KOLOID
Kimia
Guru: Dra. Nur Hidayati | SMA Negeri 1 Srengat
SISTEM
KOLOID
SISTEM
DISPERSI
SUSPENSI
LARUTAN
KOLOID
SOL
AEROSOL
EMULSI
BUIH/BUSA
PENGGUNAAN
KOLOID
INDUSTRI
MAKANAN
FARMASI
KOSMETIKSMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
SISTEM DISPERSI
Pengertian
Sistem Dispersi adalah suatu zat
yang dicampurkan dengan
zat lain akan terjadi
penyebaran secara merata
dari suatu zat ke dalam zat
yang lain.
Contoh:
Tepung kanji yang dimasukkan
ke dalam air panas maka
akan terbentuk sistem
dispersi.
• Air panas as medium
pendispersi
• Tepung kanji as zat
terdispersi
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
SISTEM DISPERSI
Berdasarkan ukuran partikelnya, sistem dispersi
dibedakan menjadi TIGA kelompok:
Suspensi Larutan Koloid
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
SUSPENSI
Pengertian
• Sistem dispersi ukuran
partikelnya relatif besar
tersebar merata di dalam
medium pendispersinya.
Suspensi merupakan
campuran yang heterogen.
Contoh
Endapan hasil campuran
pasir dengan air.
Dalam sistem tersebut,
partikel berdispersi dapat
diamati dengan mikroskop
dan bahkan dengan mata
telanjang
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
LARUTAN
Pengertian
• Sistem dispersi ukuran
partikel sangat kecil
sehingga tidak dapat
dibedakan atau diamati
antara partikel pendispersi
dengan partikel terdispersi.
Dengan ukuran yang
hampir sama, maka sifat
zat pendispersi dalam
larutan akan terpengaruh
(berubah) dengan adanya
zat terdispersi.
Contoh
• larutan garam
• larutan gula
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
KOLOID
Pengertian
• sistem dispersi dengan
ukuran partikel yang lebih
besar daripada larutan, tapi
lebih kecil daripada suspensi.
• beberapa koloid tampak jelas
secara fisis, tetapi beberapa
koloid sepintas tampak
seperti larutan.
Contoh
• jelas: santan, air susu, lem
• seperti suspensi: agar-agar
yang masih cair, larutan kanji
yang encer
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
PERBEDAAN UMUM SUSPENSI
LARUTAN DAN KOLOID
Perbedaan Suspensi Larutan Koloid
Ukuran partikel >100 nm <100 nm 1-100 nm
Penampilan
fisis
•Keruh
•Partikel
terdispersi
dapat diamati
langsung
dengan mata
telanjang.
•Jernih
•Partikel
terdispersi tidak
dapat diamati
dengan
mikroskop ultra
•Keruh-jernih
•Partikel
terdispersi
hanya dapat
diamati dengan
mikroskop ultra
Kestabilan (bila
didiamkan)
Mudah terpisah
(mengendap)
Tidak terpisah
(sangat stabil)
Sukar terpisah
(relatif stabil)
Cara
pemisahan
Filtrasi
(disaring)
Tidak dapat
disaring
Tidak dapat
disaring
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
SOL
Sistem koloid dari partikel padat
yang terdispersi dalam zat cair
Sistem koloid dari partikel padat
yang terdispersi dalam zat padat
disebut sol padat.
Contoh
• Contoh sol : putih telur, air
lumpur, tinta, cat dan lain-
lain.
• Contoh sol padat :
perunggu, kuningan, permata
(gem).
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
AEROSOL
Sistem koloid dari partikel padat
atau cair yang terdispersi dalam
gas.
Jika zat yang terdispersi berupa
zat padat disebut aerosol padat..
Sedangkan zat yang terdispersi
berupa zat cair disebut aerosol
cair.
Contoh
• Contoh aerosol padat :
debu, asap
• Contoh aerosol cair :
hairspray dan obat
semprot, kabut, awan.
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
EMULSI
Sistem koloid dari zat cair yang
terdispersi dalam zat cair lain.
Sedangkan sistem koloid dari zat cair
yang terdispersi dalam zat padat
disebut emulsi padat
Syarat terjadinya emulsi yaitu kedua
zat cair tidak saling melarutkan
Emulsi terbentuk karena pengaruh
suatu pengemulsi (emulgator).
Misalnya sabun dicampurkan kedalam
campuran minyak dan air, maka akan
diproleh campuran stabil yang disebut
emulsi.
• Contoh emulsi padat :
mentega, keju
• contoh emulsi :
susu, mayonaise, santan
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
BUSA
Sistem koloid dari gas yang
terdispersi dalam zat cair.
sedangkan sistem koloid dari gas
yang terdispersi dalam zat padat
disebut buih padat.
