Skripsi ini menganalisis manfaat rasio keuangan, yaitu working capital to total assets (WCTA), debt to equity ratio (DER), total asset turnover (TAT), dan net profit margin (NPM) dalam memprediksi pertumbuhan laba perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2005 dan 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TAT dan NPM berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan WCTA dan DER tidak menunjukkan pengaruh. Secara keseluruhan, keempat variabel tersebut memiliki pengaruh simultan terhadap pertumbuhan laba dengan prediksi sebesar 33,5%.