Biologi Sel
Disusun oleh:
Kelompok 2
• 1. Deni Jumartin
• 2. Desta
• 3. Diva
• 4. Fida
• 5. uci
Definisi Filogeni dan Ontogeni Makhluk
Hidup
• Ontogeni adalah perkembangan individu dari
suatu sel menjadi individu dewasa.
• Filogeni adalah sejarah perkembangan makhluk
hidup dari makhluk yang hidup sebelumnya.
Filogeni merupakan sejarah perkembangan
organisme dari filum paling sederhana hingga
paling sempurna.
Gambar 1 . Ontogeni dan filogeni
Perbedaan Sel Eukariotik dan
Prokariotik
Prokariotik Eukariotik
Tidak mempunyai membran inti Mempunyai membran inti
Organel sel tidak lengkap Organel sel lengkap
Materi Inti tersebar Materi inti teratur (tidak tersebar)
Jalur sintesis protein sederhana Jalur sintesis protein kompleks
Pembelahan sel secara amitosis Pembelahan sel secara mitosis
Penyusun sitoskeleton adalah senyawa
sederhana
Penyusun sitoskeleton adalah senyawa
kompleks
Struktur dan Biokimia Membran Plasma
Struktur membran plasma
Secara keseluruhan membran plasma terdiri atas 50%
protein dan 50% lipid.
Lapisan
Protein
(Glikoprotein)
Membran
plasma
Lapisan Lipid
(Lipoprotein)
Lapisan
protein
Perifer
Lapisan
protein
Integral
fosfolipid glikolipid
sterol
Biokimia membran plasma.
Membran plasma terdiri atas protein,
karbohidrat, lipida,dan asam nukleat
Unsur yang terkandung didalam membran
plasma antara lain C,H,O,N,S,P,K,Cl,Na,Mg,Fe.
Mekanisme Transport Zat-zat
Menembus Membran
Transport zat
menembus membran
Transport Aktif
Transport Pasif
Endositosi
s
Eksositosi
s
Difusi
terbantu
Difusi Osmosis
Transport aktif
Transpor partikel-partikel melalui membran
semipermeabel yang bergerak melawan
gradien konsentrasi yakni dari konsentrasi
rendah ke konsentrasi tinggi.
Transport aktif memerlukan energi dalam
bentukATP
Transport aktif melibatkan pertukaran ion dari
dalam maupun luar sel yakni ion Na+ , K+ dan
Cl+
Endositosis
Endositosis merupakan peristiwa pembentukan
kantong membran sel. Endositosis terjadi
karena ada transfer larutan atau partikel ke
dalam sel. Peristiwa endositosis dibedakan
menjadi dua, yaitu :
1. Pinositosis
Keterangan Gambar :
1. Molekul-molekul medium kultur mendekati membran sitoplasma.
2. Molekul-molekul mulai melekat (menempel) pada plasma, hal ini
terjadi karena adanya konsentrasi yang sesuai antara protein dan
ion tertentu pada medium sekeliling sel dengan di dalam sel.
3. Mulai terbentuk invaginasi pada membran sitoplasma.
4. Invaginasi semakin ke dalam sitoplasma.
5. Terbentuk kantong dalam sitoplasma dan saluran pinositik.
6. Kantong mulai lepas dari membran plasma dan membentuk
gelembunggelembung kantong.
7. Gelembung-gelembung kantong mulai mempersiapkan diri untuk
melakukan fragmentasi.
8. Gelembung pecah menjadi gelembung yang lebih kecil.
2. Fagositosis
Keterangan gambar :
1. Sebuah sel Amoeba mendekati sel
Paramaecium.
2. Amoeba membentuk kaki semu (pseudopodia)
dan semakin mendekati Paramaecium.
3. Amoeba mengurung sel Paramaecium dengan
kaki semu dan memasukkannya ke dalam
vakuola makanan.
4. Lisosom pada Amoeba mulai bergabung (fusi)
dengan vakuola makanan untuk mengeluarkan
enzim pencernaan
Eksositosis
Eksositosis adalah proses keluarnya suatu zat ke
luar sel
Contohnya :
• Proses pengeluaran hormon tertentu
• Semua proses sekresi
Transpor Pasif
Transpor pasif merupakan perpindahan zat yang
tidak memerlukan energi. Perpindahan zat ini
terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat
atau larutan. Transpor pasif melalui peristiwa
difusi, osmosis, dan difusi terbantu.
