SlideShare a Scribd company logo

Pip pertemuan ke 4

D
D

pip untirtaa 4

Pip pertemuan ke 4

1 of 26
Download to read offline
KONFLIK dan 
KEPUTUSAN POLITIK 
PERTEMUAN KE-4 
ILMU PEMERINTAHAN 
FISIP UNTIRTA
APA ITU KONFLIK 
• Dalam kamus Bhs. Indonesia adalah percekcokan; 
perselisihan; pertentangan 
• Dalam ilmu politik konflik itu selalu dikaitkan dg 
kekerasan seperti kerusuhan, kudeta, terorisme 
dan revolusi 
• Konflik adalah perbedaan pendapat, persaingan 
dan pertentangan antara individu dan individu, 
kelompok dan kelompok, individu dan kelompok, 
dan antara individu atau kelompok dg 
pemerintah (Ramlan Surbakti,1999:149)
MENGAPA KONFLIK ?? 
• Pendekatan konflik berasumsi masyarakat 
mencakup berbagai bagian yg memiliki 
kepentingan yg saling bertentangan sehingga 
konflik akan selalu hadir dalam kehidupan 
bermasyarakat dan bernegara. 
• Apalagi jika masy tsb terintegrasi dg suatu 
paksaan dr klmp yg dominan. 
• Sumber daya/Nilai yg terbatas atau distribusi 
sumber daya/Nilai yg tidak merata adalah sebab 
terjadinya KONFLIK 
• Pendekatan Marxis, Neo-Marxis, Kritis
KONSENSUS 
• Kebalikan KONFLIK adalah KONSENSUS 
• Pendekatan konsensus mengasumsikan 
masyarakat mencakup bagian-bagian yg berbeda 
fungsi tetapi slg berhubungan satu sama lain scr 
fungsional. 
• Masy terintegrasi atas dasar suatu nilai yg 
disepakati bsama shg masy selalu dlm keadaan 
keseimbangan dan harmonis 
• Pendekatan ilmu Politik Struktural-Fungsional 
(Perilaku)
NAMUN, 
• Masy tak mungkin terintegrasikan scr 
permanen dg mengandalkan kekuasaan 
paksaan dr klmp yg dominan SEBALIKNYA 
• Masy yg terintegrasi atas dasar konsensus 
sekalipun tdk mungkin bertahan scr permanen 
tanpa adanya kekuasaan paksaan. JADI 
• KONFLIK dan KONSENSUS mrp gejala-gejala yg 
tdk terelakkan dlm masy
KONFLIK dpt dibedakan : 
• Konflik dapat dibedakan menjadi dua bentuk : 
1. Berwujud Kekerasan : Kerusuhan, Kudeta, 
bentrokan, huru-hara 
2. Berwujud tdk dlm kekerasan: unjuk rasa, 
pemogokan, petisi, perdebatan, diskusi. 
PERLU DIINGAT!!! 
Tidak selalu konflik itu berdimensi politik oleh krn 
itu konflik tdk selamanya diselesaikan melalui 
proses politik. Contoh : lembaga peradilan, lembaga 
adat.
Ad

Recommended

Sistem konstitusi & dinamika pelaksanaan uud 1945
Sistem konstitusi & dinamika pelaksanaan uud 1945Sistem konstitusi & dinamika pelaksanaan uud 1945
Sistem konstitusi & dinamika pelaksanaan uud 1945Rido Frans
 
Sistem pemerintahan indonesia sebelum dan sesudah amandemen
Sistem pemerintahan indonesia sebelum dan sesudah amandemenSistem pemerintahan indonesia sebelum dan sesudah amandemen
Sistem pemerintahan indonesia sebelum dan sesudah amandemenMochammad Ridwan
 
Pengantar Ilmu Politik
Pengantar Ilmu Politik Pengantar Ilmu Politik
Pengantar Ilmu Politik Naiya Naiya
 
Makalah budaya politik
Makalah budaya politikMakalah budaya politik
Makalah budaya politikMuhammad Agung
 
Model Formulasi Kebijakan
Model Formulasi KebijakanModel Formulasi Kebijakan
Model Formulasi KebijakanZakiah dr
 
Hierarki peraturan perundang undangan
Hierarki peraturan perundang undanganHierarki peraturan perundang undangan
Hierarki peraturan perundang undanganNailuredha Hermanto
 

