TUGAS UTS
MATA KULIAH PENGANTAR MANAJEMEN
DOSEN : HARY SULAKSONO
NAMA KELOMPOK : DECISIONMAKING
KETUA : Moh. Nishal Addala S (12.8351)
ANGGOTA :
1. Moh. Deddy S (12.8446)
2. Moh. Rifki (12.8537)
3. Hadi Wirawan (12.8444)
4. Nikita Astrien (12.8515)
Soal paket A
1. Manajemen diperlukan untuk organisasi agar organisasi tersebut dapat mengatur dan
mengontrol guna mencapaitujuan organisasi tersebut.contoh dengan adanya manajemen
organisasi dapat mengatur pembagian kerja karyawannya.
2. Penerapan manajemen pada mahasiswa sampai sarjana
1. Mahasiswa dpt menentukan tujuannya kuliah yaitu menjadi sarjana
2. Meningkatkan kedisiplinan dengan belajar baik di kampus maupun di luar kampus
3. Memaksimalkan potensi yang ada dgn mengikuti UKM tanpa menggangu waktu kulia
4. Dapat mengefektifitaskan waktu yang ada untuk belajar dengan baik sekaligus dapat
mengatur waktu belajar.
3. Peran manajer dalam organisasi :
1. Menentukan tujuan organisasi
Contoh: seorang manajer jamur menargetkan panen 10 kg per hari.
2. Me nga tur da n me ngkoordina si pe mba gia n ke rja
Contoh :pe mba gia n wa ktu ke rja misa l de nga n siste m shift
3. Me mba gi-ba gi ta ta na n da la m orga nisa si
Contoh :te rda pa tnya ba gia n-ba gia n da la m orga nisa si misa l ba gia n
ke ua nga n, pe rsona lia dll.
4. Memberikan fasilitas kepada kelompok dalam melaksanakan tugasnya
Contoh : manjer memberikan uang tunjangan thd karyawan dalam melakukan
tugasnya.
4. Tugas manajer dalam organisasi :
1. Pengambil keputusan dalam suatu kondisi.
2. Penanggung-jawab dalam berbagai masalah.
3. Tempat penampung aspirasi dan ide – ide dari karyawan lain.
4. Penentu tujuan dan prioritas.
5. P e mimpin a da la h motiva tor untuk a nggota .
5. Faktor penunjang keberhasilan manajemen adalah
1. Adanya kesatuan visi dan misi.
2. Adanya kerjasama yang kuat.
3. Kedisiplinan, kerja keras, kerja cerdas dan dapat memaksimalkan potensi yang ada.
4. Dapat memaksimalkan adanya sarana dan prasarana yang ada.
5. Adanya pembagian tugas yang jelas sesuaidengan keahlian masing masing
6. Fator penghambat keberhasilan manajement.
1. Adanya ketidakpahaman tentang visi dan misi
2. Ketidak selarasan antar teamwork
3. Tidak adanya rasa kebersamaan antar sesama team
4. Ketidak cocokan antara atasan dengan bawahan
5. Tidak dapat memaksimalkan ide dan potensi yang ada.
7 Perencanaaan berkaitan dengan tujuan :
Ini karena perencanaan akan dibuat setelah menentukan tujuan dengan kata lain tujuan lebih
dahulu dari perencanaan,jika perusahaan dapat berjalan dengan baek dan terus berkembang
maka tujuan yang di inginkan pun juga akan lebih dekat diraih dan agar segala masalah
masalah yang akan timbul akan lebih udah diselesaikan sehinnga kelancaran oprasional tidak
terganggu sehingga tujuan akan lebih mudah di raih
8 Tahapan perencanaan yang baik agar berhasil :
1. Menetapkan tujuan/ visi dan misi yang akan diraih.
2. Melakukan pembagian tugas yang jelas
3. Melakukan pembentukan badan pengurus organisasi
4. Melakukan survey terkait dengan kegiatan produksi yang akan dilakukan
5. Mengetahui harga pasar dan menguasai harga pasar
6. Mengetahui tingkat persaing dan kesempatan yang ada
7. Mengetahui kelemahan dan keunggulan produk
8. Cara mempromosikan produk
9. Menetapkan target jangka panjang dan jangka pendek
10. Melakukan evaluasi hasil kinerja perusahaan dan melakukan perbaikan ( REPAIRED)
9. ‘WIRAUSAHA’
Karena dengan berwirausaha saya bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa entah itu
pengalaman yang buruk maupun pengalaman yang indah sekaligus dengan berwirausaha saya
bisa membangun jati diri yang lebih baik.
