HUKUM KEUANGAN NEGARA 
PERTEMUAN KE-1 
PENGERTIAN DAN RUANG 
LINGKUP KEUANGAN 
NEGARA 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Content 
 Perkenalan 
 Kontrak Belajar 
 Pengenalan Silabus 
 Materi Pertemuan I 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Dani Sugiri, SE, SST 
 Pendidikan: 
 UNDIP Fak. Kes. Mas, 2000-2002 
 STAN DIII Kebendaharaan Negara, 2002-2005 
 USNI S1 Akuntansi, 2006-2008 
 STAN DIV Akuntansi Pemerintah, 2007-2010 
 Hobby: Browsing dan Blogging 
 Riwayat Pekerjaan: 
 Staf Penyusun Anggaran pada Bagian Keuangan BPPK (2005- 
2007) 
 Yunior Consultant pada Indgaf (2007-2008) 
 Mahasiswa Tugas Belajar DIV STAN (2007-2010) 
 Staf Akuntansi dan Pelaporan pada Bagian Keuangan BPPK (2010 
s.d. skrg) 
 Staff Pengajar pada STAN (2010-skrg), ISMMED (2010-skrg) dan 
USNI (2008-skrg) 
 Nomor HP: 085716948474 dan 0821 
 Email: danisugiri@gmail.com atau dani.sugiri@yahoo.com 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Kontrak Belajar 
 Porsi Nilai 
 UTS 40% 
 UAS 40% 
 Aktivitas 20% 
 Aktivitas 
 Tugas 
 PR 
 Kehadiran: Mahasiswa datang paling lambat 5 
menit setelah jam kuliah dimulai. 
 Aktivitas di kelas 
 Kehadiran 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Silabus Tengah Semester I 
No Pertemua 
n 
Topik 
1 I Pengertian Dan Ruang Lingkup Keuangan Negara 
Pendekatan Keuangan Negara 
Siklus Anggaran 
2 II Pengertian dan istilah hukum keuangan negara dalam Undang-undang. 
Kronologi peraturan perundangan di bidang Keuangan Negara 
Dasar Hukum berlakunya Hukum Keuangan Negara 
Undang-undang di bidang Keuangan Negara. 
3 III Pengertian Keuangan Negara 
Pengertian Perusahaan Milik Negara/Daerah 
Pengertian APBN 
Pengertian Penerimaan, Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan. 
Pengertian Tahun Anggaran. 
Pengertian surplus penerimaan. 
4 IV Fungsi Presiden sebagai pemegang kekuasaan atas Pengelolaan 
keuangan Negara 
Pengertian kekuasaan atas pengelolaan keuangan Negara 
Pengertian kekuasaan atas pengelolaan keuangan daerah 
Hukum kekuasaan atas pengelolaan keuangan dan tujuan 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
No Pertemua 
n 
Topik 
5 V Pengertian Kebijakan Anggaran/ Kebijakan Fiskal 
Fungsi, asas-asas, Prinsip-prinsip dan Klasifikasi Anggaran 
Penyusunan, perencanaan dan penetapan APBN (Sispena, RKP, RKA-KL) 
Kebijakan APBN (Unifed Budget) dan Pilar2 lainnya 
6 VI Pengertian Pengelolaan Keuangan Daerah 
Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah/Undang-undang 
perimbangan keuangan pusat dan daerah 
Macam-macam sumber dana APBD. 
Pengertian pemberian Pinjaman dan / hibah serta Penerusan Pinjaman. 
7 VII Pengertian Perbendaharaan Negara, Kas Negara, Rekening Kas 
Negara/Rekening KUN atau Daerah, Piutang/ Utang Negara atau 
Daerah. 
Ruang Lingkup Perbendaharaan Negara. 
Asas-asas Umum Perbendaharaan Negara. 
Pengertian Pejabat Perbendaharaan. 
Pengertian Bendahara Umum Negara (BUN)/Bendahara Umum 
Pengertian Bendahara Penerimaan/ Pengeluaran. 
8 VII Pengertian dan dasar hukum Pelaksanaan Anggaran. 
Pengertian dan aspek hukum Dokumen Pelaksanaan Anggaran 
Pengertian dan dasar hukum Pengelolaan Uang. 
