OLEH 
1. EVELYN PARADITA 4111412013 
2. IRFAN NURDIN 4111412018 
3. AYUK WULANDARI 4111412026
DATA KUALITATIF DALAM MODEL REGRESSI 
(PENGGUNAAN DUMMY VARIABLE) 
Variabel dummy adalah variabel yang digunakan untuk mengkuantitatifkan 
variabel yang bersifat kualitatif (misal: jenis kelamin, ras, agama, perubahan kebijakan 
pemerintah, perbedaan situasi dan lain-lain). 
Variabel dummy merupakan variabel yang bersifat kategorikal yang diduga 
mempunyai pengaruh terhadap variabel yang bersifat kontinue. 
Variabel dummy sering juga disebut variabel boneka, kualitatif, kategoris atau 
indikator. 
Variabel dummy hanya mempunyai 2 (dua) nilai yaitu 1 dan nilai 0, serta simbol 
D. Dummy memiliki nilai 1 untuk salah satu kategori yang mendapat perlakuan dan 0 untuk 
kategori yang tidak mendapat perlakuan. 
D = 1 untuk suatu kategori (laki- laki, kulit putih, sarjana dsb). 
D = 0 untuk kategori yang lain (perempuan, kulit berwarna, non-sarjana dsb). 
Persamaan regresi variabel dummy dua kategori: 
Y = a + bDi + Ɛ 
dimana, 
Y = Nilai yang diramalkan; a = Konstansta; b= Koefisien regresi untuk D1 
D1= Variabel Dummy dengan dua kategori ; Ɛ = Nilai Residu
Tujuan menggunakan regresi berganda dummy adalah memprediksi besarnya 
nilai variabel tergantung(dependent) atas dasar satu atau lebih variabel 
bebas(independent), dimana satu atau lebih variabel bebas yang digunakan bersifat 
dummy atau dengan kata lain variabel yang digunakan untuk membuat kategori 
yang bersifat kualitatif (data kualitatif tidak memiliki satuan ukur), agar data 
kualitatif dapat digunakan dalam analisa regresi maka harus lebih dahulu di 
transformasikan ke dalam bentuk Kuantitatif. 
Kita pertimbangkan model berikut ini: 
I. Y = a + bX + c D1 (Model Dummy Intersep) 
II. Y = a + bX + c (D1X) (Model Dummy Slope) 
III. Y = a + bX + c (D1X) + d D1 (Kombinasi)
Ada kalanya kita melakukan suatu regresi dimana variabel penjelas atau 
variabel tergantung berupa data kategorikal (sering disebut data nominal). Misalnya laki-laki 
dan perempuan, desa-kota, industri pangan, sandang, dan peralatan. 
Contoh kita ingin mengetahui jenis kelamin, lokasi, dan industri terhadap upah. 
