakoid di dalam kloroplas).
- Tilakoid berupa gelembung pipih berbentuk
cakram yang membrannya mengandung
pigmen fotosintesis.
- Persamaan Hill:
12H2O + ADP + Pi + 12 NADP+
 6O2 + ATP 12NADPH + 12H+
cahaya
matahari
- Blackmann mengemukakan adanya rekasi
gelap yang terjadi di stroma (yaitu matriks
kloroplas tak berwarna yang mengandung
grana).
- Persamaan reaksi Blackmann:
6CO2 + ATP + 12NADPH + 12H+
 (CH2O)6 + 6H2O + NADP+
+ ADP + Pi
- Reaksi gabungan Hill dan Blackmann:
6CO2 + 12H2O + energi  C6H12O6 + 6H2O + 6O2
3. Cahaya yang berperan dalam fotosintesis
- Di dalam kloroplas terkandung beebrapa jenis
pigmen, yaitu:
a) Klorofil a,
- Menyerap cahaya merah dan biru-ungu.
- Berperan dalam reaksi terang.
- Berwarna hijau karena memantulkan cahaya warna hijau.
b) Klorofil b,
- Menyerap cahaya biru dan oranye.
- Memantulkan cahaya hijau-kuning.
c) Karotenoid
- Menyerap cahaya biru-hijau.
- Memantulkan cahaya kuning-oranye.
4). Tahapan proses fotosintesis
a. Penangkapan energi cahaya (fotosistem)
b. Aliran elektron
c. Perhatikan gambar
b. Siklus Calvin
– Ditemukan oleh Melvin Calvin.
– Merupakan proses penggunaan ATP dan
NADPH untuk mengubah CO2 menjadi
gula.
– Fase-fasenya:
1) Pengikatan (fiksasi) CO2
2) Reduksi
3) Pembentukan RuBP
Gambar. Proses siklus Calvin
c. Kemosintesis
–Yaitu penyusunan bahan organik dengan
menggunakan energi dari pemecahan
senyawa kimia.
–Energi yang dihasilkan lebih kecil
dibandingkan dengan menggunakan energi
cahaya.
–Contoh: bakteri Nitrobacter dengan reaksi,
Ca(NO2)2 + O2 ------------ Ca(NO3)2 + E
2. Anabolisme Lemak
– Disebut juga lipogenesis, yang terjadi di dalam
sitoplasma yang memiliki enzim kompleks, yaitu
asam lemak sitetase.
– Lemak dapat disintesis dari protein dan
karbohidrat.
– Lemak tersusun dari asam lemak dan gliserol.
– Asam lemak terbentuk dari Asetil KoA.
– Sintesis lemak berlangsung di retikulum
endoplasma.
3. Anabolisme Protein
– Protein tersusun atas senyawa asam
amino.
– Penyusunan gugus amino (-NH2) pada
suatu substrat disebut aminasi.
– Ada 2 cara sintesis protein, yaitu:
a. Reaksi aminasi reduksi,
b. Reaksi transaminasi.
a. Reaksi aminasi reduksi, diantaranya:
- aminasi dari asam oksaloasetat akan
menghasilkan asam aspartat,
- aminasi dari asam piruvat akan
menghasilkan alanin.
b. Reaksi transaminasi
- reaksi yangmelibatkan satu gugus amino
dari sati asam amino ke suatu asam α-
ketoglutamat dan asam amino baru.
SEKIAN
TERIMAKASIH BANYAK

Bab 02 metabolisme

  • 1.
  • 2.
    • TUJUAN PEMBELAJARAN: 1.Mendiskripsikan pengertian metabolisme dan menyebutkan fungsi enzim dalam peristiwa metabolisme 2. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim 3. Mengidentifikasi enzim yang berperan dalam katabolisme gula dan anabolisme karbohidrat 4. Menjelaskan kaitan katabolisme dan metabolisme 5. Mengidentifikasi hasil katabolisme pati dan anabolisme karbohidrat 6. Membuat diagram kaitan antara katabolisme karbohidrat, protein, dan lemak 7. Menjelaskan perbedaan antara respirasi aerobik dan anaerobik 8. Menjelaskan tentang reaksi terang dan gelap dalam fotosintesis
  • 3.