More Related Content

What's hot

Bentuk negara : sistem pemerintahan polybios
Bentuk negara : sistem pemerintahan polybiosBentuk negara : sistem pemerintahan polybios
Bentuk negara : sistem pemerintahan polybiosAmphie Yuurisman
 
Kekuasaan, kewenangan dan legitimasi politik
Kekuasaan, kewenangan dan legitimasi politikKekuasaan, kewenangan dan legitimasi politik
Kekuasaan, kewenangan dan legitimasi politikWandi Suhardi
 
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htnPengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htnDella Mega Alfionita
 
Sejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - ModernSejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - ModernIzzatul Ulya
 
Sistem penyelenggaraan org. negara
Sistem penyelenggaraan org. negaraSistem penyelenggaraan org. negara
Sistem penyelenggaraan org. negaraFira Nursya`bani
 
Perbandingan sistem pemilu di indonesia
Perbandingan sistem pemilu di indonesiaPerbandingan sistem pemilu di indonesia
Perbandingan sistem pemilu di indonesiaElection Commision
 
Sistem Politik Indonesia
Sistem Politik IndonesiaSistem Politik Indonesia
Sistem Politik IndonesiaParanody
 
03.Anilisis Kebijakan Publik 1
03.Anilisis Kebijakan Publik 103.Anilisis Kebijakan Publik 1
03.Anilisis Kebijakan Publik 1siskamto
 
Pengakuan dalam Hukum Internasional
Pengakuan dalam Hukum InternasionalPengakuan dalam Hukum Internasional
Pengakuan dalam Hukum InternasionalVallen Hoven
 
4. proses pembuatan perundang undangan
4. proses pembuatan perundang undangan4. proses pembuatan perundang undangan
4. proses pembuatan perundang undanganHIMA KS FISIP UNPAD
 
Sistem Politik Indonesia PARPOL
Sistem Politik Indonesia PARPOLSistem Politik Indonesia PARPOL
Sistem Politik Indonesia PARPOL93220872
 
Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI
Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRISistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI
Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRITri Widodo W. UTOMO
 
Sistem Pemilihan Kepala Daerah
Sistem Pemilihan Kepala DaerahSistem Pemilihan Kepala Daerah
Sistem Pemilihan Kepala Daerahsangdamar
 
Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945
Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945
Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945Syaiful Ahdan
 
Birokrasi dan Kajian Politik
Birokrasi dan Kajian PolitikBirokrasi dan Kajian Politik
Birokrasi dan Kajian PolitikMuh Firyal Akbar
 
Patologi birokrasi di indonesia
Patologi birokrasi di indonesiaPatologi birokrasi di indonesia
Patologi birokrasi di indonesiaMuhammad Salim
 
Patologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjen
Patologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjenPatologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjen
Patologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjenRahayu Yuri
 

What's hot (20)

Bentuk negara : sistem pemerintahan polybios
Bentuk negara : sistem pemerintahan polybiosBentuk negara : sistem pemerintahan polybios
Bentuk negara : sistem pemerintahan polybios
 
Kekuasaan, kewenangan dan legitimasi politik
Kekuasaan, kewenangan dan legitimasi politikKekuasaan, kewenangan dan legitimasi politik
Kekuasaan, kewenangan dan legitimasi politik
 
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htnPengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
 
Sejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - ModernSejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - Modern
 
Sistem pemerintahan inggris
Sistem pemerintahan inggrisSistem pemerintahan inggris
Sistem pemerintahan inggris
 
Partai politik
Partai politikPartai politik
Partai politik
 
Sistem penyelenggaraan org. negara
Sistem penyelenggaraan org. negaraSistem penyelenggaraan org. negara
Sistem penyelenggaraan org. negara
 
Perbandingan sistem pemilu di indonesia
Perbandingan sistem pemilu di indonesiaPerbandingan sistem pemilu di indonesia
Perbandingan sistem pemilu di indonesia
 
Politik dan kebijakan publik
Politik dan kebijakan publikPolitik dan kebijakan publik
Politik dan kebijakan publik
 
Sistem Politik Indonesia
Sistem Politik IndonesiaSistem Politik Indonesia
Sistem Politik Indonesia
 