Pengertian Pengelolaan Piutang dan Utang. 
Pengertian Pengelolaan Investasi. 
Pengertian Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
A. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP 
KEUANGAN NEGARA 
1 PENGERTIAN KEUANGAN NEGARA 
KEUANGAN NEGARA DALAM ARTI 
LUAS DAN SEMPIT 
2 
3 PENDEKATAN KEUANGAN NEGARA 
4 RUANG LINGKUP KEUANGAN NEGARA 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
PENGERTIAN KEUANGAN NEGARA 
 Secara umum Keuangan Negara adalah semua hal yang bertalian 
dengan masalah penerimaan dan pengeluaran dari suatu negara. 
 Pada umumnya studi keuangan negara membatasi hanya pada 
penerimaan dan pengeluaran yang ada pada anggaran pemerintah 
(pusat dan daerah) dan pengaruh-pengaruhnya. Aspek-aspek lain 
yang juga merupakan bidang studi keuangan negara adalah regulasi 
ekonomi oleh cabang pemerintahan yudikatif, pengelolaan 
perusahaan negara, dan pengaturan kebijakan moneter - (Musgrave 
(1989)). 
 Keuangan Negara merupakan studi tentang pengaruh-pengaruh dari 
anggaran penerimaan dan belanja negara terhadap perekonomian, 
terutama pengaruh-pengaruhnya terhadap pencapaian tujuantujuan 
kegiatan ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga-harga, 
distribusi penghasilan yang lebih merata dan juga peningkatan 
efisiensi serta penciptaan kesempatan kerja – (Suparmoko (1992)). 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
 Semua hak dan kewajiban negara yang dapat dinilai dengan 
uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun 
berupa barang yang dapat dijadikan milik negara berhubung 
dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut – (Pasal 
XX, UU No. 17 Tahun 2003) 
 Pada akhirnya, Keuangan Negara pada dasarnya 
berkenaan dengan penerimaan dan pengeluaran negara 
beserta segala sebab dan akibat dari penerimaan dan 
pengeluaran tersebut dalam bentuk hak dan kewajiban 
negara yang dapat dinilai dengan uang dan barang. 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
KEUANGAN NEGARA DALAM ARTI SEMPIT DAN LUAS 
 Secara substantif, Keuangan Negara dalam arti sempit adalah 
hanya mencakup keuangan negara yang dikelola oleh tiap-tiap 
badan hukum dan dipertanggungjawabkan masing-masing. 
 Secara substantif, Keuangan Negara dalam arti luas mencakup: 
1. Anggaran pendapatan dan belanja negara; 
2. Anggaran pendapatan dan belanja daerah; 
3. Keuangan negara pada BUMN/BUMD. 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
PENDEKATAN KEUANGAN NEGARA 
1. Pendekatan Obyek. KN meliputi semua hak dan kewajiban yang dapat dinilai 
dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang 
yang dapat dijadikan milik negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan 
kewajiban tersebut, yang meliputi subbidang pengelolaan fiskal, subbidang 
pengelolaan moneter, dan subbidang pengelolaan kekayaan negara yang 
dipisahkan. 
2. Pendekatan Subyek. KN meliputi seluruh obyek sebagaimana yang tersebut di 
atas (pada poin 1) yang dimiliki oleh negara, dan/atau dikuasai oleh Pemerintah 
Pusat, Pemerintah Daerah, Perusahaan Negara/Daerah, dan badan lain yang ada 
kaitannya dengan keuangan negara. 
3. Pendekatan Proses. KN mencakup seluruh rangkaian kegiatan pengelolaan 
obyek sebagaimana tersebut di atas (pada poin 1.) mulai dari perumusan 
kebijakan dan pengambilan keputusan sampai dengan pertanggungjawaban. 
