EVALUASI PENDIDIKAN

TUJUAN INSTRUKSIONAL
Evanto
Fadly Kurniawan Sidik
Mirza Supraba
M Arjuna Ahmadi
Yenny Septefani
Tujuan Instruksional
Pengertian:
Tujuan instruksional adalah tujuan yang
menggambarkan pengetahuan, kemampuan,
keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki
oleh siswa sebagai akibat dari hasil pengajaran
yang dinyatakan dalam bentuk tingkah laku
yang dapat diamati dan diukur
Menurut Beberapa Tokoh
A. Robert F Mager
Tujuan instruksional adalah sebagai tujuan perilaku yang
hendak dicapai atau yang dapat dikerjakan oleh siswa
pada kondisi tingkat kompetansi tertentu.

B. Fred Pereival dan Henry Ellington
Tujuan instruksional adalah suatu pernyataan yang
menunjukkan penampilan atau keterampilan siswa
tertentu yang diharapkan dapat dicapai sebagai hasil
belajar.
Manfaat Tujuan Instruksional
• Menentukan tujuan (objective) proses belajar
mengajar
• Menentukan persyaratan awal instruksional
• Marancang strategi instruksional
• Memilih media pembelajaran
• Menyusun instrumen tes pada proses evaluasi
• Melakukan tindakan perbaikan atau
improvement pembelajaran
• Guru mempunyai arahan untuk memilih bahan
pembelajaran dan memilih prosedur(metode)
mengajar
• Setiap guru mempunyai batas-batas tugas dan
wewenangnya dalam mengajarkan suatu bahan
• Guru mempunyai patokan dalam menilai
kemajuan belajar siswa
• Guru mempunyai kriteria untuk mengevaluasi
kualitas maupun efisiensi pembelajarannya.
Tujuan Instruksional terbagi menjadi
dua :
1. Tujuan Instruksional umum
Menggariskan hasil-hasil di aneka bidang studi yang
harus dicapai oleh siswa
2. Tujuan Instruksional Khusus
Menyangkut satu pokok bahasan atau topik
pembelajaran tertentu sebagai tujuan pembelajaran
yang kongkrit dan spesifik, yang dianggap cukup
berharga, wajar dan pantas yang dapat di realisasikan
dan bertahan lama untuk tercapainya tujuan
instruksional umum.
Merumuskan Tujuan Instruksional
Telah disebutkan bahawa tujuan instruksional
menyatakan adanya suatu yg dapat dilakukan
siswa setelah pengajaran.
Contoh:
sebelum ada pengajaran, siswa belum dapat
membuat tabel spesifikasi, sesudah pengajaran
diberikan, siswa dapat membuat tabel
spesifikasi.
Langkah-Langkah Dalam Merumuskan
Tujuan Instruksional Khusus
1. Membuat sejumlah TIU untuk setiap mata
pelajaran atau bidang studi yang akan
diajarkan.
2. Dari masing-masing TIU dijabarkan menjadi
sejumlah TIK yang rumusannya
jelas, khusus, dapat diamati, terukur, dan
menunjukan perubahan tingkah laku.
Rumusan TIK yang Lengkap Memuat
Tiga komponen yaitu:
1. Tingkah Laku Akhir (terminal behavior)
2. Kondisi Demonstrasi (condition of
demonstration or test)
3. Standar Keberhasilan (standard of
performance)
1. Tingkah Laku Akhir
Tingkah laku akhir adalah tingkah laku yg
diharapkan setelah seseorang mengalami proses
belajar.
Contoh:
• Menuliskan kalimat perintah
• Menyebutkan batas daerah
Kata
perbuatan
• Mengalikan pecahan desimal
atau kata
• Menceritakan kembali uraian guru
operasional
• Menjelaskan hasil bacaan dengan kalimat
sendiri
Kata-kata Operasional
1.







