Appetiz
er
MENYIAPKAN MAKANAN
PEMBUKA DAN SALAD
ELEMEN KOMPETENSI
• Mempersiapkan dan menyajikan
pilihan salad panas dan dingin
• Mempersiapkan dan menyajikan
pilihan hidangan pembuka panas
dan dingin
• Menghias dan menyajikan
pembangkit selera dengan rapih
dan sesuai temperature yang tepat
• Menyesuaikan pilihan perlengkapan
Appetizer
• ‘Appetizer' adalah istilah bahasa
Indonesia yaitu ‘hidangan
pembuka’. Sedangkan istilah
Perancis menyebutnya Hors
d’oeuvre. Appetizer merupakan
hidangan pembuka sebelum
hidangan utama (main course) yang
disajikan dengan tujuan
membangkitkan nafsu makan atau
selera makan
Syarat Appetizer
berikut:
• Appetizer hendaknya memiliki rasa yang enak
• Ringan
• Menyegarkan (biasanya berasa agak asam untuk
merangsang selera makan)
• Berukuran kecil (biet size, finger food )
• Disajikan dengan penampilan menarik
• Hidangan Appetizer hendaknya disajikan dengan
prima, meliputi rasa, aroma, penampilan, dan
kesesuaian dengan alat saji agar dapat
membangkitkan selera dan memberikan kesan
bahwa hidangan yang akan disajikan setelahnya
akan lebih enak lagi
Ciri – Ciri
Appetizer
berikut:
• Mempunyai variasi yang banyak. Salah satunya sup
dengan bahan rumput laut, tulang ikan hiu, jamur,
sampai seafood
• Memiliki warna yang khas yaitu sedikit menyala,
contohnya kuning atau merah terang
• Cita rasa yang ditampilkan unik, lembut dan tetap
menyegarkan
• Dihidangkan di awal
• Disajikan dalam porsi kecil, karena itu sering disebut
finger food
• Menggunakan bumbu- bumbu yang khas yaitu
bumbu yang merangsang pengeluaran asam
lambung sehingga menambah rasa lapar
Jenis - Jenis
Appetizer
• Berdasarkan Suhu,
1. Cold Appetizer/ Hidangan Pembuka Dingin,
hidangan pembuka dalam bentuk kecil, yang
berfungsi untuk merangsang nafsu makan, tidak
mengenyangkan (ringan dan lezat), tidak di
bumbui terlalu tajam, dibuat dan disajikan
menarik, kombinasi rasa dan warna cocok serta di
hidangkan dalam keadaan dingin. Hidangan
pembuka dingin dihidangkan dengan temperature
10◦C - 15◦C. Jenis hidangan pembuka dingin antara
lain : salad, canapé dan aspic.
2. Hot Appetizer/ Hidangan Pembuka Panas,
Hidangan pembuka dalam bentuk kecil, dengan
rasa gurih dan asin yang berfungsi untuk
merangsang nafsu makan, tidak mengenyangkan,
dibuat dan disajikan menarik, dengan kombinasi
rasa dan warna, cocok dihidangkan dalam keadaan
hangat/ panas. Hidangan pembuka panas (hot
appetizer) dihidangkan dalam temperatur 50◦C –
60◦C. Jenis hidangan pembuka panas antara lain :
resolles, cheese soufle, croquette, fritture, quiche
lorraine, soup, muffin
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
Cold Appetizer
Salad Canape Aspic Jelly
Hot Appetizer
Risolles Croquette Fritture
Jenis - Jenis Salad
• Berdasarkan Macamnya,
1. Single Appetizer, yaitu hidangan pembuka
selera dengan makanan tunggal
2. Hors D’ Oeuvre Varies, yaitu aneka hidangan
pembuka selera dalam satu nampan atau show
plate
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
Canape
Hidangan pembuka/appetizer yang tediri dari
bermacam-macam bahan makanan hewani,
nabati, buah dan kacang, yang diletakkan pada
potongan roti bakar atau biscuit sebagai dasar
canapé. Bentuk dan ukuran canapé adalah bit
size (satu dua kali suap), dengan bentuk bulat,
persegi empat, segitiga.