4. Pendekatan Tujuan. KN meliputi seluruh kebijakan, kegiatan dan hubungan 
hukum yang berkaitan dengan pemilikan dan/atau penguasaan obyek 
sebagaimana tersebut di atas (pada poin 1.) dalam rangka penyelenggaraan 
pemerintahan negara. 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
RUANG LINGKUP KEUANGAN NEGARA 
Pasal 2 UU 17/2003 
1. hak negara untuk memungut pajak, mengeluarkan dan mengedarkan uang, 
dan melakukan pinjaman; 
2. kewajiban negara untuk menyelenggarakan tugas layanan umum 
pemerintahan negara dan membayar tagihan pihak ketiga; 
3. Penerimaan Negara; 
4. Pengeluaran Negara; 
5. Penerimaan Daerah; 
6. Pengeluaran Daerah; 
7. kekayaan negara/kekayaan daerah yang dikelola sendiri atau oleh pihak lain 
berupa uang, surat berharga, piutang, barang, serta hak-hak lain yang dapat 
dinilai dengan uang, termasuk kekayaan yang dipisahkan pada perusahaan 
negara/ perusahaan daerah; 
8. kekayaan pihak lain yang dikuasai oleh pemerintah dalam rangka 
penyelenggaraan tugas pemerintahan dan/atau kepentingan umum; 
9. kekayaan pihak lain yang diperoleh dengan menggunakan fasilitas yang 
diberikan pemerintah. 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
BIDANG 
RUANG LINGKUP KEUANGAN NEGARA 
PENGELOLAAN 
FISKAL 
PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA 
BIDANG 
PENGELOLAAN 
KEKAYAAN NEGARA 
YANG DIPISAHKAN 
BIDANG 
PENGELOLAAN 
MONETER 
Fungsi pengelolaan kebijakan ekonomi makro dan fiskal 
Fungsi penganggaran 
Fungsi administrasi perpajakan 
Fungsi Administrasi Kepabeanan 
Fungsi Perbendaharaan 
Fungsi Pengawasan Keuangan 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Negara 
Presiden memegang kekuasaan umum keuangan negara. 
Pengelolaan fiskal dan wakil wakil pemerintah dlm 
pengelolaan kekayaan negara yg dipisahkan, dikuasakan 
kpd Menteri Keuangan; 
Penggunaan anggaran/barang dikuasakan kpd 
menteri/pimpinan lembaga; 
Pengelolaan keuangan daerah, termasuk kekayaan daerah 
yg dipisahkan diserahkan kpd Kepala Daerah; 
Kekuasaan umum presiden tdk termasuk bidang moneter, 
yang diatur dalam UU tersendiri. 
14 Copyrights @ Hekinus Manao
Siklus Anggaran 
 Siklus anggaran (budget cyclus) adalah suatu masa 
peredaran atau perputaran dari suatu anggaran, yaitu 
mulai dari proses persiapan sampai pelaksanaan dan 
perhitungannya. 
 Menurut Harjono Sumosudirdjo : 
Budget cyclus tidak lain ialah masa atau jangka waktu 
mulai saat anggaran disusun sampai dengan saat 
perhitungan anggaran disahkan dengan undang-undang. 
Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut : 
1. Penyusunan anggaran oleh Pemerintah 
2. Pengolahan anggaran di DPR yang berakhir dengan 
pengesahan anggaran dengan undang-undang 
3. Pelaksanaan anggaran oleh Pemerintah 
4. Pengawasan atas pelaksanaan anggaran 
5. Pengesahan perhitungan anggaran dengan undang-undang.
Siklus Anggaran 
Fiscal planning & 
management 
External audit & 
external review 
Transaction accounting, 
recording and reporting 
Budget preparation & 
enactment 
Budget execution 
revenue raising, expenditure, loans
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Siklus Anggaran di Indonesia 
 Siklus ANGGARAN (APBN) terdiri dari: 
 1. Perencanaan dan Penganggaran 
 2. Penetapan Anggaran 
 3. Pelaksanaan Anggaran 
 4. Pemeriksaan Anggaran 
 5. Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan 
Anggaran 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA 
Perencanaan Jk 
Pendek/ 
Kebijakan Fiskal 
Penetapan 
Anggaran 
Pelaksanaan & 
Pertang.jawaban 
Anggaran 
Bappenas kemkeu Kemkeu BPK 
Perencanaan 
Jangka Pendek 
-Renja K/L 
-RKP Nasional 
Penyusunan dan 
Pengesahan 
APBN/APBD 
-APBN 
- Rincian APBN 
Pelaksanaan dan 
Pertanggung-jawaban 
APBN/APBD 
-Dok. Pelaks. 