10 Tahapan dalam berwirausaha :
1. menetapkan tujuan
2. menetapkan usaha apa yang kan dijalankan
3. melihat berapa modal yang dimiliki
4. membuat pembagian kerja
5. mengetahui kelemahan dan keunggulan produk
7. melakukan survey terkait usaha yang akan di jalankan
8. membangun usaha.
PAKET B
1. A.Pembagian Pekerjaan (division of work).
Suatu pembagian pekerjaan atau tugas yang mengarah pada pertumbuhan
spesialisasi di segenap bidang yang diperlukan untuk mencapai efisiensi dan
efektifitas penggunaan tenaga kerja.
B.Kewenangan dan Tanggung Jawab (authority and responsibility).
Prinsip perlunya keseimbangan harmonis antara wewenang dan tanggung
jawab dimana keduanya tak dapat dipisahkan.
C.Disiplin (discipline).
Suasana tertib dan teratur, di mana orang yang berada dalam organisasi
tunduk, patuh dan taat pada norma atau ketentuan yang ada tanpa unsure paksaan.
D.Kesatuan Komando (unity of command).
Segenap anggota organisasi hanya menerima perintah dan melaporkan
pelaksanaan perintah atau hasil pekerjaan serta mempertanggungjawabkannya kepada
seorang pemimpin.
E.Kesatuan Arah (unity of direction).
Setiap kelompok yang melakukan kegiatan bertujuan sama harus memiliki
seorang pemimpin dan memiliki satu rencana.
2. Ciri manajemen alirah klasik
a. Adanya pembagian kerja yang sederhana
b. Penggunaan metode yang simple agar mudah dipahami
c. Bersifat elastic/ fleksibel.
Ciri manajemen aliran perilaku
a. Pembagian tugas berdasarkan pola perilaku dan karakter karyawan
b. Menempatkan perusahaaan di atas segala kepentingan manajemen.
c. Mengatur pola perilaku karyawan dalam menjalankan tugasnya di perusahaan
Ciri manajemen berdasarkan aliran manajemen
a. Pembagian tugas jelas
b. Sistem kerja lebih tertata
c. Bersifat flukturan
d. Penempatan karyawan sesuai fungsinya dan keahlian masing
e. Pengawasan lebih ketat dan cangggih
3. Missmanagement adalah kesalahan manajemen dalam menjalankan perannya di
karenakan factor SDM, internal maupun eksternal yang mengakibatkan hambatan
bagi organisasi dalam menjalankan kegiatanya.
4. Bahwasanya dengan adanya kemajuan teknologi tentu akan mempermudah pekerjaan
manusia, organisasi ataupun perusahaan dalam menjalankan aktifitasnya sehingga menjadi
efisien dan lebih efektif dalam menjalankan perusahaannya.
5. A..jenis :
terbagi atas dua yaitu terpusat (centralisasi) dan non terpusat (desentralisasi)
Centralisasi :
segala kegiatan manajemen di lakukan secara terpusat menjadi satu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan satu dengan yang lain dan segala pekerjan dan tugas-tugas di lakukan di pusat.
Decentralisasi :
segala kegiatan manajemen di bagi beberapa bagian dalam beberapa tempat untuk kemudian
di satukan yang satu dengan yang lainya dan semua pekerjanaan antara yang satu dengan
yang lainnya di pisah-pisah sesuaidengan konteks yang telah dipisahkan.
b.priorotas :
bahwanya dalam menjalankan aktifitasnya organisasi memilah milah tugasnya mana yang
dikerjakan terlebih dahulu dan mana yang bias ditunda penyelesaiaan biasanya berdasarkan
kepentingan bersama yang di utamakan karna jika di tunda akan menjadi penghambat
organisasi.