Komposisi;
• Dasar; roti yang dipanggang atau digoreng yang
berbentuk segi empat, bulat, segitiga dan dioles dengan
mentega
• Spread; butter, Mayonnaise dan cheese
• Topping; Macam-macam topping : Keju slice, telur
rebus, ikan, smoked beef, mushroom, dll
• Garnish; Garnish atau hiasan makanan dalam canape
berfungsi ganda, menambah penampilan makanan serta
sekaligus menambah nilai gizi
Aspic Jelly
Hidangan pembuka yang dijernihkan yang terbuat
dari stock yang dijernihkan (diclarified) dengan
campuran daging, putih telur, air/stock dingin
ditambah larutan gelatine kemudian disimmer
selama 2 jam, disaring dan kemudian
didinginkan.
Komposisi;
• Basic Aspic Jelly; Yaitu stock yang dijernihkan dengan
bahan clarified (campuran daging cincang, putih telur, air
dingin dan bumbu), yang diolah bersama-sama larutan
gelatine selama 2 jam dengan cara disimmer
• Bahan Isi; daging, ayam, ikan, udang, kepiting, telur,
lettuce, tomat, wortel, paprika, parsley, asparagus, Chicken
aspic jelly (isi ayam), Fish aspic jelly (isi ikan), Egg aspic jelly
(Isi telur)
• Garnish; Garnish atau hiasan makanan dalam canape
berfungsi ganda, menambah penampilan makanan serta
sekaligus menambah nilai gizi
Pate
Hidangan pembuka dingin yang terbuat dari daging ayam,
sapi, ikan, hati yang dicincang halus dan diberi bumbu
kemudian dicetak dengan cetakan persegi panjang (bahan
keramik, stainlessteel, aluminium, seng dan dibungkus dengan
adonan pie kemudian dimasukkan dalam cetakan dan
dipanggang di dalam oven.
Komposisi Pate
• Bahan pokok
• Bahan Pembungkus (atau memakai cetakkan)
Ada 2 komponen dalam Pate yakni
Galantine
Hidangan yang terbuat dari ayam, daging, ikan dalam bentuk
utuh, dan diisi dengan ayam, daging, ikan yang dicincang dan
ditambah bumbu dan sayuran sebagai variasi warna
Teknik pengolahannya dengan dibraised selama 1-1/2 jam,
mempergunakan cairan stock (white atau brown) serta bumbu-
bumbu sebagai penambah rasa
Komposisi
Galantine
• Bahan pokok
• Bahan isian (bahan hewai atau bahan sayuran)
• Cairan (stock)
• Chaud Froid Sauce
Ada 4 komponen dalam Galatine yakni
Temperature Penyajian Cold Appetizer
Untuk Cold Appetizer dihidangkan dengan temperature
10 – 15 derajat celcius. Jenis cold appetizer adalah:
salad, canapé, aspec jelly dan galantine. Sedangkan
untuk Hot Salad dihidangkan panas/hangat dengan
temperatur sekitar 50–60°C. Contoh: Smoked beef and
pineapple salad ,Prawn Circlettes with lemon slice
salad.
