1

408 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
408
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
99
Actions
Shares
0
Downloads
3
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1

  1. 1. Oleh : H. Triyo Rachmadi, S.Kep. Politeknik Dharma Patria KebumenProgram Studi Teknik Elektro Rekam Medis 1
  2. 2. 2
  3. 3. DESKRIPSI MATA KULIAH1. Etika, Etiket, profesi dan kode etik profesi yang berhubungan dengan keprofesian dalam bidang kesehatan
  4. 4. Dapat Memahami, menerapkan dan melaksanakan tentang etika profesi kesehatan serta menerapkan dan menjalankan kode etik profesi kesehatan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan profesinya, dapat mengembangkan kode etik profesi untuk kemajuan serta perkembangan pelayanan untuk perubahan yang lebih baik03/30/13 4
  5. 5. Kemampuan untuk kesadaran etis merupakan landasan utama bagi orang, profesional dan lebih sensitif untuk memperhatikan profesi, kemampuan untuk berpikir, memiliki wawasan berpikir secara etis dapat mempertimbangkan untuk tindakan profesi. Dapat mengambil keputusan secara rasional dan menanamkan disiplin yang tinggi sehingga dapat menjaga03/30/13 mutu pelayanan kesehatan 5
  6. 6. PENDAHULUAN  Isu kasus kelalaian yan kes.  Pemahaman & kesadaran masy. Ttg hak dlm yan kes peningkatan laporan kasus medik ke LBH & lembaga advokasi konsumen kes.  Kelalaian yan kes yg menjadi sengketa medik yg telah dilaporkan ke penegak hukum blm memp.formula dlm penyelesaiannya03/30/13 H. Triyo Rachmadi, S.Kep. 6
  7. 7.  Tampak adanya tarik menarik kepentingan antara Kemenkes, DPR & LSM utk menempatkan posisi hukum proses peradilan sengketa medis  UU Kes No. 23 thn 1992 blm dpt dijadikan parameter penyelesaian  UU Perlindungan Konsumen No.8 Th 1999,tdk memiliki alasan rasional penyelesaian,dikrnkan hub.dokter-pasien berbeda dgn hub pengusaha-konsumen H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 7
  8. 8.  Kesadaran tenaga kes. Utk memegang etika sulit dilakukan, profesi tenaga kes. Perlahan menuju proletar bukan profesional  Sehingga orientasi pd kompetensi tanpa watak yg baik & pengikisan sisi kemanusiaan  Yankes tdk human oriented ttpi Bussines oriented H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 8
  9. 9.  Dlm etika profesi, menyelamatkan kehidupan adlh nilai etik yg baik  Di sisi ini muncul konflik antara kualitas kehidupan yg dipertahankan dgn biaya yan kes yg dikeluarkan pasien,  Hal tsb mrpkn aspek etika dlm yankes  O.k itu setiap tenaga kes.dlm yankes perlu mengetahui kode etik profesi yankes H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 9
  10. 10. Filsafat  Segi Semantik:  falsafah (bahasa Arab),  philosophy (bahasa Inggris),  philosophie (Belanda, Jerman, Perancis),  φιλοσοφια /philosophia (Yunani)  φιλοσ berarti cinta, kekasih atau bisa juga sahabat.  σοφια berarti kebijaksanaan atau kearifan, bisa juga berarti03/30/13 pengetahuan. 10
  11. 11.  secara harfiah kata φιλοσοφια berarti yang mencintai kebijaksanaan.  filsafat merupakan aktivitas manusia dengan menggunakan kemampuan daya pikirnya dalam rangka menelaah kejadian alam semesta untuk menemukan kebenaran yang hakiki. H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 11
  12. 12.  Setiap org yg berfilsafat akan menjadi bijaksana  Org yg cinta kpd pengetahuan = philosoper  Bhs arab = failasuf H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 12
