Dokumen ini membahas riset formatif dalam konteks kampanye dan propaganda, yang bertujuan untuk mengontruksi program kampanye yang lebih baik melalui identifikasi karakteristik khalayak dan saluran komunikasi yang tepat. Terdapat tiga metode riset formatif yang dibahas, yaitu survei, diskusi kelompok terarah, dan wawancara mendalam, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Riset formatif penting untuk memastikan program kampanye menjangkau khalayak sasaran yang tepat dan mampu mengatasi masalah yang ada.