03.Anilisis Kebijakan Publik 1
03.Anilisis Kebijakan Publik 103.Anilisis Kebijakan Publik 1
03.Anilisis Kebijakan Publik 1
 
Pengakuan dalam Hukum Internasional
Pengakuan dalam Hukum InternasionalPengakuan dalam Hukum Internasional
Pengakuan dalam Hukum Internasional
 
4. proses pembuatan perundang undangan
4. proses pembuatan perundang undangan4. proses pembuatan perundang undangan
4. proses pembuatan perundang undangan
 
Sistem Politik Indonesia PARPOL
Sistem Politik Indonesia PARPOLSistem Politik Indonesia PARPOL
Sistem Politik Indonesia PARPOL
 
Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI
Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRISistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI
Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI
 
Sistem Pemilihan Kepala Daerah
Sistem Pemilihan Kepala DaerahSistem Pemilihan Kepala Daerah
Sistem Pemilihan Kepala Daerah
 
Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945
Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945
Bab iv nilai dan norma konstitusional uud nri 1945
 
Birokrasi dan Kajian Politik
Birokrasi dan Kajian PolitikBirokrasi dan Kajian Politik
Birokrasi dan Kajian Politik
 
Patologi birokrasi di indonesia
Patologi birokrasi di indonesiaPatologi birokrasi di indonesia
Patologi birokrasi di indonesia
 
Patologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjen
Patologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjenPatologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjen
Patologi birokrasi dalam pelaksanaan pemerintahan okjen
 

Similar to Pip pertemuan ke 4

Sistem Politik & Demokrasi
Sistem Politik & DemokrasiSistem Politik & Demokrasi
Sistem Politik & DemokrasiFair Nurfachrizi
 
Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02
Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02
Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02Kammi Daerah Serang
 
Konflik dan Konsensus.ppt
Konflik dan Konsensus.pptKonflik dan Konsensus.ppt
Konflik dan Konsensus.pptKukuhDt
 
M12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptx
M12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptxM12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptx
M12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptxAyuNilaRatna
 
Pip pertemuan ke 2
Pip pertemuan ke 2Pip pertemuan ke 2
Pip pertemuan ke 2dzakiaziz
 
486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptx
486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptx486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptx
486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptxheyafa30
 
KONFLIK SOSIAL
KONFLIK SOSIAL KONFLIK SOSIAL
KONFLIK SOSIAL zara vho
 
Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
Pertentangan Sosial dan Integrasi MasyarakatPertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
Pertentangan Sosial dan Integrasi MasyarakatAngling_seto
 
PPT RASIONALISME
PPT RASIONALISMEPPT RASIONALISME
PPT RASIONALISMEWulan280944
 
Bab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fix
Bab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fixBab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fix
Bab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fixRezaWahyuni5
 
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian
Konflik, Kekerasan, dan PerdamaianKonflik, Kekerasan, dan Perdamaian
Konflik, Kekerasan, dan PerdamaianElibrarySosiologi
 
2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptx
2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptx2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptx
2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptxKhyrulRizal1
 
Rangkuman ilmu politik jodie
Rangkuman ilmu politik jodieRangkuman ilmu politik jodie
Rangkuman ilmu politik jodieJodie Pratama
 
Konflik, Kerjasama dan Perdamaian
Konflik, Kerjasama dan PerdamaianKonflik, Kerjasama dan Perdamaian
Konflik, Kerjasama dan PerdamaianBaan Crow
 

Similar to Pip pertemuan ke 4 (20)

Masyarakat sipil
Masyarakat sipilMasyarakat sipil
Masyarakat sipil
 
Konflik n media nv
Konflik n media nvKonflik n media nv
Konflik n media nv
 
Sistem Politik & Demokrasi
Sistem Politik & DemokrasiSistem Politik & Demokrasi
Sistem Politik & Demokrasi
 
Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02
Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02
Manajemenkonflik 110305095153-phpapp02
 
Konflik dan Konsensus.ppt
Konflik dan Konsensus.pptKonflik dan Konsensus.ppt
Konflik dan Konsensus.ppt
 
M12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptx
M12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptxM12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptx
M12_Konflik Sosial dan Kekerasan.pptx
 