    PENDAHULUAN • Energi tidakdapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. • Akan tetapi energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya (transformasi energi). • Makhluk hidup melakukan transformasi energi melalui proses metabolisme yang berlangsung di dalam sel tubuh.
  • 4.
    A. Pengertian metabolisme –Metabolisme (bahasa Yunani metabole=berubah) secara harfiah berarti “perubahan” – Jalur metabolisme: 1. Katabolisme (merombak molekul-molekul kompleks menjadi molekul yang sederhana) 2. Anabolisme (membangun molekul kompleks dari molekul-molekul sederhana)
  • 5.
    • Reaksi-reaksi didalam tubuh berlangsung secara optimal pada suhu270 C (suhu ruang), misalnya hewan poikiloterm (hewan berdarah dingin) dan hewan homoioterm (hewan berdarah panas) • Agar reaksi-reaksi berjalan lebih cepat diperlukan katalisator. • Katalisator adalah zat yang mempercepat reaksi tetapi zat itu tidak ikut bereaksi, contoh: enzim dan ribozim.
  • 6.
  • 7.
    B. Enzim –Enzim merupakanpengatur suatu reaksi –Bahan tempat enzim bekerja disebut substrat –Contoh reaksi: Maltosa 2Glukosa (substrat) (produk) Maltase (enzim)
  • 8.
    1. Struktur Enzim –Enzim lengkap (holoenzim) tersusun atas 2 bagian, yaitu: a. Bagian protein (apoenzim): - tersusun atas asam-asam amino, - Bersifat labil, misalnya karena suhu dan keasaman. b. Gugus prostetik (gugusan yang aktif): - Berasal dari molekul anorganik (kofaktor), misalnya Fe, Cu dan Zn, - Berasal dari senyawa organik kompleks (koenzim), misalnya NADH, FADH dan tiamin.
  • 9.
  • 10.
    2. Ciri-ciri enzim a.Biokatalisator b. Protein c. Bekerja secara khusus d. Dapat digunakan berulang kali e. Rusak oleh panas f. Tidak ikut bereaksi g. Bekerja dapat balik h. Kerjanya dipengaruhi faktor lingkungan, misalnya suhu, pH, inhibitor dan aktivator.
  • 11.
  • 12.
    3. Penamaan Enzim –Enzimdiberi nama sesuai dengan substratnya dan diberi akhiran –se, contohnya: - Enzim selulase yang menguraikan selulosa, - Enzim lipase yang menguraikan lipid atau lemak, dan - Enzim protease yang menguraikan protein.
  • 13.
    4. Cara KerjaEnzim a. Teori gembok-anak kunci (lock and key) - Sisi aktif enzim mempunyai bentuk tertentu yang hanya sesuai untuk satu jenis substrat saja. b. Teori Induced Fit - Sisi aktif enzim bersifat fleksibel dalam menyesuaikan strukutur sesuai dengan struktur substrat.
  • 14.
    5. Inhibitor – Adalahzat yang dapat menghambat kerja enzim. – Dibedakan berdasarkan sifatnya, a.l: a. Inhibitor reversibel, yaitu tidak berikatan kuat dengan enzim. Macamnya: 1) Inhibitor kompetitif - Menempati sisi aktif enzim sehingga substrat tidak dapat masuk. 2).Inhibitor non kompetitif - Tidak mirip dengan substrat dan berikatan pada sisi selain sisi aktif.
  • 15.
  • 16.
    b. Inhibitor Irreversibel –Berikatandengan sifat aktif enzim secara kuat sehingga tidak dapat terlepas. –Enzim menjadi tidak aktif dan tidak dapat kembali seperti semula (irreversibel)
  • 17.
    C. Katabolisme –Yaitu reaksipenguraian senyawa yang kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan enzim. –Menghasilkan energi. –Contoh: respirasi ( yaitu proses penguraian bahan makanan yang menghasilkan energi)
  • 18.
    - Berdasarkan kebutuhanakan O2, respirasi dibedakan menjadi: 1. Respirasi aerobik, - Menggunakan O2 bebas untuk mendapatkan energi. 2. Respirasi anaerobik, - Tidak menggunakan O2 bebas untuk mendapatkan energi.
  • 19.
    1. Katabolisme karbohidrat -Contohnya respirasi dengan glukosa sebagai bahan baku, yang diuraikan menjadi CO2 dan H2O serta menghasilkan energi. a. Respirasi aerobik - Secara sederhana dituliskan: C6H12O6 + 6O2  6H2O + 6CO2 + 675 kkal
  • 20.
