SISTEM
KONTROL
Oleh :
Pamor Gunoto, MT
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN
BATAM
1. Kontrol Lup Terbuka (Open
Loop)
 Sistem kontrol lup terbuka adalah sistem kontrol yang
keluarannya tidak berpengaruh pada aksi pengontrolan,
 Keluarannya tidak diukur atau diumpan balikan untuk
dibandingkan dengan masukan
Open Loop
 Disini manusia bekerja sebagai kontroler untuk menjaga
temperatur air panas pada harga tertentu
 Termometer yang dipasang pada pipa keluaran air panas
mengukur temperatur yang sebenarnya dan sebagai
keluaran sistem
Open Loop
2. Kontrol Lup Tertutup (Close
Loop)
 Sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada
aksi pengontrolan
 Sistem kontrol berumpan balik (feedback control)
 Sinyal kesalahan penggerak merupakan selisih antara sinyal
masukan dan sinyal umpan balik (memperkecil kesalahan)
Close Loop
 Termometer yang dipasang pada pipa keluaran air panas
mengukur temperatur yang sebenarnya dan sebagai
keluaran sistem
 Kontroler automatik digunakan untuk menggantikan
operator manusia
Close Loop
Pemakaian Sistem Kontrol
Robot
Pabrik Baja
Elektronika Manufaktur
Transportasi
Pembangkitan
Proses Kontrol
Diagram Blok dan Komponennya
Plant/
Proses
input output Plant/
Proses
input output+
-
Plant/
Proses
input output+
-
Input
sensor
Output
sensor
Plant/
Proses
input output+
-
Input
sensor
Output
sensor
Kontroler Aktuator
1
2
3
4
Ruang Pengendali (Control
Room)
Konsep Sistem Kontrol yang
Ideal
 Mudah diprogram dan diprogram ulang, jika mungkin
dalam peralatan dapat mengubah langkah
operasinya;
 Mudah dirawat dan diperbaiki, lebih disukai dalam
bentuk modul plug in;
 Handal dalam lingkungan plant;
 Lebih kecil daripada relay yang ekuivalen;
 Murah, kuat dan terpadu dengan panel dalam
penggunaan.
Programmable Logic Controller
(PLC)
 Adalah perangkat yang digunakan sebagai fungsi kendali
dan monitor yang dapat diprogram
 Merupakan sebuah komputer khusus yang dirancang untuk
mengontrol suatu proses atau mesin
 PLC bekerja dengan mendeteksi masukan (input) kemudian
melakukan proses untuk mematikan atau menghidupkan
keluaran (1 dan 0)
PLC
 PLC Omron SYSMAC CPM1A
Komponen PLC
 CPU (Central Prosesing Unit)
 Memori
 Pemograman PLC
 Catu Daya
 I/O (Input dan Output)
Sistem PLC
Fungsi PLC dengan I/O
CPU
 Unit Pengolahan Pusat
 Berisi Mikrokontroler 16-32 bit
 Berfungsi sebagai eksekusi program, manajemen
memori, mengamati masukan, mengesekusi keluaran
Memori
 Sebagai sistem kontrol proses
 Menyimpan program yang harus dijalankan (dalam
bentuk biner)
 Penyimpan alamat I/O
Pemograman PLC
 Dapat diprogram melalui komputer atau console
 Bahasa dalam bentuk diagram ladder
 Dapat diganti-ganti sesuai dengan keinginan
Diagram Ladder
Start Dryer Dryer
Control
Voltage
Return
Control
Voltage
Source
STOP
Dryer
Start Time
Delay
Unload Conveyor
STOP
Unld. Conv.
