erasional- lifier
PENGERTIAN
• Operational amplifier (OpAmp) merupakan komponen IC (komponen
terpadu) dimana rangkaian dalam komponen terpadu ini mengandung
beberapa transistor, resistor, dioda, dan capacitor yang dibuat dalam satu
wadah (paket) sehingga memungkinkannya untuk menghasilkan Gain
(penguatan) yang tinggi pada rentang frekuensi yang luas.
• Chip IC ini memiliki dua input yaitu inverting dan non-inverting dengan
sebuah terminal output, dimana rangkaian umpan balik dapat ditambahkan
untuk mengendalikan karakteristik tanggapan keseluruhan pada operasional
amplifier (Op-Amp). Pada dasarnya operasional amplifier (Op- Amp)
merupakan suatu penguat diferensial yang memiliki 2 input dan 1 output.
• Prinsip kerja Operational Amplifier (Op- Amp) adalah dengan
membandingkan nilai kedua input (input inverting dan input non-
inverting). Intinya jika kedua input bernilai sama maka output Op-
amp tidak ada atau sama dengan Nol dan apabila terdapat perbedaan
nilai input keduanya maka output Op-amp akan memberikan
tegangan output.
• Fungsi op amp adalah sebagai penguat dan pengindra sinyal
masukkan baik DC maupun AC juga sebagai penguat differensiasi
impedansi masukkan tinggi, penguat keluaran impedansi rendah. op
amp banyak digunakan dalam perangkat elektronik sebagai penguat
,sensor, mengeraskan suara, menguatkan sinyal, dan mengitegrasikan
sinyal.
• Prinsip Kerja
Fungsi
• PENGAPLIKASIAN
Aplikasi OP AMP yang sering di gunakan adalah:
-Buffering
-Non inverting
-Rangkaian inverting
-Integrator
• Mempunyai Impedansi yang besar dari input op-amp -+ 2 Mega
ohm maka tidak ada arus yang masuk/keluar dari op amp.
• Op-Amp akan berusaha agar kedua inputnya memiliki tegangan
yang sama (bekerja pada close loop) / output ke inverting
diberikan feedback negatif.
SIMBOL OP-AMP
PRINSIP OP-AMP
1. Buffering
• Buffer disini berarti apabila
kita supply input 1v maka
output juga akan 1 v, jika ingin
op-amp sebagai buffer maka
supply input nya harus non
inverting.
• Fungsi Buffer adalah untuk
penguatan arus tanpa terjadi
penguatan tegangan.
Aplikasi rangkaian buffer baik yang dibuat dari penguat transistor maupun penguat
operasional (Op-Amp) pada umumnya digunakan sebagai stabiliser sinyal. Salah satu
aplikasi riil dari rangkaian buffer adalah pada sistem transmisi sinyal dengan kabel
(sistem audio outdor).
2. Penguat non Inverting
• Penguat ini menggunakan kaki
non-inverting sebagai masukan
dari rangkaian.Sifat keluaran
dari rangkaian ini berbanding
terbalik dengan rangkaian
penguat inverting, yaitu
keluaran sama fasa dengan
masukan dan dikuatkan.
Persamaan Penguat
Pengaplikasian = driver sensor suhu
3. Penguat Inverting
• Penguat ini menggunakan kaki
inverting sebagai masukan
dari rangkaian. Sifat keluaran
dari penguat ini, yaitu
berlawanan fasa dengan
masukan dan dikuatkan.
Persamaan Penguat
4. Integrator
• Rangkaian integrator memiliki
keluaran yang sama dengan
keluaran rangkaian tapis lolos
rendah. Keluaran dari
rangkaian inimerupakan
integral dari masukan.
Persamaan Penguat
SEKIAN &
TERIMAKASIH

Op amp

  • 1.
  • 2.
    PENGERTIAN • Operational amplifier(OpAmp) merupakan komponen IC (komponen terpadu) dimana rangkaian dalam komponen terpadu ini mengandung beberapa transistor, resistor, dioda, dan capacitor yang dibuat dalam satu wadah (paket) sehingga memungkinkannya untuk menghasilkan Gain (penguatan) yang tinggi pada rentang frekuensi yang luas. • Chip IC ini memiliki dua input yaitu inverting dan non-inverting dengan sebuah terminal output, dimana rangkaian umpan balik dapat ditambahkan untuk mengendalikan karakteristik tanggapan keseluruhan pada operasional amplifier (Op-Amp). Pada dasarnya operasional amplifier (Op- Amp) merupakan suatu penguat diferensial yang memiliki 2 input dan 1 output.
  • 3.
    • Prinsip kerjaOperational Amplifier (Op- Amp) adalah dengan membandingkan nilai kedua input (input inverting dan input non- inverting). Intinya jika kedua input bernilai sama maka output Op- amp tidak ada atau sama dengan Nol dan apabila terdapat perbedaan nilai input keduanya maka output Op-amp akan memberikan tegangan output. • Fungsi op amp adalah sebagai penguat dan pengindra sinyal masukkan baik DC maupun AC juga sebagai penguat differensiasi impedansi masukkan tinggi, penguat keluaran impedansi rendah. op amp banyak digunakan dalam perangkat elektronik sebagai penguat ,sensor, mengeraskan suara, menguatkan sinyal, dan mengitegrasikan sinyal. • Prinsip Kerja Fungsi
  • 4.
    • PENGAPLIKASIAN Aplikasi OPAMP yang sering di gunakan adalah: -Buffering -Non inverting -Rangkaian inverting -Integrator • Mempunyai Impedansi yang besar dari input op-amp -+ 2 Mega ohm maka tidak ada arus yang masuk/keluar dari op amp. • Op-Amp akan berusaha agar kedua inputnya memiliki tegangan yang sama (bekerja pada close loop) / output ke inverting diberikan feedback negatif. SIMBOL OP-AMP PRINSIP OP-AMP
  • 5.
    1. Buffering • Bufferdisini berarti apabila kita supply input 1v maka output juga akan 1 v, jika ingin op-amp sebagai buffer maka supply input nya harus non inverting. • Fungsi Buffer adalah untuk penguatan arus tanpa terjadi penguatan tegangan. Aplikasi rangkaian buffer baik yang dibuat dari penguat transistor maupun penguat operasional (Op-Amp) pada umumnya digunakan sebagai stabiliser sinyal. Salah satu aplikasi riil dari rangkaian buffer adalah pada sistem transmisi sinyal dengan kabel (sistem audio outdor).
  • 6.
    2. Penguat nonInverting • Penguat ini menggunakan kaki non-inverting sebagai masukan dari rangkaian.Sifat keluaran dari rangkaian ini berbanding terbalik dengan rangkaian penguat inverting, yaitu keluaran sama fasa dengan masukan dan dikuatkan. Persamaan Penguat Pengaplikasian = driver sensor suhu
  • 7.
    3. Penguat Inverting •Penguat ini menggunakan kaki inverting sebagai masukan dari rangkaian. Sifat keluaran dari penguat ini, yaitu berlawanan fasa dengan masukan dan dikuatkan. Persamaan Penguat
  • 8.
    4. Integrator • Rangkaianintegrator memiliki keluaran yang sama dengan keluaran rangkaian tapis lolos rendah. Keluaran dari rangkaian inimerupakan integral dari masukan. Persamaan Penguat
  • 9.