    1) Glikolisis - Yaituperistiwa penguraian satu molekul glukosa menjadi asam piruvat, NADH dan ATP. - NADH (nikotinamida adenin dinukleotida hidrogen). - Berlangsung di dalam sitoplasma. - Hasil akhir: a. Atom molekul 6C (glukosa) berubah menjadi 3C (piruvat) sebanyak 2 mol, b. Energi total yang dihasilkan 4 ATP, c. Dua molekul NADH akan ditrasnfer ke rantai transpor elektron.
  • 21.
    2) Siklus Krebs -Diambil dari nama Hans Krebs - Berlangsung didalam mitokondria - Mengubah asetil KoA menjadi asam sitrat. - Hasil akhir: a. Piruvat berubah menjadi asetil KoA, menghasilkan 2 mol NADH karena yang terlibat adalah 2 atom piruvat, b. Dihasilkan 1 FADH2 dan 4 NADH, c. Dihasilkan 1 ATP dan 3 gas CO2.
  • 22.
    3) Transport Elektron -Elektron dan H+ dari NADH dan FADH2 dibawa dari substrat satu ke substrat yang lain. - Hasil akhir: a. Dihasilkan 30 ATP dari 10 NADH + 50 b. Dihasilkan 4 ATP dari 2 FAD + O2
  • 23.
  • 24.
    b. Respirasi Anaerobik -Adalah reaksi pemecahan karbohidrat untuk mendapatkan energi tanpa menggunakan O2. - Terjadi pada: 1) Jaringan yang kekurangan O2, 2) Akar tumbuhan yang terendam air, 3) Biji tebal yang sulit ditembus O2, 4) Sel ragi dan bakteri anaerobik. - Persamaan sederhananya: C6H12O6  2C2H5OH + 2CO2 + 21 kkal
  • 25.
    - Repirasi anaerobikitu: a) Tidak memerlukan O2, b) Menggunakan asam piruvat atau asetaldehida sebagai pengikat H, c) Menghasilkan asam laktat atau alkohol, d) Hanya menghasilkan 2 molekul ATP atau energi sebesar 21 kakl, e) Tahapan reaksi lebih sederhana.
  • 26.
    c. Fermentasi - Termasukrespirasi anaerobik - Sering kali diistilahkan proses penguraian zat oleh mikroorganisme pengurai menggunakan enzim-enzim yang ada di dalam sel. - Fermentasi sebagai perubahan enzimatik dari substansi organik oleh mikroorganisme untuk menghasilkan produk-produk organik yang lebih sederhana.
  • 27.
    Repirasi selulerRepirasi selulerFermentasiFermentasi AlkoholAlkohol Asam laktatAsam laktat GlukosaGlukosa Asam piruvatAsam piruvat OO22 COCO22 Air + 36 ATPAir + 36 ATP GlukosaGlukosa Asam piruvatAsam piruvat COCO22 Alkohol + 2 ATPAlkohol + 2 ATP GlukosaGlukosa Asam piruvatAsam piruvat Asam laktat +Asam laktat + 2ATP2ATP
  • 28.
    2. Katabolisme Lemak -Rekasi sederhananya: Trigliserida + 3H2O --- gliserol + 3 asam lemak lipase
  • 29.
    3. Katabolisme Protein -Protein diuraikan menjadi asam amino. - Asam amino diubah menjadi asam piruvat dan asetil KoA. - Gugus amino yang dilepas dari asam amino dibawa ke hati untuk diubah menjadi amonia (NH3) dan dibuang lewat urin.
  • 30.
    D. Anabolisme - Adalahreaksi penyusunan zat yang berlangsung di dalam sel. - Macamnya: 1. Anabolisme karbohidrat - Dibedakan menjadi: a. Fotosintesis - Yaitu peristiwa penyusunan zat organik dari zat anorganik dengan pertolongan energi cahaya. - Asimilasi karbon karena bahan baku yang digunakan CO2
  • 31.
    1. Proses fotosintesis -Bertujuan memecah gula menjadi CO2, H2O, dan energi. - Terjadi di dalam kloroplas. - Reaksi sederhananya: 6CO2 + 12H2O  C6H12O6 + 6O2 + 6H2O Cahaya matahari Klorofil
  • 32.