1. Pengaruh jenis kelamin atas upah, modelnya: Upah = a + b1DJK + Ɛ 
Dimana DJK adalah dummy jenis kelamin (laki-laki dan wanita) 
2. Pengaruh lokasi terhadap upah, apakah desa lebih rendah upahnya dari kota, 
modelnya: Upah = a + b1DLOK + Ɛ, dimana DLOK adalah dummy lokasi 
3. Pengaruh industri terhadap upah: modelnyaUpah = a + b1DIND + Ɛ 
dimana DIND adalah dummy setiap klasifikasi industri
MACAM-MACAM VARIABEL DUMMY 
1. Regresi Atas Satu Variabel Kualitatif (Dua Kategori) 
Dari data yang diberikan, misalnya kita ingin meregresikan 
variabel kualitatif jenis kelamin (sex) terhadap penghasilan, dengan 
kuantifikasi laki-laki =1 dan perempuan =0 
Model regresi yang kita bentuk : 
Y = b1 + b2 D 
Dimana : Y = penghasilan 
D = variabel dummy untuk jenis kelamin (sex)
2. Regresi Atas Satu Variabel Kuantitatif dan Satu Variabel 
Kualitatif (dua kategori) 
Dari data yang sudah diberikan, misalnya kita bentuk 
suatu model regresi sbb: 
Y = b0 + b1 Ds + b2 Pd + Ɛ i 
Dimana : Ds = dummy jenis kelamin 
Pd = pendidikan
3. Regresi Atas Satu Variabel Kuantitatif dan Satu Variabel Kualitatif 
(lebih dua kategori) 
Dari data yang diberikan, misalnya kita bentuk suatu model 
regresi sbb: 
Y = b0 + b 1 Dk1 + b2 Dk2 + b3 Pd + Ɛ i 
Dimana : Dk1 = dummy jenis pekerjaan 
1 = setengah terampil 
0 = lainnya 
Dk2 = dummy jenis pekerjaan 
1 = terampil 
0 = lainnya 
Pd = pendidikan
Contoh 1: 
Seorang peneliti akan meneliti apakah ada pengaruh jenis kelamin terhadap 
pengeluaran. Untuk keperluan tersebut diambil sampel secara acak sebanyak 
10 orang yang teridiri dari 5 mahasiswa dan 5 mahasiswi. 
Diperoleh data seperti berikut : 
JK 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 
Y 22 19 18 21,7 18,5 21 20,5 17 17,5 21,2 
Keterangan : 
JK = jenis kelamin ( laki – laki = 1 dan perempuan = 0) 
Y = Pengeluaran
Diperoleh hasil seperti berikut: 
Tabel 1 
Tabel 2
Tabel 3 
Dari tabel diatas diperoleh koefisien nilai β dari kolom B pada 
Unstandardized coefficients yaitu: 
α1= 18.000 
α2= 3.280 
Adapun persamaan regresi linier berganda sementara yang dapat 
diperoleh: 
Ŷ = 훼1 + 훼2푋1 + 휀 
Ŷ = 18.000 + 3.280푋1
Kesimpulan : 
Dari sig.hitung = 0,000 < α = 0,05 artinya jenis kelamin berpengaruh secara 
signifikan terhadap pengeluaran. 
Karena semua variabel signifikan maka persamaan regresinya 
Ŷ = 18.000 + 3.280푋1
Contoh Soal 2 
Seorang Manager sebuah 
perusahaan industri mobil ingin 
mengetahui gaji karyawan berdasarkan 
masa kerja, jenis kelamin dan tingkat 
pendidikan karyawannya. Diketahui data 
sampel gaji 30 karyawan adalah sebagai 
berikut: 
Keterangan: 
Y = Gaji (Rp) 
D = Masa Kerja (tahun) 
X1 = Jenis kelamin (1 untuk pria dan 0 
untuk wanita) 
X2 = Variabel dummy yang menghitung 
nilai 1 untuk pekerja dengan pendidikan 
hingga tingkat SMA dan 2 untuk pekerja 
dengan pendidikan hingga tingkat sarjana.
• Tabel 1 
• Tabel 2
• Tabel 3 
Dari tabel diatas diperoleh koefisien nilai β dari kolom B pada 
Unstandardized coefficients yaitu; 
α1= -1.014 
α2= 0.093 
α3= 1.603 
β1= 0.428 
Adapun persamaan regresi linier berganda sementara yang dapat diperoleh 
: Ŷ = 훼1 + 훼2푋1 + 훼3푋2 + 훽퐷 + 휀 
Ŷ = −1.014 + 0.093푋1 + 1.603푋2 + 0.428퐷
Kesimpulan : 
Dari sig.hitung = 0,00 < α = 0,05 artinya masa kerja berpengaruh secara 
signifikan terhadap gaji karyawan. 
Dari sig.hitung = 0,460 > α = 0,05 artinya jenis kelamin tidak 
berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. 
Dari sig.hitung 0,00 < α = 0,05 artinya tingkat pendidikan berpengaruh 
secara signifikan terhadap gaji karyawan. 