c.Periode :
dalam konteks ini pembagian kerja dipilah berdasarkan waktu mana yang membutuhkan
waktu lama dan mana yang membutuhkan waktu singkat dengan arti lain tugas jangka
panjang dan tugas jangka pendek.
d.level :
berdasarkan level ialah membagi pekerjaan berdasarkan level keahlian masing masing
personil karyawan dengan menempatkan sesuaidengan keahlian masing masing dan sesui
tingkat pendidikan tenaga yang bersangkutan..
e habit / kebiasaan :
dalam hal ini manajement membagi tugas berdasarkan kebiasaan perusahaan dalam
menjalankan organisasi perusahaan kebiasaan tersebut telah di tentukan dan terus dijalankan
sesuai pendulunya.
6. bahwanya manajemen merupakan suatu ilmu seni yang mengatur, mengelolah dan
mengkoorganisir unit satuan kerja agar dapat berjalan dengan lancar, struktural, sistematis
serta dapat menjadi tolah ukur akan tujuan perusahaan sehingga perusahaan dapat
memaksimalkan SMA/ SDM yang ada agar tujuan tersebut tercapai secara akurat dan efisien.
7. Fungsi perencanaan :
Fungsi perencanaan pada dasarnya adalah suatu proses pengambilan keputusan sehubungan
dengan hasil yang diinginkan, dengan penggunaansumber daya dan pembentukan suatu
sistem komunikasi yang memungkinkan pelaporan dan pengendalian hasil akhir serta
perbandingan hasil-hasil tersebut dengan rencana yang di buat.
Tahapan perencanaan :
1. Penentuan tujuan yang akan dicapai.
2. Memilih dan menentukan cara yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan atas dasar
alternatif yang dipilih.
3. Usaha-usaha atau langkah-langkah yang ditempuh untuk mencapai tujuan atas dasar
alternative yang dipilih.
4. Pembagian tugas
5. Pengkoorganisasian
6. Keismpulan
7. Evaluasi.
Pengambilan keputusan
1. Harus menempatkan kepentingan perusahaan di atas kepentingan priadi
2. Keputusan harus dapat di terima oleh semua pihak
3. Keputusan berdasarkan pendapat dan asumsi yang ada
4. Keputusan bersifat universal
5. Mengedepankan keputusan yang vital terlebih dahulu
8. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa
perencaan fungsi-fungsi lain seperti pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan
tidak dapat berjalan. Setiap kegiatan pasti mempunyai tujuan dan tujuan tersebut bisa
tercapai dengan adanya perencaan karena perencaan adalah proses dasar yang
digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan bagaimana tujuan tersebut dapat
tercapai. Selain itu, dengan adanya perencaan kita dapat mengarah organisasi,
menguragi ketidakpastian, dan meminimalisir pemborosan dalam kegiatan tersebut
9. Manajemen dalam aspek ekonomi :
Manajemen sangat berpengaruh terhadap aspek ekonomi manajement suatu
perusahaan dalam menjalankan produksinya aspek ekonomi adalah landasan dasar
bagi organisasi untuk menentukan langkah selanjutnya untuk lebih memaksimalkan
potensi yang ada
Manajemen dalam teknologi :
Seperti yang kita ketahui bahwa semakin lama teknologi semakin modern dan
canggih. Maka dengan kecanggihan ini peusahaan menerapkanya dalam roda
produksinnya agar dapat meringankan tugas manusia tapi perlu di ingat pengunaan
teknologi perlu manajemen yang baik agar dapat berjalan seperti apa yang di
harapkan.
Manajemen dalam aspek sosial :
Dalam menjalankan aktivitasnya organisai perlu meperhatikan aspek social yakni
mennyangkut aspek sosial terhadap lingkungan, pengaruhnya terhadap masrakat
sekitar jangan sampai keberadaan perusahaan menjadi beban dan menjadi masalah
bagi masyarakat sekitar juga juga terhadap lingkungan.
Aspek politik dan hukum :
Dalam menerapkan manajement dalam sebuah organisasi perlu adanya tindakan
tindakan yang sesuai dengan hokum dan peraturan yang ada jika tidak maka
kelangsungan organisasi akan terganggu. Maka dari itu perlunya pengetahuaan akan
hukum serta peraturan yang ada agar tidak menjadi boomerang bagi perusahaan
nantinya

Tugas soal uas decision making

  • 1.
