Membangun Organisasi Unggul

13,399 views
13,305 views

Published on

Slide presentasi menarik tentang bagaimana caranya membangun great organization

Published in: Business
1 Comment
11 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
13,399
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
1
Likes
11
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Membangun Organisasi Unggul

  1. 1. Membangun Good-to- Great Company
  2. 2. Anda bisa mendownload file presentasi ini di : www.strategimanajemen.net Composed by : Yodhia Antariksa Silakan berkunjung ke www.strategimanajemen.net , sebuah blog tentang management skills, human capital dan business strategy
  3. 3. Enam Elemen Kunci untuk Membangun “ Good to Great Company”
  4. 4. Selama lebih dari lima tahun, Jim Collins dkk melakukan riset yang ekstensif untuk menjawab pertanyaan kunci : faktor apa sebenarnya yang paling menentukan bagi terciptanya GREAT COMPANY . Dari riset itu, mereka menemukan adanya enam elemen kunci ……..
  5. 5. <ul><li>Level 5 Leadership </li></ul><ul><li>First Who….then What </li></ul><ul><li>Confront the Brutal Facts (Yet Never Lose Faith) </li></ul><ul><li>The Hedgehog Concept </li></ul><ul><li>A Culture of Discipline </li></ul><ul><li>Technology Accelerators </li></ul>Enam Elemen Kunci GOOD-to-GREAT
  6. 6. Element 1: Level 5 Leadership
  7. 7. Level 5: Good-to-Great Leader Level 4: Effective Leader Level 3: Competent Manager Level 2: Contributing Team Member Level 1: Highly Capable Individual Level 5 Leadership
  8. 8. Great companies ternyata selalu dipimpin oleh CEO yang memiliki kualitas Level 5 Leadership . Ciri-ciri Level 5 Leadership adalah : fokus yang amat tinggi pada results, memiliki kapasitas eksekusi yang baik (good executor), dan cenderung bersikap low profile.
  9. 9. Element 2: First Who…Then What
  10. 10. Good-to-great companies selalu memulai proses transformasi dengan memilih orang-orang yang tepat (dan membuang orang-orang yang under-performance ), baru kemudian menentukan ke arah mana layar perusahaan akan dilabuhkan
  11. 11. Poin utama dalam elemen kedua ini bukan hanya tentang “getting the right people on the team”.
  12. 12. Poin yang lebih penting adalah “ pertanyaan tentang siapa ” selalu lebih dahulu dibanding “ pertanyaan tentang apa ”. Good - to -g reat companies selalu bergerak pertama-tama dengan berpikir tentang MANUSIA, baru kemudian berbicara mengenai strategi, anggaran, struktur organisasi, dan lain-lain.
  13. 13. Element 3: Confront the Brutal Fact
  14. 14. Semua good-to-great companies memulai proses pertumbuhannya dengan cara confronting the brutal facts of their current reality
  15. 15. Good-to-Great Companies selalu menerapkan prinsip the Stockdale Paradox : atau sebuah keyakinan yang kuat bahwa kami pada akhirnya akan berhasil, meski dihadapkan pada rintangan yang amat sulit. Dan pada saat yang bersamaan, kami akan terus berani menghadapi realitas persaingan bisnis, betapapun kerasnya derap persaingan itu.
  16. 16. Tugas utama untuk merubah suatu perusahaan menjadi great company , adalah membangun iklim kerja dimana setiap anggota memiliki kesempatan untuk di-dengar pendapatnya, and ultimately, for the truth to be heard
  17. 17. Element 4: Hedgehog Concept
  18. 18. Good-to-great companies cenderung mirip seperti hedgehogs — sejenis entitas yang sederhana, simpel, memahami &quot;one big thing&quot; and stick to it. Perusahaan pembanding cenderung seperti foxes — mencoba mengetahui banyak hal, namun lack consistency .
  19. 19. Dari riset yang dilakukan Jim Collins dkk, rata-rata dibutuhkan waktu empat tahun bagi suatu perusahaan untuk mampu menanamkan konsep Hedgehog dalam dirinya.
  20. 20. Anda tidak perlu berada dalam industri yang atraktif untuk mampu menghasilkan profit yang spektakuler. Good-to-great companies membuktikan bahwa mereka tetap bisa menghasilkan laba yang superior meski jenis industri dimana mereka berada bukan jenis industri yang atraktif.
  21. 21. Element 5: A Culture of Discipline
  22. 22. Good - to - great companies dari luar terlihat sebagai entitas yang membosankan, “garing”, biasa-biasa saja, namun jika ditelisik lebih dalam ternyata….. they're full of people who display extreme diligence and a stunning intensity
  23. 23. A culture of discipline is not just about action. It is about getting disciplined people who engage in disciplined thought and who then take disciplined action .
  24. 24. A culture of discipline melibatkan dua dimensi . Pada satu sisi, kultur itu menuntut para anggotanya untuk selalu mengacu pada proses dan sistem kerja yang konsisten . Pada sisi lain, ia juga memberikan kebebasan dan tanggungjawab dalam kerangka sistem itu.
  25. 25. Element 6: Technology Accelerators
  26. 26. Dalam isu IT, good-to-great companies selalu mengajukan pertanyaan : apakah aplikasi teknologi ini fit directly dengan konsep Hedgehog kami? Jika ya, maka kami akan menjadi a pioneer in the application of that technology . Jika tidak, kami akan melupakannya.
  27. 27. Good-to-great companies menggunakan teknologi lebih sebagai an accelerator of momentum , not a creator of it. Tidak ada satupun good-to-great companies yang memulai transformasinya dengan pioneering technology, yet they all became pioneers in the application of technology once they grasped how it fit with their strategies.
  28. 28. Source of Reference: Jim Collins, Good to Great : Why Some Companies Make the Leap…and Others Don’t , Harper Business
  29. 29. Jika Anda menyukai presentasi ini, silakan berkunjung ke www.strategimanajemen.net secara reguler untuk memperoleh ide-ide segar tentang manajemen dan strategi bisnis. www.strategimanajemen.net The Right Destination for Smart People Jika Anda ingin menggunakan slide ini, mohon sebutkan sumbernya, yakni : www.strategimanajemen.net

×