Teori konflik
Teori konflikTeori konflik
Teori konflik
 
Pip pertemuan ke 2
Pip pertemuan ke 2Pip pertemuan ke 2
Pip pertemuan ke 2
 
486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptx
486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptx486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptx
486385994-PPT-Sosiologi-BAB-4.pptx
 
Manajemen konflik
Manajemen konflikManajemen konflik
Manajemen konflik
 
KONFLIK SOSIAL
KONFLIK SOSIAL KONFLIK SOSIAL
KONFLIK SOSIAL
 
Prologue
ProloguePrologue
Prologue
 
Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
Pertentangan Sosial dan Integrasi MasyarakatPertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
 
PPT RASIONALISME
PPT RASIONALISMEPPT RASIONALISME
PPT RASIONALISME
 
Bab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fix
Bab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fixBab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fix
Bab 4 konflik, kekerasan, dan perdamaian std fix
 
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian
Konflik, Kekerasan, dan PerdamaianKonflik, Kekerasan, dan Perdamaian
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian
 
2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptx
2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptx2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptx
2. TEORI KEBIJAKAN PUBLIK.pptx
 
Rangkuman ilmu politik jodie
Rangkuman ilmu politik jodieRangkuman ilmu politik jodie
Rangkuman ilmu politik jodie
 
Bab x-konflik-sosial
Bab x-konflik-sosialBab x-konflik-sosial
Bab x-konflik-sosial
 
Konflik, Kerjasama dan Perdamaian
Konflik, Kerjasama dan PerdamaianKonflik, Kerjasama dan Perdamaian
Konflik, Kerjasama dan Perdamaian
 

More from dzakiaziz

Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)
Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)
Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)dzakiaziz
 
Pip pertemuan ke 5
Pip pertemuan ke 5Pip pertemuan ke 5
Pip pertemuan ke 5dzakiaziz
 
Psisos 2 pendekatan psisos new
Psisos 2 pendekatan psisos newPsisos 2 pendekatan psisos new
Psisos 2 pendekatan psisos newdzakiaziz
 
Psikologi sosial i
Psikologi sosial iPsikologi sosial i
Psikologi sosial idzakiaziz
 
Sila ke 3 dan ke-4
Sila ke 3 dan ke-4Sila ke 3 dan ke-4
Sila ke 3 dan ke-4dzakiaziz
 
Sila ke 1 dan ke-2
Sila ke 1 dan ke-2Sila ke 1 dan ke-2
Sila ke 1 dan ke-2dzakiaziz
 
Manajer dan lingkungan eksternal organisasi
Manajer dan lingkungan eksternal organisasiManajer dan lingkungan eksternal organisasi
Manajer dan lingkungan eksternal organisasidzakiaziz
 
Manajemen kontemporer
Manajemen kontemporerManajemen kontemporer
Manajemen kontemporerdzakiaziz
 
Globalisasi dan Manajemen
Globalisasi dan ManajemenGlobalisasi dan Manajemen
Globalisasi dan Manajemendzakiaziz
 
Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)
Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)
Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)dzakiaziz
 
Pip pertemuan ke 3
Pip pertemuan ke 3Pip pertemuan ke 3
Pip pertemuan ke 3dzakiaziz
 
Pip pertemuan ke 1
Pip pertemuan ke 1Pip pertemuan ke 1
Pip pertemuan ke 1dzakiaziz
 
Pancasila pertemuan ke 2 sejarah
Pancasila pertemuan ke 2 sejarahPancasila pertemuan ke 2 sejarah
Pancasila pertemuan ke 2 sejarahdzakiaziz
 
PENDIDIKAN PANCASILA KE 1
PENDIDIKAN PANCASILA KE 1PENDIDIKAN PANCASILA KE 1
PENDIDIKAN PANCASILA KE 1dzakiaziz
 
PENDIDIKAN PANCASILA 1
PENDIDIKAN PANCASILA 1PENDIDIKAN PANCASILA 1
PENDIDIKAN PANCASILA 1dzakiaziz
 

More from dzakiaziz (19)

None 1
None 1None 1
None 1
 
None
NoneNone
None
 
None
NoneNone
None
 
Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)
Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)
Fungsi perencanaan dalam manajemen (pert 9)
 