    TUGAS UTS MATA KULIAHPENGANTAR MANAJEMEN DOSEN : HARY SULAKSONO NAMA KELOMPOK : DECISIONMAKING KETUA : Moh. Nishal Addala S (12.8351) ANGGOTA : 1. Moh. Deddy S (12.8446) 2. Moh. Rifki (12.8537) 3. Hadi Wirawan (12.8444) 4. Nikita Astrien (12.8515) Soal paket A 1. Manajemen diperlukan untuk organisasi agar organisasi tersebut dapat mengatur dan mengontrol guna mencapaitujuan organisasi tersebut.contoh dengan adanya manajemen organisasi dapat mengatur pembagian kerja karyawannya. 2. Penerapan manajemen pada mahasiswa sampai sarjana 1. Mahasiswa dpt menentukan tujuannya kuliah yaitu menjadi sarjana 2. Meningkatkan kedisiplinan dengan belajar baik di kampus maupun di luar kampus 3. Memaksimalkan potensi yang ada dgn mengikuti UKM tanpa menggangu waktu kulia 4. Dapat mengefektifitaskan waktu yang ada untuk belajar dengan baik sekaligus dapat mengatur waktu belajar. 3. Peran manajer dalam organisasi : 1. Menentukan tujuan organisasi Contoh: seorang manajer jamur menargetkan panen 10 kg per hari. 2. Me nga tur da n me ngkoordina si pe mba gia n ke rja Contoh :pe mba gia n wa ktu ke rja misa l de nga n siste m shift 3. Me mba gi-ba gi ta ta na n da la m orga nisa si Contoh :te rda pa tnya ba gia n-ba gia n da la m orga nisa si misa l ba gia n ke ua nga n, pe rsona lia dll. 4. Memberikan fasilitas kepada kelompok dalam melaksanakan tugasnya Contoh : manjer memberikan uang tunjangan thd karyawan dalam melakukan tugasnya.
  • 2.
    4. Tugas manajerdalam organisasi : 1. Pengambil keputusan dalam suatu kondisi. 2. Penanggung-jawab dalam berbagai masalah. 3. Tempat penampung aspirasi dan ide – ide dari karyawan lain. 4. Penentu tujuan dan prioritas. 5. P e mimpin a da la h motiva tor untuk a nggota . 5. Faktor penunjang keberhasilan manajemen adalah 1. Adanya kesatuan visi dan misi. 2. Adanya kerjasama yang kuat. 3. Kedisiplinan, kerja keras, kerja cerdas dan dapat memaksimalkan potensi yang ada. 4. Dapat memaksimalkan adanya sarana dan prasarana yang ada. 5. Adanya pembagian tugas yang jelas sesuaidengan keahlian masing masing 6. Fator penghambat keberhasilan manajement. 1. Adanya ketidakpahaman tentang visi dan misi 2. Ketidak selarasan antar teamwork 3. Tidak adanya rasa kebersamaan antar sesama team 4. Ketidak cocokan antara atasan dengan bawahan 5. Tidak dapat memaksimalkan ide dan potensi yang ada. 7 Perencanaaan berkaitan dengan tujuan : Ini karena perencanaan akan dibuat setelah menentukan tujuan dengan kata lain tujuan lebih dahulu dari perencanaan,jika perusahaan dapat berjalan dengan baek dan terus berkembang maka tujuan yang di inginkan pun juga akan lebih dekat diraih dan agar segala masalah masalah yang akan timbul akan lebih udah diselesaikan sehinnga kelancaran oprasional tidak terganggu sehingga tujuan akan lebih mudah di raih 8 Tahapan perencanaan yang baik agar berhasil : 1. Menetapkan tujuan/ visi dan misi yang akan diraih. 2. Melakukan pembagian tugas yang jelas 3. Melakukan pembentukan badan pengurus organisasi 4. Melakukan survey terkait dengan kegiatan produksi yang akan dilakukan 5. Mengetahui harga pasar dan menguasai harga pasar 6. Mengetahui tingkat persaing dan kesempatan yang ada 7. Mengetahui kelemahan dan keunggulan produk 8. Cara mempromosikan produk 9. Menetapkan target jangka panjang dan jangka pendek 10. Melakukan evaluasi hasil kinerja perusahaan dan melakukan perbaikan ( REPAIRED)
  • 3.