Karena tidak semua variabel bebas pada regresi tersebut yang signifikan 
signifikan terhadap variabel terikat, maka persamaan regresinya adalah; 
Ŷ = −1.014 + 0.093푋1 + 1.603푋2 + 0.428퐷
Latihan Soal 
Seorang Manager sebuah perusahaan otomotif ingin 
mengetahui gaji karyawan berdasarkan jenis kelamin 
karyawannya (contoh data di bawah). 
Persamaan Regresi 
Y = Bo + b1 d1 + e1 
Dimana, Y adalah jumlah gaji, dan d1 (untuk karyawan 
laki-laki), dan do (karyawan wanita) 
Intercept (b0) menunjukkan rata-rata gaji karyawan, dan 
slope (b1) menunjukkan berapa besar perbedaan gaji 
antara karyawan laki-laki dan wanita, dan B0 + b1 
memberi informasi mengenai gaji rata-rata karyawan laki-laki 
JK Masa Pendidikan Gaji 
1.0 2.0 2.0 6.5 
1.0 2.0 2.0 6.5 
0.0 2.0 2.0 6.25 
0.0 2.0 2.0 6.25 
1.0 1.0 2.0 5.5 
1.0 1.0 2.0 5.5 
0.0 2.0 1.0 6.0 
1.0 1.0 2.0 5.25 
1.0 0.0 2.0 4.5 
1.0 1.0 1.0 5.0 
0.0 1.0 2.0 5.25 
0.0 0.0 2.0 4.25 
1.0 1.0 2.0 5.5 
1.0 0.0 1.0 4.0 
1.0 0.0 1.0 4.0 
0.0 0.0 1.0 3.75 
1.0 2.0 1.0 6.0 
1.0 0.0 1.0 5.0 
0.0 0.0 1.0 3.75 
0.0 1.0 1.0 3.75
Hasil : 
Tabel 1 
Tabel 2
Tabel 3 
Dari tabel diatas diperoleh koefisien nilai β dari kolom B pada Unstandardized coefficients yaitu; 
α1= 3.261 
α2= 0.406 
α3= 0.955 
β1= 0.460 
Adapun persamaan regresi linier berganda sementara yang dapat diperoleh : 
Ŷ = 훼1 + 훼2푋1 + 훼3푋2 + 훽퐷 + 휀 
Ŷ = 3.261 + 0.406푋1 + 0.955푋2 + 0.460퐷
Kesimpulan : 
Dari sig.hitung = 0,023 < α = 0,05 artinya Jenis kelamin 
berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. 
Dari sig.hitung = 0,000 < α = 0,05 artinya masa atau waktu lama 
bekerja berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. 
Dari sig.hitung = 0,014 < α = 0,05 artinya tingkat pendidikan 
berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. 
Karena semua variabel bebas berpengaruh secara signifikan 
terhadap gaji karyawan , maka persamaan regresinya adalah : 
Ŷ = 3.261 + 0.406푋1 + 0.955푋2 + 0.460퐷
Iklan Laba Tipe 
10.0 9.17 1.0 
1.0 1.32 0.0 
12.0 8.54 1.0 
12.0 7.68 1.0 
5.0 7.15 1.0 
4.0 2.54 0.0 
8.0 10.85 1.0 
4.0 2.39 0.0 
8.0 1.5 0.0 
8.0 5.13 0.0 
5.0 9.08 1.0 
14.0 8.77 1.0 
2.0 10.85 1.0 
2.0 1.49 0.0 
12.0 7.92 1.0 
9.0 5.87 0.0 
13.0 8.97 1.0 
9.0 7.07 1.0 
3.0 0.32 0.0 
3.0 1.84 0.0 
Latihan Soal 2 
Seorang peneliti tertarik untuk 
memprediksi laba 2 macam 
perusahaan (swasta asing dan swasta 
nasional) bila ditinjau dari besarnya 
biaya iklan dikeluarkan oleh perusahan 
untuk membuat iklan mengenai 
produknya. (Untuk perusahaan swasta 
asing, laba yang diamati adalah laba 
yang diperoleh dari hasil penjualan 
produk yang di indonesia saja. 