APBN 
-- LK Pusat 
Perencanaan Jk 
Panjang & 
Menengah 
Perencanaan 
Jangka Panjang 
dan Menengah 
RPJP dan RPJM 
Pemeriksaan 
Keuangan 
Pemeriksaan 
Laporan 
Keuangan 
Laporan Hasil 
Pemeriksaan 
-Renja SKPD 
-RKP-D 
-APBD 
- Penjabaran APBD 
-Dok. Pelaks. 
APBD 
-- LK Daerah 
RPJP-D dan 
RPJM-D 
Laporan Hasil 
Pemeriksaan 
UU No.25/2004 
UU No.17/2003 UU No.1/2004 UU No.15/2004 
Antara Lain : UU No. 32/2004 dan UU No. 33/2004
tamam_khaulani@yahoo.com 
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
Pendelegasian Kewenangan dalam Pengelolaan 
Keuangan 
Presiden 
(sebagai CEO) 
Kepala KPPN 
(selaku Kuasa CFO) 
Kepala Kantor 
(selaku Kuasa COO) 
Menteri Keuangan 
(sebagai CFO) 
Menteri Teknis 
(sebagai COO) 
Pendelegasian kewenangan pelaksanaan program 
Pendelegasian kewenangan perbendaharaan 
Tujuan Pemisahan: 
1. membuat kejelasan dan kepastian dalam 
pembagian wewenang dan tanggung jawab 
2. Menegaskan terlaksananya mekanisme checks 
and balances 
3. dapat meningkatkan profesionalisme di dalam 
penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah
KEWENANGAN PELAKSANAAN 
PEMBAYARAN/BELANJA 
Pengurusan Komtabel 
(Comptabel Beheer) 
PENGUJIAN & 
PEMBEBANAN 
PERINTAH 
PEMBAYARAN 
Pengurusan Administratif 
(Administratief Beheer) 
PENGUJIAN 
PENCAIRAN 
DANA 
Menteri Teknis 
Pengguna Anggaran/Barang 
Menteri Keuangan 
Selaku BUN 
PEMBUATAN 
KOMITMEN
PENGUJIAN DALAM PELAKSANAAN 
PENGELUARAN NEGARA 
Menteri Teknis 
Selaku Pengguna Anggaran 
Tahapan Administratif 
PEMBUATAN 
KOMIITMEN 
PENGUJIAN 
Pengujian : 
• Wetmatigheid 
• Rechtmatigheid 
• Doelmatigheid 
SPM 
Menteri Keuangan 
Selaku BUN 
Tahapan Komtabel 
PENGUJIAN 
Pengujian : 
• Substansial : 
•Wetmatigheid 
•Rechtmatigheid 
• Formal 
CHEQUE 
?

Ruang Lingkup Keuangan Negara

  • 1.
    HUKUM KEUANGAN NEGARA PERTEMUAN KE-1 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP KEUANGAN NEGARA Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 2.
    Content  Perkenalan  Kontrak Belajar  Pengenalan Silabus  Materi Pertemuan I Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 3.
    Dani Sugiri, SE,SST  Pendidikan:  UNDIP Fak. Kes. Mas, 2000-2002  STAN DIII Kebendaharaan Negara, 2002-2005  USNI S1 Akuntansi, 2006-2008  STAN DIV Akuntansi Pemerintah, 2007-2010  Hobby: Browsing dan Blogging  Riwayat Pekerjaan:  Staf Penyusun Anggaran pada Bagian Keuangan BPPK (2005- 2007)  Yunior Consultant pada Indgaf (2007-2008)  Mahasiswa Tugas Belajar DIV STAN (2007-2010)  Staf Akuntansi dan Pelaporan pada Bagian Keuangan BPPK (2010 s.d. skrg)  Staff Pengajar pada STAN (2010-skrg), ISMMED (2010-skrg) dan USNI (2008-skrg)  Nomor HP: 085716948474 dan 0821  Email: danisugiri@gmail.com atau dani.sugiri@yahoo.com Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 4.
    Kontrak Belajar Porsi Nilai  UTS 40%  UAS 40%  Aktivitas 20%  Aktivitas  Tugas  PR  Kehadiran: Mahasiswa datang paling lambat 5 menit setelah jam kuliah dimulai.  Aktivitas di kelas  Kehadiran Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 5.