  13. 13.  Pecinta pengetahuan: org yg menjadikan pengetahuan sbg tujuan hidupnya/ mengabdikan dirinya kpd pengetahuan Segi praktis, filsafat: alam pikiran/ alam berpikir Berfilsafat = berpikir, ttpi tdk semua berpikir adlh berfilsafat Berfilsafat ; berpikir sec. mendalam & sungguh2. Setiap manusia adlh filsuf sebab semua manusia berpikir Tetapi tdk semua manusia yg berpikir adlh filsuf Filsuf hanyalah org yg memikirkan hakikat segala sesuatu dgn sungguh2 & mendalam H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 13
  14. 14. Tokoh-Tokoh Ilmu FilsafatPlato (427 SM-347 SM) Seorg filsuf Yunani yg terkenal Murid Socrates Guru Aristoteles “Filsafat : pengetahuan ttg segala yg ada (ilmu pengetahuan yg berminat mencapai kebenaran yg asli) H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 14
  15. 15. Aristoteles (384 SM-322 SM) Filsafat: ilmu pengetahuan yg meliputi kebenaran, yg di dlmnya terkandung ilmu2 metafisika, logika, etika, ekonomi, politik & estetika (filsafat menyelidiki sebab & asas segala benda) H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 15
  16. 16. Marcus Tullius Cicero (106 SM-43 SM)  Politikus & ahli pidato Romawi  Filsafat: pengetahuan ttg sesuatu yg maha agung & usaha2 utk mencapainya H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 16
  17. 17. Al Farabi (meninggal 950 M) Filsuf Muslim terbesar sblm Ibnu Sina Filsafat: ilmu pengetahuan ttg alam maujud & bertujuan menyelidiki hakikat yg sebenarnya H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 17
  18. 18. Imanuel Kant (1724-1804)  Raksasa pemikir Barat  Filsafat: ilmu pokok & pangkal segala pengetahuan yg mencakup di dlmnya 3 persoalan:  Apakah yg dpt kita ketahui? (dijawab o/metafisika)  Apakah yg dpt kita kerjakan? (dijawab o/ etika)  Sampai manakah pengharapan kita? (dijawab o/ anthropologi) H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 18
  19. 19. Prof. DR. Fuad Hasan  Guru besar UI  Filsafat: suatu ikhtiar utk berpikir radikal, artinya mulai dr radiksnya suatu gejala, dr akarnya suatu hal yg hendak dimasalahkan  Dgn jln penjajakan yg radikal itu filsafat berusaha utk sampai kpd kesimpulan2 yg universal H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 19
  20. 20. Drs. H. Hasbullah Bakry  Ilmu Filsafat: ilmu yg menyelidiki segala sesuatu dgn mendalam mengenai Ketuhanan, alam semesta & manusia shg dpt menghasilkan pengetahuan ttg bgmn hakikatnya sejauh yg dpt dicapai oleh akal manusia & bgmn sikap manusia itu seharusnya stlh mencapai pengetahuan itu.03/30/13 H. Triyo Rachmadi, S.Kep. 20
  21. 21. Kesimpulan: Filsafat: ilmu pengetahuan yg menyelidiki segala sesuatu dgn mencari sebab2 terdlm, berdsrkan kekuatan pikiran manusia sendiri Filsafat: hasil daya upaya manusia dgn akal budinya utk memahami atau mendalami secara radikal & integral serta sistematis hakikat yg ada, yaitu:  Hakikat Tuhan  Hakikat alam semesta  Hakikat Manusia serta sikap manusia sbg konsekuensi dr paham tsb H. Triyo Rachmadi, S.Kep.03/30/13 21
  22. 22. ETIKA & FILSAFATDiharapkan mahasiswa mampu: Dapat menjelaskan istilah2 dlm filsafat Dpt menjelaskan hubungan etika dgn filsafat Dpt menjelaskan aliran2 dlm filsafat 22
  23. 23.  Pd zaman modern ini, org2 bersepakat mempelajari ilmu filsafat dgn 2 cara: 1. Mempelajari sejarah perkembangan sejak dulu sampai skrg (metode historis) 2. mempelajari isi/ lapangan pembahasannya yg diatur dlm bidang2 ttt (metode sistematis) 23
  24. 24. Mempelajari sejarah perkembangan sejak dulu sampai skrg (metode historis) Adanya riwayat hidup tokoh2 filsafat di segala masa Bgmna timbulnya aliran filsafat ttg logika, metafisika, etika & keagamaan Spt pembahasan zaman purba sec.berurutan (kronologis) mnrt waktu masing2. 24