Cognitif Domain
Pengetahuan
Pemahaman
Aplikasi
Analisis
Sintesa
evaluasi
2. Affective Domain







Penerimaan
Menanggapi
Penanaman Nilai
Pengorganisasian
Karakteristik
Pengamatan

3. Psikomotor
 Peniruan
 Pembiasan
 Penyesuaian

LIHAT DI BUKU
EVALUASI PENDIDIKAN
UNTUK LEBIH LENGKAP
Penjabarannya...
Sehingga...Rumusan Seutuhnya Menjadi
pertanyaan-pertanyaan antara lain :
• Siswa dapat menjumlahkan bilangan-bilangan
yang terdiri dari puluhan dan satuan
• Siswa dapat menunjukan letak gununggunung di Jawa Tengah
• Siswa dapat menceritakan kembali isi bacaan
tentang kisah keluarga
2. Kondisi Demonstrasi
Kondisi demonstrasi adalah komponen TIK
yang menyatakan suatu kondisi atau situasi
yang dikenalkan pada siswa pada saat ia
mendemonstrasikan tingkah laku akhir.
misalnya:
• Dengan penulisan yang betul
• Urutan dari yang paling tinggi
• Dengan bahasanya sendiri
DENGAN DEMIKIAN . . .Rangkaian
kata-kata dalam rumusan TIK menjadi:
• Siswa dapat menjumlahkan bilangan-bilangan
yang terdiri dari puluhan dan satuan dengan
penulisan yang betul
• siswa dapat menunjukan letak gununggunung yang ada di Jawa Tengah, urut dari
yang paling tinggi
• Siswa dapat menceritakan kembali isi bacaan
tentang kisah keluarga dengan bahasanya
sendiri
3. Standar Keberhasilan
Standar keberhasilan adalah komponen TIK
yang menunjukan seberapa sejauh tingkat
keberhasilan yg di tuntut oleh penilaian bagi
tingkah laku pd situasi akhir. Dinyatakan dalam
jumlah maupun persentase.
• Dengan 75 % betul
• Sekurang-kurangnya 5 dari 10
• Tanpa salah
Dengan tambahan tingkat keberhasilan
maka bunyi rumusan TIK menjadi:
• Siswa dapat menjumlahkan bilangan yang
terdiri dari puluhan dan satuan dengan betul
tanpa kesalahan
• Siswa dapat menyebutkan kembali kota-kota
yang berada di Jawa Barat urut dari yang
paling barat, dengan hanya 25% kesalahan
1. Dimana letak perbedaan tiu dan tik dan kapan keduanya di
gunakan (pricilia)
Jawaban arjuna: perbedaannya pada TIU tujuan pengajaran
yang perubahan prilaku siswa yang belajar masih
merupakan perubahan internal yang belum dapat dilihat
dan diukur dan jika pada TIK tujuan pengajarannya di mana
perubahan perilaku telah dapat dilihat dan diukur.
Keduanya digunakan saat untuk merumuskan tujuan
instruksional.
2. Kalau setelah siswa menjalankan instruksional dalam
pembelajara tidak mengerti di mana yg salah(wiwik)
Jawaban Mirza: kesalahan tersebut bisa berupa saat peran
guru yang menjelaskan saat mengajar berupa ketidak
jelasan maksud dan tujuan ia mengajarkannya dan bisa pula
pada murid itu sendiri yang tidak memperhatikan dan
belajar sebelumnya.
3. Tadi dijelaskan manfaat tujuan instruksional, salah
satunya dgn menentukan persyaratan awal instruksional,
maksudnya apa? Tolong dijelaskan (Martha)
Jawaban Fadly:
a. Harus berpusat pada perubahan tingkah laku pembelajar:
bagaimana
siswa
berinteraksi
dengan
metode
pembelajaran yang guru terapkan
b. Harus berisikan tingkah laku operasional (dapat diukur
pada saat itu juga): apakah diantara 10 soal tersebut hanya
salah satu atau benar semua
c. Harus berisikan makna dari pokok bahasan yang diajarkan
pada saat itu: contoh guru menerangkan apa itu keluarga
pada pembelajaran ips, maka siswa harus menceritakan
atau mendeskripsikan kembali apa itu keluarga .