• Difusi
perpindahan molekul larutan berkonsentrasi
tinggi menuju larutan berkonsentrasi rendah
tanpa melalui selaput membran.
• Osmosis
perpindahan air dari zat yang berkonsentrasi
rendah (hipotonis) ke larutan yang
berkonsentrasi tinggi (hipertonis) melalui
membran semipermeabel, sehingga didapatkan
larutan yang berkonsentrasi seimbang (isotonis).
• Difusi Terbantu
Proses difusi terbantu difasilitasi oleh suatu
protein. Difusi terbantu sangat tergantung pada
suatu mekanisme transpor dari membran sel.
Struktur dan Fungsi Organel Sel
1. Retikulum Endoplasma Kasar (Granular)
▫ Struktur : tersusun atas membran yang ditaburi ribosom.
Membran itu tersusun berupa jaring/ retikulum 3 dimensi yaitu :
sisterna , tubulus, dan vesikel.
▫ Fungsi : membuat unsur protein dari sekret dan disimpan dalam
ruang intrasisterna.
2. Retikulum Endoplasma Halus (Agranular)
▫ Struktur : Tersusun atas membran permukaan licin tanpa
ribosom, berbentuk tubular/ vesikular, bukan sisternal.
▫ Fungsi : Biosintesis hormon-hormon steroid yakni sel leydigdan
korpus luteum.
3. Badan Golgi
▫ Struktur : Penampilan dan lokasinya berbeda-beda pada tiap
jenis sel. Tersusun atas sisterna (lempeng-lempeng sakulus),
vesikel kecil dan vakuola lebih besar.
▫ Fungsi :
 Membentuk kantong-kantong kecil (vesikula) untuk sekresi
 Membentuk membran plasma
 Membentuk dinding sel tumbuhan
 Membentuk lisosom
4. Ribosom
▫ Struktur : tersusun oleh RNA ribosom dan protein. Tiap ribosom
terdiri atas 2 subunit yang berbeda ukuran dan saling
berhubungan dalam suatu ikatan yang distabilkan oleh ion
magnesium.
▫ Fungsi : untuk sintesis protein
5. Lisosom
– Struktur : Badan kecil bermembran yang mengandung berbagai
macam asam hidrolase.
– Fungsi: berfungsi dalam pencernaan intrasel
6. Peroksisom dan glioksisom
– Struktur : memiliki membran tunggal, serupa dengan lisosom
namun tidak mengandung hidrolase lisosom
– Fungsi : berisi enzim katalase yang berfungsi mengkatalis
perombakan H2O2 menjadi H2O dan O2
7. Mitokondria
– Struktur : Organel bermembran yang terdapat bebas di
sitoplasma.memiliki 2 lapisan membran yakni membran luar dan
membran dalam. Membran luar memiliki permukaan halus
sedangkan membran dalam berlekuk-lekuk. Pelekukan itu
dikenal dengan krista.
– Fungsi :
• Sumber utama ATP / sumber energi utama sel.
• Tempat respirasi sel
8. Plastida
▫ Struktur : hanya terdapat di sel tumbuhan saja dan terdiri atas 3
macam yakni
 Kromoplas : plastida berwarna karna mengandung pigmen
selain kloforil
 Leukoplas : Plastida berwarna putih
 Kloroplas : plastida yang mengandung klorofil
▫ Fungsi :
 Berfungsi dalam proses fotosintesis
 Penyimpanan cadangan makanan (leukoplas)
 Amiloplas : zat yang disimpan berupa amilum
 Elaioplas : zat yang disimpan berupa lemak
 Proteoplas : zat yang disimpa berupa protein
9. Vacuola
▫ Struktur : organel sitoplasma yang berisi cairan yang dibatasi
oleh suatu membran yang disebut tonoplas.
▫ Fungsi :
 Tempat menyimpan zat makanan (amlimum dan gula)
 Menyimpan pigmen
 Tempat penimnunan sisa metabolisme
 Membangun turgiditas
10. Sentriol
▫ Struktur : berupa kumpulan mikrotubulus.
▫ Fungsi : Berperan sebagai kutub-kutub pembelahan sel secara
mitosis dan meiosis.