  25. 25. mempelajari isi/ lapangan pembahasannya yg diatur dlm bidang2 ttt (metode sistematis) Membahas lgsg isi persoalan ilmu filsafat dgn tdk mementingkan urutan zaman perjuangannya masing2 Org membagi persoalan ilmu filsafat dlm bidang2 ttt Misalnya: dlm bidang logika, dibahas sesuatu mana yg benar & mana yg salah mnrt pertimbangan akal, bgmn cara berpikir yg benar & yg salah Dlm bidang etika, dibahas mana yg baik & mana yg buruk dlm perbuatan manusia, tdk dibahas persoalan2 logika & metafisika 25
  26. 26. Cabang2 Filsafat Filsafat sbg induk yg mencakup semua ilmu khusus Dlm perkembangannya, ilmu 2 khusus itu memisahkan diri Awalnya matematika & fisika kmdn diikuti ilmu2 lain Psikologi akhir2 ini melepaskan diri dr filsafat Walau ditinggalkan ilmu2 khusus lain, ttpi filsafat tdk mati, filsafat hidup dgn corak baru sbg ilmu istimewa yg memecahkan masalah yg tdk dpt dipecahkan oleh ilmu2 lain 26
  27. 27. Ahli2 filsafat membagi filsafat dgn penggolongan yg berbedaDe Vos menggolongkan filsafat: Metafisika Logika Ajaran ttg ilmu pengetahuan Filsafat alam Filsafat sejarah Etika Estetika anthropologi 27
  28. 28. Prof. Albuerey Castell: Masalah teologis Masalah metafisika Maslah epistomologi Masalah etika Masalah politik Masalah sejarah 28
  29. 29. DR. Richard H. Popkin & DR. Avrum Astroll dlm buku “Philosophy Made Simple” membagi dlm 7 bag: Section I Ethics Section II Political Philosophy Section III Metaphysic Section IV Philosophy of Religion Section V Theory of Knowledge Section VI Logics Section VII Contemporary Philosophy 29
  30. 30.  Aristoteles, membagi sec. konkret & sistematis: Logika, ilmu ini dianggap sbg ilmu pendahuluan dr filsafat Filsafat teoritis, mencakup:  Ilmu fisika, mempersoalkan dunia materi dr alam nyata  Ilmu matematika, mempersoalkan hakikat segala sesuatu dlm kuantitasnya  Ilmu metafisika, mempersoalkan hakikat segala sesuatuO Filsafat Praktis, mencakup: - ilmu etika, yg mengatur kesusilaan & kebahagiaan dlm hidup perseorangan -ilmu ekonomi, yg mengatur kesusilaan 7 kemakmuran di dlm negaraO Filsafat Poetika (kesenian) 30
  31. 31. KesimpulanFilsafat memp. Beberapa cabang yaitu: Metafisika; filsafat ttg hakikat yg ada di balik fisika, bersifat transeden diluar jangkauan pengalaman manusia Logika: filsafat ttg pikiran yg benar & yg salah Etika: filsafat ttg perilaku yg baik & yg buruk Estetika: filsafat ttg kreasi yg indah & yg buruk Epistomologi: filsafat ttg ilmu pengetahuan Filsafat2 khusus yg lain: filsafat agama, manusia, hukum, sejarah,alam,pendidikan dsb 31
  32. 32. Manfaat & Tujuan Filsafat Harold Titus: filsafat adlh suatu usaha memahami alam semesta, makna & nilainya. Apabila tujuan ilmu adlh kontrol & tujuan seni adlh kreatifitas, kesempurnaan bentuk keindahan komunikasi & ekspresi, maka tujuan filsafat adlh pengertian & kebijaksanaan (understanding & wisdom) DR. Oemar A. Hoesin, ilmu memberi kita pengetahuan & filsafat memberikan hikmah. Filsafat memberikan kepuasan kpd keinginan manusia akan pengetahuan yg tersusun dgn tertib & benar 32
  33. 33. St Takdir AlisyahbanaDlm bukunya: Filsafat itu dpt memberikan ketenangan pikiran& kemantapan hati sekalipun menghadapi mautRadhakrishnanDlm bukunya History of Philosophy: Tugas filsafat bukanlahsekedar mencerminkan masa ketika kita hidup, melainkanmembimbingnya maju. Fungsi filsafat adlh kreatif,menetapkan nilai, menetapkan tujuan, menentukan arah &menuntun pd jln baru http://triyo-rachmadi-skep.blogspot.com 33
