Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Introtophilosophy 100104004216-phpapp01

2,563 views

Published on

Published in: Technology, Spiritual
  • Be the first to comment

Introtophilosophy 100104004216-phpapp01

  1. 1. PENGERTIAN FILSAFAT <ul><li>Prepared by </li></ul><ul><li>Mr. Don Bosco Doho, S.Phil, MM </li></ul>
  2. 2. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>1. Pengertian Filsafat </li></ul><ul><li>Berasal dari kata Yunani Philosophia Philos : teman, cinta dan Sophos , sophia :bijaksana, kebijaksanaan. Jadi philosophia artinya cinta kebijaksanaan. Oleh karena itu seorang filsuf adalah orang yg selalu mencintai kebijaksanaan. </li></ul><ul><li>Secara etimologis bila mengacu kepada kata philos , philein maka filsafat artinya mencintai hal-hal yg bersifat bijaksana (kata sifat).Jika mengacu kepada asal kata philos dan sophia maka filsafat artinya teman kebijaksanaan (kata benda) </li></ul>
  3. 3. Pengertian Filsafat (continued) <ul><li>Kata philosophia digunakan pertama kali oleh Pythagoras ketika ditanya apakah dia adalah seorang yang bijaksana. Pythagoras dengan rendah hati menjawab bahwa dia adalah pencinta kebijaksanaan ( lover of wisdom). </li></ul><ul><li>Dalam perkembangan philosophia mengandung arti yg lebih luas daripada kebijaksanaan yakni: </li></ul><ul><li>(1) Kerajinan </li></ul><ul><li>(2) Kebenaran pertama </li></ul><ul><li>(3) Pengetahuan yang luas </li></ul><ul><li>(4) Kebajikan intelektual </li></ul><ul><li>(5) Pertimbangan yang sehat </li></ul><ul><li>(6) Kecerdikan dalam memutuskan hal-hal praktis </li></ul>
  4. 4. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Secara terminologis, filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang asli. </li></ul><ul><li>2. Objek Filsafat </li></ul><ul><li>Objek adalah sesuatu yang menjadi pokok pembahasan. Dalam penjabarannya objek tersebut terdiri dari objek material dan objek formal. </li></ul>
  5. 5. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Objek material adalah hal yang diselidiki atau dikaji oleh suatu disiplin ilmu. Objek material mencakup hal-hal yang konkret maupun yang abstrak. Contohnya : Manusia, negara, Tuhan dll. </li></ul><ul><li>Objek formal adalah sudut pandang dari mana objek material itu diselidiki atau dikaji. </li></ul><ul><li>Contoh : Manusia ditinjau dari sudut pandang sosiologi, antropolgi, psikologi dll. </li></ul>
  6. 6. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>3. Metode Filsafat </li></ul><ul><li>Metode adalah cara bertindak atau cara berpikir menurut sistem aturan tertentu. </li></ul><ul><li>a. Metode dialektika : Socrates & Plato </li></ul><ul><li>Metode ini bersifat praktis dan dijalankan dalam berbagai percakapan (dialog). Tidak menyelidiki fakta, melainkan menganalisa pendapat. Dengan cara dialog ini Socrates menemukan suatu cara berfikir induktif yaitu dari hal-hal khusus diperoleh kesimpulan yang bersifat umum. </li></ul>
  7. 7. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>b. Metode skolastik : Aristoteles </li></ul><ul><li>Bersifat deduktif. Dengan bertitik tolak dari definisi atau prinsip-prinsip yang jelas lalu ditarik kesimpulan. </li></ul><ul><li>c. Metode dialektis : Hegel & Karl Marx </li></ul><ul><li>Jalan untuk memahami kenyataan bagi Hegel adalah dengan mengikuti gerakan pemikiran atau konsep. Dialektis di sini dipadatkan dalam tiga konsep, yaitu dua pengertian yang bertentangan kemudian didamaikan (tesis – anti tesis – sintesis). </li></ul>
  8. 8. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>4. Cabang Filsafat </li></ul><ul><li>Aristoteles membagi filsafat ke dalam empat cabang, yaitu : </li></ul><ul><li>a. Logika: Teori tentang penyimpulan. </li></ul><ul><li>b. Filsafat teoritis, yang meliputi : </li></ul><ul><ul><ul><ul><li>Ilmu fisika yang mempelajari materi dari alam nyata. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Ilmu matematika yang mempersoalkan benda-benda alam dalam kuantitasnya. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Ilmu metafisika yang membahas hakikat segala sesuatu. Ini adalah intinya filsafat. </li></ul></ul></ul></ul>
  9. 9. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>c. Ilmu praktis, yang meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Ilmu etika yang membahas kesusilaan dan kebahagiaan dalam hidup seseorang. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ilmu ekonomi yang membahas kesusilaan dan kemakmuran dalam keluarga. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ilmu politik yang membahas kesusilaan dan kemakmuran dalam negara. </li></ul></ul><ul><ul><li>d. Ilmu poetika (kesenian). </li></ul></ul>