Start Time Delay
STOP Time
Delay
STOP Time
Delay
Unload
Conveyor
Relay 1Relay 1
Catu Daya
 Digunakan sebagai sumber energi untuk sistem PLC
 Kebanyakan bekerja pada tegangan 24VDC dan
220VAC
 Untuk pemakaian yang lebih besar digunakan catu daya
secara terpisah
Input dan Output (I/O)
 Sebagai terminal masukan (input) untuk sensor atau
saklar
 Input tegangan DC 12-24 V atau AC 200-240 V
 Sebagai terminal keluaran (output) untuk aktuator
Input dan Output Device
Input
 Push Buttons
 Proximity switches
 Photoelectric sensors
 Temperature sensors
 Pressure sensors
Output
• Motors
• Solenoids
• Indicator lamps
• Resistive loads
• Contactors
Push button Photo Sensor Pressure Sensor Motor
What are Inputs?
• Switches and Pushbuttons
• Sensing Devices
• Limit Switches
• Photoelectric Sensors
• Proximity Sensors
• Condition Sensors
• Pressure Switches
• Level Switches
• Temperature Switches
• Vacuum Switches
• Float Switches
• Encoders
What are Outputs?
• Valves
• Motor Starters
• Solenoids
• Actuators
• Control Relays
• Horns & Alarms
• Stack Lights
• Fans
• Counter/Totalizer
• Pumps
• Printers
Sistem I/O
 Input Module  Output Module
Hubungan PLC dgn Peralatan
I/O
PLC di
Industri
Perancangan Sistem PLC
 Cara Kerja Sistem
 Menentukan Input dan Output
 Pengkabelan (wiring)
 Pengalamatan I/O
 Pemograman dengan Diagram Ladder
Cara Kerja Sistem
 Proses sistem dari peralatan yang dirancang
Menentukan Input dan Output
Pengkabelan (Wiring)
Pengalamatan
Pemograman Diagram Ladder
Sistem Kontrol Posisi
Sistem Kontrol Proses
Sistem Kontrol Proses
PLC pada Sistem Konveyor
Mesin Molding
Sistem Penghitung Buah (Box)
Tandon
Sumur
Pompa air
PB Start (Manual) : NO
PB Stop Manual : NC LSA (Limit switch atas) : NC
LSB (Limit switch bawah) : NO
RM
RM
LSA
LSB
L2L1 PB Stop
PB Start
RM: Relay motor pompa
Keterangan
Sistem Pengisi Tangki
Sistem Pengisi cairan ke botol
Sistem Pengaduk cairan
Kontrol Kecepatan Motor
SEMOGA BERMANFAAT

Unrika sistem kontrol dan plc

  • 1.
    SISTEM KONTROL Oleh : Pamor Gunoto,MT TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM
  • 2.
    1. Kontrol LupTerbuka (Open Loop)  Sistem kontrol lup terbuka adalah sistem kontrol yang keluarannya tidak berpengaruh pada aksi pengontrolan,  Keluarannya tidak diukur atau diumpan balikan untuk dibandingkan dengan masukan
  • 3.
    Open Loop  Disinimanusia bekerja sebagai kontroler untuk menjaga temperatur air panas pada harga tertentu  Termometer yang dipasang pada pipa keluaran air panas mengukur temperatur yang sebenarnya dan sebagai keluaran sistem
  • 4.
  • 5.
    2. Kontrol LupTertutup (Close Loop)  Sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan  Sistem kontrol berumpan balik (feedback control)  Sinyal kesalahan penggerak merupakan selisih antara sinyal masukan dan sinyal umpan balik (memperkecil kesalahan)
  • 6.
    Close Loop  Termometeryang dipasang pada pipa keluaran air panas mengukur temperatur yang sebenarnya dan sebagai keluaran sistem  Kontroler automatik digunakan untuk menggantikan operator manusia
  • 7.
  • 8.
    Pemakaian Sistem Kontrol Robot PabrikBaja Elektronika Manufaktur Transportasi Pembangkitan
  • 9.
  • 10.
    Diagram Blok danKomponennya Plant/ Proses input output Plant/ Proses input output+ - Plant/ Proses input output+ - Input sensor Output sensor Plant/ Proses input output+ - Input sensor Output sensor Kontroler Aktuator 1 2 3 4
  • 11.
  • 12.