    Silabus Tengah SemesterI No Pertemua n Topik 1 I Pengertian Dan Ruang Lingkup Keuangan Negara Pendekatan Keuangan Negara Siklus Anggaran 2 II Pengertian dan istilah hukum keuangan negara dalam Undang-undang. Kronologi peraturan perundangan di bidang Keuangan Negara Dasar Hukum berlakunya Hukum Keuangan Negara Undang-undang di bidang Keuangan Negara. 3 III Pengertian Keuangan Negara Pengertian Perusahaan Milik Negara/Daerah Pengertian APBN Pengertian Penerimaan, Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan. Pengertian Tahun Anggaran. Pengertian surplus penerimaan. 4 IV Fungsi Presiden sebagai pemegang kekuasaan atas Pengelolaan keuangan Negara Pengertian kekuasaan atas pengelolaan keuangan Negara Pengertian kekuasaan atas pengelolaan keuangan daerah Hukum kekuasaan atas pengelolaan keuangan dan tujuan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 6.
    No Pertemua n Topik 5 V Pengertian Kebijakan Anggaran/ Kebijakan Fiskal Fungsi, asas-asas, Prinsip-prinsip dan Klasifikasi Anggaran Penyusunan, perencanaan dan penetapan APBN (Sispena, RKP, RKA-KL) Kebijakan APBN (Unifed Budget) dan Pilar2 lainnya 6 VI Pengertian Pengelolaan Keuangan Daerah Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah/Undang-undang perimbangan keuangan pusat dan daerah Macam-macam sumber dana APBD. Pengertian pemberian Pinjaman dan / hibah serta Penerusan Pinjaman. 7 VII Pengertian Perbendaharaan Negara, Kas Negara, Rekening Kas Negara/Rekening KUN atau Daerah, Piutang/ Utang Negara atau Daerah. Ruang Lingkup Perbendaharaan Negara. Asas-asas Umum Perbendaharaan Negara. Pengertian Pejabat Perbendaharaan. Pengertian Bendahara Umum Negara (BUN)/Bendahara Umum Pengertian Bendahara Penerimaan/ Pengeluaran. 8 VII Pengertian dan dasar hukum Pelaksanaan Anggaran. Pengertian dan aspek hukum Dokumen Pelaksanaan Anggaran Pengertian dan dasar hukum Pengelolaan Uang. Pengertian Pengelolaan Piutang dan Utang. Pengertian Pengelolaan Investasi. Pengertian Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 7.
    A. PENGERTIAN DANRUANG LINGKUP KEUANGAN NEGARA 1 PENGERTIAN KEUANGAN NEGARA KEUANGAN NEGARA DALAM ARTI LUAS DAN SEMPIT 2 3 PENDEKATAN KEUANGAN NEGARA 4 RUANG LINGKUP KEUANGAN NEGARA Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 8.
    PENGERTIAN KEUANGAN NEGARA  Secara umum Keuangan Negara adalah semua hal yang bertalian dengan masalah penerimaan dan pengeluaran dari suatu negara.  Pada umumnya studi keuangan negara membatasi hanya pada penerimaan dan pengeluaran yang ada pada anggaran pemerintah (pusat dan daerah) dan pengaruh-pengaruhnya. Aspek-aspek lain yang juga merupakan bidang studi keuangan negara adalah regulasi ekonomi oleh cabang pemerintahan yudikatif, pengelolaan perusahaan negara, dan pengaturan kebijakan moneter - (Musgrave (1989)).  Keuangan Negara merupakan studi tentang pengaruh-pengaruh dari anggaran penerimaan dan belanja negara terhadap perekonomian, terutama pengaruh-pengaruhnya terhadap pencapaian tujuantujuan kegiatan ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga-harga, distribusi penghasilan yang lebih merata dan juga peningkatan efisiensi serta penciptaan kesempatan kerja – (Suparmoko (1992)). Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 9.