Temperature Penyajian
Temperature Penyajian Hot Appetizer
Hot appetizer dihidangkan dengan temperature 50 – 60
derajat celcius, jenis hidangannya adalah: Rissoles,
Croquette. Sedangkan Hot Appetizer yang berupa Sup
dapat disajikan panas maupun dingin, sup panas
disajikan pada suhu antara 70–80°C
Temperature Penyajian
Salad
MENYIAPKAN MAKANAN
PEMBUKA DAN SALAD
SALAD
• 'Salad' adalah istilah yang
digunakan secara luas untuk
menggambarkan hidangan (atau
serangkaian hidangan) yang
disiapkan dengan satu bahan
sebagai fitur, atau kombinasi
bahan dan rasa
SALAD
Salad dapat disajikan dengan cara-cara
berikut:
• Dingin atau hangat
• Mentah, dimasak, atau kombinasi mentah
dan matang
• Hanya buah, sayur saja, atau kombinasi
• Sebagai starter, hidangan utama, iringan
makanan (sebagai pengganti sayuran) atau
sendiri di atas meja prasmanan
KLASIFIKASI
SALAD
• Simple, Dimana satu bahan adalah fitur utama:
biasanya sayuran atau sayuran hijau atau tomat
dan mungkin telah ditambahkan saus (dressing)
• Mixed/Compound, Memiliki dua atau lebih
bahan utama serta saus (dressing)
• Classical Salads, Istilah ini mengacu pada semua
salad tradisional yang didasarkan pada masakan
dan tradisi yang dipengaruhi Perancis
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
SIMPLE SALAD
Mixed/Compound Salad
CLASSICAL SALAD
MODERN SALAD
Komposisi Salad
• A base of salad/ underliner; Pada umumnya bahan
yang dipergunakan dari sayuran daun hijau, dengan
tujuan agar salad tampak lebih segar (refreshing
effect), misalnya daun selada atau lettuce , kadang
underliner dapat pula dibuat dari bukan sayuran
hijau misalnya, red cabbage, petsai/sawi putih,
endive/ chicory (mirip sawi putih berukuran lebih
kecil, helai daun menguncup)
Komposisi Salad
• A body of salad; Nama salad pada umumnya diambil
dari bagian utama ini, misalnya, cucumber salad,
tomatto salad, chicken salad. Ada beberapa hal yang
perlu mendapat perhatian pada waktu mengatur
bagian body yaitu :
▪ Body yang terbuat dari campuran beberapa bahan
makanan dengan dressing sebaiknya dicampur
beberapa saat sebelum penyajian.
▪ Body yang dicampur dengan sauce mayonaise tidak
boleh meleleh, artinya body harus tetap merupakan
onggokan yang rapi
Komposisi Salad
• Dressing (cold sauce) ; Dressing adalah cairan (liquid)
atau cairan yang dikentalkan (semi liquid) yang
mempunyai rasa kecut dan tajam
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan waktu
memberikan dressing pada salad :
• Dressing tidak boleh merendam salad
• Dressing yang akan digunakan pada salad sayur-
sayuran hijau sebaiknya dicampur/dituangkan pada
saat salad sudah akan dihidangkan, agar salad tetap
tampak hijau dan segar.
• Jenis-jenis dressing yang sering digunakan pada
penyajian salad antara lain : Mayonaise, French
dressing, Thousand Island dressing, Italian dressing,
Sour cream dressing, Vinegar and oil dressing, Bleu or
Roquefort cheese dressing, Russian dressing, Boiled or
cooked dressing.
Komposisi Salad
Garnish; Hiasan ini bisa diambilkan dari bagian body,
tetapi hiasan juga dapat menggunakan bahan
makanan lain. Prinsipnya garnish hendaknya
disamping menghiasi juga harus dapat dimakan dan
mempunyai rasa yang sesuai dengan body, serta
sebaiknya juga sederhana tetapi tetap menarik
jangan sampai justru garnish menghilangkan
identitas salad.
Fungsi Salad
• Berfungsi Sebagai
▪ Appetizer/Hors d'oeuvre dengan porsi antara 40-50 gram
▪ Accompaniment/Side dish dengan porsi antara 40 -50 gram
▪ Main dish/Main course dengan porsi antara 80 - 125 gram
▪ Dessert dengan porsi 80 - 100 gram
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
Dasar – Dasar
Menyiapkan Salad
• Berikut beberapa hal mendasar yang akan
mempersingkat persiapan salad
• Persiapkan semua bahan. Cuci dan potong semua sayuran. Siapkan
sayuran yang telah dimasak. Potong semua buah, sayuran, dan
hiasan (garnish). Campur bahan isian (telur yang telah dipotong,
kentang yang telah dipotong, potong buncis, dsb.) dinginkan semua
bahan.
• Siapkan tempat saji salad di atas meja. Susun tempat saji itu di atas
baki agar mudah dalam memindahkannya ke dalam pendingin.
• Tempatkan dasar atau bagian bawah salad di semua tempat saji.
• Susun isi salad di atas semua tempat saji.
• Hias semua salad.
• Bekukan hingga akan disajikan. Jangan simpan lebih dari beberapa
jam atau salad akan menjadi layu. Tempat- tempat penyimpanan
yang digunakan harus memiliki kelembaban yang tinggi.