11. Sitoskeleton
– Struktur : terdiri atas 3 jenis serabut berbeda yakni mikrofilamen,
mikrotubul, dan filamet antara.
– Fungsi :
• memberi kekuatan mekanik pada sel
• menjadi kerangka sel
• membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian lainnya
12. Inti sel
– Struktur : memiliki membraninti dan tersusun atas molekul-molekul yang
berupa lipoprotein. Terdapat pori-pori pada membran inti yang
memungkinkan adanya hubungan antara nukleoplasma dan sitoplasma.
Didalam inti terdapat:
• Nukleolus (anak inti) berfungsi menyintesis berbagai macam molekil RNA
yang digunakan dalam perakitan ribosom.
• Nukleoplasma (cairan inti) merupakan zat yang tersusun dari protein
• Butiran Kroamtin yang terdapat didalam nukleoplasma
– Fungsi :
• Pengatur pembelahan sel
• Pengendali seluruh kegiatan sel
• Pembawa informasi genetik
G. Siklus Sel , Siklus Mitosis dan
Siklus Meiosis
H. Spermatogenesis dan Oogenesis
• Spermatgenesis adalah proses pembentukan sel
spermatozoa atau sel kimia jantan yang terjadi
dalam testis, tepatnya dalam tubulus
seminiferus.
• Oogenesis adalah proses pembentukan ovum
atau sel telur yang terjadi di ovarium oleh sel
folikel.
I. Gamet bersifat Haploid
Gamet bersifat haploid karena gamet berfungsi mempertahankan jumlah
kromosom.
J. Respirasi Sel
Respirasi aerob : respirasi yang membutuhkan o2 . terjadi di matriks
mitikondria pemecahan seny. Organik menjadi anorganik.
Menghasilkan energi yang besar dan menghasilkan 36 atp.
Respirasi an-aerob : respirasi yang tidak memerlukan oksigen (02) terjadi pada
sitoplasma. Respiras an-aerob terjadi untuk penguraian senyawa organik dan
menghasilkan 2 ATP.
K. Metabolisme Sel
Metabolisme didalam sel dibagi menjadi dua,
yakni, anabolisme dan katabolisme.
L. Struktur dan Fungsi Makromolekul di dalam sel
A. Karbohidrat
Fungsi:
● karbohidrat sederhana sebagai sumber energi didalam sel.
● Karbohidrat rantai panjang sebagai cadangan energi.
● Karbohidrat rantai panjang sebagai komponen struktur organel dan
bagian struktur lainnya.
B. Lemak
Fungsi lemak : Sebagai sumber energi, sebagai pelarut vitamin, vitamin
A,D,E,K, sebagai pembangun bagian tubuh tertentu, pelindung alat-alat dalam
(organ), dan pelindung tubuh dari suhu rendah.
C. Protein
Fungsi protein : Sebagai sumber energi, bagian penting untuk plasma sel,
zat pembangun, untuk pertumbuhan, pengganti sel-sel yang rusak, pembentukan
enzim, hormon, dan anti bodi, serta mempertahankan viskositas darah.
M. Sintesis Protein
1. Transkripsi
merupakan sintensis RNA dari salah satu rantai DNA yaitu rantai cetakan / sense,
sedangkan rantai DNA komplemennya di sebut rantai anti sense.
2. Translasi
merupakan proses penerjemahan kodon menjadi asam amino dan
menyambungkan setiap as.
Daftar Pustaka
http://faufaufau.wordpress.com/2011/12/02/melacak-filogeni/
http://nadjeeb.wordpress.com/sistem-transport-pada-sel/
http://sains.geoklik.com/pengertian-dan-fungsi-sitoskeleton/
http://biosejati.wordpress.com/2012/01/21/mekanisme-transpor-pada-sel/
http://superknowledge.blog.com/2011/01/05/ringkasan-bio-sel/
http://blog.ub.ac.id/phiphen/2012/08/31/sel/
Srikini, Suharni,dkk. 2007. Biologi SMA kelas XI. Jakarta: Erlangga
Kistinnah, Idun. 2009. Biologi 3 Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Jakarta: Pusat Perbukuan
Departemen pendidikan Nasional.
Aryulina, Diah, Choirul Muslim, Syalfinaf Manaf. 2007. Biologi SMA dan Makelas XII. Jakarta: Esis.