  10. 10. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>5. Sejarah Filsafat </li></ul><ul><li>a. Zaman Yunani dan Romawi kuno </li></ul><ul><li>Filsafat lahir di Yunani pada abad ke-6 SM. </li></ul><ul><li>Nama tokoh filsafat saat itu antara lain </li></ul><ul><li>Socrates, Plato, dan Aristoteles. </li></ul><ul><li>b. Abad pertengahan (Abad 9 – 14 M) </li></ul><ul><li>Dalam periode ini filsafat akrab dengan agama. </li></ul><ul><li>Mula-mula dengan Islam. Tokohnya : Ibnu Sina </li></ul><ul><li>(980-1037) dan Ibnu Rusyd (1126-1198), </li></ul><ul><li>Kemudian dengan Kristen. Tokohnya : Thomas </li></ul><ul><li>Aquinas (1225-1274). </li></ul>
  11. 11. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>c . Zaman modern (Abad 15 – 19 M) </li></ul><ul><li>Zaman ini dimulai dengan periode yang disebut renaissance . Tokoh-tokohnya : Rene Descartes (abad 17), Immanuel Kant (abad 18), serta Hegel dan Marx (abad 19). </li></ul><ul><li>d. Zaman abad 20 </li></ul><ul><li>Salah satu tokohnya adalah John Dewey (1859-1914) dengan filsafat pragmatismenya. </li></ul>
  12. 12. PENGANTAR FILSAFAT I 1. Filsafat dan agama Kita sudah mengetahui arti kata filsafat. Namun kini timbul pertanyaan, adakah hubungan esensial antara filsafat dan agama ?
  13. 13. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Apa arti Agama ? </li></ul><ul><li>Ada empat kriteria yang kita dapati dalam </li></ul><ul><li>sebuah agama : </li></ul><ul><li>a. Agama adalah sebuah sistem yang datang </li></ul><ul><li>dari langit. </li></ul><ul><li>b. Tujuan agama adalah mengarahkan dan </li></ul><ul><li>membimbing akal manusia. </li></ul><ul><li>c. Dasar beragama adalah kebebasan pilihan. </li></ul><ul><li>d. Agama membawa kebaikan hidup di dunia </li></ul><ul><li>dan akhirat. </li></ul>
  14. 14. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Kesamaan antara filsafat dan agama : </li></ul><ul><li>Berusaha mencari kebenaran. </li></ul><ul><li>Perbedaan antara filsafat dan agama </li></ul><ul><li>Filsafat Agama </li></ul><ul><li>a. Bersumber dari a. Bersumber dari </li></ul><ul><li>akal. wahyu. </li></ul><ul><li>b. Kebenarannya b. Kebenarannya </li></ul><ul><li>bersifat relatif. bersifat mutlak. </li></ul>
  15. 15. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Hubungan filsafat dan agama </li></ul><ul><li>Filsafat Yunani muncul terpisah dari agama Yunani yang penuh dengan mitos. </li></ul><ul><li>Para ahli kalam di dunia Islam dan para ahli teologi di Barat telah menjadikan filsafat sebagai “ tameng “ pertahanan keyakinan agama dengan segala argumentasi rasionalnya, selain untuk menopang keimanan. </li></ul>
  16. 16. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>2. Filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Filsafat itu berbeda tetapi sekaligus sama dengan ilmu pengetahuan. Ada beberapa ciri filsafat yang sekaligus menjadi ciri ilmu pengetahuan. </li></ul><ul><li>Ciri-ciri yang sama antara lain : </li></ul><ul><li>a. Rasional : berdasarkan pada akal. </li></ul><ul><li>b. Metodis : mempunyai cara untuk </li></ul><ul><li>mengungkapkan kebenaran </li></ul><ul><li>sesuatu. </li></ul><ul><li>c. Sistematis : sifat uraian yang menyeluruh. </li></ul>
  17. 17. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Perbedaan antara filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Filsafat Ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>a. Metode a. Metode </li></ul><ul><li>meta empiris empiris / eksperimental </li></ul><ul><li>b . Kajiannya b. Kajiannya seluruh </li></ul><ul><li>kenyataan seluruh kenyataan yang dapat </li></ul><ul><li>yang ada maupun ditangkap panca indera </li></ul><ul><li>yang mungkin ada </li></ul>
  18. 18. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Hubungan filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Ilmu pengetahuan dapat menjadi objek kajian filsafat. Cabang filsafat yang membahas hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan seperti metode, kebenaran, dll disebut filsafat ilmu pengetahuan atau epistemologi. </li></ul><ul><li>Sebaliknya, penemuan-penemuan baru dalam ilmu pengetahuan ikut menyumbang dalam pemikiran filsafat. </li></ul>
  19. 19. SUMBER <ul><li>Prof. Dr. Kondrad Kebung: Filsafat Itu Indah, Yogyakarta: Prestasi Pustaka, 2008 </li></ul><ul><li>Sony Keraf dan Mikhael Dua, Ilmu Pengetahuan sebuah Tinjauan Filosofis, Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2005 </li></ul><ul><li>Prof. Keiz Bertens, Ringkasan Sejarah Filsafat, Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1998 </li></ul><ul><li>James S. Stramel, Cara Menulis Makalah Filsfat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002 </li></ul>
  20. 20. <ul><li>Terima Kasih </li></ul>

×