• Untuk sajian salad panas sesuaikan dengan suhu penyajian
• Jangan menambah dressing/saus pada salad hijau sampai saat
penyajian agar supaya pada saat disajikan sayuran masih segar.
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
GREEN
SALAD
HERB
SALAD
VEGETABLES SALAD
Vegetable dipecah menjadi 2 kategori utama.
• Root Vegetables termasuk vegetable yang
berasal dari akar (root), umbi (bulbs) dan
umbi tanaman (tubers of plants)
• Green Vegetables termasuk Vegetables
yang berasal dari daun (leaves), batang
(stems), bunga (flowers), buah (fruits),
kacang-kacangan (legumes) dan biji
tanaman (seeds of plants)
ROOT VEGETABLES YANG
COCOK UNTUK SALAD
LEAF VEGETABLES YANG COCOK
UNTUK SALAD
STEM
VEGETABLES
YANG COCOK
UNTUK SALADS
FLOWER VEGETABLES YANG COCOK UNTUK
SALAD
FRUIT VEGETABLES YANG COCOK UNTUK
SALAD
LEGUMES YANG
COCOK UNTUK
SALAD
FRUIT
YANG
COCOK
UNTUK
SALAD
FRUIT DIKLASIFIKASIKAN MENJADI
BEBERAPA KELOMPOK :
Soft fruits
Strawberries, raspberries, blackberries,
boysenberries, blueberries, gooseberries, grapes
and currants (red, black & white).
Stone fruits
Apricots, peaches, nectarines, plums, mangoes,
cherries.
Hard fruits Apples, pears and quinces
Citrus
Lemons, oranges, grapefruit, mandarins,
cumquats, limes, pomelo, tangelo
Tropical
Bananas, pineapple, lychee, rambutan, jackfruit,
dragon fruit, guava, tamarillo, pawpaw, custard
apple
Miscellaneou
s
Rhubarb, kiwifruit, persimmon, passionfruit,
pomegranate, fig, watermelon, cantaloupe,
SOFT FRUIT
STONE FRUIT
HARD FRUIT
CITRUS
FRUIT
TROPICAL
FRUIT
FARINACEOUS INGREDIENT
SALAD
MEATS FOR SALADS
• Salad meats
(Bacon, Chicken,
Beef, Lamb, dan
sausages)
• Cured meats
(Prosciutto,
Bresaola, Salami,
dan Ham)
MEAT
(DAGING)
UNTUK
CURED MEAT UNTUK
SALAD
CURED
VEGETABLE
• Olives (black dan green)
• Pickled cucumber, savoury and
sweet
• Onions
• Cauliflower
OIL (MINYAK)
• Definisi : Minyak nabati yang
cair pada suhu kamar (atau di
dekat ruangan). Digunakan
dalam salad untuk rasa, tekstur
dan keseimbangan
keseluruhan.
• Tipe : Jumlah oil (minyak)
yang dapat digunakan untuk
membuat salad hanya dibatasi
oleh imajinasi, kepraktisan,
dan ketersediaan
OIL (MINYAK)
• Neutral flavour dan aroma (sunflower,
safflower, grape seed, and canola
• Strong or noticeable flavour and aroma
(olive, virgin olive, walnut, hazelnut,
rose (strong and expensive), truffle
(expensive), chilli (very strong), and
sesame
Neutral flavour
DRESSING
pardameanteguh
Menambah
flavor dan
menambah
kelembaban
Menambah warna
dan membuat
penampilan salad
menjadi menarik
Mengikat bahan
salad menjadi
Satu
DRESSING
saus semi liquid yang terbuat dari pencampuran telur dan minyak
atau minyak dan cuka, yang ditambahkan kedalam salad sebagai
pengikat, tujuan pemberian dressing
1 2 3
pardameanteguh
Simple
Vinaigrette
Mayonnaise
COLD MOTHER SAUCE
Cold mother sauce atau induk dressing ada 2 jenis
yang bisa diturunkan menjadi beberpa jenis sauce
turunannya
1 2
TURUNAN VINAGRETTE
pardameanteguh
Turunan : English Mustard Dressing
Proses : French dressing + English
Mustard
Turunan : Miller Dressing
Proses : French Dressing + French
Mustard + Yolk + Chopped Garlic +
Honey + Tabasco
Turunan : Norwegian Sauce
Proses Vinaigrette + chopped egg
white + chopped anchovy
TURUNAN MAYONNAISE
pardameanteguh
Cocktail Sc: Mayonnaise + Tomato
Ketchup
Tartar Sc: Mayonnaise + hard-boiled egg
(white) + chopped chives + chopped
shallot + chopped tarragon + chopped
gherkins
Thousand Island: Tartar Sc + tomato
ketchup

Appetizer dan Salad.pptx

  • 1.