Keterangan : 
Perusahaan asing (1) dan 
perusahaan nasional (0)
TERIMA KASIH

Ekonometrika Variabel Dummy

  • 1.
    OLEH 1. EVELYNPARADITA 4111412013 2. IRFAN NURDIN 4111412018 3. AYUK WULANDARI 4111412026
  • 2.
    DATA KUALITATIF DALAMMODEL REGRESSI (PENGGUNAAN DUMMY VARIABLE) Variabel dummy adalah variabel yang digunakan untuk mengkuantitatifkan variabel yang bersifat kualitatif (misal: jenis kelamin, ras, agama, perubahan kebijakan pemerintah, perbedaan situasi dan lain-lain). Variabel dummy merupakan variabel yang bersifat kategorikal yang diduga mempunyai pengaruh terhadap variabel yang bersifat kontinue. Variabel dummy sering juga disebut variabel boneka, kualitatif, kategoris atau indikator. Variabel dummy hanya mempunyai 2 (dua) nilai yaitu 1 dan nilai 0, serta simbol D. Dummy memiliki nilai 1 untuk salah satu kategori yang mendapat perlakuan dan 0 untuk kategori yang tidak mendapat perlakuan. D = 1 untuk suatu kategori (laki- laki, kulit putih, sarjana dsb). D = 0 untuk kategori yang lain (perempuan, kulit berwarna, non-sarjana dsb). Persamaan regresi variabel dummy dua kategori: Y = a + bDi + Ɛ dimana, Y = Nilai yang diramalkan; a = Konstansta; b= Koefisien regresi untuk D1 D1= Variabel Dummy dengan dua kategori ; Ɛ = Nilai Residu
  • 3.
    Tujuan menggunakan regresiberganda dummy adalah memprediksi besarnya nilai variabel tergantung(dependent) atas dasar satu atau lebih variabel bebas(independent), dimana satu atau lebih variabel bebas yang digunakan bersifat dummy atau dengan kata lain variabel yang digunakan untuk membuat kategori yang bersifat kualitatif (data kualitatif tidak memiliki satuan ukur), agar data kualitatif dapat digunakan dalam analisa regresi maka harus lebih dahulu di transformasikan ke dalam bentuk Kuantitatif. Kita pertimbangkan model berikut ini: I. Y = a + bX + c D1 (Model Dummy Intersep) II. Y = a + bX + c (D1X) (Model Dummy Slope) III. Y = a + bX + c (D1X) + d D1 (Kombinasi)
  • 4.
    Ada kalanya kitamelakukan suatu regresi dimana variabel penjelas atau variabel tergantung berupa data kategorikal (sering disebut data nominal). Misalnya laki-laki dan perempuan, desa-kota, industri pangan, sandang, dan peralatan. Contoh kita ingin mengetahui jenis kelamin, lokasi, dan industri terhadap upah. 1. Pengaruh jenis kelamin atas upah, modelnya: Upah = a + b1DJK + Ɛ Dimana DJK adalah dummy jenis kelamin (laki-laki dan wanita) 2. Pengaruh lokasi terhadap upah, apakah desa lebih rendah upahnya dari kota, modelnya: Upah = a + b1DLOK + Ɛ, dimana DLOK adalah dummy lokasi 3. Pengaruh industri terhadap upah: modelnyaUpah = a + b1DIND + Ɛ dimana DIND adalah dummy setiap klasifikasi industri
  • 5.
    MACAM-MACAM VARIABEL DUMMY 1. Regresi Atas Satu Variabel Kualitatif (Dua Kategori) Dari data yang diberikan, misalnya kita ingin meregresikan variabel kualitatif jenis kelamin (sex) terhadap penghasilan, dengan kuantifikasi laki-laki =1 dan perempuan =0 Model regresi yang kita bentuk : Y = b1 + b2 D Dimana : Y = penghasilan D = variabel dummy untuk jenis kelamin (sex)
  • 6.