    9. ‘WIRAUSAHA’ Karena denganberwirausaha saya bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa entah itu pengalaman yang buruk maupun pengalaman yang indah sekaligus dengan berwirausaha saya bisa membangun jati diri yang lebih baik. 10 Tahapan dalam berwirausaha : 1. menetapkan tujuan 2. menetapkan usaha apa yang kan dijalankan 3. melihat berapa modal yang dimiliki 4. membuat pembagian kerja 5. mengetahui kelemahan dan keunggulan produk 7. melakukan survey terkait usaha yang akan di jalankan 8. membangun usaha. PAKET B 1. A.Pembagian Pekerjaan (division of work). Suatu pembagian pekerjaan atau tugas yang mengarah pada pertumbuhan spesialisasi di segenap bidang yang diperlukan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas penggunaan tenaga kerja. B.Kewenangan dan Tanggung Jawab (authority and responsibility). Prinsip perlunya keseimbangan harmonis antara wewenang dan tanggung jawab dimana keduanya tak dapat dipisahkan. C.Disiplin (discipline). Suasana tertib dan teratur, di mana orang yang berada dalam organisasi tunduk, patuh dan taat pada norma atau ketentuan yang ada tanpa unsure paksaan. D.Kesatuan Komando (unity of command). Segenap anggota organisasi hanya menerima perintah dan melaporkan pelaksanaan perintah atau hasil pekerjaan serta mempertanggungjawabkannya kepada seorang pemimpin. E.Kesatuan Arah (unity of direction). Setiap kelompok yang melakukan kegiatan bertujuan sama harus memiliki seorang pemimpin dan memiliki satu rencana. 2. Ciri manajemen alirah klasik a. Adanya pembagian kerja yang sederhana b. Penggunaan metode yang simple agar mudah dipahami c. Bersifat elastic/ fleksibel. Ciri manajemen aliran perilaku a. Pembagian tugas berdasarkan pola perilaku dan karakter karyawan b. Menempatkan perusahaaan di atas segala kepentingan manajemen. c. Mengatur pola perilaku karyawan dalam menjalankan tugasnya di perusahaan
  • 4.
    Ciri manajemen berdasarkanaliran manajemen a. Pembagian tugas jelas b. Sistem kerja lebih tertata c. Bersifat flukturan d. Penempatan karyawan sesuai fungsinya dan keahlian masing e. Pengawasan lebih ketat dan cangggih 3. Missmanagement adalah kesalahan manajemen dalam menjalankan perannya di karenakan factor SDM, internal maupun eksternal yang mengakibatkan hambatan bagi organisasi dalam menjalankan kegiatanya. 4. Bahwasanya dengan adanya kemajuan teknologi tentu akan mempermudah pekerjaan manusia, organisasi ataupun perusahaan dalam menjalankan aktifitasnya sehingga menjadi efisien dan lebih efektif dalam menjalankan perusahaannya. 5. A..jenis : terbagi atas dua yaitu terpusat (centralisasi) dan non terpusat (desentralisasi) Centralisasi : segala kegiatan manajemen di lakukan secara terpusat menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain dan segala pekerjan dan tugas-tugas di lakukan di pusat. Decentralisasi : segala kegiatan manajemen di bagi beberapa bagian dalam beberapa tempat untuk kemudian di satukan yang satu dengan yang lainya dan semua pekerjanaan antara yang satu dengan yang lainnya di pisah-pisah sesuaidengan konteks yang telah dipisahkan. b.priorotas : bahwanya dalam menjalankan aktifitasnya organisasi memilah milah tugasnya mana yang dikerjakan terlebih dahulu dan mana yang bias ditunda penyelesaiaan biasanya berdasarkan kepentingan bersama yang di utamakan karna jika di tunda akan menjadi penghambat organisasi. c.Periode : dalam konteks ini pembagian kerja dipilah berdasarkan waktu mana yang membutuhkan waktu lama dan mana yang membutuhkan waktu singkat dengan arti lain tugas jangka panjang dan tugas jangka pendek. d.level : berdasarkan level ialah membagi pekerjaan berdasarkan level keahlian masing masing personil karyawan dengan menempatkan sesuaidengan keahlian masing masing dan sesui tingkat pendidikan tenaga yang bersangkutan.. e habit / kebiasaan :
  • 5.