  • 2.
    ELEMEN KOMPETENSI • Mempersiapkandan menyajikan pilihan salad panas dan dingin • Mempersiapkan dan menyajikan pilihan hidangan pembuka panas dan dingin • Menghias dan menyajikan pembangkit selera dengan rapih dan sesuai temperature yang tepat • Menyesuaikan pilihan perlengkapan
  • 3.
    Appetizer • ‘Appetizer' adalahistilah bahasa Indonesia yaitu ‘hidangan pembuka’. Sedangkan istilah Perancis menyebutnya Hors d’oeuvre. Appetizer merupakan hidangan pembuka sebelum hidangan utama (main course) yang disajikan dengan tujuan membangkitkan nafsu makan atau selera makan
  • 4.
    Syarat Appetizer berikut: • Appetizerhendaknya memiliki rasa yang enak • Ringan • Menyegarkan (biasanya berasa agak asam untuk merangsang selera makan) • Berukuran kecil (biet size, finger food ) • Disajikan dengan penampilan menarik • Hidangan Appetizer hendaknya disajikan dengan prima, meliputi rasa, aroma, penampilan, dan kesesuaian dengan alat saji agar dapat membangkitkan selera dan memberikan kesan bahwa hidangan yang akan disajikan setelahnya akan lebih enak lagi
  • 5.
    Ciri – Ciri Appetizer berikut: •Mempunyai variasi yang banyak. Salah satunya sup dengan bahan rumput laut, tulang ikan hiu, jamur, sampai seafood • Memiliki warna yang khas yaitu sedikit menyala, contohnya kuning atau merah terang • Cita rasa yang ditampilkan unik, lembut dan tetap menyegarkan • Dihidangkan di awal • Disajikan dalam porsi kecil, karena itu sering disebut finger food • Menggunakan bumbu- bumbu yang khas yaitu bumbu yang merangsang pengeluaran asam lambung sehingga menambah rasa lapar
  • 6.
    Jenis - Jenis Appetizer •Berdasarkan Suhu, 1. Cold Appetizer/ Hidangan Pembuka Dingin, hidangan pembuka dalam bentuk kecil, yang berfungsi untuk merangsang nafsu makan, tidak mengenyangkan (ringan dan lezat), tidak di bumbui terlalu tajam, dibuat dan disajikan menarik, kombinasi rasa dan warna cocok serta di hidangkan dalam keadaan dingin. Hidangan pembuka dingin dihidangkan dengan temperature 10◦C - 15◦C. Jenis hidangan pembuka dingin antara lain : salad, canapé dan aspic. 2. Hot Appetizer/ Hidangan Pembuka Panas, Hidangan pembuka dalam bentuk kecil, dengan rasa gurih dan asin yang berfungsi untuk merangsang nafsu makan, tidak mengenyangkan, dibuat dan disajikan menarik, dengan kombinasi rasa dan warna, cocok dihidangkan dalam keadaan hangat/ panas. Hidangan pembuka panas (hot appetizer) dihidangkan dalam temperatur 50◦C – 60◦C. Jenis hidangan pembuka panas antara lain : resolles, cheese soufle, croquette, fritture, quiche lorraine, soup, muffin This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Jenis - JenisSalad • Berdasarkan Macamnya, 1. Single Appetizer, yaitu hidangan pembuka selera dengan makanan tunggal 2. Hors D’ Oeuvre Varies, yaitu aneka hidangan pembuka selera dalam satu nampan atau show plate This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
  • 10.