Pip pertemuan ke 5
Pip pertemuan ke 5Pip pertemuan ke 5
Pip pertemuan ke 5
 
Psisos 2 pendekatan psisos new
Psisos 2 pendekatan psisos newPsisos 2 pendekatan psisos new
Psisos 2 pendekatan psisos new
 
Psikologi sosial i
Psikologi sosial iPsikologi sosial i
Psikologi sosial i
 
Sila ke 5
Sila ke 5Sila ke 5
Sila ke 5
 
Sila ke 3 dan ke-4
Sila ke 3 dan ke-4Sila ke 3 dan ke-4
Sila ke 3 dan ke-4
 
Sila ke 1 dan ke-2
Sila ke 1 dan ke-2Sila ke 1 dan ke-2
Sila ke 1 dan ke-2
 
Manajer dan lingkungan eksternal organisasi
Manajer dan lingkungan eksternal organisasiManajer dan lingkungan eksternal organisasi
Manajer dan lingkungan eksternal organisasi
 
Manajemen kontemporer
Manajemen kontemporerManajemen kontemporer
Manajemen kontemporer
 
Globalisasi dan Manajemen
Globalisasi dan ManajemenGlobalisasi dan Manajemen
Globalisasi dan Manajemen
 
Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)
Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)
Sejarah perkembangan manajemen sebagai ilmu (1)
 
Pip pertemuan ke 3
Pip pertemuan ke 3Pip pertemuan ke 3
Pip pertemuan ke 3
 
Pip pertemuan ke 1
Pip pertemuan ke 1Pip pertemuan ke 1
Pip pertemuan ke 1
 
Pancasila pertemuan ke 2 sejarah
Pancasila pertemuan ke 2 sejarahPancasila pertemuan ke 2 sejarah
Pancasila pertemuan ke 2 sejarah
 
PENDIDIKAN PANCASILA KE 1
PENDIDIKAN PANCASILA KE 1PENDIDIKAN PANCASILA KE 1
PENDIDIKAN PANCASILA KE 1
 
PENDIDIKAN PANCASILA 1
PENDIDIKAN PANCASILA 1PENDIDIKAN PANCASILA 1
PENDIDIKAN PANCASILA 1
 

Recently uploaded

Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024RhomemyTze
 
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Guruku
 
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptxbab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptxNurulyDybala1
 
PPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptx
PPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptxPPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptx
PPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptximamasyari24
 
Sosialisasi MUK versi 2023 YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdf
Sosialisasi MUK versi 2023  YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdfSosialisasi MUK versi 2023  YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdf
Sosialisasi MUK versi 2023 YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdfhadiwiryo2019
 
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptxTugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptxlaodesupriono1
 
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptxppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptxNiPutuYuliartini1
 
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdfSERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdfDOWENSAPETUASIMARMAT
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfKangMargino
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mieRidaEsniwatyShejabat
 
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxFORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxSMK NEGERI 1 BANGKINANG
 
Evaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra IndonesiaEvaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra IndonesiaPenerbit Manggu
 
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaPKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaAdrianLopez621575
 
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPNContoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPNwatihirma7
 
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...Achmad Adhiaksa Hutomo
 
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia IndonesiaT3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia IndonesiaMegaPawitra
 
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdfRUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdfimamasyari24
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...Penerbit Manggu
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfKangMargino
 
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfModul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfDelaNavarin1
 

Recently uploaded (20)

Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024
 
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
 
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptxbab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
 
PPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptx
PPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptxPPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptx
PPT PERSIAPAN OBSERVASI (MODUL AJAR).pptx
 
Sosialisasi MUK versi 2023 YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdf
Sosialisasi MUK versi 2023  YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdfSosialisasi MUK versi 2023  YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdf
Sosialisasi MUK versi 2023 YANG AKAN DIPAKAI PADA TAHUN 2024.pdf
 
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptxTugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
 
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptxppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
 
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdfSERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
 
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxFORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
 
Evaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra IndonesiaEvaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
 
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaPKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
 
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPNContoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
 
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
 
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia IndonesiaT3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
 
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdfRUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
 
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfModul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
 

