The fluid mosaic structure of cell membrane structures

868 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
868
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
16
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

The fluid mosaic structure of cell membrane structures

  1. 1. Disusun oleh : Siska Oberlina Purba (8136173014)
  2. 2. • Meninjau beberapa termodinamika makromolekul, terutama sistem membran dalam kondisi berair. • Mendiskusikan sifat protein dan lipid pada membran. • Menjelaskan secara rinci model cairan mosaik.
  3. 3. • Membran biologis memainkan peran penting dalam hampir semua fenomena selular. Ada beberapa peneliti yang terkesan dengan keragaman komposisi dan fungsi membran. Penulis tidak bermaksud untuk membuat setiap generalisasi bahkan tentang struktur membran kotor, tapi menunjukkan bahwa analogi hadir antara membran dan struktur protein.
  4. 4. 1. LEMAK • fosfolipid  Fosfolipid spontan mengatur dalam bilayer karena sifat amphipathic. Fosfolipid ada 2 bagian yaitu kepala hidropilik yang terdiri atas kolin, fosfat dan gliserol dan ekor hidropobik yang terdiri atas asam-asam lemak. Dimana fosfolipid ini disusun secara bilayer sehingga disebut fosfolipid bilayer dan berfungsi sebagai batas untuk mengisolasi isi sel dari lingkungan dan membatasi perjalanan zat hidrofilik melintasi membran
  5. 5. • Kolestrol  Berfungsi untuk meningkatkan kekuatan bilayer, fleksibilitas, mengurangi membran fluiditas dan mengurangi permeabilitas zat-zat yang larut dalam air serta menjaga agar rantai hidrokarbon dari fosfolipid membran tidak saling merapat, sehingga membran tetap cair pada temperatur rendah.
  6. 6. 2. Protein • Transport protein  Saluran Protein, digunakan sebagai saluran untuk molekul larut lipid dan ion (Na+, K+, Cl- and Ca2+) untuk masuk bebas melalui. Dimana saluran ion Memiliki selektifitas ion yang memungkinkan beberapa ion dapat melewati dan membatasi yang lainnya.  Pembawa protein, digunakan untuk mengikat zat dan membawanya melintasi membran
  7. 7. • Reseptor Protein Mengikat pesan kimia (mis: hormon) yang mengirimkan pesan ke dalam sel sehingga menyebabkan reaksi seluler.
  8. 8. • Enzimatik Protein Membawa keluar reaksi enzimatik tepat pada membran ketika substrat berikatan dengan situs aktif
  9. 9. • Pengenalan sel protein  Glikoprotein dan glikolipid di permukaan ekstraseluler berfungsi sebagai tag ID (seperti spesies, jenis sel, individu). Dimana rantai karbohidrat bercabang pendek kurang dari 15 gula
  10. 10. • Melengkapi Protein  Melampirkan ke sitoskeleton (untuk mempertahankan bentuk sel dan menstabilkan protein) dan / atau matriks ekstraseluler (integrin terhubung ke keduanya).  Matriks Ekstraseluler - serat protein dan karbohidrat disekresikan oleh sel dan mengisi ruang antara sel dan mendukung sel dalam jaringan. Dimana matriks ekstraselular juga dapat mempengaruhi aktivitas di dalam sel dan mengkoordinasikan perilaku semua sel dalam jaringan. Seperti gambar dibawah ini.
  11. 11. • Persimpangan antarseluler Digunakan untuk mengikat sel bersama-sama, mengetatkan saluran penghubung dan merenggakan saluran penghubung.
  12. 12. 3. Karbohidrat • Ada beberapa fungsi karbohidrat dalam membran yakni :  Memainkan peran kunci dalam pengenalan sel-sel  kemampuan sel untuk membedakan satu sel dari yang lain  antigen penting dalam organ & pengembangan jaringan  sebagai sistem kekebalan tubuh untuk menolak sel-sel dari luar  terdapat Oligosakarida pada glikoprotein.
  13. 13. • Alasan disebut model cairan mosaik karena :  Cairan - membran plasma adalah konsistensi minyak zaitun pada suhu tubuh, karena fosfolipid tak jenuh. (sel-sel berbeda dalam jumlah tak jenuh sampai ekor asam lemak jenuh). Sebagian besar lemak dan beberapa protein melayang lateral di kedua sisi. Fosfolipid tidak beralih dari satu lapisan ke yang berikutnya. Kolesterol mempengaruhi fluiditas: pada suhu tubuh itu mengurangi fluiditas dengan membatasi gerakan fosfolipid, pada suhu dingin itu menambah fluiditas dengan tidak membiarkan fosfolipid untuk berkemas berdekatan.  Mosaic - protein membran membentuk kolase yang berbeda di kedua sisi membran dan dari sel ke sel (lebih dari 50 jenis protein), protein menjangkau membran dengan sebagian hidrofilik menghadap keluar dan bagian hidrofobik menghadap masuk. Dan menyediakan fungsi membran.
  14. 14. • Sampai sekarang ini model yang dipakai untuk membran sel adalah model cairan mosaik dan untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
  15. 15. • Pada gambar ada terdapat :  Integral protein yang biasanya menembus inti hidrofobik dari lapisan ganda lipid dan yang sering melakukan transmembran protein, sepenuhnya mencakup membran, dilepas hanya oleh agent, yang merusak bilayer membran seperti detergen, biasanya berasosiasi dengan lipid, dan biasanya tidak larut dalam media air .  Protein perifer, tidak tertanam dan menempel ke permukaan ekstraseluler atau sitoplasma, dilepas dengan treatments, yg menyisakan bilayer utuh seperti peningkatan konsentrasi garam, tidak berasosiasi dengan lipid dan biasanya larut dalam media air.  Selain itu juga terdapat fibers of extracellular matrix (ECM) merupakan substansi di mana sel-sel jaringan hewan yang tertanam, terdiri dari protein dan polisakarida.
  16. 16. Sifat-sifat model mosaik cairan membran plasma : • Bilayer membran  Sangat cair dibawah kondisi fisiologis gerak flip-flop molekul phospholipid dari satu monolayer ke lainnya sangat terbatas • Protein membran  integral dan peripheral. • Karbohidrat membran  ada pada monolayer menghadap ekstraseluler • Asimetri membran Fungsi dari membran plasma • Ingat : bilayer lipid menghambat transfer dari molekul-molekul yang larut dalam air • tetapi, sel perlu memasukkan nutrien (gula, as. amino dan asam lemak) • Mengeluarkan Produk buangan (CO2) • Menjaga keseimbangan ion-ion H+, Na+, K+ dan Ca2+
  17. 17. ~ END ~

×