    Canape Hidangan pembuka/appetizer yangtediri dari bermacam-macam bahan makanan hewani, nabati, buah dan kacang, yang diletakkan pada potongan roti bakar atau biscuit sebagai dasar canapé. Bentuk dan ukuran canapé adalah bit size (satu dua kali suap), dengan bentuk bulat, persegi empat, segitiga. Komposisi; • Dasar; roti yang dipanggang atau digoreng yang berbentuk segi empat, bulat, segitiga dan dioles dengan mentega • Spread; butter, Mayonnaise dan cheese • Topping; Macam-macam topping : Keju slice, telur rebus, ikan, smoked beef, mushroom, dll • Garnish; Garnish atau hiasan makanan dalam canape berfungsi ganda, menambah penampilan makanan serta sekaligus menambah nilai gizi
  • 11.
    Aspic Jelly Hidangan pembukayang dijernihkan yang terbuat dari stock yang dijernihkan (diclarified) dengan campuran daging, putih telur, air/stock dingin ditambah larutan gelatine kemudian disimmer selama 2 jam, disaring dan kemudian didinginkan. Komposisi; • Basic Aspic Jelly; Yaitu stock yang dijernihkan dengan bahan clarified (campuran daging cincang, putih telur, air dingin dan bumbu), yang diolah bersama-sama larutan gelatine selama 2 jam dengan cara disimmer • Bahan Isi; daging, ayam, ikan, udang, kepiting, telur, lettuce, tomat, wortel, paprika, parsley, asparagus, Chicken aspic jelly (isi ayam), Fish aspic jelly (isi ikan), Egg aspic jelly (Isi telur) • Garnish; Garnish atau hiasan makanan dalam canape berfungsi ganda, menambah penampilan makanan serta sekaligus menambah nilai gizi
  • 12.
    Pate Hidangan pembuka dinginyang terbuat dari daging ayam, sapi, ikan, hati yang dicincang halus dan diberi bumbu kemudian dicetak dengan cetakan persegi panjang (bahan keramik, stainlessteel, aluminium, seng dan dibungkus dengan adonan pie kemudian dimasukkan dalam cetakan dan dipanggang di dalam oven.
  • 13.
    Komposisi Pate • Bahanpokok • Bahan Pembungkus (atau memakai cetakkan) Ada 2 komponen dalam Pate yakni
  • 14.
    Galantine Hidangan yang terbuatdari ayam, daging, ikan dalam bentuk utuh, dan diisi dengan ayam, daging, ikan yang dicincang dan ditambah bumbu dan sayuran sebagai variasi warna Teknik pengolahannya dengan dibraised selama 1-1/2 jam, mempergunakan cairan stock (white atau brown) serta bumbu- bumbu sebagai penambah rasa
  • 15.
    Komposisi Galantine • Bahan pokok •Bahan isian (bahan hewai atau bahan sayuran) • Cairan (stock) • Chaud Froid Sauce Ada 4 komponen dalam Galatine yakni
  • 16.
    Temperature Penyajian ColdAppetizer Untuk Cold Appetizer dihidangkan dengan temperature 10 – 15 derajat celcius. Jenis cold appetizer adalah: salad, canapé, aspec jelly dan galantine. Sedangkan untuk Hot Salad dihidangkan panas/hangat dengan temperatur sekitar 50–60°C. Contoh: Smoked beef and pineapple salad ,Prawn Circlettes with lemon slice salad. Temperature Penyajian
  • 17.
    Temperature Penyajian HotAppetizer Hot appetizer dihidangkan dengan temperature 50 – 60 derajat celcius, jenis hidangannya adalah: Rissoles, Croquette. Sedangkan Hot Appetizer yang berupa Sup dapat disajikan panas maupun dingin, sup panas disajikan pada suhu antara 70–80°C Temperature Penyajian
  • 18.
  • 19.
    SALAD • 'Salad' adalahistilah yang digunakan secara luas untuk menggambarkan hidangan (atau serangkaian hidangan) yang disiapkan dengan satu bahan sebagai fitur, atau kombinasi bahan dan rasa
  • 20.
    SALAD Salad dapat disajikandengan cara-cara berikut: • Dingin atau hangat • Mentah, dimasak, atau kombinasi mentah dan matang • Hanya buah, sayur saja, atau kombinasi • Sebagai starter, hidangan utama, iringan makanan (sebagai pengganti sayuran) atau sendiri di atas meja prasmanan
  • 21.