    dalam hal inimanajement membagi tugas berdasarkan kebiasaan perusahaan dalam menjalankan organisasi perusahaan kebiasaan tersebut telah di tentukan dan terus dijalankan sesuai pendulunya. 6. bahwanya manajemen merupakan suatu ilmu seni yang mengatur, mengelolah dan mengkoorganisir unit satuan kerja agar dapat berjalan dengan lancar, struktural, sistematis serta dapat menjadi tolah ukur akan tujuan perusahaan sehingga perusahaan dapat memaksimalkan SMA/ SDM yang ada agar tujuan tersebut tercapai secara akurat dan efisien. 7. Fungsi perencanaan : Fungsi perencanaan pada dasarnya adalah suatu proses pengambilan keputusan sehubungan dengan hasil yang diinginkan, dengan penggunaansumber daya dan pembentukan suatu sistem komunikasi yang memungkinkan pelaporan dan pengendalian hasil akhir serta perbandingan hasil-hasil tersebut dengan rencana yang di buat. Tahapan perencanaan : 1. Penentuan tujuan yang akan dicapai. 2. Memilih dan menentukan cara yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan atas dasar alternatif yang dipilih. 3. Usaha-usaha atau langkah-langkah yang ditempuh untuk mencapai tujuan atas dasar alternative yang dipilih. 4. Pembagian tugas 5. Pengkoorganisasian 6. Keismpulan 7. Evaluasi. Pengambilan keputusan 1. Harus menempatkan kepentingan perusahaan di atas kepentingan priadi 2. Keputusan harus dapat di terima oleh semua pihak 3. Keputusan berdasarkan pendapat dan asumsi yang ada 4. Keputusan bersifat universal 5. Mengedepankan keputusan yang vital terlebih dahulu 8. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencaan fungsi-fungsi lain seperti pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak dapat berjalan. Setiap kegiatan pasti mempunyai tujuan dan tujuan tersebut bisa tercapai dengan adanya perencaan karena perencaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan bagaimana tujuan tersebut dapat tercapai. Selain itu, dengan adanya perencaan kita dapat mengarah organisasi, menguragi ketidakpastian, dan meminimalisir pemborosan dalam kegiatan tersebut 9. Manajemen dalam aspek ekonomi :
  • 6.
    Manajemen sangat berpengaruhterhadap aspek ekonomi manajement suatu perusahaan dalam menjalankan produksinya aspek ekonomi adalah landasan dasar bagi organisasi untuk menentukan langkah selanjutnya untuk lebih memaksimalkan potensi yang ada Manajemen dalam teknologi : Seperti yang kita ketahui bahwa semakin lama teknologi semakin modern dan canggih. Maka dengan kecanggihan ini peusahaan menerapkanya dalam roda produksinnya agar dapat meringankan tugas manusia tapi perlu di ingat pengunaan teknologi perlu manajemen yang baik agar dapat berjalan seperti apa yang di harapkan. Manajemen dalam aspek sosial : Dalam menjalankan aktivitasnya organisai perlu meperhatikan aspek social yakni mennyangkut aspek sosial terhadap lingkungan, pengaruhnya terhadap masrakat sekitar jangan sampai keberadaan perusahaan menjadi beban dan menjadi masalah bagi masyarakat sekitar juga juga terhadap lingkungan. Aspek politik dan hukum : Dalam menerapkan manajement dalam sebuah organisasi perlu adanya tindakan tindakan yang sesuai dengan hokum dan peraturan yang ada jika tidak maka kelangsungan organisasi akan terganggu. Maka dari itu perlunya pengetahuaan akan hukum serta peraturan yang ada agar tidak menjadi boomerang bagi perusahaan nantinya