Pip pertemuan ke 4

  • 1. KONFLIK dan KEPUTUSAN POLITIK PERTEMUAN KE-4 ILMU PEMERINTAHAN FISIP UNTIRTA
  • 2. APA ITU KONFLIK • Dalam kamus Bhs. Indonesia adalah percekcokan; perselisihan; pertentangan • Dalam ilmu politik konflik itu selalu dikaitkan dg kekerasan seperti kerusuhan, kudeta, terorisme dan revolusi • Konflik adalah perbedaan pendapat, persaingan dan pertentangan antara individu dan individu, kelompok dan kelompok, individu dan kelompok, dan antara individu atau kelompok dg pemerintah (Ramlan Surbakti,1999:149)
  • 3. MENGAPA KONFLIK ?? • Pendekatan konflik berasumsi masyarakat mencakup berbagai bagian yg memiliki kepentingan yg saling bertentangan sehingga konflik akan selalu hadir dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. • Apalagi jika masy tsb terintegrasi dg suatu paksaan dr klmp yg dominan. • Sumber daya/Nilai yg terbatas atau distribusi sumber daya/Nilai yg tidak merata adalah sebab terjadinya KONFLIK • Pendekatan Marxis, Neo-Marxis, Kritis
  • 4. KONSENSUS • Kebalikan KONFLIK adalah KONSENSUS • Pendekatan konsensus mengasumsikan masyarakat mencakup bagian-bagian yg berbeda fungsi tetapi slg berhubungan satu sama lain scr fungsional. • Masy terintegrasi atas dasar suatu nilai yg disepakati bsama shg masy selalu dlm keadaan keseimbangan dan harmonis • Pendekatan ilmu Politik Struktural-Fungsional (Perilaku)
  • 5. NAMUN, • Masy tak mungkin terintegrasikan scr permanen dg mengandalkan kekuasaan paksaan dr klmp yg dominan SEBALIKNYA • Masy yg terintegrasi atas dasar konsensus sekalipun tdk mungkin bertahan scr permanen tanpa adanya kekuasaan paksaan. JADI • KONFLIK dan KONSENSUS mrp gejala-gejala yg tdk terelakkan dlm masy
  • 6. KONFLIK dpt dibedakan : • Konflik dapat dibedakan menjadi dua bentuk : 1. Berwujud Kekerasan : Kerusuhan, Kudeta, bentrokan, huru-hara 2. Berwujud tdk dlm kekerasan: unjuk rasa, pemogokan, petisi, perdebatan, diskusi. PERLU DIINGAT!!! Tidak selalu konflik itu berdimensi politik oleh krn itu konflik tdk selamanya diselesaikan melalui proses politik. Contoh : lembaga peradilan, lembaga adat.
  • 7. • Tapi ada konflik yg bkn politik namun kemudian menjadi konflik politik contoh buruh dan pengusaha. Konflik tersebut dapat diselesaikan tanpa melibatkan pemerintah. Tetapi biasanya krn jarang menemukan titik temu diantara dua kepentingan berbeda Pemerintah melakukan intervensi sbg mediator atau arbitrase dg mengeluarkan kebijakan spt UU Tenaga Kerja • Mengapa Pemerintah turun tangan ??? Sebab jika tidak diselesaikan akan mengganggu kepentingan umum • BERIKAN CONTOH KONFLIK POLITIK berwujud kekerasan dan tidak ????
  • 8. PENYEBAB KONFLIK Ada dua penyebab Konflik yakni : 1. Kemajemukan horisontal ialah struktur masy yg majemuk scr kultural spt suku bangsa, daerah, agama dan ras dan majemuk scr sosial dlm arti perbedaan profesi dan pekerjaan spt petani, buruh, pedangang, pengusaha, sipil, militer. 2. Kemajemukan Vertikal ialah struktur masy yg terpolarisasikan menurut pemilikan kekayaan, pengetahuan dan kekuasaan.
  • 9. KONFLIK KEMAJEMUKAN HORISONTAL • Kemajemukan horisontal kultural dpt menimbulkan konflik krn msg-msg unsur kultural berupaya mempertahankan identitas dan karakteristik budayanya dr ancaman kultur lain. • Kemajemukan horisontal sosial dpt menimbulkan konflik sebab msg-msg klmp yg bdasarkan pekerjaan dan profesi serta tempat tinggal tsb memiliki kepentingan berbeda bahkan slg bertentangan.