Buih digunakan dalam proses
pengolahan biji logam dan alat
pemadam kebakarn.
Buih dapat dibuat dengan
mengalirkan suatu gas ke dalam zat
yang mengandung pembuih dan
distabilkan oleh pembuih seperti
sabun dan protein. Ketika buih
tidak dikehendaki, maka buih dapat
dipecah oleh zat-zat seperti
eter, isoamil dan alkohol.
Contoh
• Contoh buih cair : krim
kocok (whipped
cream), busa sabun.
• Contoh buih padat :
lava, biskuit.
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
KOLOID DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
Sifat karakteristik kolid yang
penting, yaitu sangat
bermanfaat untuk mencampur
zat-zat yang tidak dapat saling
melarutkan secara homogen
dan bersifat stabil untuk
produksi skala besar. Oleh
karena sifat tersebut, sistem
koloid menjadi banyak kita
jumpai dalam industri (aplikasi
kolid untuk produksi cukup
luas). Tetapi selain industri,
sistem koloid juga banyak
dapat kita jumpai dsalam
kehidupan kita sehari-hari,
contohnya saja di alam,
kedokteran, pertanian, dsb;
FARMASI
MAKANAN KOSMETIK
INDUSTRI
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
PENGGUMPALAN DARAH
• Darah mengandung sejumlah kolid protein
yangbermuatan negative. Jika terdapat luka
kecil, maka luka tersebut dapat doibati dengan pensil
stiptik atau tawas yang mengandung ion-ion Al+3 dan
Fe+3, dimana ion-ion tersebut akan membantu
menetralkan muatan-muatan partikel koloid protein
danmembnatu penggumpalan darah.
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
MAKANAN
Salah satu koloid yang sering dikonsumsi yaitu
ice cream. Dalam pembuatannya memerlukan
emulgator yaitu gelatin.
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
INDUSTRI
Salah satu contoh penggunaan koloid dalam bidang indus
Getah karet merupakan koloid tipe sol.
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
KOSMETIK
Salah satu penggunaan koloid dalam bidang
kosmetik yaitu lipstik. Lipstik termasuk sol padat.
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
JENIS KOLOID
Fase
terdispersi
Medium
pendispersi
Jenis (nama)
koloid
Contoh
Padat
Cair
Gas
Padat
Sol padat
Emulsi padat
Busa padat
Mutiara, kaca warna
keju, mentega
Batu apung,
kerupuk
Padat
Cair
Gas Cair
Sel, gel
Emulsi
Busa
Pati dalam air, cat,
jelly
Susu, mayones,
santan
Cream, pasta
Padat
cair gas
Aerosol padat
Aerosol cair
Debu, asap
Awan, kabut
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012
SEKIAN..
^_^
SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran
2011/2012

Sistem koloid

  • 1.
    KOLOID Kimia Guru: Dra. NurHidayati | SMA Negeri 1 Srengat
  • 2.
  • 3.
    SISTEM DISPERSI Pengertian Sistem Dispersiadalah suatu zat yang dicampurkan dengan zat lain akan terjadi penyebaran secara merata dari suatu zat ke dalam zat yang lain. Contoh: Tepung kanji yang dimasukkan ke dalam air panas maka akan terbentuk sistem dispersi. • Air panas as medium pendispersi • Tepung kanji as zat terdispersi SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 4.
    SISTEM DISPERSI Berdasarkan ukuranpartikelnya, sistem dispersi dibedakan menjadi TIGA kelompok: Suspensi Larutan Koloid SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 5.
    SUSPENSI Pengertian • Sistem dispersiukuran partikelnya relatif besar tersebar merata di dalam medium pendispersinya. Suspensi merupakan campuran yang heterogen. Contoh Endapan hasil campuran pasir dengan air. Dalam sistem tersebut, partikel berdispersi dapat diamati dengan mikroskop dan bahkan dengan mata telanjang SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 6.
    LARUTAN Pengertian • Sistem dispersiukuran partikel sangat kecil sehingga tidak dapat dibedakan atau diamati antara partikel pendispersi dengan partikel terdispersi. Dengan ukuran yang hampir sama, maka sifat zat pendispersi dalam larutan akan terpengaruh (berubah) dengan adanya zat terdispersi. Contoh • larutan garam • larutan gula SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 7.
    KOLOID Pengertian • sistem dispersidengan ukuran partikel yang lebih besar daripada larutan, tapi lebih kecil daripada suspensi. • beberapa koloid tampak jelas secara fisis, tetapi beberapa koloid sepintas tampak seperti larutan. Contoh • jelas: santan, air susu, lem • seperti suspensi: agar-agar yang masih cair, larutan kanji yang encer SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 8.