Tujuan instruksional dalam Evaluasi Pendidikan

  • 1.
    EVALUASI PENDIDIKAN TUJUAN INSTRUKSIONAL Evanto FadlyKurniawan Sidik Mirza Supraba M Arjuna Ahmadi Yenny Septefani
  • 2.
    Tujuan Instruksional Pengertian: Tujuan instruksionaladalah tujuan yang menggambarkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki oleh siswa sebagai akibat dari hasil pengajaran yang dinyatakan dalam bentuk tingkah laku yang dapat diamati dan diukur
  • 3.
    Menurut Beberapa Tokoh A.Robert F Mager Tujuan instruksional adalah sebagai tujuan perilaku yang hendak dicapai atau yang dapat dikerjakan oleh siswa pada kondisi tingkat kompetansi tertentu. B. Fred Pereival dan Henry Ellington Tujuan instruksional adalah suatu pernyataan yang menunjukkan penampilan atau keterampilan siswa tertentu yang diharapkan dapat dicapai sebagai hasil belajar.
  • 4.
    Manfaat Tujuan Instruksional •Menentukan tujuan (objective) proses belajar mengajar • Menentukan persyaratan awal instruksional • Marancang strategi instruksional • Memilih media pembelajaran • Menyusun instrumen tes pada proses evaluasi • Melakukan tindakan perbaikan atau improvement pembelajaran
  • 5.
    • Guru mempunyaiarahan untuk memilih bahan pembelajaran dan memilih prosedur(metode) mengajar • Setiap guru mempunyai batas-batas tugas dan wewenangnya dalam mengajarkan suatu bahan • Guru mempunyai patokan dalam menilai kemajuan belajar siswa • Guru mempunyai kriteria untuk mengevaluasi kualitas maupun efisiensi pembelajarannya.
  • 6.
    Tujuan Instruksional terbagimenjadi dua : 1. Tujuan Instruksional umum Menggariskan hasil-hasil di aneka bidang studi yang harus dicapai oleh siswa 2. Tujuan Instruksional Khusus Menyangkut satu pokok bahasan atau topik pembelajaran tertentu sebagai tujuan pembelajaran yang kongkrit dan spesifik, yang dianggap cukup berharga, wajar dan pantas yang dapat di realisasikan dan bertahan lama untuk tercapainya tujuan instruksional umum.
  • 7.
    Merumuskan Tujuan Instruksional Telahdisebutkan bahawa tujuan instruksional menyatakan adanya suatu yg dapat dilakukan siswa setelah pengajaran. Contoh: sebelum ada pengajaran, siswa belum dapat membuat tabel spesifikasi, sesudah pengajaran diberikan, siswa dapat membuat tabel spesifikasi.
  • 8.
    Langkah-Langkah Dalam Merumuskan TujuanInstruksional Khusus 1. Membuat sejumlah TIU untuk setiap mata pelajaran atau bidang studi yang akan diajarkan. 2. Dari masing-masing TIU dijabarkan menjadi sejumlah TIK yang rumusannya jelas, khusus, dapat diamati, terukur, dan menunjukan perubahan tingkah laku.
  • 9.
    Rumusan TIK yangLengkap Memuat Tiga komponen yaitu: 1. Tingkah Laku Akhir (terminal behavior) 2. Kondisi Demonstrasi (condition of demonstration or test) 3. Standar Keberhasilan (standard of performance)
  • 10.
    1. Tingkah LakuAkhir Tingkah laku akhir adalah tingkah laku yg diharapkan setelah seseorang mengalami proses belajar. Contoh: • Menuliskan kalimat perintah • Menyebutkan batas daerah Kata perbuatan • Mengalikan pecahan desimal atau kata • Menceritakan kembali uraian guru operasional • Menjelaskan hasil bacaan dengan kalimat sendiri
  • 11.
  • 12.