  34. 34. Manfaat & Tujuan FilsafatMenolong mendidik, membangun diri kita sendiri, denganberpikir lbh mendlm, kita mengalami & menyadari kerohaniankita. Rahasia hidup yg kita selidiki justru memaksa kita utkberpikir utk hidup sesadar2nya & memberikan isi kpd hidupkita sendiriMemberikan kebiasaan & kepandaian utk melihat &memecahkan persoalan2 dlm hidup sehari2. Org yg hidupsec.dangkal sj tidak mudah melihat persoalan2 , apalagimelihat pemecahnya. Kita dilatih melihat dl apa yg menjadipersoalan & ini mrpkn syarat mutlak utk memecahkannya http://triyo-rachmadi-skep.blogspot.com 34
  35. 35. Memberikan pandangan yg luas, membendung “akuisme” & “aku-sentrisme” (dlm segala hal hanya melihat &mementingkan kepentingan & kesenangan si aku)Mrpkn latihan utk berpikir sendiri hingga kita tdk hanyamengikuti sj pandangan umum, percaya akan setiapsemboyan dlm surat kabar2 tetapi sec.kritis menyelidiki apayg dikemukakan org, memp, pendapat sendiri ‘ berdiri-sendiri” dgn cita2 mencari kebenaranMemberikan dasar 2 baik utk hidup kita sendiri (terutama dlmetika) maupun ilmu2 pengetahuan lainnya spt; sosiologi, ilmujiwa, ilmu mendidik dsb) http://triyo-rachmadi-skep.blogspot.com 35
  36. 36. Aliran2 Dlm Filsafat1. Aliran Metafisika Prof. DR. St Takdir Alisyahbana: metafisika dibagi 2 gol. Besar: a. yg mengenai kuantitas (jumlah) b. yg mengenai kualitas (sifat) - monisme: aliran ttg unsur pokok segala yg ada di dunia ini adlh esa (satu). Mnrt Thales: air, Anaximandros: apeiron, anaximenes: udara -Dualisme: aliran ttg unsur pokok ada 2 yaitu: roh & benda -Pluralisme; aliran ttg unsur pokok hakikat kenyataan itu banyak. Mnrt Empedokles; udara,api, air, tanah http://triyo-rachmadi-skep.blogspot.com 36
  37. 37. 2. Aliran Etika a. Etika Naturalisme: aliran yg beranggapan bahwa kebahagiaan manusia itu diperoleh dgn menurutkan panggilan natural (fitrah) kejadian manusia sekali b. Etika Hedonisme: aliran yg berpendapat bahwaperbuatan susila itu adlh perbuatan yg menimbulkan‘hedone’ ( kenikmatan & kelezatan) c. etika Utilitarianisme: aliran yg menilai baik & buruknya perbuatan manusia ditinjau dr kecil & besarnyamanfaat bg manusia (utility= manfaat) d. Etika Idealisme; aliran yg menilai baik buruknyaperbuatan manusia jgn lah terikat pd sebab musabablahir ttpi hrs didasarkan atas prinsip kerohanian (idea) yglbh tinggi http://triyo-rachmadi-skep.blogspot.com 37
  38. 38. e. Etika Vitalisme:aliran yg menilai baik buruknyaperbuatan manusia itu sbg ukuran ada /tdk adanyadaya hidup (vital) yg maksimum mengendalikan perbuatanitu f. Etika Theologis: aliran yg berkeyakinan bahwa ukuran baik buruknya perbuatan manusia itu dinilai dgn sesuai atau tdk sesuai dgn perintah tuhan (Theos=Tuhan) http://triyo-rachmadi-skep.blogspot.com 38
  39. 39. Aliran2 Teori Pengetahuan A. Gol. Yg mengemukakan asal/sumber pengetahuan termsk di dlmnya: Rationalisme: aliran yg mengemukakan bahwa sumber pengetahuan manusia adlh pikiran,rasio & jiwa manusia Empirisme; aliran yg mengatakan bahwa pengetahuan manusia itu berasal dr pengalaman manusia, dr dunia luar yg ditangkap panca inderanya Kritisme (transendentalisme) : aliran yg berpendapat bahwa pengetahuan manusia berasal dr luar maupun jiwa manusia itu sendiri
  40. 40. B. Gol. Yg mengemukakan hakikat pengetahuan manusia, termsk di dlmnya:1. Realisme: aliran yg berpendirian bahwa pengetahuan manusia itu adlh gambar yg baik & tepat dr kebenaran dlm pengetahuan yg baik tergambarkan kebenaran spt sungguh2nya ada2. Idealisme; aliran yg berpendapat bahwa pengetahuan itu tdk lain drpd kejadian dlm jiwa manusia sdgkan kenyataan yg diketahui manusia itu sekaliannya terletak di luarnya

×