    PERBEDAAN UMUM SUSPENSI LARUTANDAN KOLOID Perbedaan Suspensi Larutan Koloid Ukuran partikel >100 nm <100 nm 1-100 nm Penampilan fisis •Keruh •Partikel terdispersi dapat diamati langsung dengan mata telanjang. •Jernih •Partikel terdispersi tidak dapat diamati dengan mikroskop ultra •Keruh-jernih •Partikel terdispersi hanya dapat diamati dengan mikroskop ultra Kestabilan (bila didiamkan) Mudah terpisah (mengendap) Tidak terpisah (sangat stabil) Sukar terpisah (relatif stabil) Cara pemisahan Filtrasi (disaring) Tidak dapat disaring Tidak dapat disaring SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 9.
    SOL Sistem koloid daripartikel padat yang terdispersi dalam zat cair Sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat padat disebut sol padat. Contoh • Contoh sol : putih telur, air lumpur, tinta, cat dan lain- lain. • Contoh sol padat : perunggu, kuningan, permata (gem). SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 10.
    AEROSOL Sistem koloid daripartikel padat atau cair yang terdispersi dalam gas. Jika zat yang terdispersi berupa zat padat disebut aerosol padat.. Sedangkan zat yang terdispersi berupa zat cair disebut aerosol cair. Contoh • Contoh aerosol padat : debu, asap • Contoh aerosol cair : hairspray dan obat semprot, kabut, awan. SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 11.
    EMULSI Sistem koloid darizat cair yang terdispersi dalam zat cair lain. Sedangkan sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat padat disebut emulsi padat Syarat terjadinya emulsi yaitu kedua zat cair tidak saling melarutkan Emulsi terbentuk karena pengaruh suatu pengemulsi (emulgator). Misalnya sabun dicampurkan kedalam campuran minyak dan air, maka akan diproleh campuran stabil yang disebut emulsi. • Contoh emulsi padat : mentega, keju • contoh emulsi : susu, mayonaise, santan SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 12.
    BUSA Sistem koloid darigas yang terdispersi dalam zat cair. sedangkan sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat padat disebut buih padat. Buih digunakan dalam proses pengolahan biji logam dan alat pemadam kebakarn. Buih dapat dibuat dengan mengalirkan suatu gas ke dalam zat yang mengandung pembuih dan distabilkan oleh pembuih seperti sabun dan protein. Ketika buih tidak dikehendaki, maka buih dapat dipecah oleh zat-zat seperti eter, isoamil dan alkohol. Contoh • Contoh buih cair : krim kocok (whipped cream), busa sabun. • Contoh buih padat : lava, biskuit. SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 13.
    KOLOID DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Sifatkarakteristik kolid yang penting, yaitu sangat bermanfaat untuk mencampur zat-zat yang tidak dapat saling melarutkan secara homogen dan bersifat stabil untuk produksi skala besar. Oleh karena sifat tersebut, sistem koloid menjadi banyak kita jumpai dalam industri (aplikasi kolid untuk produksi cukup luas). Tetapi selain industri, sistem koloid juga banyak dapat kita jumpai dsalam kehidupan kita sehari-hari, contohnya saja di alam, kedokteran, pertanian, dsb; FARMASI MAKANAN KOSMETIK INDUSTRI SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 14.
    PENGGUMPALAN DARAH • Darahmengandung sejumlah kolid protein yangbermuatan negative. Jika terdapat luka kecil, maka luka tersebut dapat doibati dengan pensil stiptik atau tawas yang mengandung ion-ion Al+3 dan Fe+3, dimana ion-ion tersebut akan membantu menetralkan muatan-muatan partikel koloid protein danmembnatu penggumpalan darah. SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 15.
    MAKANAN Salah satu koloidyang sering dikonsumsi yaitu ice cream. Dalam pembuatannya memerlukan emulgator yaitu gelatin. SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 16.
    INDUSTRI Salah satu contohpenggunaan koloid dalam bidang indus Getah karet merupakan koloid tipe sol. SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 17.
    KOSMETIK Salah satu penggunaankoloid dalam bidang kosmetik yaitu lipstik. Lipstik termasuk sol padat. SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 18.
    JENIS KOLOID Fase terdispersi Medium pendispersi Jenis (nama) koloid Contoh Padat Cair Gas Padat Solpadat Emulsi padat Busa padat Mutiara, kaca warna keju, mentega Batu apung, kerupuk Padat Cair Gas Cair Sel, gel Emulsi Busa Pati dalam air, cat, jelly Susu, mayones, santan Cream, pasta Padat cair gas Aerosol padat Aerosol cair Debu, asap Awan, kabut SMA Negeri 1 Srengat Tahun Ajaran 2011/2012
  • 19.
    SEKIAN.. ^_^ SMA Negeri 1Srengat Tahun Ajaran 2011/2012