    2. Affective Domain       Penerimaan Menanggapi PenanamanNilai Pengorganisasian Karakteristik Pengamatan 3. Psikomotor  Peniruan  Pembiasan  Penyesuaian LIHAT DI BUKU EVALUASI PENDIDIKAN UNTUK LEBIH LENGKAP Penjabarannya...
  • 13.
    Sehingga...Rumusan Seutuhnya Menjadi pertanyaan-pertanyaanantara lain : • Siswa dapat menjumlahkan bilangan-bilangan yang terdiri dari puluhan dan satuan • Siswa dapat menunjukan letak gununggunung di Jawa Tengah • Siswa dapat menceritakan kembali isi bacaan tentang kisah keluarga
  • 14.
    2. Kondisi Demonstrasi Kondisidemonstrasi adalah komponen TIK yang menyatakan suatu kondisi atau situasi yang dikenalkan pada siswa pada saat ia mendemonstrasikan tingkah laku akhir. misalnya: • Dengan penulisan yang betul • Urutan dari yang paling tinggi • Dengan bahasanya sendiri
  • 15.
    DENGAN DEMIKIAN .. .Rangkaian kata-kata dalam rumusan TIK menjadi: • Siswa dapat menjumlahkan bilangan-bilangan yang terdiri dari puluhan dan satuan dengan penulisan yang betul • siswa dapat menunjukan letak gununggunung yang ada di Jawa Tengah, urut dari yang paling tinggi • Siswa dapat menceritakan kembali isi bacaan tentang kisah keluarga dengan bahasanya sendiri
  • 16.
    3. Standar Keberhasilan Standarkeberhasilan adalah komponen TIK yang menunjukan seberapa sejauh tingkat keberhasilan yg di tuntut oleh penilaian bagi tingkah laku pd situasi akhir. Dinyatakan dalam jumlah maupun persentase. • Dengan 75 % betul • Sekurang-kurangnya 5 dari 10 • Tanpa salah
  • 17.
    Dengan tambahan tingkatkeberhasilan maka bunyi rumusan TIK menjadi: • Siswa dapat menjumlahkan bilangan yang terdiri dari puluhan dan satuan dengan betul tanpa kesalahan • Siswa dapat menyebutkan kembali kota-kota yang berada di Jawa Barat urut dari yang paling barat, dengan hanya 25% kesalahan
  • 18.
    1. Dimana letakperbedaan tiu dan tik dan kapan keduanya di gunakan (pricilia) Jawaban arjuna: perbedaannya pada TIU tujuan pengajaran yang perubahan prilaku siswa yang belajar masih merupakan perubahan internal yang belum dapat dilihat dan diukur dan jika pada TIK tujuan pengajarannya di mana perubahan perilaku telah dapat dilihat dan diukur. Keduanya digunakan saat untuk merumuskan tujuan instruksional. 2. Kalau setelah siswa menjalankan instruksional dalam pembelajara tidak mengerti di mana yg salah(wiwik) Jawaban Mirza: kesalahan tersebut bisa berupa saat peran guru yang menjelaskan saat mengajar berupa ketidak jelasan maksud dan tujuan ia mengajarkannya dan bisa pula pada murid itu sendiri yang tidak memperhatikan dan belajar sebelumnya.
  • 19.
    3. Tadi dijelaskanmanfaat tujuan instruksional, salah satunya dgn menentukan persyaratan awal instruksional, maksudnya apa? Tolong dijelaskan (Martha) Jawaban Fadly: a. Harus berpusat pada perubahan tingkah laku pembelajar: bagaimana siswa berinteraksi dengan metode pembelajaran yang guru terapkan b. Harus berisikan tingkah laku operasional (dapat diukur pada saat itu juga): apakah diantara 10 soal tersebut hanya salah satu atau benar semua c. Harus berisikan makna dari pokok bahasan yang diajarkan pada saat itu: contoh guru menerangkan apa itu keluarga pada pembelajaran ips, maka siswa harus menceritakan atau mendeskripsikan kembali apa itu keluarga .