  • 10. KONFLIK KEMAJEMUKAN VERTIKAL • Kemajemukan vertikal dpt menimbulkan konflik sebab sebagian besar masy yg tdk memiliki atau hanya memiliki sedikit kekayaan, pengetahuan dan kekuasaan akan memiliki kepentingan yg bertentangan dg klmp kecil masy yg mendominasi ketiga sumber tsb. • Distribusi nilai yg pincang mrp penyebab utama
  • 11. KESIMPULAN PENYEBAB KONFLIK : • Konflik tjadi manakala tdp benturan kepentingan yg disebabkan karena kemajemukan horisontal maupun vertikal. • BERIKAN CONTOH KONFLIK YG DISEBABKAN OLEH KEDUA HAL DIATAS ?????
  • 12. STRUKTUR KONFLIK • Paul Conn, situasi konflik pd dasarnya dibedakan menjadi : a. Konflik menang-kalah (zero-sum-conflict): situasi konflik yg bersifat antagonistik shg tdk memungkinkan tcapainya suatu kompromi diantara pihak yg terlibat konflik. Ciri-cirinya : yg dipertaruhkan adalah hal prinsipil spt harga diri, iman kepercayaan, hidup/mati dan jabatan penting di pemerintahan
  • 13. STRUKTUR KONFLIK b. Konflik menang-menang (non zero-sum conflict): suatu situasi konflik dlm mana pihak yg terlibat dlm konflik msh mungkin utk mengadakan kompromi dan bekerjasama shg semua pihak akan mendapatkan bagian dr konflik tsb. Ciri-cirinya antara lain yg dipertaruhkan biasanya bkn hal yg prinsipiil tetapi bkn hal yg tdk penting. Terjadi win win solution melalui kompromi, dialog dan kerjasama yg menguntungkan kedua belah pihak.
  • 14. TUJUAN KONFLIK • Tujuan Konflik adalah untuk memperebutkan atau mempertahankan sumber-sumber/nilai baik materiil maupun non materiil. a. Bisa jadi konflik diantara pihak yg sama-sama ingin MEMPEROLEH/MEMPEREBUTKAN atau b. Pihak antara memperoleh dg pihak yg mempertahankan Masih ingatkan kalau nilai itu terbagi 2 : • Materiil  harta, kekayaan • Non materi kekuasaan, kebebasan, rasa aman, harga diri, status sosial
  • 15. RESULT FROM CONFLICT or WHAT CAN WE DO ABOUT CONFLICT ? • Penyelesaian Konflik lebih merujuk pada sebab-sebab konflik drpd manifestasi konflik • Pembasmian Konflik lebih merujuk pd manifestasi konflik drpd sebab-sebab konflik. Hal ini lebih bersifat jangka pendek. • Pengaturan Konflik berupa bentuk-bentuk pengendalian lebih diarahkan pd manifestasi politik drpd sebab-sebab konflik dg asumsi bhw konflik tsb tdk dpt diselesaikan dan dibasmi. Pihak yg berkonflik adalah lembaga yg terorganisir
  • 16. PENGATURAN KONFLIK Ralf Dahrendorf, ada 3 bentuk metode pengaturan konflik antara lain : a. Konsiliasi: usaha utk mempertemukan keinginan pihak yg berselisih shg tcapai persetujuan bsama. Misalkan parlemen, departemen tenaga kerja (buruh vs pengusaha) b. Mediasi : kedua pihak mencari pihak ketiga (mediator, tokoh, ahli atau lembaga tertentu) namun sifatnya tdk mengikat. c. Arbitrase yakni kedua pihak sepakat utk mendapatkan keputusan akhir (bersifat legal) spt pengadilan, MK.
  • 17. PENGATURAN KONFLIK • Negara yg memiliki kekuasaan dan kewenangan sah memiliki kemampuan utk mengendalikan/mengatur konflik politik. • Erick Nordlinger, menyimpulkan 6 cara pengaturan konflik yg pernah diterapkan : 1. Koalisi pemerintahan 2. Penerapan prinsip proporsionalitas 3. Penerapan saling veto 4. Pemimpin yg berkonflik sepakat utk tdk melibatkan pemerintahan dlm bid-bid kebijakan yg dpt mempengaruhi nilai dan kepentingan klm yg berkonflik 5. Semua pihak berkonflik menyesuaikan diri dg kepentingan dan nilai pihak lain kompromi 6. Konsensipihak yg terkuat memberikan kompromi atau diantara kelm yg seimbang kekuatannya