    2. Regresi AtasSatu Variabel Kuantitatif dan Satu Variabel Kualitatif (dua kategori) Dari data yang sudah diberikan, misalnya kita bentuk suatu model regresi sbb: Y = b0 + b1 Ds + b2 Pd + Ɛ i Dimana : Ds = dummy jenis kelamin Pd = pendidikan
  • 7.
    3. Regresi AtasSatu Variabel Kuantitatif dan Satu Variabel Kualitatif (lebih dua kategori) Dari data yang diberikan, misalnya kita bentuk suatu model regresi sbb: Y = b0 + b 1 Dk1 + b2 Dk2 + b3 Pd + Ɛ i Dimana : Dk1 = dummy jenis pekerjaan 1 = setengah terampil 0 = lainnya Dk2 = dummy jenis pekerjaan 1 = terampil 0 = lainnya Pd = pendidikan
  • 8.
    Contoh 1: Seorangpeneliti akan meneliti apakah ada pengaruh jenis kelamin terhadap pengeluaran. Untuk keperluan tersebut diambil sampel secara acak sebanyak 10 orang yang teridiri dari 5 mahasiswa dan 5 mahasiswi. Diperoleh data seperti berikut : JK 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 Y 22 19 18 21,7 18,5 21 20,5 17 17,5 21,2 Keterangan : JK = jenis kelamin ( laki – laki = 1 dan perempuan = 0) Y = Pengeluaran
  • 9.
    Diperoleh hasil sepertiberikut: Tabel 1 Tabel 2
  • 10.
    Tabel 3 Daritabel diatas diperoleh koefisien nilai β dari kolom B pada Unstandardized coefficients yaitu: α1= 18.000 α2= 3.280 Adapun persamaan regresi linier berganda sementara yang dapat diperoleh: Ŷ = 훼1 + 훼2푋1 + 휀 Ŷ = 18.000 + 3.280푋1
  • 11.
    Kesimpulan : Darisig.hitung = 0,000 < α = 0,05 artinya jenis kelamin berpengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran. Karena semua variabel signifikan maka persamaan regresinya Ŷ = 18.000 + 3.280푋1
  • 12.
    Contoh Soal 2 Seorang Manager sebuah perusahaan industri mobil ingin mengetahui gaji karyawan berdasarkan masa kerja, jenis kelamin dan tingkat pendidikan karyawannya. Diketahui data sampel gaji 30 karyawan adalah sebagai berikut: Keterangan: Y = Gaji (Rp) D = Masa Kerja (tahun) X1 = Jenis kelamin (1 untuk pria dan 0 untuk wanita) X2 = Variabel dummy yang menghitung nilai 1 untuk pekerja dengan pendidikan hingga tingkat SMA dan 2 untuk pekerja dengan pendidikan hingga tingkat sarjana.
  • 13.
    • Tabel 1 • Tabel 2
  • 14.
    • Tabel 3 Dari tabel diatas diperoleh koefisien nilai β dari kolom B pada Unstandardized coefficients yaitu; α1= -1.014 α2= 0.093 α3= 1.603 β1= 0.428 Adapun persamaan regresi linier berganda sementara yang dapat diperoleh : Ŷ = 훼1 + 훼2푋1 + 훼3푋2 + 훽퐷 + 휀 Ŷ = −1.014 + 0.093푋1 + 1.603푋2 + 0.428퐷
  • 15.
    Kesimpulan : Darisig.hitung = 0,00 < α = 0,05 artinya masa kerja berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. Dari sig.hitung = 0,460 > α = 0,05 artinya jenis kelamin tidak berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. Dari sig.hitung 0,00 < α = 0,05 artinya tingkat pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. Karena tidak semua variabel bebas pada regresi tersebut yang signifikan signifikan terhadap variabel terikat, maka persamaan regresinya adalah; Ŷ = −1.014 + 0.093푋1 + 1.603푋2 + 0.428퐷
  • 16.