     Semua hakdan kewajiban negara yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan milik negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut – (Pasal XX, UU No. 17 Tahun 2003)  Pada akhirnya, Keuangan Negara pada dasarnya berkenaan dengan penerimaan dan pengeluaran negara beserta segala sebab dan akibat dari penerimaan dan pengeluaran tersebut dalam bentuk hak dan kewajiban negara yang dapat dinilai dengan uang dan barang. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 10.
    KEUANGAN NEGARA DALAMARTI SEMPIT DAN LUAS  Secara substantif, Keuangan Negara dalam arti sempit adalah hanya mencakup keuangan negara yang dikelola oleh tiap-tiap badan hukum dan dipertanggungjawabkan masing-masing.  Secara substantif, Keuangan Negara dalam arti luas mencakup: 1. Anggaran pendapatan dan belanja negara; 2. Anggaran pendapatan dan belanja daerah; 3. Keuangan negara pada BUMN/BUMD. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 11.
    PENDEKATAN KEUANGAN NEGARA 1. Pendekatan Obyek. KN meliputi semua hak dan kewajiban yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan milik negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut, yang meliputi subbidang pengelolaan fiskal, subbidang pengelolaan moneter, dan subbidang pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan. 2. Pendekatan Subyek. KN meliputi seluruh obyek sebagaimana yang tersebut di atas (pada poin 1) yang dimiliki oleh negara, dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Perusahaan Negara/Daerah, dan badan lain yang ada kaitannya dengan keuangan negara. 3. Pendekatan Proses. KN mencakup seluruh rangkaian kegiatan pengelolaan obyek sebagaimana tersebut di atas (pada poin 1.) mulai dari perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan sampai dengan pertanggungjawaban. 4. Pendekatan Tujuan. KN meliputi seluruh kebijakan, kegiatan dan hubungan hukum yang berkaitan dengan pemilikan dan/atau penguasaan obyek sebagaimana tersebut di atas (pada poin 1.) dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan negara. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 12.
    RUANG LINGKUP KEUANGANNEGARA Pasal 2 UU 17/2003 1. hak negara untuk memungut pajak, mengeluarkan dan mengedarkan uang, dan melakukan pinjaman; 2. kewajiban negara untuk menyelenggarakan tugas layanan umum pemerintahan negara dan membayar tagihan pihak ketiga; 3. Penerimaan Negara; 4. Pengeluaran Negara; 5. Penerimaan Daerah; 6. Pengeluaran Daerah; 7. kekayaan negara/kekayaan daerah yang dikelola sendiri atau oleh pihak lain berupa uang, surat berharga, piutang, barang, serta hak-hak lain yang dapat dinilai dengan uang, termasuk kekayaan yang dipisahkan pada perusahaan negara/ perusahaan daerah; 8. kekayaan pihak lain yang dikuasai oleh pemerintah dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan dan/atau kepentingan umum; 9. kekayaan pihak lain yang diperoleh dengan menggunakan fasilitas yang diberikan pemerintah. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 13.
    BIDANG RUANG LINGKUPKEUANGAN NEGARA PENGELOLAAN FISKAL PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA BIDANG PENGELOLAAN KEKAYAAN NEGARA YANG DIPISAHKAN BIDANG PENGELOLAAN MONETER Fungsi pengelolaan kebijakan ekonomi makro dan fiskal Fungsi penganggaran Fungsi administrasi perpajakan Fungsi Administrasi Kepabeanan Fungsi Perbendaharaan Fungsi Pengawasan Keuangan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 14.
    Kekuasaan Pengelolaan KeuanganNegara Presiden memegang kekuasaan umum keuangan negara. Pengelolaan fiskal dan wakil wakil pemerintah dlm pengelolaan kekayaan negara yg dipisahkan, dikuasakan kpd Menteri Keuangan; Penggunaan anggaran/barang dikuasakan kpd menteri/pimpinan lembaga; Pengelolaan keuangan daerah, termasuk kekayaan daerah yg dipisahkan diserahkan kpd Kepala Daerah; Kekuasaan umum presiden tdk termasuk bidang moneter, yang diatur dalam UU tersendiri. 14 Copyrights @ Hekinus Manao
  • 15.