    KLASIFIKASI SALAD • Simple, Dimanasatu bahan adalah fitur utama: biasanya sayuran atau sayuran hijau atau tomat dan mungkin telah ditambahkan saus (dressing) • Mixed/Compound, Memiliki dua atau lebih bahan utama serta saus (dressing) • Classical Salads, Istilah ini mengacu pada semua salad tradisional yang didasarkan pada masakan dan tradisi yang dipengaruhi Perancis This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
  • 22.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
  • 26.
    Komposisi Salad • Abase of salad/ underliner; Pada umumnya bahan yang dipergunakan dari sayuran daun hijau, dengan tujuan agar salad tampak lebih segar (refreshing effect), misalnya daun selada atau lettuce , kadang underliner dapat pula dibuat dari bukan sayuran hijau misalnya, red cabbage, petsai/sawi putih, endive/ chicory (mirip sawi putih berukuran lebih kecil, helai daun menguncup)
  • 27.
    Komposisi Salad • Abody of salad; Nama salad pada umumnya diambil dari bagian utama ini, misalnya, cucumber salad, tomatto salad, chicken salad. Ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian pada waktu mengatur bagian body yaitu : ▪ Body yang terbuat dari campuran beberapa bahan makanan dengan dressing sebaiknya dicampur beberapa saat sebelum penyajian. ▪ Body yang dicampur dengan sauce mayonaise tidak boleh meleleh, artinya body harus tetap merupakan onggokan yang rapi
  • 28.
    Komposisi Salad • Dressing(cold sauce) ; Dressing adalah cairan (liquid) atau cairan yang dikentalkan (semi liquid) yang mempunyai rasa kecut dan tajam Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan waktu memberikan dressing pada salad : • Dressing tidak boleh merendam salad • Dressing yang akan digunakan pada salad sayur- sayuran hijau sebaiknya dicampur/dituangkan pada saat salad sudah akan dihidangkan, agar salad tetap tampak hijau dan segar. • Jenis-jenis dressing yang sering digunakan pada penyajian salad antara lain : Mayonaise, French dressing, Thousand Island dressing, Italian dressing, Sour cream dressing, Vinegar and oil dressing, Bleu or Roquefort cheese dressing, Russian dressing, Boiled or cooked dressing.
  • 29.
    Komposisi Salad Garnish; Hiasanini bisa diambilkan dari bagian body, tetapi hiasan juga dapat menggunakan bahan makanan lain. Prinsipnya garnish hendaknya disamping menghiasi juga harus dapat dimakan dan mempunyai rasa yang sesuai dengan body, serta sebaiknya juga sederhana tetapi tetap menarik jangan sampai justru garnish menghilangkan identitas salad.
  • 30.
    Fungsi Salad • BerfungsiSebagai ▪ Appetizer/Hors d'oeuvre dengan porsi antara 40-50 gram ▪ Accompaniment/Side dish dengan porsi antara 40 -50 gram ▪ Main dish/Main course dengan porsi antara 80 - 125 gram ▪ Dessert dengan porsi 80 - 100 gram This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
  • 31.
    Dasar – Dasar MenyiapkanSalad • Berikut beberapa hal mendasar yang akan mempersingkat persiapan salad • Persiapkan semua bahan. Cuci dan potong semua sayuran. Siapkan sayuran yang telah dimasak. Potong semua buah, sayuran, dan hiasan (garnish). Campur bahan isian (telur yang telah dipotong, kentang yang telah dipotong, potong buncis, dsb.) dinginkan semua bahan. • Siapkan tempat saji salad di atas meja. Susun tempat saji itu di atas baki agar mudah dalam memindahkannya ke dalam pendingin. • Tempatkan dasar atau bagian bawah salad di semua tempat saji. • Susun isi salad di atas semua tempat saji. • Hias semua salad. • Bekukan hingga akan disajikan. Jangan simpan lebih dari beberapa jam atau salad akan menjadi layu. Tempat- tempat penyimpanan yang digunakan harus memiliki kelembaban yang tinggi. • Untuk sajian salad panas sesuaikan dengan suhu penyajian • Jangan menambah dressing/saus pada salad hijau sampai saat penyajian agar supaya pada saat disajikan sayuran masih segar. This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC
  • 32.