  • 18. PROSES POLITIK Diterima sebagian KONFLIK Msg-msg pihak akan merumuskan dan mengajukan tuntutan Menggunakan media utk menjadikannya sbg isu politik (politisasi) Mempengaruhi keputusan politik (dg cara berkoalisi dg klmp yg sepaham/ sendirian) Keputusan politik oleh Pemerintah ditolak diterima
  • 19. KEPUTUSAN POLITIK DAN KEBIJAKAN UMUM
  • 20. Apakah Keputusan itu ? • Prajudi Atmosudirjo keputusan adalah suatu pengakhiran drpd proses pemikiran tg suatu masalah dg menjatuhkan pilihan pd suatu alternatif • James AF Stoner keputusan adalah pemilihan diantara berbagai alternatif. Pengertian alternatif ada tiga yakni : a. Pilihan atas dasar logika b. Pilihan dari yg terbaik c. Pilihan yg mendekatkan pd tujuan
  • 21. APAKAH Keputusan Politik ITU ? • Joy Mitchel dlm bukunya Political Analisys and Public mengatakan bahwa Politik adalah sebuah aktifa utk mengambil keputusan yg menyangkut kpd kepentingan umum yg dilahirkan dlm bentuk kebijakan umum • Ciri khas politik adalah keputusan yg keluar dr proses politik bersifat mengikat (otoritatif) dan dimaksudkan utk kebaikan masy umum • Keputusan Politik ialah keputusan yg mengikat, menyangkut dan mempengaruhi masy umum.
  • 22. Apakah Keputusan Politik itu ? • Yg mengurus masy umum itu adalah lembaga-lembaga Pemerintah maka • Keputusan Politik bisa dipahami pula sbg pilihan yg terbaik dr berbagai alternatif mengenai urusan yg menjadi kewenangan pemerintah • Kebijakan umum adalah Keputusan Politik itu sendiri
  • 23. ISI KEBIJAKAN UMUM • Theodore Lore, membagi isi kebijakan ke dalam 4 tipe: 1. Regulatif : tdpt unsur coercive lgsg thd individu cth. KUHP, UU anti monopoli 2. Redistributif : tdpt unsur coercive lgsg thd warga negara dg penerapannya melalui lingkungan. Cth. Pajak progresif (tdk ditujukan pd semua org) namun hasilny digunakan utk manfaat seluruh masy 3. Distributif : tdk ada unsur coercive, ditujukan ke individu. Cth. Penggunaan APBD/N utk dana bos sekolah, subsidi bbm 4. Konstituen : tidak ada coercive penerapannya melalui lingkungan yakni utk keamanan nasional dan LN cth. BIN dan utk urusan pelayanan masy cth. LAN
  • 24. PEMBUAT KEPUTUSAN POLITIK • Sarjana ilmu politik mengajukan 3 kemungkinan elit politik yg membuat keputusan politik : 1. Elit formal : eliti politik yg menurut PerUU memiliki kewenangan utk membuat keputusan. 2. Org yg berpengaruh : org yg krn memiliki sumber-sumber kekuasaan (kekayaan, ilmu pengetahuan, teknologi, senjata dan massa terorganisasi) mampu mempengaruhi elit formal dlm membuat keputusan sesuai dg kehendaknya 3. Penguasa : org yg scr nyata membuat keputusan bisa jadi elit formal atau org yg berpengaruh
  • 25. REVIEW • Kita sudah mempelajari tg Konsep Politik antara lain : a. Konsep Negara b. Konsep Kekuasaan, Kewenangan dan Legitimasi c. Konsep Konflik dan d. Keputusan Politik
  • 26. Minggu Depan • Kita akan belajar tentang Pendekatan yg digunakan dalam menganalisa kajian ilmu politik antara lain : 1. Pendekatan Institusionalisme (tradisional) 2. Pendekatan Perilaku (Struktur-Fungsionalisme) 3. Pendekatan Neo-Marxis (Struktur-Konflik) 4. Pendekatan Teori Ketergantungan 5. Pendekatan Pilihan Rasional 6. Pendekatan Institusionalisme Baru