    Latihan Soal SeorangManager sebuah perusahaan otomotif ingin mengetahui gaji karyawan berdasarkan jenis kelamin karyawannya (contoh data di bawah). Persamaan Regresi Y = Bo + b1 d1 + e1 Dimana, Y adalah jumlah gaji, dan d1 (untuk karyawan laki-laki), dan do (karyawan wanita) Intercept (b0) menunjukkan rata-rata gaji karyawan, dan slope (b1) menunjukkan berapa besar perbedaan gaji antara karyawan laki-laki dan wanita, dan B0 + b1 memberi informasi mengenai gaji rata-rata karyawan laki-laki JK Masa Pendidikan Gaji 1.0 2.0 2.0 6.5 1.0 2.0 2.0 6.5 0.0 2.0 2.0 6.25 0.0 2.0 2.0 6.25 1.0 1.0 2.0 5.5 1.0 1.0 2.0 5.5 0.0 2.0 1.0 6.0 1.0 1.0 2.0 5.25 1.0 0.0 2.0 4.5 1.0 1.0 1.0 5.0 0.0 1.0 2.0 5.25 0.0 0.0 2.0 4.25 1.0 1.0 2.0 5.5 1.0 0.0 1.0 4.0 1.0 0.0 1.0 4.0 0.0 0.0 1.0 3.75 1.0 2.0 1.0 6.0 1.0 0.0 1.0 5.0 0.0 0.0 1.0 3.75 0.0 1.0 1.0 3.75
  • 17.
    Hasil : Tabel1 Tabel 2
  • 18.
    Tabel 3 Daritabel diatas diperoleh koefisien nilai β dari kolom B pada Unstandardized coefficients yaitu; α1= 3.261 α2= 0.406 α3= 0.955 β1= 0.460 Adapun persamaan regresi linier berganda sementara yang dapat diperoleh : Ŷ = 훼1 + 훼2푋1 + 훼3푋2 + 훽퐷 + 휀 Ŷ = 3.261 + 0.406푋1 + 0.955푋2 + 0.460퐷
  • 19.
    Kesimpulan : Darisig.hitung = 0,023 < α = 0,05 artinya Jenis kelamin berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. Dari sig.hitung = 0,000 < α = 0,05 artinya masa atau waktu lama bekerja berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. Dari sig.hitung = 0,014 < α = 0,05 artinya tingkat pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan. Karena semua variabel bebas berpengaruh secara signifikan terhadap gaji karyawan , maka persamaan regresinya adalah : Ŷ = 3.261 + 0.406푋1 + 0.955푋2 + 0.460퐷
  • 20.
    Iklan Laba Tipe 10.0 9.17 1.0 1.0 1.32 0.0 12.0 8.54 1.0 12.0 7.68 1.0 5.0 7.15 1.0 4.0 2.54 0.0 8.0 10.85 1.0 4.0 2.39 0.0 8.0 1.5 0.0 8.0 5.13 0.0 5.0 9.08 1.0 14.0 8.77 1.0 2.0 10.85 1.0 2.0 1.49 0.0 12.0 7.92 1.0 9.0 5.87 0.0 13.0 8.97 1.0 9.0 7.07 1.0 3.0 0.32 0.0 3.0 1.84 0.0 Latihan Soal 2 Seorang peneliti tertarik untuk memprediksi laba 2 macam perusahaan (swasta asing dan swasta nasional) bila ditinjau dari besarnya biaya iklan dikeluarkan oleh perusahan untuk membuat iklan mengenai produknya. (Untuk perusahaan swasta asing, laba yang diamati adalah laba yang diperoleh dari hasil penjualan produk yang di indonesia saja. Keterangan : Perusahaan asing (1) dan perusahaan nasional (0)
  • 21.