  • 33.
  • 34.
    VEGETABLES SALAD Vegetable dipecahmenjadi 2 kategori utama. • Root Vegetables termasuk vegetable yang berasal dari akar (root), umbi (bulbs) dan umbi tanaman (tubers of plants) • Green Vegetables termasuk Vegetables yang berasal dari daun (leaves), batang (stems), bunga (flowers), buah (fruits), kacang-kacangan (legumes) dan biji tanaman (seeds of plants)
  • 35.
  • 36.
    LEAF VEGETABLES YANGCOCOK UNTUK SALAD
  • 37.
  • 38.
    FLOWER VEGETABLES YANGCOCOK UNTUK SALAD
  • 39.
    FRUIT VEGETABLES YANGCOCOK UNTUK SALAD
  • 40.
  • 41.
    FRUIT YANG COCOK UNTUK SALAD FRUIT DIKLASIFIKASIKAN MENJADI BEBERAPAKELOMPOK : Soft fruits Strawberries, raspberries, blackberries, boysenberries, blueberries, gooseberries, grapes and currants (red, black & white). Stone fruits Apricots, peaches, nectarines, plums, mangoes, cherries. Hard fruits Apples, pears and quinces Citrus Lemons, oranges, grapefruit, mandarins, cumquats, limes, pomelo, tangelo Tropical Bananas, pineapple, lychee, rambutan, jackfruit, dragon fruit, guava, tamarillo, pawpaw, custard apple Miscellaneou s Rhubarb, kiwifruit, persimmon, passionfruit, pomegranate, fig, watermelon, cantaloupe,
  • 42.
  • 43.
  • 44.
  • 45.
  • 46.
  • 47.
  • 48.
    MEATS FOR SALADS •Salad meats (Bacon, Chicken, Beef, Lamb, dan sausages) • Cured meats (Prosciutto, Bresaola, Salami, dan Ham)
  • 49.
  • 50.
  • 51.
    CURED VEGETABLE • Olives (blackdan green) • Pickled cucumber, savoury and sweet • Onions • Cauliflower
  • 52.
    OIL (MINYAK) • Definisi: Minyak nabati yang cair pada suhu kamar (atau di dekat ruangan). Digunakan dalam salad untuk rasa, tekstur dan keseimbangan keseluruhan. • Tipe : Jumlah oil (minyak) yang dapat digunakan untuk membuat salad hanya dibatasi oleh imajinasi, kepraktisan, dan ketersediaan
  • 53.
    OIL (MINYAK) • Neutralflavour dan aroma (sunflower, safflower, grape seed, and canola • Strong or noticeable flavour and aroma (olive, virgin olive, walnut, hazelnut, rose (strong and expensive), truffle (expensive), chilli (very strong), and sesame
  • 54.
  • 55.
  • 56.
    pardameanteguh Menambah flavor dan menambah kelembaban Menambah warna danmembuat penampilan salad menjadi menarik Mengikat bahan salad menjadi Satu DRESSING saus semi liquid yang terbuat dari pencampuran telur dan minyak atau minyak dan cuka, yang ditambahkan kedalam salad sebagai pengikat, tujuan pemberian dressing 1 2 3
  • 57.
    pardameanteguh Simple Vinaigrette Mayonnaise COLD MOTHER SAUCE Coldmother sauce atau induk dressing ada 2 jenis yang bisa diturunkan menjadi beberpa jenis sauce turunannya 1 2
  • 58.
    TURUNAN VINAGRETTE pardameanteguh Turunan :English Mustard Dressing Proses : French dressing + English Mustard Turunan : Miller Dressing Proses : French Dressing + French Mustard + Yolk + Chopped Garlic + Honey + Tabasco Turunan : Norwegian Sauce Proses Vinaigrette + chopped egg white + chopped anchovy
  • 59.
    TURUNAN MAYONNAISE pardameanteguh Cocktail Sc:Mayonnaise + Tomato Ketchup Tartar Sc: Mayonnaise + hard-boiled egg (white) + chopped chives + chopped shallot + chopped tarragon + chopped gherkins Thousand Island: Tartar Sc + tomato ketchup