    Konsep Sistem Kontrolyang Ideal  Mudah diprogram dan diprogram ulang, jika mungkin dalam peralatan dapat mengubah langkah operasinya;  Mudah dirawat dan diperbaiki, lebih disukai dalam bentuk modul plug in;  Handal dalam lingkungan plant;  Lebih kecil daripada relay yang ekuivalen;  Murah, kuat dan terpadu dengan panel dalam penggunaan.
  • 13.
    Programmable Logic Controller (PLC) Adalah perangkat yang digunakan sebagai fungsi kendali dan monitor yang dapat diprogram  Merupakan sebuah komputer khusus yang dirancang untuk mengontrol suatu proses atau mesin  PLC bekerja dengan mendeteksi masukan (input) kemudian melakukan proses untuk mematikan atau menghidupkan keluaran (1 dan 0)
  • 14.
    PLC  PLC OmronSYSMAC CPM1A
  • 15.
    Komponen PLC  CPU(Central Prosesing Unit)  Memori  Pemograman PLC  Catu Daya  I/O (Input dan Output)
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    CPU  Unit PengolahanPusat  Berisi Mikrokontroler 16-32 bit  Berfungsi sebagai eksekusi program, manajemen memori, mengamati masukan, mengesekusi keluaran
  • 19.
    Memori  Sebagai sistemkontrol proses  Menyimpan program yang harus dijalankan (dalam bentuk biner)  Penyimpan alamat I/O
  • 20.
    Pemograman PLC  Dapatdiprogram melalui komputer atau console  Bahasa dalam bentuk diagram ladder  Dapat diganti-ganti sesuai dengan keinginan
  • 21.
    Diagram Ladder Start DryerDryer Control Voltage Return Control Voltage Source STOP Dryer Start Time Delay Unload Conveyor STOP Unld. Conv. Start Time Delay STOP Time Delay STOP Time Delay Unload Conveyor Relay 1Relay 1
  • 22.
    Catu Daya  Digunakansebagai sumber energi untuk sistem PLC  Kebanyakan bekerja pada tegangan 24VDC dan 220VAC  Untuk pemakaian yang lebih besar digunakan catu daya secara terpisah
  • 23.
    Input dan Output(I/O)  Sebagai terminal masukan (input) untuk sensor atau saklar  Input tegangan DC 12-24 V atau AC 200-240 V  Sebagai terminal keluaran (output) untuk aktuator
  • 24.
    Input dan OutputDevice Input  Push Buttons  Proximity switches  Photoelectric sensors  Temperature sensors  Pressure sensors Output • Motors • Solenoids • Indicator lamps • Resistive loads • Contactors Push button Photo Sensor Pressure Sensor Motor
  • 25.
    What are Inputs? •Switches and Pushbuttons • Sensing Devices • Limit Switches • Photoelectric Sensors • Proximity Sensors • Condition Sensors • Pressure Switches • Level Switches • Temperature Switches • Vacuum Switches • Float Switches • Encoders
  • 26.
    What are Outputs? •Valves • Motor Starters • Solenoids • Actuators • Control Relays • Horns & Alarms • Stack Lights • Fans • Counter/Totalizer • Pumps • Printers
  • 27.
    Sistem I/O  InputModule  Output Module
  • 28.
    Hubungan PLC dgnPeralatan I/O
  • 29.
  • 30.
    Perancangan Sistem PLC Cara Kerja Sistem  Menentukan Input dan Output  Pengkabelan (wiring)  Pengalamatan I/O  Pemograman dengan Diagram Ladder
  • 31.
    Cara Kerja Sistem Proses sistem dari peralatan yang dirancang
  • 32.
  • 33.
  • 34.
  • 35.
  • 36.
  • 37.
  • 38.
  • 39.
  • 40.
  • 41.
  • 42.
    Tandon Sumur Pompa air PB Start(Manual) : NO PB Stop Manual : NC LSA (Limit switch atas) : NC LSB (Limit switch bawah) : NO RM RM LSA LSB L2L1 PB Stop PB Start RM: Relay motor pompa Keterangan Sistem Pengisi Tangki
  • 43.
  • 44.
  • 45.
  • 46.