Hadi, wigati. 2010. Biologi untuk SMA/MA. Klaten: Intan pariwara.

Biomedik Dasar

  • 1.
  • 2.
    Kelompok 2 • 1.Deni Jumartin • 2. Desta • 3. Diva • 4. Fida • 5. uci
  • 3.
    Definisi Filogeni danOntogeni Makhluk Hidup • Ontogeni adalah perkembangan individu dari suatu sel menjadi individu dewasa. • Filogeni adalah sejarah perkembangan makhluk hidup dari makhluk yang hidup sebelumnya. Filogeni merupakan sejarah perkembangan organisme dari filum paling sederhana hingga paling sempurna.
  • 4.
    Gambar 1 .Ontogeni dan filogeni
  • 5.
    Perbedaan Sel Eukariotikdan Prokariotik Prokariotik Eukariotik Tidak mempunyai membran inti Mempunyai membran inti Organel sel tidak lengkap Organel sel lengkap Materi Inti tersebar Materi inti teratur (tidak tersebar) Jalur sintesis protein sederhana Jalur sintesis protein kompleks Pembelahan sel secara amitosis Pembelahan sel secara mitosis Penyusun sitoskeleton adalah senyawa sederhana Penyusun sitoskeleton adalah senyawa kompleks
  • 6.
    Struktur dan BiokimiaMembran Plasma Struktur membran plasma Secara keseluruhan membran plasma terdiri atas 50% protein dan 50% lipid. Lapisan Protein (Glikoprotein) Membran plasma Lapisan Lipid (Lipoprotein) Lapisan protein Perifer Lapisan protein Integral fosfolipid glikolipid sterol
  • 7.
    Biokimia membran plasma. Membranplasma terdiri atas protein, karbohidrat, lipida,dan asam nukleat Unsur yang terkandung didalam membran plasma antara lain C,H,O,N,S,P,K,Cl,Na,Mg,Fe.
  • 8.
    Mekanisme Transport Zat-zat MenembusMembran Transport zat menembus membran Transport Aktif Transport Pasif Endositosi s Eksositosi s Difusi terbantu Difusi Osmosis
  • 9.
    Transport aktif Transpor partikel-partikelmelalui membran semipermeabel yang bergerak melawan gradien konsentrasi yakni dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi. Transport aktif memerlukan energi dalam bentukATP Transport aktif melibatkan pertukaran ion dari dalam maupun luar sel yakni ion Na+ , K+ dan Cl+
  • 10.
    Endositosis Endositosis merupakan peristiwapembentukan kantong membran sel. Endositosis terjadi karena ada transfer larutan atau partikel ke dalam sel. Peristiwa endositosis dibedakan menjadi dua, yaitu :
  • 11.
  • 12.
    Keterangan Gambar : 1.Molekul-molekul medium kultur mendekati membran sitoplasma. 2. Molekul-molekul mulai melekat (menempel) pada plasma, hal ini terjadi karena adanya konsentrasi yang sesuai antara protein dan ion tertentu pada medium sekeliling sel dengan di dalam sel. 3. Mulai terbentuk invaginasi pada membran sitoplasma. 4. Invaginasi semakin ke dalam sitoplasma. 5. Terbentuk kantong dalam sitoplasma dan saluran pinositik. 6. Kantong mulai lepas dari membran plasma dan membentuk gelembunggelembung kantong. 7. Gelembung-gelembung kantong mulai mempersiapkan diri untuk melakukan fragmentasi. 8. Gelembung pecah menjadi gelembung yang lebih kecil.
  • 13.
  • 14.
    Keterangan gambar : 1.Sebuah sel Amoeba mendekati sel Paramaecium. 2. Amoeba membentuk kaki semu (pseudopodia) dan semakin mendekati Paramaecium. 3. Amoeba mengurung sel Paramaecium dengan kaki semu dan memasukkannya ke dalam vakuola makanan. 4. Lisosom pada Amoeba mulai bergabung (fusi) dengan vakuola makanan untuk mengeluarkan enzim pencernaan
  • 15.
    Eksositosis Eksositosis adalah proseskeluarnya suatu zat ke luar sel Contohnya : • Proses pengeluaran hormon tertentu • Semua proses sekresi
  • 16.