    Siklus Anggaran Siklus anggaran (budget cyclus) adalah suatu masa peredaran atau perputaran dari suatu anggaran, yaitu mulai dari proses persiapan sampai pelaksanaan dan perhitungannya.  Menurut Harjono Sumosudirdjo : Budget cyclus tidak lain ialah masa atau jangka waktu mulai saat anggaran disusun sampai dengan saat perhitungan anggaran disahkan dengan undang-undang. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut : 1. Penyusunan anggaran oleh Pemerintah 2. Pengolahan anggaran di DPR yang berakhir dengan pengesahan anggaran dengan undang-undang 3. Pelaksanaan anggaran oleh Pemerintah 4. Pengawasan atas pelaksanaan anggaran 5. Pengesahan perhitungan anggaran dengan undang-undang.
  • 16.
    Siklus Anggaran Fiscalplanning & management External audit & external review Transaction accounting, recording and reporting Budget preparation & enactment Budget execution revenue raising, expenditure, loans
  • 17.
    Sekolah Tinggi AkuntansiNegara Dani Sugiri, SE, SST
  • 18.
    Siklus Anggaran diIndonesia  Siklus ANGGARAN (APBN) terdiri dari:  1. Perencanaan dan Penganggaran  2. Penetapan Anggaran  3. Pelaksanaan Anggaran  4. Pemeriksaan Anggaran  5. Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 19.
    Sekolah Tinggi AkuntansiNegara Dani Sugiri, SE, SST
  • 20.
    SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGANNEGARA Perencanaan Jk Pendek/ Kebijakan Fiskal Penetapan Anggaran Pelaksanaan & Pertang.jawaban Anggaran Bappenas kemkeu Kemkeu BPK Perencanaan Jangka Pendek -Renja K/L -RKP Nasional Penyusunan dan Pengesahan APBN/APBD -APBN - Rincian APBN Pelaksanaan dan Pertanggung-jawaban APBN/APBD -Dok. Pelaks. APBN -- LK Pusat Perencanaan Jk Panjang & Menengah Perencanaan Jangka Panjang dan Menengah RPJP dan RPJM Pemeriksaan Keuangan Pemeriksaan Laporan Keuangan Laporan Hasil Pemeriksaan -Renja SKPD -RKP-D -APBD - Penjabaran APBD -Dok. Pelaks. APBD -- LK Daerah RPJP-D dan RPJM-D Laporan Hasil Pemeriksaan UU No.25/2004 UU No.17/2003 UU No.1/2004 UU No.15/2004 Antara Lain : UU No. 32/2004 dan UU No. 33/2004
  • 21.
    tamam_khaulani@yahoo.com Sekolah TinggiAkuntansi Negara Dani Sugiri, SE, SST
  • 22.
    Pendelegasian Kewenangan dalamPengelolaan Keuangan Presiden (sebagai CEO) Kepala KPPN (selaku Kuasa CFO) Kepala Kantor (selaku Kuasa COO) Menteri Keuangan (sebagai CFO) Menteri Teknis (sebagai COO) Pendelegasian kewenangan pelaksanaan program Pendelegasian kewenangan perbendaharaan Tujuan Pemisahan: 1. membuat kejelasan dan kepastian dalam pembagian wewenang dan tanggung jawab 2. Menegaskan terlaksananya mekanisme checks and balances 3. dapat meningkatkan profesionalisme di dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah
  • 23.
    KEWENANGAN PELAKSANAAN PEMBAYARAN/BELANJA Pengurusan Komtabel (Comptabel Beheer) PENGUJIAN & PEMBEBANAN PERINTAH PEMBAYARAN Pengurusan Administratif (Administratief Beheer) PENGUJIAN PENCAIRAN DANA Menteri Teknis Pengguna Anggaran/Barang Menteri Keuangan Selaku BUN PEMBUATAN KOMITMEN
  • 24.
    PENGUJIAN DALAM PELAKSANAAN PENGELUARAN NEGARA Menteri Teknis Selaku Pengguna Anggaran Tahapan Administratif PEMBUATAN KOMIITMEN PENGUJIAN Pengujian : • Wetmatigheid • Rechtmatigheid • Doelmatigheid SPM Menteri Keuangan Selaku BUN Tahapan Komtabel PENGUJIAN Pengujian : • Substansial : •Wetmatigheid •Rechtmatigheid • Formal CHEQUE ?