    2. Percobaan tentangfotosintesis a) Jan Ingenhousz - Menggunakan Hydrilla verticulata - Fotosintesis menghasilkan O2. b) Theodor Wilhem Engelmann - Menggunakan alga Spirogyra, - Kesimpulan: (1) Fotosintesis dilakukan oleh kloroplas, (2) Kloroplas hanya berfotosintesis jika terkena cahaya.
  • 33.
    c) Julius vonSachs - Fotosintesis menghasilkan amilum, - Percobaan dengan menggunakan larutan iodin yang diteteskan pada daun. d) Robert Hill dan F.F Blackman - Energi cahaya yang diterima digunakan untuk memecah H2O menjadi H+ dan menghasilkan produk samping berupa O2.
  • 34.
    - Hill mengemukakanreaksi terang yaitu fotolisis yang berlangsung dengan bantuan cahaya. - Reaksi terang terjadi di grana (tumpukan tilakoid di dalam kloroplas). - Tilakoid berupa gelembung pipih berbentuk cakram yang membrannya mengandung pigmen fotosintesis. - Persamaan Hill: 12H2O + ADP + Pi + 12 NADP+  6O2 + ATP 12NADPH + 12H+ cahaya matahari
  • 35.
    - Blackmann mengemukakanadanya rekasi gelap yang terjadi di stroma (yaitu matriks kloroplas tak berwarna yang mengandung grana). - Persamaan reaksi Blackmann: 6CO2 + ATP + 12NADPH + 12H+  (CH2O)6 + 6H2O + NADP+ + ADP + Pi - Reaksi gabungan Hill dan Blackmann: 6CO2 + 12H2O + energi  C6H12O6 + 6H2O + 6O2
  • 36.
    3. Cahaya yangberperan dalam fotosintesis - Di dalam kloroplas terkandung beebrapa jenis pigmen, yaitu: a) Klorofil a, - Menyerap cahaya merah dan biru-ungu. - Berperan dalam reaksi terang. - Berwarna hijau karena memantulkan cahaya warna hijau. b) Klorofil b, - Menyerap cahaya biru dan oranye. - Memantulkan cahaya hijau-kuning. c) Karotenoid - Menyerap cahaya biru-hijau. - Memantulkan cahaya kuning-oranye.
  • 37.
    4). Tahapan prosesfotosintesis a. Penangkapan energi cahaya (fotosistem) b. Aliran elektron c. Perhatikan gambar
  • 38.
    b. Siklus Calvin –Ditemukan oleh Melvin Calvin. – Merupakan proses penggunaan ATP dan NADPH untuk mengubah CO2 menjadi gula. – Fase-fasenya: 1) Pengikatan (fiksasi) CO2 2) Reduksi 3) Pembentukan RuBP
  • 39.
  • 40.
    c. Kemosintesis –Yaitu penyusunanbahan organik dengan menggunakan energi dari pemecahan senyawa kimia. –Energi yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan energi cahaya. –Contoh: bakteri Nitrobacter dengan reaksi, Ca(NO2)2 + O2 ------------ Ca(NO3)2 + E
  • 41.
    2. Anabolisme Lemak –Disebut juga lipogenesis, yang terjadi di dalam sitoplasma yang memiliki enzim kompleks, yaitu asam lemak sitetase. – Lemak dapat disintesis dari protein dan karbohidrat. – Lemak tersusun dari asam lemak dan gliserol. – Asam lemak terbentuk dari Asetil KoA. – Sintesis lemak berlangsung di retikulum endoplasma.
  • 42.
    3. Anabolisme Protein –Protein tersusun atas senyawa asam amino. – Penyusunan gugus amino (-NH2) pada suatu substrat disebut aminasi. – Ada 2 cara sintesis protein, yaitu: a. Reaksi aminasi reduksi, b. Reaksi transaminasi.
  • 43.
    a. Reaksi aminasireduksi, diantaranya: - aminasi dari asam oksaloasetat akan menghasilkan asam aspartat, - aminasi dari asam piruvat akan menghasilkan alanin. b. Reaksi transaminasi - reaksi yangmelibatkan satu gugus amino dari sati asam amino ke suatu asam α- ketoglutamat dan asam amino baru.
  • 44.