    Transpor Pasif Transpor pasifmerupakan perpindahan zat yang tidak memerlukan energi. Perpindahan zat ini terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat atau larutan. Transpor pasif melalui peristiwa difusi, osmosis, dan difusi terbantu.
  • 17.
    • Difusi perpindahan molekullarutan berkonsentrasi tinggi menuju larutan berkonsentrasi rendah tanpa melalui selaput membran. • Osmosis perpindahan air dari zat yang berkonsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis) melalui membran semipermeabel, sehingga didapatkan larutan yang berkonsentrasi seimbang (isotonis).
  • 18.
    • Difusi Terbantu Prosesdifusi terbantu difasilitasi oleh suatu protein. Difusi terbantu sangat tergantung pada suatu mekanisme transpor dari membran sel.
  • 19.
    Struktur dan FungsiOrganel Sel 1. Retikulum Endoplasma Kasar (Granular) ▫ Struktur : tersusun atas membran yang ditaburi ribosom. Membran itu tersusun berupa jaring/ retikulum 3 dimensi yaitu : sisterna , tubulus, dan vesikel. ▫ Fungsi : membuat unsur protein dari sekret dan disimpan dalam ruang intrasisterna. 2. Retikulum Endoplasma Halus (Agranular) ▫ Struktur : Tersusun atas membran permukaan licin tanpa ribosom, berbentuk tubular/ vesikular, bukan sisternal. ▫ Fungsi : Biosintesis hormon-hormon steroid yakni sel leydigdan korpus luteum.
  • 20.
    3. Badan Golgi ▫Struktur : Penampilan dan lokasinya berbeda-beda pada tiap jenis sel. Tersusun atas sisterna (lempeng-lempeng sakulus), vesikel kecil dan vakuola lebih besar. ▫ Fungsi :  Membentuk kantong-kantong kecil (vesikula) untuk sekresi  Membentuk membran plasma  Membentuk dinding sel tumbuhan  Membentuk lisosom 4. Ribosom ▫ Struktur : tersusun oleh RNA ribosom dan protein. Tiap ribosom terdiri atas 2 subunit yang berbeda ukuran dan saling berhubungan dalam suatu ikatan yang distabilkan oleh ion magnesium. ▫ Fungsi : untuk sintesis protein
  • 21.
    5. Lisosom – Struktur: Badan kecil bermembran yang mengandung berbagai macam asam hidrolase. – Fungsi: berfungsi dalam pencernaan intrasel 6. Peroksisom dan glioksisom – Struktur : memiliki membran tunggal, serupa dengan lisosom namun tidak mengandung hidrolase lisosom – Fungsi : berisi enzim katalase yang berfungsi mengkatalis perombakan H2O2 menjadi H2O dan O2 7. Mitokondria – Struktur : Organel bermembran yang terdapat bebas di sitoplasma.memiliki 2 lapisan membran yakni membran luar dan membran dalam. Membran luar memiliki permukaan halus sedangkan membran dalam berlekuk-lekuk. Pelekukan itu dikenal dengan krista. – Fungsi : • Sumber utama ATP / sumber energi utama sel. • Tempat respirasi sel
  • 22.
    8. Plastida ▫ Struktur: hanya terdapat di sel tumbuhan saja dan terdiri atas 3 macam yakni  Kromoplas : plastida berwarna karna mengandung pigmen selain kloforil  Leukoplas : Plastida berwarna putih  Kloroplas : plastida yang mengandung klorofil ▫ Fungsi :  Berfungsi dalam proses fotosintesis  Penyimpanan cadangan makanan (leukoplas)  Amiloplas : zat yang disimpan berupa amilum  Elaioplas : zat yang disimpan berupa lemak  Proteoplas : zat yang disimpa berupa protein
  • 23.
    9. Vacuola ▫ Struktur: organel sitoplasma yang berisi cairan yang dibatasi oleh suatu membran yang disebut tonoplas. ▫ Fungsi :  Tempat menyimpan zat makanan (amlimum dan gula)  Menyimpan pigmen  Tempat penimnunan sisa metabolisme  Membangun turgiditas 10. Sentriol ▫ Struktur : berupa kumpulan mikrotubulus. ▫ Fungsi : Berperan sebagai kutub-kutub pembelahan sel secara mitosis dan meiosis.
  • 24.
    11. Sitoskeleton – Struktur: terdiri atas 3 jenis serabut berbeda yakni mikrofilamen, mikrotubul, dan filamet antara. – Fungsi : • memberi kekuatan mekanik pada sel • menjadi kerangka sel • membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian lainnya 12. Inti sel – Struktur : memiliki membraninti dan tersusun atas molekul-molekul yang berupa lipoprotein. Terdapat pori-pori pada membran inti yang memungkinkan adanya hubungan antara nukleoplasma dan sitoplasma. Didalam inti terdapat: • Nukleolus (anak inti) berfungsi menyintesis berbagai macam molekil RNA yang digunakan dalam perakitan ribosom. • Nukleoplasma (cairan inti) merupakan zat yang tersusun dari protein • Butiran Kroamtin yang terdapat didalam nukleoplasma – Fungsi : • Pengatur pembelahan sel • Pengendali seluruh kegiatan sel • Pembawa informasi genetik
  • 25.
    G. Siklus Sel, Siklus Mitosis dan Siklus Meiosis H. Spermatogenesis dan Oogenesis • Spermatgenesis adalah proses pembentukan sel spermatozoa atau sel kimia jantan yang terjadi dalam testis, tepatnya dalam tubulus seminiferus. • Oogenesis adalah proses pembentukan ovum atau sel telur yang terjadi di ovarium oleh sel folikel.
  • 26.
    I. Gamet bersifatHaploid Gamet bersifat haploid karena gamet berfungsi mempertahankan jumlah kromosom. J. Respirasi Sel Respirasi aerob : respirasi yang membutuhkan o2 . terjadi di matriks mitikondria pemecahan seny. Organik menjadi anorganik. Menghasilkan energi yang besar dan menghasilkan 36 atp. Respirasi an-aerob : respirasi yang tidak memerlukan oksigen (02) terjadi pada sitoplasma. Respiras an-aerob terjadi untuk penguraian senyawa organik dan menghasilkan 2 ATP.
  • 27.
    K. Metabolisme Sel Metabolismedidalam sel dibagi menjadi dua, yakni, anabolisme dan katabolisme.
  • 28.
    L. Struktur danFungsi Makromolekul di dalam sel A. Karbohidrat Fungsi: ● karbohidrat sederhana sebagai sumber energi didalam sel. ● Karbohidrat rantai panjang sebagai cadangan energi. ● Karbohidrat rantai panjang sebagai komponen struktur organel dan bagian struktur lainnya. B. Lemak Fungsi lemak : Sebagai sumber energi, sebagai pelarut vitamin, vitamin A,D,E,K, sebagai pembangun bagian tubuh tertentu, pelindung alat-alat dalam (organ), dan pelindung tubuh dari suhu rendah. C. Protein Fungsi protein : Sebagai sumber energi, bagian penting untuk plasma sel, zat pembangun, untuk pertumbuhan, pengganti sel-sel yang rusak, pembentukan enzim, hormon, dan anti bodi, serta mempertahankan viskositas darah.
  • 29.
    M. Sintesis Protein 1.Transkripsi merupakan sintensis RNA dari salah satu rantai DNA yaitu rantai cetakan / sense, sedangkan rantai DNA komplemennya di sebut rantai anti sense. 2. Translasi merupakan proses penerjemahan kodon menjadi asam amino dan menyambungkan setiap as.
  • 30.
    Daftar Pustaka http://faufaufau.wordpress.com/2011/12/02/melacak-filogeni/ http://nadjeeb.wordpress.com/sistem-transport-pada-sel/ http://sains.geoklik.com/pengertian-dan-fungsi-sitoskeleton/ http://biosejati.wordpress.com/2012/01/21/mekanisme-transpor-pada-sel/ http://superknowledge.blog.com/2011/01/05/ringkasan-bio-sel/ http://blog.ub.ac.id/phiphen/2012/08/31/sel/ Srikini, Suharni,dkk.2007. Biologi SMA kelas XI. Jakarta: Erlangga Kistinnah, Idun. 2009. Biologi 3 Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen pendidikan Nasional. Aryulina, Diah, Choirul Muslim, Syalfinaf Manaf. 2007. Biologi SMA dan Makelas XII. Jakarta: Esis. Hadi, wigati. 2010. Biologi untuk SMA/MA. Klaten: Intan pariwara.